Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
FOCUS AND SCOPE Fokus Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : kajian tentang pelayanan kebidanan Ruang Lingkup Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : Kajian terkait : Siklus reproduksi perempuan dan hal-hal yang mempengaruhinya yang meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, balita, anak pra sekolah, keluarga berencana, kesehatan reproduksi dan masa antara.
Articles
319 Documents
Analisis Perbandingan Perawatan Tali Pusat Menggunakan Kassa Steril dan Dibiarkan Terbuka dengan Lama Lepas Tali Pusat
leny, leny;
Tirta Anggraini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (283.69 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.345
Perawatan tali pusat merupakan perawatan bayi baru lahir yang bertujuan mencegah dan mengidentifikasi perdarahan atau infeksi secara dini agar tetap kering dan mencegah terjadinya infeksi. World Health Organisasion (WHO) tahun 2019 jumlah kematian bayi baru pada tahun 2018 berjumlah 18 per 1.000 kelahirah hidup .Tujuan Penelitian Untuk mengetahui analisis perbandingan kassa steril dan dibiarkan terbuka dengan lama lepas tali pusat di Klinik Budi Mulia Medika Tahun 2022 . Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu-ibu yang di rawat inap ke Klinik Budi Mulia Medika Tahun 2023 dari Januari – Maret 2023 sebanyak 60 orang . Sampel dalam penelitian sebanyak 30 orang. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan variabel bebas (kassa steril dan dibiarkan terbuka) dan variabel terikat( lama lepas tali pusat). Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan Bivariat dengan uji-T. Hasil uji statistic dengan menggunakan uji-T didapatkan nilai p value = 0,670 berarti nilai < alpa 0,05 yang artinya tidak ada perbedaan antara perawatan tali pusat menggunakan kassa steril dengan lama lepas tali pusat dan `nilai p value = 0,000 berarti nilai p value> alpa 0,05 disimpulkan bahwa ada perbedaan antara perawatan tali pusat dibiarkan terbuka dengan lama lepas tali pusat dimana di dapatkan bahwa tali pusat yang di biarkan lebih cepat proses penyembuhan di bandingkan dengan dengan yang di berikan kain kassa.
Efektivitas Pelvic Rocking Menggunakan Birthing Ball Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester IIII
Dwi Nur Cantika;
Nesi Novita;
Eprila;
A.Gani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.179 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.347
Pada kehamilan fisiologis akan mengalami perubahan hormon, kenaikan berat badan dan pertumbuhan bayi. Sedangkan perubahan psikologis dapat terjadi pada ibu hamil dengan bertambahnya usia kehamilan seperti mengalami ketidaknyaman, keluhan nyeri di daerah punggung, untuk mengatasi dilakukan pemberian intervensi non farmakologi gerakan pelvic rocking menggunakan birthing ball. Tujuam dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelvic rocking menggunakan birthing ball terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menggunakan metode Pre- eksperimen dengan desain one group pre-test post-test. Tempat penelitian di PMB Rabiah dan PMB Husniyati pada tanggal 1 April – 12 Mei 2023. Pengambilan Sampel dengan metode accidental sampling sebanyak 33 responden. Instrumen yang digunakan skala VAS dan SOP Pelvic Rocking. Hasil penelitian Sebelum dilakukan intervensi mengalami nyeri sedang sebanyak 26 responden (78,8%) dengan mayoritas waktu lamanya menggunakan birthing ball 11-15 menit. Setelah dilakukan intervensi mengalami penurunan menjadi nyeri ringan 28 responden (84,8%). Uji statistik yang digunakan uji Wilcoxon yang diperoleh nilai significancy ρ value 0,000 dengan tingkat ρ ≤ 0,05 artinya terdapat efektivitas yang bermakna antara pelvic rocking menggunakan birthing ball terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimeter III. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat efektivitas pelvic rocking menggunakan birthing ball terhadap nyeri punggung pada ibu hamil trimetser III.
Tehnik Akupresur Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Inpartu Kala I
Juliana Widyastuti Wahyuningsih;
Yuni Kurniati
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.183 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.350
Persalinan merupakan proses pergerakan janin, plasenta dan membran dari dalam uterus melalui jalan lahir. Proses persalinan kala I merupakan pengalaman subjektif tentang sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dilatasi dan penipisan serviks. Akupresur adalah sebuah pengobatan nonfarmakologi, dengan menekan, memijat, mengurut bagian dari tubuh untuk mengaktifkan peredaran energi vital atau ci. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan teknik akupresur terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien inpartu kala I di ruang kebidanan Klinik Bersalin Budi Mulia Medika. Desain penelitian yang digunakan adalah Praeksperimen, dengan menggunakan rancangan One Group Pretest Postest tanpa adanya kelompok kontrol dimana kelompok eksperimental diberikan perlakuan teknik akupresur. Sampel penelitian berjumlah 33 orang dan semuanya diukur skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan teknik akupresur. Hubungan teknik akupresur dalam menurunkan skala nyeri akan dianalisis dengan menggunakan uji nonparametric melalui uji wilcoxon. Hasil penelitian pada skala nyeri sebelum dan sesudah teknik akupresur menunjukkan ada perbedaan mean skala nyeri yang signifikan yaitu mean sebelum dilakukan 6,03 dengan standart deviasi 0,684, sedangkan skala nyeri sesudah dilakukan teknik akupresur didapatkan mean 4,42 dengan standart deviasi 0,663 , sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik akupresur yang dilakukan dapat menurunkan skala nyeri pada pasien inpartu kala I. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapakan kepada Klinik Bersalin Budi Mulia Medika dapat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam mengkoordinasikan teknik akupresur sehingga teknik akupresur bisa dikenal dan diterima oleh masyarakat. Serta dapat membina para praktisi akupresur sehingga dapat mempraktikannya sesuai dengan standar medis atau sesuai dengan SOP.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil
Noviriyanti;
Suprida;
Hazairin Effendi
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (286.064 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.351
World Health Organization melaporkan bahwa40% kematian ibu dinegara berkembang berkaitan dengan kekurangan energi kronik (KEK). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur, jarak kehamilan, dan paritas terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Besar Kecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah pada tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk BesarKecamatan Lubuk Besar Kabupaten Bangka Tengah periode Januari-Mei 2021 berjumlah 115 ibu. Sampel penelitian ini berjumlah 54 orang yang diambil menggunakan system random sampling. Hasil analisa univariat, dari 54 orang responden di dapati sebagian besar responden yakni 44 orang (18,5%) didiagnosa KEK, 41 orang (75,9%)berada pada umur kategori resiko tinggi, 45 orang (83,3%) respondenmerupakan primipara. Berdasarkan hasil uji Chi-Square didapatkan nilai Asymp Sig (2 side)= ada hubungan yang bermakna umur dengan Kejadian KEK, jarak kehamilan di dapati nilai Asymp Sig (2 side) = 0,003 < 0,05 yang berarti ada hubungan jarak kehamilan dengan kejadian KEK, selanjutnya untuk paritas di dapati nilai Asymp Sig (2 side) = 0,001 < 0,05, dengan demikian ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian KEK. Saran untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Lubuk Besar dapat meningkatkan penyuluhan mengenai bahaya KEK dan cara mengatasinya kepada ibu hamil, sehingga kejadian KEK dapat diturunkan.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tanda Bahaya Kehamilan Pada Ibu Hamil
Yuli Bahriah;
Mardalena
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.572 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.353
Kehamilan merupakan proses yang normal dan alamiah pada seorang wanita dimana dalam masa kehamilanterjadi perubahan fisik, psikologis dan sosial.Pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan merupakan halyang penting untuk diketahui oleh masyarakat, khususnya ibu hamil karena apabila tanda-tanda bahayatersebut diketahui sejak dini, maka penanganan akan lebih cepat.Tujuan penelitian ini untuk mengetahuiperbedaan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan sebelum dan sesudah diberikanpenyuluhan di Posyandu Al Hijrah.Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini tercatat sebanyak 50 orang dan sampelnya sebanyak30 ibu hamil dengan teknik random sampling. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Setelah diberikan materi tanda bahaya kehamilan diperoleh jumlah ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik sebanyak 23 orang (76,7%) dan berpengetahuan cukup 7 orang (23.7%), dengan nilai rata-rata pre test 9,90 menjadi 12,87 saat post test. Dari penelitian ini bahwa didapatkan pengaruh baik dari penyuluhan tanda bahaya kehamilan pada penyuluhan ini. Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa ada perbedaan yang signifikan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di Posyandu Al Hijrah. Saran diharapkan kepada pihak Posyandu Al Hirah dapat lebih memfasilitasi informasi tentang tanda bahaya kehamilan kepada ibu hamil pada saat kunjungan antenatal care, guna untuk menambah pengetahuan ibu hamil.
Hubungan antara Dukungan Petugas KB dan Dukungan Suami dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Pil
Taufik Kurrohman;
Maria Septiana;
Ana Sapitri
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.687 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.354
Hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021, pemakaian cara/ alat KB di Indonesia sebesar 57,4% di antara penggunaan KB modern tersebut, sebagian besar masih sedikit yang menggunakan cara KB pil (15,8%), dan merupakan penyumbang terbesar pada kelompok Non MKJP dan jenis hormonal. Data dari Puskesmas Cambai Kota Prabumulih menunjukkan jumlah KB aktif yang memakai alat kontrasepsi pil dari tahun 2020 sampai 2022 mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antra dukungan petugas KB dan dukungan suami dengan pemilihan metode kontrasepsi pil. Variabel independen pada penelitian ini adalah dukungan petugas KB, dan dukungan suami dihubungkan dengan pemilihan metode kontrasepsi pil diwilayah kerja Puskesmas cambai Kota Prabumulih. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional. Dilakukan selama satu semester, Populasi penelitian semua PUS aktif diwilayah kerja Puskesmas cambai berjumlah 1.654 orang dengan sampel 94. Hasil penelitian ini menunjukkan diketahuinya ada hubungan yang bermakna yaitu variabel dukungan petugas KB dengan p Value = 0,016, sedang kan variabel yang tidak berhubungan adalah dukungan suami dengan p Value= 0,248. Rekomendasi pada penelitian ini adalah kepada petugas KB dapat membuat perencanaan program dalam hal peningkatan peran serta masyarakat dalam program KB secara berkesinambungan, melalui promosi kesehatan antara lain : penyuluhan mengenai program KB , pemberian poster atau brosur tentang KB
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I Tentang Adaptasi Kehamilan
Yuhemy Zurizah;
Intan Sari
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.288 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.356
Angka kematian ibu (AKI) sebagai salah satu indikator kesehatan ibu, dewasa ini masih tinggi di Indonesia. Berdasarkan perhitungan BPS (Badan Pusat Statistik) AKI di Indonesia tahun 2021 adalah 248/100.000 kelahiran hidup, dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah 26,9/1.000 kelahiran hidup. Faktor – faktor yang mempengaruhi masih tingginya AKI di Indonesia antara lain pengawasan kehamilan belum menjangkau masyarakat secara menyeluruh dan bermutu, pertolongan ibu hamil dan persalinan yang belum memadai dan lemahnya sistem rujukan dan pendidikan serta pengetahuan masyarakat yang rendah tentang tanda-tanda bahaya kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil trimester 1 tentang adapatsi kehamilan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain quasi eksperimental dengan one group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini semua ibu hamil trimester I yang berjumlah 40 ibu hamil trimester I di Puskesmas Sukajadi. Hasil penelitian diperoleh nilai p (0,000) α=0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil timester 1 tentang adaptasi kehamilan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan dan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Melalui pendidikan kesehatan tujuan kebidanan dapat dicapai dengan indikator ibu yang menyatakan lebih siap menghadapi kehamilan karena telah memahami perubahan apa yang sebenarnya terjadi ketika seorang
Hubungan Pengetahuan, Sumber Informasi dan Perilaku tentang Kesehatan Gigi dan Mulut pada Ibu Hamil
Indah Septia Ningsi;
Pradiva Dwi Lestari;
Titin Dewi Sartika Silaban
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.574 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.357
Kehamilan menyebabkan perubahan fisiologis pada ibu hamil antaranya di rongga mulut. Perubahan di rongga mulut dipengaruhi oleh sistem hormonal karena peningkatan hormon estrogen dan progesterone bersamaan dengan faktor iritasi lokal di dalam rongga mulut sering terjadi pada ibu hamil yaitu gigi berlubang penyebabnya yaitu kurangnya perawatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian untuk melihat hubungan pengetahuan sumber informasi dan perilaku pada ibu hamil dengan kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan di Puskesmas Pangkalan Balai Kabupaten Banyuasin III. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan survey cross sectional. Populasinya seluruh ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas pangakalan Balai, dan sebanyak 34 orang sampel yang diambil dengan teknik non probability berupa accidental sampling. Penelitian ini menggunakan instrument berupa kuesioner kesehatan dan gigi dan mulut dan pemeriksaan OHI-S (Simplified Oral Hygiene Index). Hasil analisis univariat dan bivariat didapatkan responden kesehatan gigi dan mulut baik sebanyak 19 responden (55.9%). Responden dengan pengetahuan baik sebanyak 21 responden (61.8%), Responden dengan sumber informasi baik sebanyak 16 responden (47.1%). Serta responden dengan perilaku baik sebanyak 21 responden (61.8%). Dari uji Chi Square ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan dengan kesehatan gigi dan mulut dengan p-value=0,021. Terdapat hubungan perilaku antara kesehatan gigi dan mulut p- value=0,049. Serta tidak terdapat hubungan antara sumber informasi dengan kesehatan gigi dan mulut p-value=0,28. Terdapathubungan pengetahuan, perilaku dan tidak ada hubungan antara sumber informasi dengan kesehatan gigi dan mulut.Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut selama kehamilan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Abortus
Pipin Karlensi;
Siti Aisyah;
Merisa Riski
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.654 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.358
Abortus merupakan pengeluaran hasil konsepsi yang terjadi pada umur kehamilan kurang 20 minggu dan berat janin ≤ 500 gram. Dampak dari abortus jika tidak mendapatkan penanganan langsung yang cepat dan tepat akan menambah angka kematian ibu. Tujuan penelitian diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian abortus. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan survey cross sectional. Penelitian dilakukan bulan Januari tahun 2021 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Tahun 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilannya di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada bulan Januari tahun 2021, yang berjumlah 718 orang. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian ibu hamil dengan usia kehamilan 0-6 bulan yang beresiko abortus yang datang memeriksakan kehamilannya di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2021. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sistematis random sampling dan di dapatkan sampel 88 responden. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder menggunakan ceklis dengan cara melihat dokumen Rekam Medis family folder ibu hamil yang mengalami kejadian abortus di RS Muhammadiyah Palembang pada Tahun 2021 yang kemudian di analisis menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square. Hasil analisis Chi-Square ditemukan hasil ada hubungan paritas (pvalue = 0,040) dan umur ibu (pvalue = 0,036) dengan kejadian abortus, dan tidak ada hubungan jarak kehamilan (pvalue = 0, 059) dengan kejadian abortus. Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang kesehatan kehamilan, mencegah terjadinya abortus dan tanda bahaya dalam kehamilan.
Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Sikap dalam Pencegahan Stunting Pada Anak
Nur Hidayati;
Fetty Rosyadia;
Hayun Manudyaning
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (40.367 KB)
|
DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.359
Kejadian stunting merupakan masalah gizi yang dialami tidak hanya di Indonesia akan tetapi dialami oleh dunia saat ini. Stunting merupakan kondisi dimana anak memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan anak seusianya. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan gizi pada anak pada 1000 hari pertama kehidupan yaitu pada anak usia semenjak dalam rahim sampai dengan anak usia 2 tahun. Pemenuhan asupan gizi sangat penting dilakukan sejak hamil. Faktor - faktor yang berpengaruh terhadap pemenuhan tersebut salah satunya adalah pengetahuan. Pengetahuan merupakan hasil ”tahu” dan ini terjadi setelah orang melaksanakan pengideraan terhadap suatu obyek tertentu. Faktor pengetahuan mendukung terciptanya suatu tindakan yang nyata dan diharapkan setelah orang memperoleh pengetahuan kemudian timbul suatu sikap sehingga akan dapat terjadi tindakan nyata dari orang tersebut. Tujuan dalam penelitian ini mengidentifikasi pengetahuan dan sikap ibu hamil dalam pencegahan stunting. Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dengan besar sampel 35 responden. Sampelnya adalah Ibu hamil yang mengikuti kelas ibu hamil di Puskesmas Sawo Ponorogo. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer yaitu dengan mengisi kuesioner melalui ceklis. Hasil penelitian setelah dilakukan analisis korelasi dengan menggunakan Spearman Rank dengan taraf signifikan 5% melalui bantuan SPSS versi 16, diperoleh angka kooefisien korelasi sebesar 0,628 maka kesimpulannya ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap ibu hamil dalam pencegahan stunting pada anak