cover
Contact Name
Intan Sari
Contact Email
intannadhifa215@gmail.com
Phone
+62711417995
Journal Mail Official
jurnalkebidananakbm@gmail.com
Editorial Address
https://journal.budimulia.ac.id/index.php/kebidanan/about/editorialTeam
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Core Subject : Health, Science,
FOCUS AND SCOPE Fokus Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : kajian tentang pelayanan kebidanan Ruang Lingkup Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia : Kajian terkait : Siklus reproduksi perempuan dan hal-hal yang mempengaruhinya yang meliputi masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, balita, anak pra sekolah, keluarga berencana, kesehatan reproduksi dan masa antara.
Articles 319 Documents
Pengaruh Konseling Kontrasepsi Hormonal Terhadap Pengetahuan Akseptor Keluarga Berencana Siti Amallia; Yessy Octa Fristika
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.382 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.322

Abstract

Menurut World Health Organization, 2017 penggunaan kontrasepsi telah meningkat di banyak bagian dunia, terutama di Asia dan Amerika Latin dan terendah di Sub-Sahara Afrika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai rata-rata pengetahuansebelumdan setelahdiberikan konseling kontrasepsi hormonal serta untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengetahuan sebelum dan setelah diberikan konseling. Penelitian ini dilakukan selama 21 hari menggunakan metode pre eksperiment dengan bentuk desain penelitian yang digunakan adalah one group- pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor keluarga berencana yang berkunjung ke RB Citra Palembang dengan jumlah sampel minimal yang diambil sebanyak 30 responden berdasarkan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh konseling terhadap pengetahuan akseptor keluarga berencana kontrasepsi hormonal di RB Citra Palembang, dengan nilai ρ value 0,003(α=0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata-rata nilai pengetahuan sebelum diberikan konseling kontrasepsi hormonal adalah 7,53 yang diperoleh dari 15 pertanyaan kuesioner dengan nilai standar deviasi 1,106 sedangkan rata-rata nilai pengetahuan setelah diberikan konseling kontrasepsi hormonal adalah 10,70 yang diperoleh dari 15 pertanyaan kuesioner dengan nilai standar deviasi 1,208 dan ada pengaruh konseling kontrasepsi hormonal terhadap pengetahuan akseptor keluarga berencana di RB Citra Palembang dengan ρ value = 0,003. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan konseling pada akseptor pengguna kontrasepsi agar dapat mewujudkan keberhasilan program pelayanan kesehatan khususnya dalam bidan keluarga berencana, menambah pengetahuan akseptor sehingga tidak salah memilihalatkontrasepsi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi tentang Menstruasi Terhadap Kesiapan Psikologis Siswi Kelas 6 SD dalam Menghadapi Menarche Yuhemy Zurizah; Taufik Kurrohman
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.791 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.323

Abstract

Pendidikan kesehatan mengenai menstruasi sangatlah penting karena dengan adanya pendidikan kesehatan membuat seseorang menjadi siap dalam menghadapi menstruasi awal. Maka upaya pertama yang harus dilakukan adalah memberikan pengetahuan yang menyeluruh mengenai hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan psikologis siswi kelas 5 dan 6 SD dalam menghadapi menarche di SD Negeri 24 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian pre exsperimental designs dengan mengunakan rancangan penelitian one group pretest posttest designs. Populasi terdiri dari siswi kelas 5 dan 6 yang belum mengalami menstruasi sebanyak 56 siswi di SD Negeri 24 Palembang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling sejumlah 20 responden. Alat ukur berupa kuesioner tentang kesiapan psikologis menghadapi menarche berjumlah 19 pertanyaan. Uji analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini dalah uji dependent t-test 2 tail. Hasil uji t-tes 2 sampel dependent hasil t hitung (-13262), p = 0,000 < α(0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang menstruasi terhadap kesiapan psikologis siswi kelas 5 dan 6 SD dalam menghadapi menarche di SD Negeri 24 Palembang dibuktikan dengan perbedaan kesiapan psikologis siswi sebelum (5%) dengan sesudah (90%) diberikan pendidikankesehatan.Diharapkanpemberianpendidikan kesehatan diberikan kepada siswi pra remaja sedini mungkin untuk mengatasi ketidaksiapanpsikologisdalammenghadapimenarche.
Hubungan antara Pengetahuan tentang Anemia dengan Perilaku Remaja Putri dalam Pencegahan Anemia Pada Saat Menstruasi Yuni Kurniati; Yuli Bahriah
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.172 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.324

Abstract

Salah satu penyebab anemia adalah kehilangan darah dan wanita akan mengalami siklus menstruasi setiap bulannya. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahuihubungan pengetahuantentang anemia dengan perilaku remaja putri dalam pencegahan anemia pada saat menstruasi di STIKes Budi Mulia Sriwijaya. Jenis Penelitian ini menggunakan metode Survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian bertempat di STIKes Budi Mulia Sriwijaya. Waktu penelitian pada bulan Agustus 2022.Populasi berjumlah 95 orang sehingga sampel penelitian adalah mahasiswi STIKes Budi Mulia Sriwijaya berjumlah 77 mahasiwi.Menurut sifat dasar penelitian, penelitian ini termasuk penelitian survey. Dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Squre. Terdapat responden berumur 18 sampai dengan 21 tahun yang menjadi subjek penelitian. Hasil penelitian diketahui tingkat pengetahuan remaja Putri tentang anemia yang tergolong baik jauh lebih banyak jumlahnya yaitu 54 responden (70,1%) di STIKes Budi Mulia Sriwijaya. Perilaku pencegahaan anemia pada saat menstruasi sebagian besar mendukung yaitu 58 responden (75,3%).Berdasarkan analisis data bivariat menggunakan uji Chi-Squre diperoleh p value sebesar 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perilaku pencegahan anemia pada saat menstruasi di STIKes Budi Mulia Sriwijaya.
Analisis Kinerja Bidan dalam Pelaksanaan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Bina Aquari; Heru Listiono
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.68 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.325

Abstract

MTBS telah dilaksanakan di 34 provinsi di Indonesia termasuk Sumatera Selatan. Sumatera Selatan adalah provinsi yang terdiri dari 17 Kabupaten/ Kota. Provinsi Sumatera Selatan menurut hasil SDKI 2007, AKN adalah 25/ 1000 KH, AKB 45/1000 KH, dan AKBal 52/1000 KH. Mengalami penurunan yang cukup signifikan pada hasil SDKI 2012 dimana AKN menjadi 20/ 1000 KH, AKB 29/1000KHdanAKBal37/1000KH.Tujuanpenelitianiniadalah menganalisiskinerjabidandalampelaksanaanMTBSdiPuskesmas WilayahKerjaKabupatenBanyuasinSumateraSelatantahun2022. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain penelitian Cross Sectional, dimana penelitian dilakukan dengan mengukur variabel independent dan variabel dependen dalam waktu yang bersamaan. Penelitian ini akan dilakukan di 25 puskesmas di Kabupaten Banyuasin, dengan jumlah Tenaga Bidan sebagai pelaksana Program MTBS yang sudah di latih berjumlah 39 orang bidan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2022.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruhtenaga bidan di Puskesmas Wilayah Kabupaten Banyuasin yang bertugas sebagai pelaksana manajemen terpadu balita sakit (MTBS) yang berjumlah 39 orang bidan. Sampel dalam penelitian ini adalah total dari populasi yaitu semua tenaga bidan di Puskesmas Wilayah Kabupaten Banyuasin yang bertugas sebagai pelaksana manajemen terpadu balita sakit (MTBS), dan pengambilan sampel dengan accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan, pengalaman, pelatihan, umur, pendidikan, motivasi, sumber daya, supervisi dan imbalan dengan kinerja bidan dalam pelaksanaan MTBS di Puskesmas Wilayah Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan tahun 2022. Di akhir penelitian disarankan Perlunya peningkatan pelatihan kepada para bidan pelaksana Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Banyuasin, terutama para bidan yang masih berusia muda, serta perlunya peningkatan imbalan yang sesuai bagi bidan pelaksana MTBS di Puskesmas.
Perbandingan Ibu Hamil yang Melakukan Exercise Gym Ball dan Ibu Hamil Yang Melakukan Senam Hamil Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah Tirta Anggraini; Leny
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.444 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.326

Abstract

Sekitar 50-70% dari wanita hamil dapat merasakan nyeri punggung bawah. Nyeri punggung bawah dirasakan saat kehamilan trimester II dan III dan dapat menggangu aktifitas fisik sehari-hari seperti naik tangga, berjalan, bekerja berat, berpartisipasi dalam latihan, terganggu kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ibu hamil yang melakukan exercise gym ball dan ibu hamil yang melakukan senam hamil Terhadap penurunan nyeri punggung bawah. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan pre test dan post test. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III primigravida. Subyek berjumlah 28 orang. Pada penelitian ini menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner tertutup dengan numeric rating scale boubonis. Penelitian ini di klinik Budi Mulia Medika Palembang. Analisa data menggunakan wilcoxon sedangkan uji perbandingan menggunakan mann whitney. Prevalensi umur ibu hamil mayoritas 24-29 tahun sebanyak 9 (64,3%). pendidikan mayoritas tamat perguruan tinggi sebanyak 11 (78,6%), pekerjaan swasta sebanyak 7 (50%). Sifat nyeri mayoritas tertusuk sebanyak 8 (57,2%). Untuk mengatasi nyeri mayoritas membiarkan dan melakukan olahraga sebanyak 7 (42,9%), sedangkan pada kelompok senam hamil mayoritas berobat ke tenaga kesehatan sebanyak 5 (35,7%). Nilai p value = 0,000 < 0,05 yang artinya ada perbedaan penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III sebelum dan Sesudah pada kelompok exercise gym ball sebesar 3.01 sedangkan kelompok senam hamil rata-rata penurunan tingkat nyeri punggung sebesar 1,33. Hal ini membuktikan bahwa exercise gym ball lebih berpengaruh terhadap penurunan nyeri dibandingkan dengan yang senam hamil. Exercise gym ball lebih berpengaruh terhadap penurunan nyeri dibandingkan dengan yang senam hamil.
Pengaruh Baby Massage Terhadap Kejadian Konstipasi dan Dermatitis Bayi Usia0 - 6 Bulan Made Pradnyawati Chania; Ni Nyoman Ayuk Widiani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.082 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.327

Abstract

Kesehatan anak salah satu faktor utama penyebab masalah dalam bidang kesehatan yang terjadi di Negara Indonesia saat ini. Dalam menentukan derajat kesehatan terdapat beberapa indikator, salah satunya yaitu angka kesakitan bayi. Salah satu indikator kesehatan bayi yaitu pola defekasi dan kesehatan kulit bayi. Terapi pijat merupakan bagian dari terapi non-farmakologi untuk pengobatan dan pencegahan penyakit anak. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi-Experimental dengan post-test only control group design. Penelitian dilakukan dengan membandingkan kejadian konstipasi dan dermatitis pada bayi usia 0 - 6 bulan yang diberi perlakuan baby massagedengan yang tidak diberikan perlakuan baby massagedi wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Selatan.Hasil yang didapatkan yaitujumlah kejadian konstipasi pada kelompok kontrol dan perlakuan berturut-turut adalah 26,7% dan 100% (nilai p = 0,000), Sedangkan kejadian dermatitis pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan berturut-turut adalah 13,3% dan 0% (nilai p = 0,143). Hal ini sesuai dengan penelitian sebelumnya bahwa manfaat pijat bayi antara lainadalah meningkatkan gerak peristaltik untuk pencernaan. Sedangkan untuk kesehatan kulit,kulit bayi yang dipijat dengan minyak, akan meningkatkan fungsi penghalang kulit (skin barrier), mempersulit bakteri untuk menembus kulit, masuk ke aliran darah dan menyebabkan infeksi. Namun, kulit bayi relatif lebih tipis dan perlekatan antar sel masih longgar. Produksi kelenjar keringat dan kelenjar sebasea lebih sedikit. Hal tersebut menyebabkan potensi mengalami iritasi meningkat, dan lebih rentan terhadap infeksi, terutama yang disebabkan bakteri. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian di atas yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kejadian konstipasi pada bayi yang diberikan baby massage dengan bayi yang tidak diberikan baby massage, dan tidak terdapat perbedaan signifikan kejadian dermatitis pada baby massage dengan bayi yang tidak diberikan baby massage.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Persalinan Kala II Maria Septiana; Ana Sapitri
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.609 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v12i2.328

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan suatu proses alamiah pada setiap mahluk hidup. Masalah persalinan terjadi ketika wanita hamil memasuki fase persalinan. Partus lama merupakan salah satu penyebab kematian ibu sebesar 8% di dunia dan 9% di Indonesia. Faktor lamanya persalinan yang terjadi pada kala II merupakan fase tersulit dari persalinan, apabila berlangsung terlalu lama akan timbul gejala – gejala seperti dehidrasi, infeksi, kelelahan ibu serta asfiksia dan kematian janin dalam kandungan / Intra Uterin Fetal Death. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode survei analitik dimana rancangan penelitiannya adalah coss sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RS Fadhilah pada bulan Agustus 2022 yang berjumlah 215. Jumlah sampel yang akan diteliti sebanyak 87 responden. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan melakukan pemilihan tidak berdasarkan peluang (non-probability sampling) Analisis data dilakukan dengan cara analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square dan multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat yang terdapat hubungan dengan lama persalinan adalah aktivitas fisik olahraga (85,4%), pendidikan (85,7%), posisi ibu (64.5%) dan paritas ibu (85,1%). Untuk hasil analisis multivariat variabel yang dominan dengan lama persalinan adalah variabel dengan nilai OR sebesar 3,443. Simpulan : terdapat hubungan antara aktivitas aktivitas fisik olahraga, posisi (position), umur, paritas dan pendidikan terhadap lama persalinan. Faktor yang paling dominan terhadap lama persalinan adalah psikologis (physicologi)
Hubungan Kenaikan Berat Badan Pada Ibu Selama Masa Kehamilan dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir Rini Mayasari; Titik Almujahidiyani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.624 KB)

Abstract

pemilihan menu yang tepat, Pada masa kehamilan, pemilihan makanan yang ibu hamil konsumsi sangat menentukan kesehatannya dan janin yang dikandung. Kenaikan berat badan sewaktu hamil berpengaruh besar dalam proses kehamilan. Apabila berat badan ibu hamil berlebihan beresiko diabetes mellitus dan jika kurang beresiko mengalami BBLR (Bayi Berat Lahir Rendah) dan resiko kehamilan lainnya. Idealnya pada ibu hamil kenaikan berat badan bertambah 0,5 kg per minggu atau 6,5 – 16 kg selama kehamilan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan Pada ibu selama masa kehamilan dengan berat badan bayi baru lahir di Klinik Bersalin Budi Mulia Medika. Jenis penelitian yang digunakan yaitu bersifat explanatory research dengan pendekatan cross sectional dan melalui studi retrospektif. Penelitian dilaksanakan pada ibu yang bersalin di Klinik Budi Mulia Medika dengan total sampel sebanyak 35 responden. Kenaikan berat badan ibu pada masa kehamilan sekitar 10 – 15 kg dan sebagian besar berat badan bayi baru lahir yaitu sekitar 2,5 kg sampai dengan 4 kg. Berdasarkan hasil analisis statistik ada hubungan positif yang kuat dan signifikan antara kenaikan berat badan ibu pada masa kehamilan dengan kenaikan berat badan lahir pada bayi di Klinik bersalin Budi Mulia Medika (p value = 0,000) koefisien korelasi sebesar 0,643. hubungan bermakna antara Kenaikan berat badan ibu pada masa kehamilan dengan berat badan bayi baru lahir di Klinik bersalin Budi Mulia Medika.
Faktor – Faktor Yang berhubungan dengan Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada Mahasiswi Almujahidiani, Titik; Mayasari, Rini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.343

Abstract

WHO premenstrual syndrome (PMS) has a higher prevalence in Asian countries compared to Western countries. According to the World Health Organization (WHO) there are more than half of the world's population under the age of 25 and 80% of them live in developing countries. The prevalence of premenstrual syndrome sufferers in the world according to Fatimah's research (2019) in Lebanon is 54.6% and in Sri Lanka it is 65.7%. Then the prevalence of premenstrual syndrome in Iran is 98.2%, in Brazil it is 39%, in Australia it is 44% and in Japan it is 34% (Alvionita, 2019). The method used in this research is an analytic survey with a cross sectional approach. The statistical test used is the chi-square test and logistic regression. The population of this study were all female students at levels I-III of the DIII Midwifery Study Program at the Budi Mulia Sriwijaya STIKes in 2023 with a total population of 112 female students, that is, all the total population. The analysis used was univariate, bivariate and multivariate analysis. Univariate analysis showed that 63 respondents (56.3%) had early menarche, 49 respondents (43.8%) had low knowledge, 55 respondents (49.1%) had abnormal nutritional status. The test results showed that there was no significant relationship between the age of menarche and the incidence of premenstrual syndrome (PMS) p.value 0.760, for knowledge with the incidence of premenstrual syndrome (PMS) p.value = 0.760, there was a relationship between nutritional status and the incidence of premenstrual syndrome (PMS) ) p. value = 0.012. The most dominant variable is nutritional status with an Exp (B) value of 2.972. The results of this study are expected to be able to add to students' insights about the importance of maintaining reproductive health.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Imunisasi Pcv (Pneumococcal Conjugate Vaccin) Pada Bayi Bina Aquari; Heru Listiono
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.409 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i1.344

Abstract

The PCV immunization program or administration of the PCV vaccine or pneumococcal conjugate vaccine has been carried out in stages since 2017. Free PCV immunization is provided by the government. The World Health Organization (WHO) has also recommended that the PCV vaccine be included in routine immunization programs for children around the world. According to (WHO, 2020) pneumonia killed 740,180 children under the age of 5 years in 2019, accounting for 14% of all deaths of 2 children under five years but 22% of all deaths in children aged 1 to 5 years. The infant mortality rate due to pneumonia in Indonesia still tends to fluctuate from 2011-2021. The highest CFR occurred in 2013 at 1.19%. Meanwhile, the lowest CFR was 0.08% in 2014 and 2018. Based on a preliminary study at the Anisa Clinic/BP, Banyuasin Regency, 35 parents have given the PCV vaccine to their children in the last 6 months. Based on the results of interviews with 30 respondents, mothers said they did not understand clearly what the PCV vaccine was and how to prevent pneumonia in infants. Based on this background, the researcher was interested in examining the title of the factors that influenced PCV immunization at the Anisa Clinic/BP, Banyuasin Regency. This research is a quantitative descriptive study with a cross sectional approach. The research was conducted at the Anisa Clinic/BP, Banyuasin Regency. Data collection was carried out from December 2022 to April 2023 using a purposive sampling technique of 30 respondents. The independent variables in this study were educational variables, knowledge and motivational variables while the dependent variable was giving PCV immunization to infants. Measuring tool used is a questionnaire. Statistical tests were carried out on 30 respondents using univariate analysis and bivariate analysis. The results of bivariate analysis using the chi square formula found that there was a significant relationship between mother's education, mother's knowledge and mother's motivation with giving PCV immunization to infants. mother with a p value = 0.001, it can be concluded that statistically at 5% alpha there is a significant relationship between education, knowledge, mother's motivation and giving PCV immunization to infants. Suggestions in this study are the need to increase counseling about PCV immunization at posyandu - posyandu in the working area of ​​the local puskesmas, especially midwives need training related to immunization to increase knowledge about immunization given the large number of new vaccines currently available

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M Vol 9 No 1 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 6 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 6 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 5 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 4 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 2 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Medical Sciences Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palemb More Issue