cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Februari" : 5 Documents clear
Ajaran Sosial Gereja Melihat Kemiskinan dan Keadilan melalui Lensa Mater et Magistra Makiliuna, Maridina; Tato, Theresia Aryanti Mando; Mangar, Melita; Yulianti, Yuliana Eni
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i2.1953

Abstract

Melalui Ajaran Sosial Gereja, Geraja mengamalkan prinsip-prinsip Ajaran Sosial Gereja yang seharusnya diamalkan dalam kehidupan sosial masyarakat, sehingga dengan memperhatikan kehidupan manusia, masyarakat dapat mengedepankan keadilan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi untuk mengatasi kemiskinan. Persoalan kemiskinan selalu mewarnai kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, Gereja Katolik tidak pernah mengklaim bahwa ajaran sosialnya adalah satu-satunya landasan kebenaran. Ajaran ini tampaknya hanya akan memperkuat posisi Katolik dalam kerangka dialog dengan dunia. Umat ​​​​Katolik bersifat otonom dan juga memiliki niat tulus untuk bertemu dan bekerja sama dengan orang-orang yang berkehendak baik, dan bahwa ajaran-ajaran dalam teks ini mempunyai peranan yang sangat besar di Eropa, yang dalam sejarahnya telah memperkaya dan meradikalisasi aspek-aspek kemanusiaan yang saat ini terkena dampak krisis, menjadi jelas. Pada gilirannya, krisis ini melemahkan hubungan antarmanusia dan mengundang intervensi ruang dan komunitas sosial-keagamaan. Kemiskinan adalah masalah global dan harus ditangani secara serius, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan.
Model Penyelesaian Konflik dalam Gereja Berdasarkan Analisis Teologis Kisah Para Rasul 15:35-41 Zogen, Elisabeth; Abu, Irma; Yang, Triwage Sri Datu
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i2.1954

Abstract

Konflik atau perselisihan ada dalam kehidupan gereja. Perbedaan latarbelakang kehidupan seseorang membuat pola pikir setiap orang berbeda-beda, dan memantik konflik. Untuk itu, gereja membutuhkan model penyelesaian konflik yang bisa mereka jadikan sebagai referensi. Dengan menggunakan metode kualitatitif secara deskriptif dan studi pustaka, tulisan ini melakukan analisis terhadap Kisah Para Rasul 15:35-41. Perselisihan yang terjadi antara Paulus dan Barnabas, ada dua model penyelesaian konflik yang bisa dijadikan sebagai referensi. Temuan pertama, pendisiplinan atau disiplin gerejawi merupakan cara yang dilakukan untuk menjaga kesucian gereja. Jemaat yang telah melakukan kesalahan sesuai dengan apa yang diperintahkan Alkitab harus menerima pendisiplinan agar mereka bisa kembali masuk dalam gereja. Paulus melihat tindakan Yohanes Markus harus diberikan sebuah pedisiplinan agar kedepannya ia tidak lagi mengulangi kesalahannya; dan Kedua, berbeda dengan Paulus, Barnabas menawarkan sebuah spiritualitas pengampunan dalam menyelesaikan masalah Yohanes Markus. Barnabas tahu akan keterbatasan manusia dan pasti tidak luput dari yang namanya kesalahan. Dengan adanya dua model ini, akan sangat membantu pemimpin gereja masa kini dalam melihat dan menyelsaikan masalah yang ada dalam gereja.
Laborem Exercens: Percerahan Terhadap Martabat Pekerja dalam Realitas Sosial dan Ekonomi Dacosta, Fransiska; Fingky, Julianti; Jamlean, Dolfina Emelina; Yuliati, Yuliana Eni
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i2.1958

Abstract

Laborem Exercens adalah buku karya Yohanes Paulus II yang menawarkan perspektif teologis dan filosofis tentang pekerjaan manusia. Penelitian yang disajikan dalam artikel ini menjelaskan makna karya-karya yang menunjukkan hakikat makna tersebut dalam administrasi publik. Mengingat pentingnya kerja, sebagaimana terlihat dalam tinjauan pustaka buku ini, maka penting untuk meningkatkan dan memperkuat pentingnya kerja yang merupakan salah satu fungsi seorang pekerja. Metode penelitian pada artikel ini menggunkan metode kajian Pustaka dan untuk memperoleh data dengan cara menggumpulkan data yang bersumber dari artikel pada jurnal online yang diakses dari google cendekia. Hasil penelitian menjelaskan bahwa memperlakukan perkembangan model ekonomi bahasa dan aktivitas manusia pada tingkat tertinggi konsep materialistis atau pada hakikatnya sebagai “kebenaran spiritual” yang tidak ada hubungannya dengan kehidupan manusia. Laborem Exercens menekankan perlunya menghormati martabat manusia dalam kehidupan kerja dan perlunya pemahaman dan keadilan yang lebih baik dalam dunia ekonomi dan sosial. Laborem Exercens juga menekankan penciptaan dunia kerja yang adil, manusiawi dan produktif, mendengarkan kebutuhan masyarakat dan kesejahteraan pekerja, serta mendorong kohesi sosial dan keadilan ekonomi.
Hidup Beragama Di Indonesia Dalam Terang Persaudaraan Dan Persahabatan Sosial Ensiklik Paus Fransiskus Lopes, Pedro
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i2.1959

Abstract

Negara Indonesia adalah negara yang tidak hanya kaya akan alam saja, tetapi negara Indonesia juga adalah negara yang kaya akan suku, budaya, ras dan agama. Kekayaan tidak selamanya selalu memberi keindahan pada hidup teristimewah pada kehidupan beragama. Studi ini menaruh perhatian pada kehidupan beragama di Indonesia yang kerap kali mengalami konflik di kalangan umat beragama. Studi ini berusaha untuk memberikan jawaban atas permasalahan itu dengan terang Persaudaraan dan persahabatan sosial ensiklik Paus Fransiskus. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode kepustakaan dengan mengambil berbagai sumber Pustaka sebagai bahan penelitian. Penelitian ini menemukan bahwa persaudaraan dan persahabatan sosial ensiklik Paus Fransiskus memberi kontribusi yang besar untuk membangun dialog, sikap toleransi, ketebukaan hati sebagai saudara, saling menghargai dan saling membantu antar umat beragama. Dengan terbukanya ruang dialog telah menunjukan adanya keterbukaan hati antar umat beragama untuk membangun budaya toleransi yang kuat di Indonesia yang anti terhadap tindakan radikalisme, intoleransi dan diskriminasi.
Pengaruh Penggunaan Handphone terhadap Relasi Mahasiswa Prodi Pelayanan Pastoral Dengan Tuhan di Era Digital Dacosta, Fransisika; Goa, Lorensius
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/intheos.v4i2.1960

Abstract

Handphone merupakan sebuah alat komunikasi yang mambawa dampak yang positif dan negatif terhadap pengguna jika tidak mampu mengelolah dengan baik. Ada pun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaannya terhadap relasi mahasiswa prodi pelayanan pastoral dengan Tuhan di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu mengkajikan secara menyeluruh realitas yang ada di tempat penelitian berdasarkan fokus masalah, dengan cara melakukan penelitian langsung kemudian data hasil analisis disajikan dipembahasan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan handphone berpengaruh baik secara positif maupun negatif terhadap relasi manusia dengan sesamanya dan relasi manusia dengan Tuhan. Pengaruh positifnya ialah seseoarang bisa mendengarakan khotbah secara online, cerita orang kudus di media sosial, mendengarkan lagu-lagu ronahi, sedangkan pengaruh negatifnya adalah lupa waktu untuk berdoa, relasi yang dibangun sangatlah kurang dikalangan mahasiswa. Kesimpulannya bahwa handphone tidak hanya memberikan dampak negatif namun juga positif tetapi menjadi ruang untuk kita dapat belajar banyak hal dan menimba ilmu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue