cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 277 Documents
Pengaruh Bina Iman Anak Katolik Terhadap Perkembangan Iman Anak di Stasi Santa Theresia Juhar Baru Sipayung, Rismaida Hotmaria; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.159 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i8.1280

Abstract

Bina Iman Anak Katolik adalah salah satu pendampingan bina iman bagi anak-anak usia dini yang mendekatkan anak kepada Sabda Allah sendiri, melalui Bina Iman Anak Katolik jati diri anak akan bertumbuh sesuai dengan Sabda Allah. Tujuan kegiatan Bina Iman Anak Katolik adalah sebagai salah satu bentuk usaha Gereja untuk membantu keluarga dalam mengembangkan iman anak. Melalui penelitian kali ini akan mendalami beberapa Aspek yang sangat berpengaruh untuk proses pendalaman iman anak usia dini yang dilaksanakan Gereja, guna mendidik dan mengembangkan iman anak agar bertumbuh sesuai dengan Sabda Allah itu Sendiri. Dalam Pembahasan akan dijelaskan apa saja pengaruh dari Bina Iman Anak Katolik terhadap iman anak usia dini dan bagaimana pelaksanaannya sehingga dapat membantu perkembangan iman anak usia dini yang selalu rutin dilaksanakan. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah menggunakan metode kualitatif dalam bentuk eksplorasi kepustakaan, kemudian menghubungkannya dengan studi kasus kegiatan Bina Iman Anak Katolik di Stasi St. Teresia Juhar Baru.
Peningkatan Kompetensi Guru Agama Katolik dalam Dunia Pendidikan Ose, Teresia; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.343 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i9.1281

Abstract

Guru adalah orang dewasa yang secara sadar bertanggung jawab dalam mendidik, mengajar, dan membimbing peserta didik. Kompetensi guru adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran dan pendidikan di sekolah, namun kompetensi tidak berdiri sendiri, tetapi dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan dan pelatihan, pengalaman mengajar, dan lamanya mengajar. Artinya dengan latar belakang pendidikan keguruan seorang yang berpredikat sebagai guru tahu dan paham dengan baik profesi keguruan yang diembannya. Ia akan bertumbuh dan berkembang dalam profesi keguruan jika secara berkala dan terprogram terus mengasah diri melalui pendidikan dan pelatihan profesi sehingga seorang guru tidak akan pernah merasa puas diri atau merasa cukup tetapi sebaliknya ia akan terus belajar dan belajar terus melalui setiap peristiwa pembelajaran. Jenis Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif tentang Peningkatan Kompetensi Guru Agama Katolik Dalam Dunia Pendidikan. Teknik pengumpulan data yaitu melalui pengumpulan data dengan studi pustaka. Adapun upaya yang dilakukan ialah menggali dari berbagai sumber.
Peran Gereja dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial Purwanto, Martinus Hary; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.266 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i9.1282

Abstract

Masalah kesenjangan adalah masalah keadilan, yang berkaitan dengan masalah sosial . Masalah kesenjangan berkaitan erat dengan masalah kemiskinan. Kadar kemiskinan tidak sekedar masalah kekurangan makanan, tetapi bagi warga tertentu bahkan sudah mencapai level kehabisan dan ketiadaan makanan. Potret kemiskinan menjadi sangat kontras karena sebagian warga masyarakat hidup dalam kelimpahan, sebagian lagi hidup serba kekurangan. Tingkat kesenjangan luar biasa dan relatif cukup membahayakan. Substansi dari kesenjangan adalah tidak merataannya akses terhadap sumber daya ekonomi. Peran gereja di tengah kemiskinan menjadi penting untuk dibahas karena masalah kemiskinan bukan hanya menjadi masalah lokal, namun menjadi masalah gereja secara luas. Sumbangsih gereja pada masalah kesenjangan sosial tidaklah hanya memberikan bantuan secara material kepada mereka yang menerimanya, tetapi gereja harus berupaya memberdayakan mereka yang miskin serta memberikan dukungan spiritual kepada mereka lewat ibadah dan doa bersama. Cara memberdayakan mereka yang miskin ini adalah dengan membuka kursus-kursus atau pelatihan kepada mereka tentunya sesuai dengan kebutuhan mereka.
Partisipasi Anak dan Orang Tua dalam Bina Iman di Masa Pandemi di Paroki Ratu Rosari Kesatrian Malang Setyoasih, Romana Essy; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.638 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i10.1283

Abstract

Bina Iman Anak Katolik (BIAK) adalah salah satu istilah yang dipakai dalam katekese anak. Bina iman anak merupakan salah satu usaha Gereja untuk membangun dan membentuk iman anak sedini mungkin. Peristiwa pandemi Covid-19 yang terjadi dihampir seluruh dunia ini, menunjukkan semakin pentingnya peran keluarga dalam mengasuh, merawat dan juga mendidik anak. Dalam hal ini peran orang tua adalah membimbing dan memberikan motivasi kepada anak, agar anak tetap bersemangat dalam melakukan kegiatan di rumah. Semenjak pandemi banyak umat yang merasa was-was sehingga masih enggan atau takut untuk mengikuti kegiatan di gereja. Oleh karena hal tersebut melalui artikel ini akan dibahas bagaimana partisipasi umat khususnya orang tua dan anak ketika diadakannya kembali bina iman anak katolik di paroki Ratu Rosari Kesatrian Malang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan pengamatan untuk mendapatkan informasi dari ke 5 narasumber.
Tingkat Kehafalan Peserta Komuni Pertama Mengenai Doa-Doa Pokok di Paroki Ratu Rosari Kesatrian Pacheconai, Carlos De
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.521 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i10.1284

Abstract

Komuni Pertama merupakan sebuah upacara yang juga sebagai tradisi Gereja Katolik yang mana anak atau penerima komuni pertama diberi Hosti (sakramen berupa roti tak beragi dan anggur) untuk pertama kalinya. Komuni pertama dapat diterima atau diikuti oleh umat katolik yang sudah dibaptis dan juga mengikuti rangkaian pembelajaran dari komuni pertama tersebut yang kurang lebih dilakukan selama 8 bulan. Selain itu adapula minimum umur bagi peserta untuk bisa mendapat atau mengikuti kegiatan komuni pertama yaitu minimal sudah menginjak bangku sekolah dasar sekurang-kurangnya kelas 4, ataupun juga bisa dengan pertimbangan-pertimbangan dari pastor paroki. Demikian terjadi dengan harapan bahwa di umur segitu anak sudah dapat mengerti dan memahami pembelajaran yang diberikan agar anak bisa menerapkannya di dalam kehidupan spiritualnya. Adapun tujuan penulis, ingin lebih mengetahui seberapa besar pemahaman dan daya ingat peserta mengenai doa-doa pokok yang telah diajarkan selama pendampingan komuni pertama. Hasil penelitian diukur menggunakan metode kualitatif dengan teknik kuisioner.
Pentingnya Pendidikan Iman Anak dalam Keluarga di Era Digital Vita, Vincentia Ferra; Pius X, Intansakti
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.647 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1285

Abstract

Orang tua sebagai pendidik iman anak di era digital memilki peran mengajarkan pemahaman iman, mengusahakan pembiasaan hidup beriman, menjadi teladan iman. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis ditemukan bahwa orang tua kesulitan dalam melaksanakan perannya dikarenakan kesulitan dalam membagi waktu untuk bekerja dan mendidik iman anak di era digital. Menyadari adanya hal tersebut, maka perlu diusahakan untuk meningkatkan pelaksanaan perannya sebagai pendidik iman anak di era digital. Berkaitan dengan hal ini, penulis berpendapat bahwa meningkatkan pelaksanaan peran orang tua sebagai pendidik iman anak di era digital, dapat dilakukan dengan kegiatan katekese keluarga dengan model Shared Christian Praxis (SCP). Khsusnya melalui katekese keluarga model SCP supaya dapat melatih nurani setiap pribadi dalam membedakan mana yang mendukung dan yang merugikan kepribadian dan iman, membantu menyadarkan dalam menggunakan secara positif media-media digital dan mengembangkan hal-hal positif yang mereka dapatkan di situ. Orang tua mendapatkan kesulitan-kesulitan dalam mendidik iman anak mereka. Orang tua seringkali mengalami kesulitan dalam membagi waktu untuk bekerja dan pendidikan iman anak, sehingga pendidikan iman anak menjadi terabaikan.
Pelaksanaan Pembinaan Sakramen Baptis pada Masa Covid-19 di Paroki Santo Albertus De Trapani Blimbing Sari, Fransisca Rida Dwita
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 11 (2022): November
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.152 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i11.1286

Abstract

Sakramen baptis berasal dari bahasa Yunani: Baptism, yang artinya “membasuh, mencelupkan”,adalah tanda dan sarana dimana orang yang dibaptis dan dilahirkan kembali menjadi anggota umat Allah dan dibersihkan dari dosa asal lewat pencurahan atau penenggelaman dalam air. Sakramen baptis adalah sakramen inisiasi pertama yang menjadi tanda dimasukkan dan diterimanya seseorang yang telah bertobat kedalam persekutuan kristiani. Awal Penyebaran Covid-19 Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) mengimbau seluruh keuskupan di Indonesia menghentikan ibadah massal harian atau mingguan dan semua ritus ibadah yang meliputi dan membawa banyak orang bersamanya, baik di komunitas, lingkungan, regional dan dll. Untuk menjaga kesehatan dan memutus mata rantai penularan Covid-19, Gereja Katolik mengikuti perintah pemerintah. Gereja Katolik membatalkan kekuatan langsung yang mengumpulkan orang-orang percaya secara massal dan pembinaan di gereja Santo Albertus De Trapani tersebut terganggu karena munculny Covid-19. Berdasarkan kesimpulan penelitian dan wawancara yang dilakukan penulis mengenai Pelaksanaan Pembinaan Sakramen Baptis di Paroki Santo Albertus De Trapani Blimbing.
Keterlibatan Orang Muda dalam Hidup Menggereja di Stasi Santo Yohanes Pemandi Bantai Napu Marsela, Santa Hani
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.215 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i12.1287

Abstract

Orang muda adalah jantung Gereja, bangsa dan negara. Eksisnya sebuah Gereja akan ditentukan oleh orang- orang muda yang ada didalamnya. Begitu juga dengan kehidupan rohani kaum muda harus perlu didampingi. Pengajar-pengajar agama non katekis berperan penting dalam pewartaan iman Katolik melalui kesaksian hidup, pendidikan dan pengajaran yang lebih kongkret. Kurangnya keterlibatan orang muda Katolik dalam reksa pastoral Gereja adalah sebuah pertanyaan besar yang patut dicari penyebab dan solusinya. Penelitian ini berfokus pada orang muda Katolik di Stasi Santo Yohanes Pemandi. Orang muda Katolik yang kurang aktif disebabkan pula oleh banyak faktor yang harus dikaji satu persatu. Penelitian ini hendak menyoroti peran dan keaktifan orang muda Katolik dalam hidup menggereja di stasi Santo Yohanes Pemandi Bantai Napu Keterlibatan orang muda tidak hanya aktif dalam Perayaan Ekaristi dan koor saja tetapi umat diharapkan dapat terlibat aktif dalam setiap tugas dan peranan Gereja secara keseluruhan sehingga kegiatan hidup menggereja.
Dampak Pandemi Covid- 19 Terhadap Sikap Beriman Umat Lingkungan dalam Misa Online Mandonza, Maria
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.313 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i12.1288

Abstract

Pandemi Covid-19 memberi keresahan luar biasa bagi dunia dan telah merenggut nyawa banyak orang. Gereja Katolik melihat realitas pandemi ini dan akhirnya memutuskan untuk mengadakan misa online untuk menekan penyebaran virus. Persekutuan umat Katolik tidak hanya berkaitan dengan kehadiran fisik melainkan juga kehadiran secara spiritual. Ekaristi secara online tentu saja memberi dampak kepada umat katolik, yaitu terhadap sikap beriman umat dalam misa online seperti kesiapan hati umat, kurangnya pemahaman akan makna dari misa online, anggapan bahwa misa online hanya sebuah tindakan formalitas saja, dan konsep bahwa ketika misa secara langsung seperti sedang bertemu dengan Tuhan, tergantikan dengan misa online yang justru berhadapan dengan benda mati multifungsi yaitu Handphone, laptop dan atau televisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara mendalam dengan umat lingkungan. Peneliti melakukan penelitian di lingkungan Santa Sisilia wilayah V Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel – Ijen, Malang.
Peran Guru Pendidikan Agama Katolik Terhadap Pertumbuhan Iman Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sipora Sestriani, Roberta
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.404 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i12.1289

Abstract

Pengembangan pendidikan di sekolah menengah pertama zaman modern ini menjadi tantangan bagi seorang guru dalam membentuk generasi muda yang berkarakter baik. Tugas menyelenggarakan pendidikan terutama menjadi tanggung jawab orang tua dan dibantu oleh masyarakat selama diperlukan. Tugas menyelenggarakan pendidikan juga menjadi tanggung jawab Gereja. Gereja berkiprah dalam dunia pendidikan antara lain melalui pendidikan agama di sekolah-sekolah Katolik. Proses pembelajaran Pendidikan Agama Katolik dimaksudkan untuk meningkatkan iman siswa Katolik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas hidup peserta didik yang banyak dipengaruhi oleh perkembangan zaman, yang mengakibatkan adanya perubahan sikap, mental maupun tingkah laku ke arah yang kurang baik. Pendidikan Agama Katolik diharapkan mampu menghantar peserta didik semakin beriman kristiani dan membangun kesetiaan pada iman akan Yesus Kristus. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian studi analisa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Pendidikan Agama Katolik berpengaruh terhadap perkembangan iman siswa.

Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2025): Agustus Vol. 5 No. 7 (2025): Juli Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue