cover
Contact Name
Frangky Silitonga
Contact Email
frangkyka@gmail.com
Phone
+6281359161998
Journal Mail Official
prodinikelektronikahan@akmil.ac.id
Editorial Address
Kampus Akademi Militer Jalan Gatot Subroto Jurangombo Selatan Magelang Selatan, Seneng Satu, Banyurojo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Elektrosista
ISSN : 23547324     EISSN : 29630436     DOI : -
Jurnal Elektrosista ini diterbitkan oleh PPM Sdirjianbang Akademi Militer dan dikelolah secara profesional oleh Program Studi Teknik Elektronika Pertahanan Akmil . Jurnal Elektrosista ini adalah wadah yang akan mempublikasikan hasil penelitian yang dilakukan para Praktisi, Dosen dan Taruna. Adapun yang menjadi scope dan fokus publikasi dari Jurnal Ektrosista adalah Ilmu Elektro, Telekomunikasi, Sistem Kontrol , Elektronika Arus Lemah, Elektronika Arus Kuat, Ilmu Informatika (Komputer, Web Design, Jaringan Komputer, Desain Program Aplikasi, Kecerdasan Buatan), Kepemimpinan Militer, Teknologi Alat Utama Sistem Persenjataan, Ilmu Pertahanan, dan Ketahanan Nasional.
Articles 76 Documents
PERANCANGAN SISTEM PERINGATAN DINI BAHAYA KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO Murtopo, Adi; Nur Ahsan, Ahmad
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i1.401

Abstract

Kebakaran yang terjadi di lingkungan asrama militer dan gedung perkantoran masih menjadi ancaman serius, sebagaimana tercatat pada beberapa insiden kebakaran pada tahun 2024 dan 2025 yang menyebabkan kerugian material signifikan serta mengganggu operasional satuan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem peringatan dini yang mampu mendeteksi potensi kebakaran secara cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun prototipe sistem peringatan dini bahaya kebakaran berbasis mikrokontroler Arduino Uno yang memanfaatkan tiga jenis sensor, yaitu sensor suhu DHT11, sensor asap MQ-2, dan flame sensor inframerah. Sistem dirancang untuk memberikan peringatan otomatis apabila suhu melebihi 40°C, konsentrasi asap melebihi 300 ppm, atau flame sensor mendeteksi adanya api. Output peringatan ditampilkan melalui buzzer dan LCD I2C 16x2 dengan pesan “BAHAYA KEBAKARAN”. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian performa masing-masing sensor dan waktu respons sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa DHT11 memiliki selisih pengukuran 0,2–0,9°C, MQ-2 memiliki deviasi 10–20 ppm, dan flame sensor mampu mendeteksi nyala api dengan respons tercepat yaitu 0,4 detik. Secara keseluruhan, sistem mampu merespons kondisi kebakaran dalam waktu kurang dari 1 detik, sehingga memenuhi kriteria performa untuk sistem peringatan dini skala ruangan. Dengan demikian, prototipe yang dikembangkan dinilai efektif dan layak untuk diterapkan sebagai solusi awal peningkatan keselamatan area asrama militer dan gedung perkantoran.
RANCANG BANGUN PURWARUPA ALAT INTEGRASI SISTEM MENEMBAK LANJUTAN TNI AD Muchammad Hifni; Waropen, Hellez Yudha Kevin; Boimau, Aldo
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i1.402

Abstract

Dalam mendukung tugas pokok TNI AD, salah satu kemampuan yang wajib dimiliki seorang prajurit yakni kemampuan menembak. Oleh sebab itu kemampuan menembak selalu dilakukan evaluasi terus menerus agar dapat dikembangkan suatu teknik menembak yang mampu beradaptasi dengan penugasan operasi, potensi ancaman dan teknologi persenjataan yang dimiliki TNI AD. Pada latihan menembak digunakan lesan, diantaranya terdapat lesan tubuh dan lesan dada. Berdasarkan perkembangan teknologi, untuk mewujudkan efek lesan yang muncul secara tiba-tiba maka digunakan suatu alat yang disebut dengan DART (Dinamic Autonomous Retaliatory Target) atau Lesan target yang dapat bergerak sendiri secara otomatis dan dinamis. Penggunaan DART dilatihkan pada kegiatan penataran DART bagi pelatih menembak tempur lanjutan TA 2025. Pada DART yang digunakan latihan masih terdapat kelemahan yaitu DART dihidupkan atau pemicu gerak DART secara manual dan tidak diketahui secara otomatis hasil perkenaan peluru petembak dengan lesan yang digunakan. Rancang bangun Purwarupa alat integrasi sistem menembak lanjutan TNI AD dibuat untuk mengatasi kekurangan alat DART yang ada dan mengupgradenya menjadi terintegrasi dengan sistem informasi perkenaan hasil tembakan. Alat telah dibuat dan dapat memenuhi tujuan pembuatan alat yakni kontrol DART berbasis nirkabel dan penyajian informasi perkenaan hasil tembakan pada laptop dengan cepat dan real time.
IMPLEMENTASI BIG DATA DALAM PERUMUSAN STRATEGI KEAMANAN SIBER MILITER Indri, Eka; Murtopo, Adi; Silitonga, Frangky
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i1.403

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah menghadirkan tantangan baru bagi pertahanan nasional, khususnya di domain siber. Big Data menjadi instrumen strategis yang memungkinkan militer memproses data dalam jumlah besar secara real-time untuk mendukung deteksi dini ancaman, perumusan strategi, serta pengambilan keputusan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Big Data dalam perumusan strategi keamanan siber militer di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui tinjauan pustaka dari jurnal akademik, laporan kebijakan, dan doktrin pertahanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Data berkontribusi pada lima aspek utama: deteksi dini ancaman siber, optimalisasi strategi pertahanan, penguatan intelijen siber, efisiensi manajemen sumber daya, dan peningkatan daya tangkal. Selain itu, implementasi Big Data selaras dengan doktrin pertahanan Indonesia, khususnya Asta Gatra dan Sistem Pertahanan Semesta, yang menekankan penguasaan teknologi informasi dalam menjaga kedaulatan negara. Namun, tantangan masih muncul terkait keterbatasan personel terampil, infrastruktur teknologi, serta risiko keamanan data. Studi ini merekomendasikan penguatan regulasi, pembangunan pusat data militer, peningkatan kompetensi personel, serta promosi integrasi lintas domain untuk memperkuat kemandirian pertahanan digital Indonesia. Dengan demikian, Big Data tidak hanya dipandang sebagai alat teknis, tetapi juga sebagai pilar utama strategi keamanan siber dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
PERAN KECERDASAN BUATAN DALAM MEMBENTUK DAYA SAING DAN KAPASITAS ADAPTIF TARUNA TERHADAP TANTANGAN KETAHANAN NASIONAL MODERN Muchlis, Muhammad
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i1.404

Abstract

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menjadi komponen utama dalam transformasi pertahanan dan pendidikan militer global. Di era disrupsi digital, taruna Akademi Militer sebagai calon perwira TNI dituntut untuk memiliki daya saing tinggi dan kapasitas adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis, baik di ranah militer, sosial, maupun teknologi. Artikel ini membahas bagaimana penerapan AI dalam sistem pendidikan dan pelatihan taruna dapat memperkuat kompetensi strategis, kesiapan teknologi, dan ketahanan nasional modern. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan telaah literatur dari sumber akademik, kebijakan pertahanan, dan studi kasus internasional. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan AI di lingkungan akademi militer dapat meningkatkan efisiensi pembelajaran, kemampuan analitik, dan simulasi taktis. Selain itu, AI juga berperan dalam pembentukan karakter adaptif, penguasaan literasi data, dan kesiapan menghadapi ancaman multidimensi. Integrasi AI dengan nilai-nilai kejuangan dan ideologi Pancasila menjadi fondasi penting dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan moralitas prajurit bangsa.
IMPLEMENTASI GENERATOR LANGKAH KAKI UNTUK MENGOPTIMALKAN POTENSI ENERGI TERBARUKAN DAN ENERGI KINETIK Songklanaita, Andrea; Miptahudin , Rd. Apip; Sunardi, Agus
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i1.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi generator langkah kaki berbasis piezoelektrik dalam mengonversi energi kinetik dari aktivitas berjalan menjadi energi listrik. Dengan latar belakang krisis energi yang semakin mendalam dan kebutuhan akan inovasi dalam sektor energi terbarukan, penelitian ini memfokuskan pada pemanfaatan energi kinetik yang dihasilkan dari langkah kaki manusia. Penelitian ini dilakukan di dua lokasi berbeda dengan tingkat lalu lintas pejalan kaki yang berbeda untuk menguji kinerja alat dalam kondisi penggunaan padat dan tidak padat. Selain itu, analisis dilakukan terhadap pengaruh berat badan pejalan kaki terhadap voltase yang dihasilkan. Metode penelitian melibatkan instalasi generator langkah kaki di Mess Srikandi dan Cut Nyak Dien, serta pengumpulan data voltase yang dihasilkan dari pijakan pada sensor piezoelektrik. Data dianalisis untuk menentukan hubungan antara berat badan pejalan kaki dan voltase yang dihasilkan, serta untuk mengevaluasi waktu pengisian baterai di kedua lokasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa voltase yang dihasilkan meningkat seiring dengan bertambahnya berat badan pejalan kaki. Pada rentang berat badan 50-56 kg, voltase rata-rata yang dihasilkan adalah 2,1V. Untuk berat badan 57-64 kg, voltase rata-rata mencapai 2,7V. Pada rentang berat badan 65-69 kg, voltase rata-rata yang dihasilkan adalah 3,2V, sedangkan untuk berat badan 70-75 kg, voltase rata- rata mencapai 3,8V. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kepadatan lalu lintas pejalan kaki mempengaruhi efektivitas generator. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi teknologi piezoelektrik dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi krisis energi dan mendukung transisi ke energi terbarukan di Indonesia.
ANALISIS PEFORMA NETWORK ATTACHED STORAGE (NAS) BERBASIS CASAOS Nila Feby Puspitasari; Maulana, Risqy Bela
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i1.407

Abstract

Penelitian ini membahas analisis performa Network Attached Storage (NAS) berbasis CasaOS sebagai solusi penyimpanan data untuk kebutuhan home server. Latar belakang dari penelitian ini adalah meningkatnya kebutuhan pengguna rumahan akan sistem NAS yang efisien, mudah digunakan, dan memiliki performa yang memadai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan menganalisis performa CasaOS dalam beberapa aspek, yaitu kecepatan copy file, classification file, file duplicate detection, serta penggunaan memori dan CPU. Pengujian dilakukan selama tujuh hari berturut-turut menggunakan metode NDLC (Network Development Life Cycle), dan hasilnya dibandingkan dengan referensi performa dari sistem NAS lain, yaitu XigmaNAS, yang telah dibahas pada jurnal sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CasaOS memiliki performa yang cukup mumpuni untuk digunakan sebagai NAS home server, dengan angka performa yang kompetitif pada aspek yang diuji. Oleh karena itu, CasaOS dapat menjadi alternatif pilihan NAS yang ringan dan efisien bagi pengguna rumahan.
STRATEGI PERTAHANAN MILITER INDONESIA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN ASYMMETRIC CYBER WARFARE DI ERA DIGITAL Abid Abid Taufiqur Rohman
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i2`.497

Abstract

Ruang siber saat ini telah berevolusi menjadi dimensi pertempuran baru yang secara radikal mengubah doktrin keamanan global. Pergeseran paradigma ini ditandai dengan ancaman serangan destruktif terhadap infrastruktur vital yang tidak lagi mengandalkan kekuatan kinetik, melainkan barisan kode berbahaya (malware) yang dikendalikan dari jarak jauh tanpa kontak fisik. Merespons dinamika tersebut, penelitian ini mengevaluasi kesiapan doktrin pertahanan militer Indonesia saat ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa postur pertahanan yang berpusat pada matra konvensional dan memposisikan siber sekadar sebagai fungsi pendukung berpotensi menciptakan kerentanan taktis. Ketiadaan matra siber yang otonom membatasi ruang gerak komando penindakan yang agresif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adopsi doktrin Active Cyber Defense yang diintegrasikan dengan filosofi Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) melalui skema Digital Pentahelix. Kolaborasi ini menempatkan militer sebagai ujung tombak penindakan ancaman intensitas tinggi, sementara sektor sipil dan swasta berperan sebagai sistem peringatan dini dan ruang penyangga. Pembentukan matra siber yang mandiri dan harmonisasi yurisdiksi menjadi urgensi demi menjaga kedaulatan negara Republik Indonesia di ruang nirkontak.
ANALISIS ANCAMAN DAN MITIGASI SERANGAN CYBER PADA INFRASTRUKTUR INTERNET OF MILITARY THINGS (IOMT) TNI AD : (Kerangka Keamanan Siber Taktis Berbasis Zero Trust) Agung Prapsetyo; Kiki Lestari; Dorado Sembiring
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i2`.499

Abstract

The development of Internet of Military Things (IoMT) has revolutionized TNI AD's command, control, communications, computers, intelligence, surveillance, and reconnaissance (C4ISR) systems, yet simultaneously expanded significant cyber attack surfaces. This study aims to analyze critical cyber threats to TNI AD's IoMT infrastructure through systematic library research method and develop an adaptive mitigation framework for Disconnected, Intermittent, Limited (DIL) characteristics in tactical networks. Data were collected from 32 primary sources including reputable scientific journals (IEEE, ACM, Elsevier), international standards (NIST, MITRE, NATO), defense policy documents (Kemhan RI, DARPA), and ISBN. Analysis employed Systematic Literature Review (SLR) with Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA), strengthened by comparative analysis of 15 existing IoT/IoMT security frameworks. Results identified 18 main attack vectors with distribution: perception layer (44%), network layer (33%), and application layer (22%). The proposed mitigation framework integrates Zero Trust Architecture (ZTA), lightweight cryptography (ASCON, Grain-128AEAD), and edge-based anomaly detection with 91-96% detection efficiency based on meta-analysis of empirical studies. The scholarly contribution lies in ZTA adaptation for tactical edge computing aligned with TNI AD operational doctrine and DIL constraints.
ANTENA RUGBY BALL DENGAN MENGGUNAKAN REFLEKTOR SUDUT SEBAGAI ANTENA WIFI DI PAVILUN TARUNA AKADEMI MILITER Dorado Sembiring; Aura Purify
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i2`.505

Abstract

Paviliun Taruna adalah salah satu tempat tinggal Taruna selama mengikuti pendidikan di Akademi Militer yang mendapatkan fasilitas jaringan internet.  Dibeberapa tempat sudah terpasang Hotspot yang dapat dimanfaatkan Taruna dalam mendukung pendidikannya. Permasalahnya sampai saat ini, sinyal dari hotspot tersebut belum dapat melingkupi seluruh pavilun secara baik dimana dibeberapa tempat sinyal kecil dan terkadang hilang. Sehingga diperlukan peralatan lain yang efesien untuk meningkatkan daya tangkap sinyal tersebut. Salah satu dari peralatan itu adalah Antena yang merupakan  suatu piranti yang digunakan untuk merambatkan dan menerima gelombang radio atau elektromagnetik. Pemancaran merupakan satu proses perpindahan gelombang radio atau elektromagnetik dari saluran transmisi ke ruang bebas melalui antena pemancar. Terdapat beberapa jenis antena yang sering digunakan untuk menaikan daya tangkap dari pemancar, diantaranya antena grid dan antena wajan bolic. Pada penelitian ini, digunakan jenis antena Rugby ball (Yuwono, 2005). Antena Rugby ball sebagai antena Ultra Wide Band menggunakan bahan Alumunium dengan konstanta dielektrik  , dengan ukuran tinggi (HA) = 115 mm dan lebar (WA) = 135 mm. Karena bentuknya yang mirip dengan bentuk bola rugby maka antena tersebut dinamakan dengan antena Rugby ball.
PENGARUH PEMBELAJARAN SIMULASI RUDAL LML LEGACY DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN PESERTA DIDIK DI PUSDIK ARHANUD Bisma Adhidharma Putra Suyadi; Ahmad Nur Ahsan; Danang Kristanto Kristanto
JURNAL ELEKTROSISTA Vol. 13 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jtep.v13i2`.507

Abstract

The author conducted a study on the influence of LML Legacy missile simulation-based learning in improving the skills of trainees at the Army Air Defense Training Center (Pusdik Arhanud). The study uses a quantitative approach through simple linear regression analysis, and data were collected through documentation within Pusdik Arhanud. The results indicate that training using a simulator system directly contributes to improved shooting skills among trainees at Pusdik Arhanud. Measures implemented included enhancements to teaching methods, regular planning and implementation of simulator training programs, direct supervision of exercises, and provision of evaluations and feedback on training outcomes. The application of shooting drill techniques strengthened trainees’ technical understanding and operational readiness. Learning strategies encompassed maintaining accuracy training records, refining instructional methods, and conducting scenario-based exercises. Structured, scenario-driven simulation combined with ongoing evaluation improved both the technical and mental readiness of personnel to face combat scenarios using modern weapon systems. The findings indicate that LML Legacy missile simulation training has a significant positive effect on improving trainees’ skills at Pusdik Arhanud. Recommendations focus on developing a simulation-based curriculum, instructor training, and integration of supporting technologies to strengthen the combat readiness of air defense personnel.