cover
Contact Name
Adin Ariyanti Dewi
Contact Email
adinariyantidewi@uny.ac.id
Phone
+6285746876152
Journal Mail Official
jscepls22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society and Continuing Education
ISSN : 29874955     EISSN : 29876613     DOI : https://doi.org/10.21831
Journal of Society and Continuing Education. Journal periodically published three times in January, May, and September. Contains writings raised from the results of research and critical analysis studies in the fields of: 1. Non-formal Education 2. Community Empowerment 3. Social Innovation 4. Human Resource Development 5. Social Entrepreneurship 6. Informal Education 7. Internship and Training
Articles 85 Documents
Implementasi Program Desa Mandiri Melalui Inkubasi Usaha Konveksi Rumah Tangga di Desa Kalisana Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen Rita Nur Wahyuni; Iis Prasetyo
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i3.19093

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan implementasi program desa mandiri melalui inkubasi usaha konveksi rumah tangga di Desa Kalisana; 2) Mendeskripsikan peran faktor internal dan eksternal pada kegiatan inkubasi usaha konveksi rumah tangga dalam implementasi program desa mandiri di Desa Kalisana; 3) Mendeskripsikan keberhasilan inkubasi usaha konveksi rumah tangga dalam implementasi program desa mandiri di Desa Kalisana. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah Kelompok Usaha Konveksi Rumah Tangga (UKRT) Desa Kalisana Kecamatan Karangsambung Kabupaten Kebumen. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik purposive sampling yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan secara mendalam kepada pimpinan inkubator usaha konveksi rumah tangga dan anggota usaha (karyawan) sebagai informan utama dan perangkat Desa Kalisana sebagai informan pendukung. Wawancara dilakukan sebanyak 3 kali pada masing-masing subjek penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif dari Miles Huberman yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Teknik pengujian keabsahan data dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas data (credibility) yang mencakup perpanjangan pengamatan, triangulasi sumber dan teknik, serta member check kepada informan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program desa mandiri melalui inkubasi UKRT di Desa Kalisana terdiri dari (1) Komunikasi Interorganisasional; (2) Karakteristik Pelaksana; (3) Kondisi Sosial, Ekonomi, dan Politik; (4) Disposisi atau Sikap Pelaksana, sudah dilaksanakan dengan baik antara mitra usaha, agen pelaksana (inkubator), dan penerima manfaat kegiatan yaitu setiap anggota usaha UKRT. Kemudian pada implementasi program terdapat peranan faktor internal yaitu (1) Motivasi; (2) Pengalaman; dan (3) Kepribadian. Peranan faktor eksternal terdiri dari (1) Acaman Pendatang Baru/Pesaing; (2) Pemasok dan Mitra Usaha; (3) Pemerintah Desa; dan (4) Sosial Ekonomi. Sementara indikator keberhasilan UKRT adalah pada implementasi kegiatan berkelanjutan yang memiliki kontribusi positif sebagai upaya perwujudan desa mandiri. Demikian dampak adanya usaha konveksi rumah tangga terhadap masyarakat Desa Kalisana adalah (1) terjadi peningkatan penghasilan warga; (2) hubungan sosial semakin membaik; (3) adat budaya desa di junjung tinggi oleh masyarakat; (4) pendidikan kecakapan hidup; dan (5) peningkatan produktivitas warga.
Pengaruh Kepramukaan Perguruan Tinggi Terhadap Sikap Kepemimpinan di Kwartir Cabang Kota Yogyakarta Dini Azizah Muzdalifah
Journal of Society and Continuing Education Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v3i1.19352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh bina diri pada Kepramukaan Perguruan Tinggi terhadap sikap kepemimpinan bagi para anggota Pramuka Perguruan Tinggi di Kwartir Cabang Kota Yogyakarta; (2) mengetahui pengaruh bina satuan pada Kepramukaan Perguruan Tinggi terhadap sikap kepemimpinan bagi para anggota Pramuka Perguruan Tinggi di Kwartir Cabang Kota Yogyakarta; (3) mengetahui pengaruh bina masyarakat pada Kepramukaan Perguruan Tinggi terhadap sikap kepemimpinan bagi para anggota Pramuka Perguruan Tinggi di Kwartir Cabang Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian Ex post facto dan dilaksanakan di Kampus Perguruan Tinggi yang memiliki gugus depan Pramuka yang berada di Kwartir Cabang Kota Yogyakarta dengan jumlah populasi sebanyak 193 orang. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan angket. Angket dibagi menjadi 2 yaitu untuk mengungkap kepramukaan Perguruan Tinggi yang meliputi bina diri, bina satuan dan bina masyarakat dan sikap kepemimpinan. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji prasyarat berupa uji normalitas dan lineritas dan uji hipotesis dengan uji korelasi menggunakan rumus pearson product moment dengan bantuan program SPSS 25.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian dengan taraf signifikansi 5% dan rtabel = 0,146 diperoleh kesimpulan: (1) Terdapat pengaruh positif bina diri kepramukaan perguruan tinggi terhadap sikap kepemimpinan dengan nilai koefisien korelasi r sebesar 0,538. (2) Terdapat pengaruh positif bina satuan kepramukaan perguruan tinggi terhadap sikap kepemimpinan dengan nilai koefisien korelasi r sebesar 0,478. (3) Terdapat pengaruh positif bina masyarakat kepramukaan perguruan tinggi terhadap sikap kepemimpinan dengan nilai koefisien korelasi r sebesar 0,601.
Proses Kaderisasi Pengurus Karang Taruna (Studi Pada Karang Taruna Dipo Ratna Muda Desa Guwosari, Pajangan, Bantul) Kholilur Rahman
Journal of Society and Continuing Education Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v3i3.19434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kaderisasi pengurus Karang Taruna melalui, (1) Rekruitmen pengurus Karang Taruna, (2) Pendidikan dan pelatihan Karang Taruna. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek dari penelitian ini adalah pengurus Karang Taruna; Ketua serta Seksi humas dan kemitraan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu reduksi, display data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Rekruitmen pengurus Karang Taruna mencakup, (a) tahapan-tahapan rekruitmen; sosialisasi pendaftaran, pendaftaran, seleksi, pengumuman, pelantikan (b) proses rekruitmen mengikui tahapan-tahapan (c) sarana dan prasana yang digunakan dalam rekruitmen pengurus (2) Pendidikan dan pelatihan Karang Taruna untuk (a) anggota Karang Taruna dengan materi Kekarang Tarunaan dan komunikasi, (b) Pengurus Karang Taruna dengan materi Kekarang Tarunaan, Keorganisasian, komunikasi, kewirausahaan, advokasi (pendampingan), (c) sumber dana kegiatan didapat dari alokasi dana desa, usaha ekonomi produktif, markipat (f) evaluasi dilakukan setelah kegiatan selesai (e) faktor pendukung kegiatan; desa mendukung, kekompakkan anggota, kepercayaan masyarakat, factor penghambat; waktu, jadwal anggota berbenturan dengan kegiatan lain.
Peran Organisasi Wahana Kesejahteraan Sosial Berbasis Masyarakat (WKSBM) Sehat Sejahtera Dalam Mengatasi Kemiskinan Di Dusun Kunden, Sendangsari, Pajangan, Bantul Anis Hariyanisyah; Tristanti Tristanti
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i2.19067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran WKSBM Sehat Sejahtera dalam mengatasi kemiskinan di Dusun Kunden, Sendangsari, Pajangan, Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: 1. Kondisi ekonomi didusun Kunden berada pada tingkatan menengah kebawah dengan faktor penyebab yaitu: a. Riwayat pendidikan, b. Minimnya fasilitas umum, c. Kurangnya maksimalnya daya serap usia produktif, d. Faktor kultural atau masih kurangnya motivasi warga untuk segera bangkit dan meningkatkan kesejahteraan dan kurangnya jiwa wirausaha sehingga, memerlukan adanya upaya pengentasan ekonomi. 2. Kondisi WKSBM Sehat Sejahtera pada saat ini sedang terkendala karena adanya pandemi Covid-19. Kebijakan pemerintah akibat dampak adanyapandemi Covid-19 menjadi faktor eksternal yang menjadi kendala WKSBM saat ini dalam menjalankan program-programnya.3. Peran WKSBM Sehat Sejahtera diwujudkan melalui program kerja WKSBM Sehat Sejahtera dan dapat dijadikan salah satu potensi upaya pengentasan kemiskinan di dusun Kunden.
Implementasi Program Bimbingan Keterampilan Menjahit di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Yogyakarta Elmiani Elmiani
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i3.19311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pelaksanaan program bimbingan keterampilan menjahit di BPRSW Yogyakarta, (2) kegiatan program bimbingan yang dilakukan untuk menumbuhkan motivasi berwirausaha di BPRSW Yogyakarta, (3) motivasi berwirausaha warga binaan program bimbingan keterampilan menjahit di BPRSW Yogyakarta, (4) faktor pendukung dan penghambat dalam upaya menumbuhkan motivasi berwirausaha warga binaan program bimbingan keterampilan menjahit di BPRSW Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola, pekerja sosial, instruktur, dan warga binaan program bimbingan keterampilan menjahit. Setting penelitian ini adalah BPRSW Yogyakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan program bimbingan keterampilan menjahit di BPRSW Yogyakarta telah sesuai dengan tujuan program yang diharapkan yaitu warga binaan dapat menguasai keterampilan menjahit, membordir, membuat pernak-pernik, dan mendesain serta mampu memanfaatkan keterampilan/keahlian yang diperoleh dari program pelatihan yang diberikan sebagai bekal hidup dalam bermasyarakat dan tidak terjerumus dengan cara pemenuhan kebutuhan hidup yang salah. (2) kegiatan program bimbingan yang dilakukan untuk menumbuhkan motivasi berwirausaha di BPRSW Yogyakarta yaitu meliputi kegiatan field study (kunjungan lapangan), PKL/PBK (Praktek Belajar Kerja), dan program sertifikasi alumni. (3) motivasi berwirausaha warga binaan program bimbingan keterampilan menjahit di BPRSW Yogyakarta terlihat dari keinginan diri untuk cepat menyelesaikan study menjahit, selalu bersemangat dalam mengerjakan tugas, adanya modal kerja berupa peralatan yang sesuai dengan jurusan yang telah diikuti pada saat program sertifikasi, kebutuhan pakaian layak pakai di masyarakat menjadi pendukung adanya wirausaha menjahit. (4) faktor pendukung dalam menumbuhkan motivasi berwirausaha dipengaruhi oleh faktor diri sendiri dan lingkungan sosialnya, sedangkan faktor penghambat berasal dari permasalahan sosial yang dihadapi warga binaan.
Pelaksanaan Pembinaan Mantan Preman Di Pondok Pesantren Al Hasani Siti Qorinah
Journal of Society and Continuing Education Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v1i1.19059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan mantan preman di Pondok Pesantren Al Hasani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penentuan subjek penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah limaorang yaitu pengasuh pondok pesantren dan 4 warga belajar yang berlatarbelakang mantan preman. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Penelitian ini menggunakan keabsahan data dengan trianggulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan pembinaan mantan preman di Pondok Pesantren Al Hasani mencakup aspek-aspek sasaran, pendekatan, dan metode didalam pembinaan, (2) proses belajar mantan preman meliputi motivasi mantan preman dalam mengikuti pembinaan, materi yang dipelajari dalam proses belajar, dan kesulitan yang dihadapi, (3) terdapat perubahan sikap dan perilaku positif pada mantan preman terhadap Tuhannya, dirinya sendiri, dan lingkungan disekitarnya.
Strategi Kader dalam Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras Kampung Tejokusuman Shinta Nur Afifarachma
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i2.19459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Strategi kader dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras, (2) Faktor pendukung dan penghambat kader dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia di Posyandu Lansia Ngudi Waras. Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yaitu (1) Strategi kader dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia yaitu kader berupaya dengan terpenuhinya 3 indikator kesejahteraan sosial lansia yaitu kebutuhan fisik: pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT), senam, serta pemeriksaan kesehatan. Kebutuhan psikologis: motivasi, penyuluhan ataupun sosialisasi, berbagi pengalaman, kunjungan wisata. Kebutuhan sosial: silaturahmi dengan strategi yang berbeda-beda di setiap upaya pemenuhan kebutuhan (2) Faktor pendukung dalam meningkatkan kesejahteraan sosial lansia adalah sumber daya manusia, dana yang memadai, sarana prasarana yang mencukupi. Faktor penghambatnya yaitu tidak semua lansia dapat menghadiri kegiatan posyandu lansia, tensimeter digital yang tidak akurat.
Motivasi Belajar Peserta Diduk Kejar Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Sleman Aisyah Febriana Arisnawati
Journal of Society and Continuing Education Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v2i2.19194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) motivasi belajar peserta didik kejar paket B di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Sleman adalah variatif. Motivasi dapat digambarkan melalui indikator motivasi, kehadiran peserta didik yang cukup rendah, kesempatan belajar dirumah digunakan oleh peserta didik untuk mengerjakan tugas/PR yang diberikan oleh pamong belajar. Sikap peserta didik yang beragam yang ditunjukkan dari sikap aktif bertanya dan pasif dalam pembelajaran. Semangat peserta didik yang berbeda-beda. Keinginan untuk berprestasi dimiliki oleh beberapa peserta didik. Kemandirian dalam belajar peserta didik yang memanfaatkan layanan internet, bantuan keluarga, dan memamfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh SKB Sleman. (2) faktor yang mempengaruhi motivasi belajar peserta didik adalah faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor intrinsik yang mempengaruhi adalah minat, cita-cita, dan kondisi peserta didik. Sedangkan faktor ekstrinsik adalah dorongan orang tua, pujian, peran pamong belajar, fasilitas yang dimiliki SKB, kondisi lingkungan, teman sebaya dan adanya imbalan ijzah yang akan diterima.
Partisipasi Organisasi Gerakan Pemuda Ansor Dalam Kegiatan Kemasyarakatan di Desa Bringin Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang Muharom Ari Prasetyo
Journal of Society and Continuing Education Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v3i2.19425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan bagaimana partisipasi organisasi Gerakan Pemuda (GP) Ansor Ranting Bringin kabupaten Magelang dalam kegiatan kemasyarakatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Deskriptif adalah pendekatan yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta, atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat mengenai sifat-sifat populasi maupun daerah tertentu. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini ialah GP Ansor sebgai gerakan kepemudaan memiliki berbagai program kegiatan berbasis masyarakat berupa kegiatan sosial keagamaan seperti pengajian selapanan ahad legi, arisan motor, pengobatan gratis berkerjasama dengan PPNI Kabupaten Magelang dengan rumah sakit Patma Lalita dan keamanan dalam kegiatan peringatan hari besar seperti idul fitri dan kemerdekaan RI. GP Ansor memiliki Barisan Ansor Serba Guna (BANSER) dalam melaksanakan kegiatan keamanan dan kebencanaan. Partisipasi GP Ansor dalam kegiatan kemasyarakat dengan cara menjalankan kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat, yang didukung oleh para tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat. Sementara itu, kendala yang mempengaruhi GP Ansor berupa masalah pendanaan dan kesibukan anggota.
Keterlibatan Orang Tua pada Pendidikan Anak dalam Pelaksanaan Program Parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma UPT SPNF SKB Kota Yogyakarta Devie Fauziah
Journal of Society and Continuing Education Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v4i1.19453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: 1) keterlibatan orang tua pada pendidikan anak dalam pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma; 2) bentuk keterlibatan orang tua pada pendidikan anak; 3) faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma; 4) hasil pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah ketua penyelenggara, narasumber program parenting, dan orang tua peserta didik yang terlibat langsung dalam kegiatan parenting. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data penelitian dilakukan dengan menggunakan trianggulasi sumber. Hasil peneltitan menunjukkan bahwa 1) keterlibatan orang tua pada pendidikan anak dalam pelaksanaan program parenting di Kelompok Bermain (KB) Salma dilakukan melalui tiga tahap, yaitu a) tahap persiapan; b) tahap pelaksanaan pembelajaran; c) tahap evaluasi dan monitoring; 2) bentuk keterlibatan orang tua pada pendidikan anak dalam pelaksanaan program parenting di KB Salma antara lain a) keterlibatan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak; b) keterlibatan orang tua dalam pembuatan Alat Permainan Edukatif; c) keterlibatan orang tua dalam pembuatan makanan sehat dan bergizi; d) keterlibatan orang tua dalam kegiatan wisata anak atau minitrip; 3) faktor pendukung pelaksanaan program parenting adalah a) antusiasme setiap orang tua; b) sarana dan prasarana yang lengkap; c) narasumber yang berkompeten; d) materi yang sesuai dengan kebutuhan; e) serta kekompakan antar orang tua dengan penyelenggara program parenting. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu a) kesadaran orang tua terhadap program parenting masih kurang; b) kedatangan orang tua peserta program parenting yang kurang tepat waktu; c) ruangan yang belum memadai; 4) hasil dari pelaksanaan program parenting yaitu: a) orang tua dapat memiliki pemahaman yang baik tentang tumbuh kembang anak, b) hasil dari program parenting telah diterapkan oleh orang tua di rumah, c) manfaat positif bagi pendidikan anak, yaitu anak akan tumbuh dengan sehat dalam pola asuh yang baik sehingga pembelajaran yang dicapai anak lebih maksimal.