cover
Contact Name
Adin Ariyanti Dewi
Contact Email
adinariyantidewi@uny.ac.id
Phone
+6285746876152
Journal Mail Official
jscepls22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Society and Continuing Education
ISSN : 29874955     EISSN : 29876613     DOI : https://doi.org/10.21831
Journal of Society and Continuing Education. Journal periodically published three times in January, May, and September. Contains writings raised from the results of research and critical analysis studies in the fields of: 1. Non-formal Education 2. Community Empowerment 3. Social Innovation 4. Human Resource Development 5. Social Entrepreneurship 6. Informal Education 7. Internship and Training
Articles 85 Documents
Optimalisasi Pengelolaan Kursus Menjahit Di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri Adriyani, Ailsa
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i2.21855

Abstract

Efektivitas dari kursus menjahit di suatu pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) sangat ditentukan oleh pengelolaanya yang optimal. Pengelolaan kursus menjahit di PKBM yang dimaksud meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana pengelolaan kursus menjahit di PKBM di daerah Bantul, yaitu PKBM Mandiri. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa optimalisasi pengelolaan kusus menjahit di PKBM Mandiri dapat dipengaruhi oleh beragam faktor, antara lain kejelasan struktur kepengurusan PKBM, analisis kebutuhan peserta kursus, keteraturan jadwal dan materi khusus, ketersediaan fasilitas memadai dan evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan kursus menjahit.
Pelaksanaan Program Muhadharah sebagai Sarana Mengembangkan Kemampuan Public Speaking Santri di Pondok Pesantren ‘Ora Aji’ Tundan, Kalasan, Sleman Setiawati, Tri
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i1.20847

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Mendeskripsikan pelaksanaan program muhadharah sebagai sarana mengembangkan kemampuan public speaking santri di Pondok Pesantren Ora Aji, (2) mendeskripsikan hasil pelaksanaan program muhadharah dalam mengembangkan kemampuan public speaking santri di Pondok Pesantren Ora Aji, (3) mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program muhadharah sebagai sarana mengembangkan kemampuan public speaking santri di Pondok Pesantren Ora Aji. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah Ketua Lurah, Pendamping santri, ketua muhadharah, anggota muhadharah, dan masyarakat. Penentuan subyek dilakukan dengan purposive sampling, yaitu menetukan sumber data dengan pertimbangan tertentu. teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) implementasi program muhadharah a) perencanaan yang dilakukan dengan pembuatan jadwal muhadharah, menentukan tema muhadharah, membuat dan mengoreksi teks pidato melalui kegiatan Ceramah, Khutbah, Puisi, Percakapan (2) Hasil pelaksanaan program Muhadharah: terciptanya kemandirian santri dalam menjalankan program muhadharah, meningkatnya juru dakwah yang berkompeten, serta pengetahuan santri akan public speaking semakin luas. (3) Faktor pendukung : adanya alat dan fasilitas, adanya bantuan dari pengasuh untuk menjalankan program dengan baik, adanya kesempatan bagi santri untuk mengimplementasikan di masyarakat. Faktor penghambat : kurangnya persiapan, grogi, kurangnya apresiasi dan dukungan dari anggota program muhadharah.
Inovasi Revitalisasi Mitra Keluarga Pada Program Diklat Pencegahan Stunting di Yogyakarta Calista, Ninda
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i2.18789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak adanya inovasi revitalisasi mita keluarga pada program diklat pencegahan stunting yang terdapat di Yogyakarta yang sudah diterapkan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualiatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus yang bertujuan mengetahui suatu kejadian pada kegiatan inovasi revitalisasi mk untuk program diklat pencegahan stunting yang sudah terjadi secara sistematis khusunya pada wilayah yang disasar balai kota Yogyakarta yaitu kemantren kota Yogyakarta. Dengan memperoleh hasil penelitian melalui langkah yang dilakukan oleh dp3ap2kb menerapkan revitaliasi mitra keluarga tujuannya agar terdapat perubahan yang semakin berdampak baik pada masyarakat khusunya masyarakat Yogyakarta, kegiatan ini dilakukan dengan pembentukan konselor ditingkat RW dengan menggunakan kader PKK atau pembinaan kesejahteraan keluarga yang akan diberi pembekalan diri untuk menjadi konselor agar dapat membina masyarakat dengan tepat. Kegiatan program diklat pencegahan stunting berjalan sesuai dengan rencana dengan terciptanya konselor sebaya dengan harapan dapat menurunkan akan stunting.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta Khasanah, Septiani Nur
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i1.20848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang: (1) kegiatan pengembangan Desa Wisata Pulesari, (2) partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari, (3) faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) kegiatan pengembangan Desa Wisata Pulesari meliputi obyek dan daya tarik wisata, prasarana wisata, sarana wisata, tata laksana/infrastruktur, dan masyarakat/lingkungan sosial, (2) terdapat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari namun belum berjalan secara maksimal. Partisipasi tersebut terdiri dari bentuk partisipasi dan jenis partisipasi. Dalam bentuk partisipasi, yang dilakukan oleh masyarakat Desa Wisata Pulesari yaitu (a) terdapat partisipasi dalam bentuk buah pikiran oleh masyarakat desa, (b) partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga telah dilakukan masyarakat dalam setiap kegiatan, (c) partisipasi dalam bentuk harta benda telah dilakukan oleh masyarakat, (d) partisipasi dalam bentuk keterampilan belum dilakukan secara maksimal, (e) partisipasi dalam bentuk sosial telah dilakukan oleh masyarakat. Dalam jenis partisipasi, yang dilakukan oleh masyarakat adalah (a) partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan belum dilakukan secara maksimal, (b) partisipasi dalam pelaksanaan, masyarakat telah terlibat dalam kegiatan wisata, (c) partisipasi dalam pengambilan manfaat dengan memperoleh keuntungan financial, (d) partisipasi dalam evaluasi dilakukan secara intern dan ekstern. (3) faktor pendukung partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari antara lain : sumber daya alam, kesadaran masyarakat, dan terbukanya lapangan pekerjaan. Sedangkan faktor penghambatnya antara lain: adanya rasa minder, kecemburuan sosial, kesibukan masyarakat dan adanya salah paham.
Pengelolaan Diklat pada Tim Pendamping Keluarga dalam Pencegahan Stunting di BKKBN DIY Rahmawati, Mufidatun Dhani; Dewi, Adin Ariyanti; Kusumawardani, Erma
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i2.21849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Diklat Pada Tim Pendamping Keluarga dalam pencegahan stunting di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Metode penelitian dalam penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Permasalahan ada pada fokus yaitu Efektivitas Pengelolaan Diklat pada Pusdiklat Kependudukan dan Keluarga Berencana di BKKBN DIY. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian ini staf penyelenggara diklat dan sub koor program kerja di bidang pendidikan dan pelatihan di BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukan 1) perencanaan diklat pada Tim Pendamping Keluarga (TPK) di BKKBN DIY meliputi analisis kebutuhan diklat, merumuskan tujuan diklat, menyusun rencana pelatihan, penyusunan bahan ajar, penggunaan media pembelajaran, dan pengorganisasian 2) pelaksanaan diklat yang dilakukan pada Tim Pendamping Keluarga meliputi tugas Tim Pendamping Keluarga yaitu melakukan pendampingan terhadap keluarga yang memiliki kerawanan terhadap stunting, penggunaan aplikasi Elsimil sebagai media atau bahan ajar yang digunakan untuk membantu proses pendampingan, Tim Pendamping keluarga bersama Penyuluh KB menggunakan media Poster Penting sebagai alat pemantauan tinggi badan dan tiga pesan kunci mengenai stunting, serta mekanisme dan langkah kerja Tim Pendamping Keluarga. 3) evaluasi diklat pada Tim Pendamping Keluarga meliputi peningkatan kemampuan TPK dalam melakukan pendampingan di lapangan, kemampuan mengaitkan materi diklat untuk menunjang tugas pendampingan, dan perubahan perilaku sampai kepada perilaku sasaran yang didampingi.
Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) Berbasis Sumber Daya Alam di Dusun Ngaseman Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo Widaryani, Widaryani; Tohani, Entoh
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i1.20849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemberdayaan perempuan, hasil pelaksanaan pemberdayaan perempuan, faktor penghambat pemberdayaan perempuan KWT Sri Kanthil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pemberdayaan perempuan melalui KWT Sri Kanthil terdiri dari, ketercapaian tujuan dari segi manfaat anggota memiliki keterampilan, anggota mampu membuka peluang usaha, anggota KWT menjadi lebih aktif berpartisipasi pada kelompok, perbaikan peran dan status anggota KWT mampu mengembangkan peluang usaha, dari segi kemandirian anggota KWT pada bidang produksi/pengolahan hasil tani, bercocok tanam, dan pengolahan. Faktor penghambat dan cara mengatasi, faktor penghambat meliputi: rendahnya kesadaran anggota, ketersediaan peluang pasar, kurangnya motivasi, diperlukan revitalisasi kepengurusan, dan cara mengatasi meliputi: mencari peluang dibidang pemasaran, memberikan motivasi kepada anggota KWT Sri Kanthil, manajemen diri, peningkatan kesadaran, dan keterampilan, mobilisasi sumber daya, pembangunan dan pengembangan jejaring
Pelaksanaan Pelatihan Tata Busana di PKBM Mandiri Kretek Bantul Ariyanti, Nindi
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i2.21852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan pelatihan tata busana bagi para ibu rumah tangga anggota PKH di PKBM Mandiri Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini yaitu peserta pelatihan program tata busana, instruktur, serta pendamping program pelatihan. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan melaui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program pelatihan dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan bersama antara peserta pelatihan dan instruktur setiap hari Senin-Jum’at dengan waktu pelaksanaan pukul 09.00-11.00 atau 14.00-16.00. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktek. Materi yang diberikan PKBM Mandiri adalah pengenalan alat dan bahan, pembuatan pola, dan menjahit dengan mesin. Instruktur pelatihan tata busana memiliki background pendidikan yang selinear dengan program pelatihan.
Pelaksanaan Bimbingan Kewirausahaan dalam Program Rehabilitasi Wanita Rawan Sosial Ekonomi di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Wanita (BPRSW) Yogyakarta Agustiani, Rizky
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i1.20850

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan kewirausahaan dalam program rehabilitasi wanita rawan sosial ekonomi di BPRSW Yogyakarta, (2) Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan bimbingan kewirausahaan dalam program rehabilitasi wanita rawan sosial ekonomi di BPRSW Yogyakarta. Pendekatan penelitian adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pengelola, instruktur, dan wanita rawan sosial ekonomi yang menjadi warga binaan program bimbingan kewirausahaan di BPRSW Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan display data, reduksi data dan pengambilan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tahap pelaksanaan bimbingan kewirausahaan meliputi (a) tahap perencanaan, (b) tahap pelaksanaan bimbingan kewirausahaan (c) evaluasi harian dan evaluasi setiap tiga bulan sekali. (2) Dampak program bimbingan kewirausahaan yaitu bertambahnya pengetahuan dan keterampilan bagi warga binaan, (3) Faktor pendukung program meliputi kondisi lingkungan yang kondusif, tersediannya sarana prasarana yang memadai. Faktor penghambat program adalah tidak semua warga binaan aktif mengikuti bimbingan, konflik dengan teman, kemampuan warga binaan yang berbeda-beda
Proses Diklat 3in1 pada Program Pelatihan Menjahit WBP Lapas Kerobokan di BDI Yogyakarta Fachriza, Rizka Aulia
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i2.21853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses diklat 3 in 1 yang dilaksanakan pada program pelatihan berbasis kompetensi menjahit garmen oleh warga binaan permasyarakatan Lapas Kerobokan di Balai Diklat Industri Yogyakarta. Pelatihan yang dilakukan oleh Balai Diklat Industri (BDI) menggunakan sistem three in one atau dapat disingkat 3 in 1, yaitu berupa pelatihan, sertifikasi kompetensi dan penempatan kerja. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan kurikulum dan modul yang mengacu pada kebutuhan industri agar terbentuk link and match antara lembaga pelatihan dengan perusahaan industri untuk menghasilkan lulusan pelatihan yang kompeten dan siap kerja. Pada akhir pelatihan dilakukan sertifikasi kompetensi terhadap peserta pelatihan, yang bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan pelatihan telah kompeten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan menyajikan menggambarkan hasil data yang diperoleh dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang akan digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan Target/sasarannya yaitu penyelenggara diklat pada Balai Diklat Industri Yogyakarta. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri dengan pedoman wawancara.
Pelaksanaan Pendidikan Luar Sekolah melalui Kegiatan Karya Wisata dalam Menumbuhkan Nilai Karakter Rasa Ingin Tahu dan Komunikatif di Kebun Raya Kebun Binatang (KRKB) Gembira Loka Yogyakarta Bayu, Chandra Trisna
Journal of Society and Continuing Education Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jsce.v5i1.20853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Pelaksanaan pendidikan luar sekolah melalui kegiatan karya wisata dalam menumbuhkan rasa ingin tahu dan komunikatif di KRKB Gembira Loka Yogyakarta, 2) Faktor pendukung dan penghambat kegiatan karya wisata dalam menumbuhkan rasa ingin tahu dan komunikatif di KRKB Gembira Loka Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian yaitu bagian Pendidikan, pemandu program, dan guru pendamping. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan metode interaktif yang meliputi: pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa: 1) pelaksanaan kegiatan karya wisata dalam menumbuhkan rasa ingin tahu dan komunikatif di KRKB Gembira Loka, yaitu berupa: kegiatan karya wisata pada program pembelajran luar sekolah yang dimulai dari Penyambutan, bina suasana, tour the zoo, feeding time, hingga recalling. Adapun indikator dari rasa ingin tahu diantaranya; bertanya, membaca, dan berdiskusi. Sedangkan idnikator dari komunikatif diantaranya; senang belajar bersama, mampu bekerjasama, aktif dan senang berinteraksi. Dari kesluruhan indikator terkait dengan rasa ingin tahu dan komunikatif dapat ditemukan pada penelitian ini. 2) Faktor pendukung kegiatan karya wisata dalam menumbuhkan rasa ingin tahu dan komunikatif adalah sarana prasarana yang dimiliki oleh KRKB Gembira Loka, peserta kegiatan karya wisata yang rata-rata usia TK sampai SD yang pada usia tersebut anak-anak memiliki rasa ingin tahu dan senang berinteraksi, dan program pembelajaran luar sekolah yang dapat menjadi faktor pendukung. Faktor penghambat kegiatan karya wisata dalam menumbuhkan rasa ingin tahu dan komunikatif berasal dari kualitas dan kuantitas pemandu program pembelajaran luar sekolah yang belum memadai, adanya pihak sekolah yang tidak mematuhi peraturan dari program pembelajaran luar sekolah.