cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Geosains West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29867010     EISSN : 29857171     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geosains West Science di kelola baik oleh West Science Press merupakan terbitan karya tulis ilmiah berkala yang berfokus pada hasil penelitian asli dan penelaahan terbaru di bidang geosains dan Pengindraan jauh.
Articles 93 Documents
Peran Geopark dalam Pelestarian Geodiversitas dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Nofirman, Nofirman; Azwar, Edy
Jurnal Geosains West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v3i01.2049

Abstract

Geopark memainkan peran penting dalam mempromosikan konservasi keanekaragaman hayati dan memberdayakan ekonomi lokal, yang merupakan perwujudan dari prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi peran ganda tersebut, dengan menggunakan data dari lima informan kunci yang mewakili pengelola geopark, perwakilan pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Analisis data melalui NVIVO mengungkap tiga tema utama: strategi konservasi keanekaragaman hayati, inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal, dan tantangan dalam mencapai keseimbangan antara kedua tujuan tersebut. Temuan-temuan tersebut menyoroti praktik-praktik konservasi yang efektif, seperti restorasi habitat dan pendidikan lingkungan, di samping manfaat ekonomi seperti penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas. Namun, berbagai tantangan, termasuk konflik antara konservasi dan pembangunan, serta distribusi manfaat yang tidak merata, menghambat realisasi potensi geopark secara penuh. Dengan mengatasi isu-isu ini melalui tata kelola partisipatif dan kebijakan yang inklusif, geopark dapat meningkatkan perannya sebagai model pembangunan berkelanjutan.
Penggunaan EV sebagai Solusi Lingkungan dalam Mengurangi Ketergantungan pada Bahan Bakar Fosil Judijanto, Loso; Haryanti, Titik
Jurnal Geosains West Science Vol 3 No 01 (2025): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v3i01.2050

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran kendaraan listrik (EV) sebagai solusi lingkungan untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil, dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan lima informan kunci, termasuk pembuat kebijakan, pakar industri, aktivis lingkungan, perwakilan produsen kendaraan listrik, dan konsumen kendaraan listrik. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak NVIVO, mengungkapkan manfaat lingkungan yang substansial dari mobil listrik, seperti pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas udara. Namun, beberapa hambatan diidentifikasi, termasuk biaya awal yang tinggi, infrastruktur pengisian daya yang terbatas, dan skeptisisme konsumen. Kebijakan dan insentif pemerintah, meskipun sudah ada, dianggap tidak cukup untuk mendorong adopsi massal. Temuan-temuan tersebut menunjukkan bahwa untuk mengatasi tantangan-tantangan ini diperlukan pendekatan holistik yang melibatkan peningkatan insentif keuangan, pembangunan infrastruktur, dan kemitraan publik-swasta. Studi ini berkontribusi dalam memahami dinamika adopsi kendaraan listrik di Indonesia dan menawarkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti untuk mendorong transportasi yang berkelanjutan.
Dinamika Perubahan Land Use dan Land Cover Kota Solok Berbasis Cloud Computing Frananda, Hendry; Febriyenti, Indah
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i01.3030

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya di Kota Solok sehingga mempengaruhi perubahan LULC Kota Solok. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan klasifikasi LULC dan melihat dinamika perubahan dari tahun 2017 -2025 di Kota Solok dan memprediksi LULC Kota Solok tahun 2030. Klasifikasi LULC dijalankan dengan memanfaatkan teknologi Cloud Computing yaitu Google Earth Engine menggunakan Citra Satelit Sentinel-2A, lalu dianalisis menggunakan metode Supervised Classification dengan algoritma Random Forest tahun 2017 hingga 2025. Prediksi LULC dilakukan dengan metode (CA–ANN) Cellular Automata–Artificial Neural Network yang dijalankan menggunakan plugin Mollusce pada aplikasi QGIS. Hasil analisis menunjukan jika Land Use dan Land Cover selama periode 2017 hingga 2025 mengalami kenaikan penurunan sehingga model prediksi sedikit kesulitan dalam membaca pola perubahan klasifikasi juga menujukan jika kelas vegetasi memiliki luas tertinggi baik dari tahun 2017 sampai prediksi 2030, yang menandakan jika kondisi vegetasi Kota Solok cukup baik. Penelitian ini menggunakan Kombinasi perubahan Land Use dan Land Cover dan pemodelan prediksi Land Use dan Land Cover tahun 2017 dan tahun terbaru yaitu 2025 yang belum pernah diterapkan penelitian sebelumya.
IMPLEMENTASI HEC RAS DAN LIDAR UNTUK PEMETAANGENANGGAN BANJIR DI LEMBAH ANAI, SUMATERA BARAT, INDONESIA Firdaus, Firdaus; Ramadhan, Riski; daus, fir
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i01.3083

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi parameter yang mempengaruhi pemetaan genangan banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Lembah Anai guna memastikan keakuratan model, serta  menyusun pola genangan aliran banjir menggunakan metode pemodelan hidrodinamika HEC-RAS 2D. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan spasial-hidraulis yang memadukan analisis data geospasial berbasis LiDAR dan simulasi aliran banjir dengan konsep unsteady flow. Data LiDAR digunakan untuk menghasilkan Digital Elevation Model (DEM) resolusi 0,5 m dengan kepadatan point cloud 377 titik/m² dan akurasi posisi sangat tinggi (RMSE 0,005–0,006 m). Hasil analisis hidrologi menunjukkan koefisien limpasan sebesar 0,028, intensitas hujan 39,104 mm/jam, dan debit puncak 232,900 m³/detik dengan waktu menuju puncak 8,99 jam. Simulasi HEC-RAS 2D memperlihatkan distribusi genangan banjir dengan tiga kategori kedalaman, yaitu rendah (0–0,75 m), sedang (0,76–1,50 m), dan tinggi (>1,50 m). Area genangan dominan berada di sepanjang alur sungai utama dengan luas genangan maksimum 1,341 ha saat debit menurun. Hasil ini menunjukkan integrasi data LiDAR beresolusi tinggi dengan HEC-RAS mampu memberikan representasi spasial genangan yang presisi dan bermanfaat untuk perencanaan mitigasi banjir di Lembah Anai.
Pemetaan Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Permukiman di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang Tahun 2015-2025 Frananda, Hendry; Quyyum, Putri
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i01.2901

Abstract

Kecamatan Koto Tangah, yang merupakan kecamatan terluas di kota Padang, menjadi kawasan pembangunan permukiman baru karena ketersediaan lahan yang masih relatif luas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui luas perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman di Kecamatan Kota Tangah Kota Padang tahun 2015-2025; (2) mengetahui arah perkembangan permukiman di Kecamatan Koto Tangah tahun 2015 dan tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Supervised Classification dengan algoritma Maximum Likelihood Classification (MLC). Data berupa citra Sentinel-2 tahun 2015 dan citra PlanetScope tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan pertanian mengalami penurunan seluas 293.99 Ha. Luas lahan permukiman mengalami peningkatan seluas 2302.83 Ha. Sehingga perubahan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman di Kecamatan Koto Tangah mengalami perubahan yang signifikan. Arah perkembangan permukiman di Kecamatan Koto Tangah cenderung mengarah ke bagian Utara dan Timur. Hal ini terlihat dari bertambahnya area terbangun.
Distribusi Spasial Pariwisata Eksisting dan Potensial di Kawasan Dieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Lucky Anggi; Asta Oktriawan
Jurnal Geosains West Science Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terdapat dua jenis pariwisata yang ada di Dieng yaitu pariwisata eksisting dan potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis distribusi pariwisata baik potensial maupun eksisting di Kawasan Dieng. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif untuk dapat menggambarkan distribusi pariwisata yang ada di Kecamatan Kejajar. Analisis deskriptif diawali dengan melakukan wawancara mendalam (indepth interview) tokoh-tokoh kunci di setiap desa yang termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Kejajar. Hasil wawancara dipetakan menggunakan bantuan software ArcGIS 10.1 untuk mengetahui distribusi spasial pariwisata di Kecamatan Kejajar. Potensi wisata baik alam, edukasi, budaya, pertanian, maupun artifisial yang lain belum tergali dengan maksimal. Belum maksimalnya koordinasi antara pemerintah, masyarakat, instansi terkait dan pihak swasta menjadikan belum adanya rencana strategis berkelanjutan terkait dengan pengembangan obyek wisata. Terdapat banyak lokasi yang ada di Kecamatan Kejajar yang berpotensi sebagai obyek wisata namun belum berkembang. Aksesibilitas merupakan hambatan paling dominan yang menjadikan lokasi wisata di Kawasan wisata Dieng yang belum berkembang. Kesejahteraan manusia merupakan satu tujuan pokok yang akan terbentuk dengan adanya koordinasi mantap dari keempat belah pihak.
Persepsi Masyarakat dan Wisatawan Tentang Kondisi Kawasan Wisata Dieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Prima Dini Indria; M. Fikri Rizal
Jurnal Geosains West Science Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dieng memiliki kekhasan kondisi geomorfologi yang menghasilkan panorama alam yang indah. Hal itu menjadikan Dieng sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Provinsi Jawa Tengah. Keberadaan kawasan wisata di Dieng banyak dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi masyarakat dan wisatawan mengenai keberadaan kawasan wisata di Dieng. Penduduk Dieng yang mayoritas memiliki pekerjaan utama sebagai petani kentang mulai membuka usaha-usaha di sekitar objek wisata. Hasil dari pekerjaan sampingan tersebut cukup besar, mayoritas bisa mendapatkan penghasilan tambahan hingga lebih dari Rp 1.000.000,00. Jumlah tersebut tidak lepas dari banyaknya wisatawan yang berkunjung di Dieng setiap tahunnya. Wisatawan sendiri berpendapat bahwa sektor pariwisata di Dieng masih dapat dikembangkan karena kekakayaan alam, hayati, dan budaya yang dimiliki daerah Dieng. Di sisi lain, adanya perkembangan di sector pariwisata juga diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi lingkungan Dieng.
Strategi Pengembangan Pariwisata Kawasan Dieng Kejajar Wonosobo Meidawati rahayuningsih; Yuni Herlina Wati
Jurnal Geosains West Science Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dieng, Kabupaten Wonosobo sebagai kawasan hasil proses vulkanik dengan berbagai panorama indah yang sangat berpotensi untuk pengembangan pariwisata. Berdasarkan hasil survey di 14 Desa Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo tercatat 37 Obyek wisata yang belum dikembangkan, dan hanya 4 obyek yang sudah dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun strategi pengembangan obyek wisata Kawasan Dieng, sehingga dapat berkelanjutan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah maupun dalam skala masyarakat daerah berupa peningkatan taraf hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari hasil survey, wawancara dengan wisatawan, dan mendalam dengan instansi beserta masyarakat. Kelemahan yang sangat menonjol pada pengembangan pariwisata Dieng adalah aksesibilitas dan masih kurangnya promosi baik melalui media cetak maupun media elektronik. Sumberdaya manusia di kawasan Dieng juga menjadi bagian dari penghambat pembangunan pariwisata Dieng. Strategi yang diusulkan adalah meningkatkan kualitas SDM masyarakat lokal ,melakukan perbaikan dan pelebaran jalan menuju obyek wisata, mengembangkan wisata yang belum dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata, meningkatkan investasi melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap masyrakat sekitar, dan meningkatkan promosi intensif.
Transformasi Pertanian Sebagai Upaya Pengurangan Degradasi Lingkungan Serta Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Desa Surengede Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Abdul Hamid; Rona Jelita Maharani
Jurnal Geosains West Science Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena peralihan sistem pertanian yang ada Desa Surengede Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Penilitian ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada informan kunci, yaitu Kepala Desa Surengede. Pengambilan data lainnya dilakukan melalui observasi lapangan dan penggunaan data dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian petani di Desa Surengede telah melakukan transformasi cara bertani dari cara konvensional dalam menanam kentang di lahan terbuka ke cara pertanian dengan menggunakan rumah kaca serta aktivitas peternakan domba. Transformasi ini telah berhasil mengurangi degradasi lingkungan serta berhasil meningkatkan perekonomian petani terkait. Cara pertanian dengan rumah kaca juga potensial untuk dikembangkan menjadi agroindustri dan agrowisata.
Analisis Penawaran dan Permintaan Wisata Kawasan Dieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Jaziela Muslihatunnisa; Yusuf Iskandar
Jurnal Geosains West Science Vol 1 No 01 (2023): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dieng berkembang menjadi kawasan wisata yang berdaya saing tinggi. Dieng memiliki keunggulan yang bersifat unik dan khas. Keunikan dan kekhasan berkaitan dengan keadaan alam dan budaya. Namun Dieng memiliki berbagai permasalahan disamping keunggulan yang dimilikinya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komponen penawaran dan permintaan wisata di kawasan Dieng Kejajar Wonosobo, serta mengetahui kesesuaian antara penawaran dan permintaan wisata di kawasan Dieng Kejajar Wonosobo. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui komponen penawaran dan permintaan wisata. Analisis matrik BCG (Boston Consulting Group) digunakan untuk mengetahui kesesuaian antara penawaran dan permintaan wisata. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 70, dengan komposisi 40 wisatawan dan 30 masyarakat sekitar dan pengelola. Komponen penawaran dan permintaan memiliki skor yang terpaut jauh, yakni 26 untuk penarawan dan 15 untuk permintaan dari 35 aspek penilaian, dan satu-satunya aspek yang memiliki penawaran maupun permintaan tertinggi adalah aspek atraksi wisata. Matrik BCG menunjukkan bahwa kesesuaian antara penawaran dan permintaan berada pada kuadran problem children yang artinya posisi penawaran tinggi dan permintaan rendah. Hal ini dapat diselesaikan dengan integrasi dan koordinasi untuk peningkatan fasilitas baik untuk wisata maupun transportasi dan komunikasi.

Page 9 of 10 | Total Record : 93