cover
Contact Name
Yana Priyana
Contact Email
mrpyana@gmail.com
Phone
+6282115575700
Journal Mail Official
info@westscience-press.com
Editorial Address
Grand Slipi Tower, level 42 Unit G-H Jl. S Parman Kav 22-24, RT. 01 RW. 04 Kel. Palmerah Kec. Palmerah Jakarta Barat 11480
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Geosains West Science
Published by Westscience Press
ISSN : 29867010     EISSN : 29857171     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geosains West Science di kelola baik oleh West Science Press merupakan terbitan karya tulis ilmiah berkala yang berfokus pada hasil penelitian asli dan penelaahan terbaru di bidang geosains dan Pengindraan jauh.
Articles 115 Documents
Analisis Kerentanan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kawasan Gambut Kecamatan Dayun Kabupaten Siak Menggunakan Sistem Informasi Geografis Hardika Yoffranza; Endah Purwaningsih
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3278

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pola persebaran titik panas (hotspot), mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kerentanan kebakaran, dan memetakan tingkat kerentanan kebakaran di kawasan gambut Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan data hotspot FIRMS, citra sentinel-2, tutupan lahan, jenis tanah, curah hujan, dan sebaran gambut. Analisis menggunakan metode skoring dan pembobotan mengacu pada BNPB serta teknik overlay spasial. Hasil menunjukkan pola persebaran hotspot mengelompok di Desa Dayun dengan 107 dari 134 titik pada periode 2020-2024 (79,85%). Jenis tanah di Kecamatan Dayun di dominasi oleh tanah organosol saprik, tutupan lahan didominasi hutan rimba, perkebunan dan tegalan/lading, dan curah hujan didominasi kerentana sedang dengan rata-rata 1500-3000 mm/tahun.  Pemetaan tingkat kerentanan kebakaran hutan menunjukkan 74,28% wilayah memiliki kerentanan tinggi dengan validasi Overall Accuracy 91,79% dan Kappa Coefficient 0,756, yang dapat menjadi dasar mitigasi kebakaran. 
Tren Riset Integrasi AI dan Remote Sensing untuk Manajemen Bencana: Analisis Bibliometrik Scopus 2010–2025 Loso Judijanto; Hanifah Nurul Muthmainah
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i01.3281

Abstract

Integrasi Artificial Intelligence (AI) dan Remote Sensing menjadi pendekatan penting dalam meningkatkan sistem manajemen bencana, khususnya dalam kegiatan pemantauan, prediksi, dan mitigasi berbagai jenis bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian global terkait integrasi AI dan remote sensing dalam manajemen bencana menggunakan pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2010–2025. Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan pola penelitian, meliputi jaringan kolaborasi penulis, kolaborasi institusi, kolaborasi antar negara, serta keterkaitan kata kunci. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian di bidang ini mengalami perkembangan yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Tema penelitian yang paling dominan ditunjukkan oleh kata kunci remote sensing, artificial intelligence, dan disaster prevention, yang menegaskan bahwa kedua teknologi tersebut memiliki peran penting dalam pengembangan sistem manajemen bencana modern. Analisis jaringan kata kunci mengidentifikasi beberapa klaster utama penelitian, seperti pemodelan prediktif berbasis deep learning, pemanfaatan citra satelit untuk pemantauan bencana alam, serta integrasi sistem informasi geografis dalam mendukung pengambilan keputusan. Selain itu, analisis kolaborasi menunjukkan adanya kerja sama internasional yang kuat, terutama antara negara-negara di kawasan Asia dan Eropa, dengan India dan China sebagai kontributor utama dalam publikasi penelitian di bidang ini. Visualisasi overlay dan density juga menunjukkan bahwa penelitian terbaru semakin berfokus pada analisis prediktif, pembangunan berkelanjutan, serta perencanaan wilayah dalam konteks pengurangan risiko bencana.
Analisis Spasial Deforestasi Kawasan Hutan Konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat Akibat Ekspansi Perkebunan Gambir di Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan Muhammad Rohif Kurniawan; Arie Yulfa
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tutupan lahan, mengidentifikasi faktor pendorong deforestasi, serta memprediksi kondisi tutupan lahan tahun 2035 di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Populasi penelitian mencakup seluruh kawasan seluas 35.923,53 ha sebagai wilayah penyangga konservasi, dengan sampel 5.000 titik purposive sampling berbasis citra Landsat multitemporal tahun 2005, 2015, dan 2025. Analisis data menggunakan klasifikasi Maximum Likelihood, uji akurasi Confusion Matrix, analisis Euclidean Distance, serta pemodelan Artificial Neural Network melalui plugin MOLUSCE pada QGIS. Hasil menunjukkan penurunan tutupan hutan sebesar 3.272,06 ha (9,11%), dengan ekspansi perkebunan gambir sebagai faktor dominan deforestasi. Prediksi tahun 2035 memperkirakan tutupan hutan menurun hingga 85,71% dari total wilayah. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi model ANN-CA untuk prediksi deforestasi berbasis komoditas gambir. Temuan ini menjadi dasar pengelolaan kawasan konservasi dan mitigasi deforestasi secara berkelanjutan.
Visualisasi Pemetaan 3D Tsunami di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang Alfabiansyah Sean Fathia Ilham; Arie Yulfa
Jurnal Geosains West Science Vol 3 No 03 (2025): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v3i03.2702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan dampak tsunami di Kelurahan Air Tawar Barat, Kota Padang dengan menggunakan model 3D berbasis pemetaan digital. Metode yang digunakan meliputi analisis spasial dengan overlay parameter kerawanan tsunami dan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Tunami-N3. Parameter yang digunakan mencakup elevasi tanah, kemiringan lereng, penggunaan lahan, jarak dari pantai, dan jarak dari sungai. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario gempa 8,9 Mw di zona megathrust Mentawai-Siberut dapat menghasilkan gelombang tsunami setinggi 12 meter dengan jarak inundasi hingga 11,3 km. Peta kerentanan tsunami yang dihasilkan menunjukkan bahwa wilayah penelitian terbagi dalam empat kategori: aman (13 ha), cukup rentan (427 ha), rentan (399 ha), dan sangat rentan (8 ha). Visualisasi 3D dengan QGIS dan Blender memberikan gambaran interaktif mengenai area terdampak, sehingga dapat digunakan sebagai media edukasi dan mitigasi bencana.
Tren Riset Kecerdasan Artifisial untuk Prediksi Cuaca Ekstrem: Analisis Bibliometrik Scopus 2015–2025 Loso Judijanto; Hanifah Nurul Muthmainah; Siti Agus Kartini
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i01.3279

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial telah memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan prediksi cuaca, khususnya dalam menghadapi fenomena cuaca ekstrem yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan penelitian mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam prediksi cuaca ekstrem melalui pendekatan analisis bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dengan rentang publikasi tahun 2015–2025, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi pola kolaborasi penulis, institusi, negara, serta hubungan antar kata kunci penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa publikasi dalam bidang ini mengalami peningkatan yang signifikan dan didominasi oleh tema penelitian seperti artificial intelligence, weather forecasting, machine learning, dan extreme weather. Jaringan kolaborasi menunjukkan bahwa beberapa negara seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan India memiliki kontribusi yang dominan dalam pengembangan penelitian di bidang ini, dengan kolaborasi internasional yang cukup kuat. Selain itu, analisis kata kunci mengungkapkan adanya pergeseran fokus penelitian dari pengembangan algoritma kecerdasan artifisial menuju penerapan teknologi tersebut untuk memahami dampak perubahan iklim, memprediksi kejadian cuaca ekstrem, serta mendukung sistem mitigasi bencana dan manajemen risiko. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan artifisial memiliki peran strategis dalam pengembangan sistem prediksi cuaca modern yang lebih akurat dan adaptif terhadap dinamika lingkungan global.
Tren Riset Disaster Risk Reduction Berbasis Perubahan Iklim: Analisis Bibliometrik Scopus 2003–2024 Loso Judijanto; Richard Parlindungan; Puspa Salsabila
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 01 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i01.3280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren perkembangan penelitian mengenai Disaster Risk Reduction (DRR) berbasis perubahan iklim melalui pendekatan analisis bibliometrik terhadap publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data Scopus selama periode 2003–2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis bibliometrik dengan memanfaatkan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan jaringan kolaborasi penulis, institusi, negara, serta keterkaitan kata kunci dalam publikasi ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian mengenai disaster risk reduction semakin berkembang dan didominasi oleh tema utama climate change, yang menjadi pusat keterkaitan dengan berbagai topik penelitian lainnya seperti risk assessment, disaster management, global warming, flood disaster, dan drought. Visualisasi jaringan kata kunci mengungkapkan adanya beberapa klaster penelitian yang mencerminkan fokus kajian pada analisis risiko bencana, manajemen bencana, serta dampak perubahan iklim terhadap kejadian bencana alam. Analisis temporal menunjukkan bahwa penelitian pada tahap awal lebih menitikberatkan pada pendekatan analitis dan pemodelan, sementara penelitian terbaru cenderung mengarah pada strategi manajemen risiko, pencegahan bencana, serta adaptasi terhadap perubahan iklim. Selain itu, analisis kolaborasi menunjukkan bahwa penelitian masih terkonsentrasi pada beberapa negara dan institusi tertentu, meskipun terdapat peluang besar untuk memperluas kerja sama internasional.
Mitigasi Bencana Gempa Bumi Berbasis Lingkungan dan Konservasi : Studi Kasus Sulawesi dan Sumatera dalam Lima Tahun Terakhir Kamaliatul Hasanah; Regita Aprilia Halizah; Fira Rahma Mutiahana; Mualimah Amalia Sovia; Rahma Yulia Pratama; Rizma Nazira Sasqiah; Tutut Nurita
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3362

Abstract

Indonesia berada di zona pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yang meningkatkan tingkat kerawanan gempa bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari penyebab, ciri-ciri, dan efek gempa bumi yang terjadi di Sulawesi dan Sumatera dalam lima tahun terakhir. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki peran lingkungan dalam mitigasi bencana yang berbasis konservasi. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Metode ini didukung oleh analisis data sekunder dari jurnal ilmiah dan lembaga resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sementara Sumatera didominasi oleh aktivitas subduksi yang berpotensi menyebabkan gempa besar dan tsunami, Sulawesi memiliki karakteristik tektonik yang kompleks dengan sesar aktif dan potensi likuifaksi yang tinggi. Selain itu, gempa bumi memengaruhi infrastruktur, korban jiwa, keadaan sosial, ekonomi, dan lingkungan di kedua daerah tersebut. Gempa memiliki dampak pada infrastruktur, korban jiwa, gangguan sosial, ekonomi, dan lingkungan di kedua daerah. Terbukti bahwa beberapa faktor yang memengaruhi tingkat kerusakan termasuk jenis tanah, topografi, dan penggunaan lahan. Pelestarian ekosistem, penataan ruang berbasis risiko, rehabilitasi lahan, dan peningkatan pendidikan dan kesiapsiagaan masyarakat adalah cara mitigasi berbasis lingkungan dan konservasi dilakukan. Studi ini mendukung konsep mitigasi yang terintegrasi antara elemen kebencanaan dan lingkungan untuk mengurangi risiko bencana secara berkelanjutan.
Pengaruh Variasi Litologi terhadap Potensi Infiltrasi Air Tanah Berdasarkan Analisis Peta FFD di Daerah Gumelar dan Sekitarnya, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah Novita Meryana; Budhi Setiawan; Dede Nurohim
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3381

Abstract

Daerah Gumelar dan sekitarnya, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, merupakan wilayah yang tersusun oleh batuan sedimen dari Formasi Halang dan Formasi Tapak yang memiliki karakteristik litologi yang beragam. Variasi litologi tersebut berpengaruh terhadap kemampuan batuan dalam meloloskan air ke dalam tanah sehingga mempengaruhi potensi infiltrasi air tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik litologi dan potensi infiltrasi berdasarkan analisis peta Fracture Fault Density (FFD) di daerah penelitian. Metode yang digunakan meliputi pemetaan geologi untuk mengidentifikasi satuan litologi, analisis petrografi sayatan tipis untuk mengetahui komposisi mineral dan tekstur batuan, serta analisis peta FFD untuk mengidentifikasi zona intensitas rekahan yang berperan dalam meningkatkan permeabilitas batuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa litologi batupasir pada Formasi Halang memiliki potensi infiltrasi yang lebih tinggi dibandingkan batulempung karena memiliki ukuran butir yang lebih kasar, porositas intergranular, dan permeabilitas yang lebih baik. Selain itu, zona dengan nilai FFD tinggi menunjukkan intensitas rekahan yang lebih besar sehingga meningkatkan jalur pergerakan air ke dalam batuan. Integrasi antara litologi dan peta FFD menunjukkan bahwa daerah dengan litologi permeabel yang dikombinasikan dengan kepadatan rekahan tinggi berpotensi menjadi zona infiltrasi utama di daerah penelitian.
Penilaian Geowisata Dan Analisis Resiko Degradasi Pada Geosite Batu Runciang, Kecamatan Silungkang, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat Zhura Salsabilla Putri; Budhi Setiawan; Dede Nurohim
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3394

Abstract

Geosite Batu Runciang merupakan bentukan karst menara yang tersusun oleh batugamping kristalin dan termasuk ke dalam kawasan Geopark Nasional Sawahlunto. Sebagai bagian dari sistem geopark nasional, keberadaannya memiliki nilai yang penting dalam konservasi geodiversitas dan pengembangan geowisata berbasis edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai nilai ilmiah, edukasi, dan pariwisata Batu Runciang dengan menggunakan metode Brilha (2016), serta menganalisis tingkat resiko degradasi terhadap tekanan antropogenik dan abrasi pada fitur pelarutan pada batugamping.  Analisis ini yang digunakan sebagai dasar rekomendasi pengelolaan geowisata berkelanjutan. Metode penelitian meliputi observasi geomorfologi, karakterisasi litologi yang berupa batugamping kristalin, serta dilakukannya pembobotan parameter Scientific Value (SV), Educational Value (EV), Touristic Value (TV), dan Degradation Risk (DR). Hasil penilaian menunjukkan nilai SV sebesar 275 (sedang), EV sebesar 340 (tinggi), dan TV sebesar 290 (sedang). Nilai edukasi yang tinggi menunjukkan potensi signifikan sebagai media pembelajaran geologi lapangan. Sementara itu, nilai DR sebesar 260 (sedang) mengindikasikan adanya tekanan antropogenik yang berpotensi memengaruhi integritas geosite. Penelitian ini diharapkan adanya tindakan tegas mengenai pentingnya strategi konservasi adaptif untuk menjaga keseimbangan antara fungsi edukasi, pariwisata, dan perlindungan fitur geologi yang berada di kawasan geopark.
Analysis of the Influence of Flight Altitude on the Accuracy of Elevation Derived from UAV-Photogrammetry Helik Susilo; Dandung Novianto; Trias Rahardianto; Muhamad Fajar Subkhan; Martince N Bani; Muhammad Tri Aditya
Jurnal Geosains West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v4i02.3398

Abstract

Accurate elevation measurement is critical for applications such as construction engineering, land subsidence monitoring, and infrastructure management. Conventional terrestrial surveying using a Total Station provides reliable results but is labor intensive and time consuming. UAV-Photogrammetry offers a more efficient alternative by enabling rapid elevation estimation from aerial imagery acquired by camera equipped unmanned platforms. In this study, aerial photos were collected at three flight altitudes, 25 m, 35 m, and 45 m above ground level (AGL), and elevations derived from UAV-Photogrammetry processing were compared against Total Station measurements. The results demonstrate that imagery captured at 25 m AGL achieved the highest accuracy, with a Root Mean Square Error (RMSE) of 0.0313 m, followed by the 35 m AGL (RMSE = 0.0539 m) and 45 m AGL (RMSE = 0.1118 m). Statistical evaluation using a t-test indicated no significant differences between UAV-Photogrammetry elevations and those obtained from the Total Station.

Page 10 of 12 | Total Record : 115