Articles
150 Documents
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Pembelajaran Audiovisual terhadap Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Merokok
Afnijar Wahyu;
Ernawati
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yakni antara 12 sampai 21 tahun.Kegagalan dalam menguasai keterampilan sosial tersebut dapat menyebabkan perilaku menyimpang.Salah satu bentuk kenakalan remaja yang tidak dapat di terima sosial atau pelanggaran status moral adalah rokok. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini Jenis penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian pra eksperimen dalam satu kelompok rancangan one gruop pretest posttest adalah rancangan yang tidak ada kelompok pembanding (kontrol), tetapi paling tidak sudah di lakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya eskperimen (program). Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual terlebih dahulu dilakukan pengukuran pengetahuan, kemudian diukur lagi tingkat pengetahuannya setelah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual. Hasil penelitian ini diperoleh dari SMPN 7 Tanjungpinang dengan jumlah responden 41 siswa dengan nilai ρ 0,000<0,05. Sehingga pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual memiliki pengaruh yang cukup singnifikan sehingga p < 0,05 Ho ditolak menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media pembelajaran audiovisual terhadap pengetahuan remaja tentang bahaya merokok pada siswa SMP Negeri 7 Tanjungpinang.
Efektifitas Perawatan Payudara terhadap Kelancaran Pengeluaran ASI pada Ibu Primigravida Trimester III
Nur Meity Sulistia Ayu;
Safra Ria Kurnia
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menyusui adalah bagian dari proses reproduksi untuk bayi secara ideal dan secara alamiah. ASI awal telah efek positif untuk keduanya ibu dan bayi. Menyusui dapat mengurangi risiko kematian bayi karena hipotermi atau infeksi. Manajemen yang tepat diperlukan untuk membantu ibu menyusui secara efektif. Perawatan payudara adalah salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan sekresi ASI untuk primigravida semester III terutama selama antenatal care. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi efektivitas dari perawatan payudara untuk meningkatkan ASI pelepasan primigravida triwulan ketiga. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan Pre tes dan Posttest Nonequivalent Grup Kontrol. Subjek penelitian ini adalah primigravida trimester ketiga di RB Kasih Murni dengan jumlah 32 responden. Data yang dikumpulkan menggunakan lembar laporan diri dan dianalisis menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney tes dengan tingkat signifikansi ≤ 0,05. Uji Wilcoxon dalam grup eksperimental (p=0,001<0,005) menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pretest dan posttest. Sementara dalam grup kontrol (p=0,414>0,05) menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara pretest dan posttest. Hasil tes Mann-Whitney menunjukkan bahwa perawatan payudara efektif untuk meningkatkan sekresi ASI (0,000<0,05). Diharapkan untuk pekerja kesehatan terutama perawat untuk menyediakan pendidikan kesehatan tentang perawatan payudara selama kunjungan antenatal.
Pengaruh Posisi Menyusui Side Lying Hold terhadap Penurunan Nyeri pada Kasus Post Sectio Caesarea
Liza Wati;
Rianti Aritonang;
Risnu Anisa
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sectio Caesarea merupakan prosedur bedah untuk pelahiran janin insisi melalui abdomen dan uterus. Nyeri adalah suatu pengalam sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan adanya kesalahan kerusakan jaringan baik secara aktual atau potensial. Posisi Menyusui SideLying Hold adalah posisi ini sangat tepat untuk menyusui pada waktu malam, karena pada posisi ini ibu berbaring di samping bayi, ibu langsung menghadap bayi dengan kepala bayi di dekat payudara dan mulut bayi berkerut dengan puting ibu. Persalinan dengan Sectio Caesarea adalah sekitar 10-15 dari semua proses persalinan di negara-negara berkembang. Hasil Riskesdas 2013 menunjukkan kelahiran bedah Sectio Caesarea sebesar 9,8% dengan proporsi tertinggi di DKI Jakarta (19,9%) dan proporsi kedua diikuti oleh Provinsi Kepulauan Riau). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh posisi Side Lying Hold terhadap penurunan nyeri pada kasus post Sectio Caesarea di RSUD Kota Tanjungpinang. Penelitian ini menggunkan desain eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian ini adalah Pre and Post Test Without Control. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik accidental sampling. sampel dalam penelitian di adalah 44 responden. Pada penelitian ini, analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji wilcoxon. hasil penelitian dengan Uji Wilcoxon dapat dilihat nilai ρ Value diperoleh adalah 0,000. Kesimpulannya adalah 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh posisi Side Lying Hold Terhadap Penurunan nyeri pada kasus post Sectio Caesarea Di RSUD Kota Tanjungpinang.
Pengaruh Senam Lansia dengan Kualitas Hidup di Lembaga Kesejahteraan Lansia
Soni Hendra Sitindion;
Rian Yuliyana
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peningkatan populasi lansia berisiko terjadi beberapa masalah kesehatan, baik masalah fisik, mental, sosial, dan kejadian berbagai penyakit degeneratif. Proses penuaan masih menimbulkan masalah baik secara fisik, biologis, mental dan sosial (Azizah, 2011). Di sinilah pentingnya panti jompo. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam tua terhadap kualitas hidup lansia di lembaga kesejahteraan anugerah lansia. . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan Quasi Experiments dengan Pretest dan Posttest tanpa Control Group, sampel pengambilan pada penelitian ini menggunakan simple sampling pada 10 responden dari 27 populasi lansia yang ada di lembaga kesejahteraan lansia dan di analisis dengan uji indess ndentsample T test. Uji statistik indept ndentsample T test T hasil uji diperoleh nilai ρ nilai 0,0 14 ρ <α 0, 05 maka Ha diterima dan dapat di interpretasi bahwa ada pengaruh yang signifikan antara snam lansia terhadap kualitas hidup lansia pada lembaga kesejahteraan sosial manula. Anugerah. Disarankan untuk lansia agar bisa menurunkan kebiasaan minnal manula seminggu sekali untuk meningkatkan kualitas hidup.
Motivasi Belajar dan Status Gizi terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar
Hotmaria Julia Dolok Saribu
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pengerdilan, atau kekurangan gizi kronis merupakan meningkatnya masalah kesehatan masyarakat yang ditimbulkan oleh beban ganda gizi buruk dan kelebihan berat badan. Rendahnya mutu sumber daya manusia Indonesia, salah satu tandanya dapat dilihat dari tingkat HDI (Human Development Indeks). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi belajar dan status gizi dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana tiap subjek penelitian dilakukan satu kali pengumpulan data pada satu saat. Populasi penelitian ini adalah SD 006 Kampung Bugis Tamjungpinang Kota, yang berjumlah 111 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri 006 Kampung Bugis Tanjungpinang Kota, kelas 3, 4 dan 5 dengan jumlah 55 siswa.Untuk mengetahui motivasi belajar siswa alat ukur yang digunakan berupa kuesioner dan Untuk mengetahui status gizi siswa, instrument penelitian atau alat ukur yang di gunakan adalah timbangan injak dan mikrotoise.Analisa bivariat dilakukan untuk mencari hubungan antara data variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat yang dilakukan dengan uji chi-square yaitu uji statistik yang digunakan untuk menguji signifikasi dua variabel. Untuk melihat hubungan antara dua variable dilakukan uji Chi Square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil analisis statistik dengan uji Chi-Square untuk motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa menunjukkan bahwa Ho ditolak dengan hasil p=0,001 (p<0,005), sedangkan uji Chi-Square untuk status gizi siswa terhadap prestasi belajar siswa juga menunjukkan bahwa Ho ditolak dengan hasil p=0,001 (p<0,005).
Studi Komparatif Perkembangan Anak Usia Prasekolah yang Mengikuti Program Play Group dan yang Tidak Mengikuti Program Play Group
Denti Kurniasih;
Umu Fadhilah
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PAUD merupakan program pendidikan penting sesuai dengan komitmen para menteri pendidikan sedunia di Dakar-Sinegal tahun 2000 yang setiap tahun dilaporkan oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif non eksperimental, dengan desain komperatif-analitik yang dirancang dalam bentuk cross sectional. Karakteristik perkembangan responden pada kelompok responden yang mengikuti Playgroup: Sebagian besar usia anak pada KPSP adalah usia 48 bulan, Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan, Sebagian besar responden tidak memiliki riwayat keterlambatan perkembangan, Keterlambatan perkembangan yang terjadi pada responden didominasi oleh keterlambatan berjalan, Perkembangan responden sebagian besar adalah sesuai dengan usia. Kelompok responden yang tidak mengikuti Playgroup: Sebagian besar usia anak pada KPSP adalah usia 36 bulan, Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki, Sebagian besar responden tidak memiliki riwayat keterlambatan perkembangan berjalan maupun bicara, Perkembangan responden sebagian besar adalah sesuai dengan usia Kata kunci: PAUD, Play Group
Pengaruh Terapi Pernafasan Buteyko terhadap Penurunan Gejala Pasien Asma di RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang
Yusnaini Siagian;
Muhammad Firdaus;
Nazirokh Kasturina Nasution
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Asma adalah penyakit jalan napas obstruktif intermiten, reversibel dimana trakea dan bronki berespons secara hiperaktif terhadap stimuli tertentu. Seseorang yang menderita asma mengalami gejala asma berupa batuk-batuk, sesak napas, bunyi saat bernapas (wheezing atau ngik..ngik..), rasa tertekan di dada dan gangguan tidur karena batuk atau sesak napas. Teknik pernapasan Buteyko digunakan sebagai teknik alami untuk menurunkan gejala asma dan keparahan asma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala asma pasien asma. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non-random control group pretest-postest. Sampel penelitian berjumlah 20 orang (10 orang sebagai kelompok intervensi dan 10 orang sebagai kelompok kontrol) yang diambil secara quota sampling. Hasil penelitian adalah ada pengaruh kuat antara teknik pernapasan Buteyko terhadap penurunan gejala asma pada pasien asma (p value 0,00 dan nilai eta squared 0,93). Teknik pernapasan Buteyko dapat diterapkan bagi pelayanan keperawatan sebagai intervensi keperawatan komplementer dalam upaya menurunkan gejala asma. Bagi peneliti yang akan melakukan penelitian sejenis dimasa yang akan datang maka perlu membandingkan teknik pernapasan Buteyko dengan metode lain penurun gejala asma.
Pengaruh Multitasking terhadap Kinerja Perawat di RSUD Raja Ahmad Thabib Kota Tanjungpinang
Syamilatul Khariroh;
Ernawati;
Safra Ria Kurniati;
Endang Abdullah
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelayanan keperawatan adalah suatu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan yang didasarkan pada ilmu dan kiat keperawatan ditujukan kepada individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat baik sehat maupun sakit. Praktik keperawatan adalah pelayanan yang diselenggarakan oleh perawat dalam bentuk asuhan keperawatan. Metode penelitian dengan studi korelasi dengan rancangan cross sectional. rancangan penelitian ini akan menjelaskan hubungan multitasking dengan job performance perawat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan kepada 89 responden yang merupakan perawat di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang, maka dapat disimpulkan: Hasil analisis bivariat dengan uji chi square diketahui nilai signifikan analisa hubungan multitasking dengan Job performance perawat di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang adalah sebesar 0,000 (p value= 0,000) dengan taraf signifikansi 5%, p< 0,05, sehingga dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara multitasking dengan Job performance perawat di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang tahun 2020.
Efektifitas Massase Aromaterapi terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien DM Tipe II
Retno Setiowati
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektifitas Massase Aromaterapi Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien DM Tipe II. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan Quasi Experiment Design (eksperimen semu). Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah kunjungan pasien DM Tipe 2 pada Bulan Agustus- Oktober 2018 di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungpinang sebanyak 326 Hasil Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata kualitas hidup kelompok perlakuan sebelum dilakukan massage aromaterapi yaitu di kategori 1 (baik) (64,7%) pada kelompok kontrol juga di kategori 2 (sedang) (64,7%). Rata-rata kualitas hidup kelompok perlakuan sesudah dilakukan massage aromaterapi yaitu di kategori 1 (baik) (76,4%) sedangkan pada kelompok kontrol di kategori 2 (sedang) (64,7%). Pada penderita diabetes mellitus Tipe-2 kelompok perlakuan dan kelompok kontrol terdapat perbedaan rata-rata kualitas hidup setelah dilakukan massage aromateraphy dengan hasil penelitian didapatkan nilai p value sebesar 0,001 (p<0,005) maka Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa massage aromaterapi lavender berpengaruh terhadap kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe-2 di Puskesmas Tanjungpinang kota. Kesimpulan berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Massase Aromaterapi memiliki efektivitasterhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien DM Tipe II.
Spiritual Caring dengan Zikir dan Do’a Berbasis Aplikasi Android dalam Mengatasi Kecemasan pada Ibu Primigravida Pre Operasi Seksio Sesaria
Nur Meity Sulistia Ayu;
Wasis Pujiati
Jurnal Keperawatan Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kecemasan merupakan salah satu gangguan kejiwaan yang paling umum terjadi pada saat kehamilan. Kecemasan apabila tidak diatasi akan menimbulkan masalah umumnya menyebabkan peningkatan denyut jantung dan peningkatan tekanan darah dan mengganggu proses berjalannya operasi berlangsung, atau dapat pula terjadi pembatalan operasi. Salah satu relaksasi yang efektif untuk menurunkan kecemasan adalah dengan cara memberikan dukungan spiritual (membacakan doa atau dzikir sesuai agama dan keyakinannya). Metode Penelitian dengan rancangan pre test and post test tanpa kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu Primigravida yang akan dilakukan tindakan seksio sesarea di RSUD Kota Tanjungpinang sebanyak 53 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikasi antara terapi dizikir dengan doa terhadap tingkat kecemasan pada pasien yang akan di lakukan operasi seksio sesarea dengan nilai p = 0,003. Hal ini berarti H0 gagal ditolak, yang artinya bahwa terapi dizikir dan doa dapat menurunkan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi seksio sesarea.