cover
Contact Name
Umu Fadhilah
Contact Email
umufadhilah.class@gmail.com
Phone
+6281270942133
Journal Mail Official
jurnalstikesht@gmail.com
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Air Raja, Kec. Tanjungpinang Tim., Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29125
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 26217694     EISSN : 20869703     DOI : https://doi.org/10.59870
Jurnal Keperawatan STIKES Hang Tuah Tanjungpinang memuat kajian di bidang keperawatan, meliputi: 1. keperatawan anak dan maternitas 2. keperatawan jiwa, komunitas, keluarga dan gerontik 3. keperatawan dasar dan manajemen keperawatan 4. keperatawan medikal bedah 5. keperatawan gawat darura
Articles 151 Documents
Hubungan Antara Lingkungan Pergaulan Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di Sman 1 Jemaja Tahun 2023 Ardana, Fairus; Pujiati , Wasis; Rahman, Zakiah; Ria Kurniati, Safra
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.180

Abstract

Cases of sexual behavior are increasing and endangering adolescents and there is always an increase. Risky sexual behavior in adolescents if not handled properly can lead to unwanted pregnancies (KTD), trigger unsafe abortions, infanticide, STIs and HIV/AIDS, and even death. Seeing the impact above, it is necessary to know the factors that influence risky sexual behavior. The purpose of this study was to find out the relationship between the social environment and free sex behavior in adolescents at Jemaja 1 Public High School in 2023. The research design is Quantitative Descriptive Correlation with a cross sectional approach. The subjects of the study were 192 students in grades X - XI. Stratified Random Sampling sample collection technique. Respondents with a negative social environment were 136 (70.8%.) and respondents with a positive social environment were 56 (29.2%.) people. Respondents with bad sexual behavior were 127 (66.1%.) and respondents with good sexual behavior were 65 (33,9%.) people. Based on the p-value (0.020) <α 0.05 means that the social environment has a significant relationship to free sex behavior in adolescents. For adolescents, it is hoped that they can choose a place or social environment that is good with conditions and an atmosphere that can support and seek information about reproductive health and sex from trusted sources so that free sex behavior in adolescents does not occur between pre and post knowledge and behavior towards occupational health and safety education in Sri Tanjung village.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita Ilmayanti, Nofi; Julia , Hotmaria; Zuraidah, Zuraidah; Sari , Komala
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/w2e2sx18

Abstract

Balita adalah anak usia dibawah 5 tahun yang ditandai dengan proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi sangat pesat. Siantan Tengah pada tahun 2022 dengan masalah status gizi yang komplek dari 277 balita 1 – 5 tahun, 10,58% underweight, 8,42% stunting, 6.59% wasting dan 1,1% obesitas. Status Gizi berhubungan erat dengan faktor langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai factor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah. Desain penelitian adalah analitik observasional, dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada seluruh ibu dan balita 6-59 bulan yaitu 225 balita dengan jumlah sampel 70 responden dengan metode penarikan sampel secara stratified random sampling, kemudian melakukan pengisian kuesioner oleh orang tua balita dan pengukuran antropometri BB/U. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji rank spearman. Hasil penelitian didapatkan : (1) ada hubungan faktor riwayat sakit 1 bulan terakhir dengan status gizi balita p value=0.022, (2) tidak ada hubungan riwayat BBLR dengan status gizi balita p value=0.845, (3) tidak ada hubungan riwayat ASI eksklusif dengan status gizi balita p value=0.729, (4) tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita p value=0.330, (5) ada hubungan pola asuh makan dengan status gizi balita p value=0.000. Untuk meningkatkan status gizi balita diwilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah perlu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan penyuluhan dan edukasi yang telah diberikan, dengan lebih meningkatkan lagi dari segi kualitas dan kuantitasnya
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Terpenuhinya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak Usia 12-23 Bulan dayang; Subarsih, Dayang; Khariroh , Syamilatul; Ibnu Sina , Cian; Siagian , Yusnaini
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/1y6w2f62

Abstract

Imunisasi adalah salah satu jenis usaha memberikan kekebalan kepada anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh guna membuat zat anti untuk mencegah terhadap penyakit tertentu. Sedangkan yang dimaksud dengan vaksin adalah bahan yang digunakan untuk merangsang pembentukan zat anti, yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan (misalnya, vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG), Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT) dan Campak) dan melalui mulut (contohnya vaksin polio). Dampak dari tidak memberikan imunisasi pada anak adalah anak tidak mempunyai kekebalan spesifik, jika anak tidak mempunyai kekebalan spesifik anak akan mudah terserang penyakit berbahaya sistem imun anak akan menjadi lemah, anak akan mudah sakit bahkan kematian atau kecacatan. Pengetahuan dan sikap ibu merupakan faktor penentu keberhasilan imunisasi pada anak.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui “hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap terpenuhinya imunisasi dasar lengkap bagi anak usia 12-23 bulan di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan 2023. Desain penelitian ini adalah Kuantitatif Deskriptif Korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 37 anak usia 12-23 bulan.. Teknik  sampling  menggunakan teknik   Sampling Purposive. Hasil penelitian menunjukkan ada Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Terpenuhinya Imunisasi Dasar Lengkap Bagi Anak Usia 12-23 Bulan di Desa Tarempa Selatan Kecamatan Siantan Tahun 2023 dengan nilai p value (0,001< 0,05).
Faktor Risiko Kejadian Barotrauma Telinga pada Nelayan Penyelam Tradisional di Desa Ladan Kecamatan Palmatak Kartika, Sofia; Rahman, Zakiah; Ernawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.185

Abstract

Nelayan penyelam tradisional, sebagai bagian dari profesi nelayan, mencari tangkapan berharga dengan menyelam di perairan dalam. Meskipun memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan menyumbang sebagian besar penghasilan penduduk pesisir, nelayan penyelam tradisional menghadapi tantangan seperti keselamatan kerja, peningkatan keterampilan dan teknologi dalam penangkapan ikan, serta risiko kejadian barotrauma telinga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kajdian barotrauma telinga pada nelayan penyelam tradisional di Desa Ladan Kecamatan Palmatak. Desain Penelitian kuantitatif dengan metode korelatif analitik dengan pendekatan cross sectional study, jumlah sampel 76 responden dengan teknik total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data mengunggunakan uji spearman rank dengan signifikan <0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur, masa kerja, kedalaman menyelam, penggunan alat kerja, lama menyelam dan frekuensi menyelam terhadap kejadian barotrauma telinga pada nelayan penyelam tradisional di Desa Ladan Kecamatan Palmatak, yang ditunjukkan melalui hasil analisis uji spearman rank dengan nilai p=0,000 untuk semua faktor yang memberi pengaruh. Pembahasan dari berbagai faktor resiko kejadian barotrauma telinga, frekuensi menyelam merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian barotrauma telinga nelayan penyelam tradisional.
Efektifitas Terapi Genggam Bola Karet Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Post Stroke di Rumkital Dr Midiyato Suratani Kota Tanjungpinang Tahun 2023 febrywati, renta85; Febrywati, Renta; Nirnasari , Meily; Rahardiantini , Ikha
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/vzdjn904

Abstract

Stroke memicu permasalahan tubuh pertama di dunia, urutan penyakit ketiga di dunia disebabkan pola makan tidak teratur, makanan cepat saji, merokok, jarang berolahraga. penderita stroke mengalami gangguan neurologis di sistem motoriknya. Untuk mengetahui Efektifitas Teknik Genggam Bola Karet Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Genggam Bola Karet Pada Pasien Post Stroke Di Rumkital Dr.Midiyato Suratani Kota Tanjungpinang Tahun 2023. Bentuk desain pra eksperimen Without control one group pretest-posttest design  sebanyak 18 Responden dengan teknik purpossive sampling. Dengan kuesioner pasien sesuai kriteria inklusi, observasi, wawancara, penilaian kekuatan otot dengan handgrip dynamometer dikelompokkan dalam Manual Muscle Testing. Menggunanan uji normalitas kemuadian paired T-Test dengan uji wilcoxon dengan siginificansi P. Value 0,000 dan t=-3.787. Hasil Penelitian Uji paired T-Test  dengan nilai P. Value 0,000 (<0,05), bahwa ada Efektivitas Pemberian Teknik Genggam Bola Karet Terhadap Pasien Stroke Ekstremitas Atas di RSAL Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Peran perawat sebagai edukator tentang pentingnya dukungan keluarga diantaranya dukungan informasi, dukungan penilaian, dukungan emosional dan dukungan instrument dengan pemakaian bola karet sebagai peningkatan kekuatan otot.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Pesisir Puskesmas Kute Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas Tahun 2023 Maika
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/k5mvdv58

Abstract

ASI eksklusif memiliki anak manfaat untuk bayi dan ibu menyusui. Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kute Siantan belum mencapai target. Penelitian dilakukan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif di wilayah pesisir Puskesmas Kute Siantan. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study dengan subjek enelitian adalah ibu yang mempunyai bayi berumur 6-12 bulan pada bulan Juli 2023. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan, pekerjaan, paritas, dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. Tidak ada hubungan yang bermakna anatara pendidikan dan tempat bersalin dengan pemberian ASI eksklusif. Pemberian ASI eksklusif baru sebagian kecil dilakukan di kecamatan kute siantan. Diharapkan Kepala Puskesmas membuat kebijakan dan program kesehatan yang tepat untuk meningkatkan faktor yang berhubungan dalam pemberian ASI eksklusif agar cakupan pemberian ASI eksklusif dapat meningkat.
Hubungan Pengetahuan Perawat Bedah dengan Kepatuhan Surgical Safety Checklist (SSC) di Ruang Operasi Rumkital Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang Tahun 2024 Yulius, Eli; Hendra Sitindaon , Soni; Rahman , Zakiah
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/kdevzt96

Abstract

Surgical Safety Cheklist (SSC) bertujuan untuk meningkatkan keamanan operasi dan mengurangi kesalahan dalam prosedur pembedahan. Rendahnya tingkat kepatuhan pengisian SSC berpotensi menimbulkan masalah terkait keselamatan pasien. Berbagai faktor menentukan kepatuhan, namun pengetahuan menjadi salah satu faktor utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan perawat bedah dengan kepatuhan Surgical Safety Checklist (SSC) Di Ruang Operasi Rumkital Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang Tahun 2024. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional dan metode analitik observasional. Sampel perawat bedah di ruang kamar operasi yang berjumlah 30 responden dengan teknik sampel yaitu total sampling. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Februari-15 Maret 2024. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan yang terdiri dari 18 pernyataan dan kuesioner  kepatuhan SSC yang terdiri dari 22 pertanyaan terkait Sign in (9 pertanyaan), Time out (6 pertanyaan), Sign out (7 pertanyaan). Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi Square dengan taraf signifikansi α 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat sebagian besar berada pada kategori Baik yaitu sebesar 16 orang (53,3%) dengan melaksanakan penerapan SSC secara patuh yaitu sebanyak 15 orang (50%). Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai p value = 0,00 < α (0,05). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan penerapan SSC perawat bedah Di Rumkital Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Penelitian ini merekomendasikan adanya penyegaran pengetahuan pada perawat bedah terkait SSC untuk meningkatkan  kepatuhan perawat.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Kipi) Dengan Pemberian Imunisasi Dpt Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Siantan Utara Syahwadi; Widiastuti , Linda; Nirnasari , Meily; Yunie Atrie , Utari
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/tn738z71

Abstract

KIPI merupakan reaksi yang muncul setelah seseorang melakukan imunisasi dan dapat menjadi pertanda bahwa imunisasi sedang bekerja di dalam tubuh United Nations Children’s Fund (UNICEF, 2021). Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi) dengan pemberian imunisasi dpt pada balita di wilayah kerja Puskesmas Siantan Utara Method: pada penelitian ini menggunakan Metode penelitian deskriptif korelasi Adapun jumlah responden pada penelitian sebanyak 81 orang dan di pilih menggunakan metode cross sectional , data di kumpulkan kemudian akan diolah menggunakan formula SPSS dengan menggunakan uji statistikchi square Result: Karakteristik responden pada penelitian ini yang sebagian 24Tahun 39,5%, Karakteristik responden pada penelitian berdasarkan tingkat pendidikan yaitu SD Sebesar 41 reaponden (50,6%). Sementara Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan sebagian Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan 59 responden (72%). Distribusi Frekuensi pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan pasca imunisasi (kipi) dengan pemberian imunisasi dapat pada balita di wilayah kerja Puskesmas siantan  utara  yang  memiliki  pengetahuan  kurang  sebesar  48  responden  (58,5%). Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan hasil dengan nilai p=,002 (p<0,05) yang artinya ada hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan paska imuniasi dengan pemberian imnunisasi DPT pada balita diwiayah kerja Puskesmas Siantan Utara Keeratan hubungan Hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian ikutan paska imuniasi dengan pemberian imnunisasi DPT pada balita diwiayah kerja Puskesmas Siantan Utara sebesar 0,004 yang berarti bahwa kekuatan hubungan antar kedua variabel yaitu sedang.
Hubungan Perilaku Cerdik dengan Pengontrolan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Desa Terempa Selatan Tahun 2023 Yani Ekasari; Rahman , Zakiah; Eka Putri , Mawar; Wati , Liza
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jxa42k06

Abstract

Pasien dengan hipertensi dapat mengalami kematian atau komplikasi meliputi gagal jantung, stroke, gagal ginjal apabila kurang dalam melakukan deteksi dini. Salah satu upaya untuk pengontrolan hipertensi yaitu perilaku CERDIK akronim dari Cek kesehatan secara berkala, Enyah asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stres. Sehingga penderita hipertensi dapat melakukan modifikasi perilaku untuk meningkatkan kesehatan dan dapat mengontrol tekanan darah dengan melakukan perilaku CERDIK. Mengetahui hubungan perilaku cerdik dengan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Terempa Selatan 2023. Jenis Penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan tanggal November 2022 sampai 31 Mei 2023. Jumlah sampel total penelitian sebanyak 72 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Sampling Purposive. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner demografi responden, kuesioner dan lembar observasi. Analisa bivariat menggunakan uji Chi Square untuk melihat hubungan antara variable independent dan dependen. Diketahui terdapat hubungan perilaku cerdik dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Desa Terempa Selatan Tahun 2023 (p=0,003). Hasil analisis menunjukkan perilaku CERDIK baik dilakukan oleh penderita hipertensi dan untuk mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi di desa terempa selatan tahun 2023
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia Telaumbanua, Jessanta Kristina Telaumbanua; Telaumbanua, Jessanta Kristina; Waruwu , Delisman; Rahma , Raviatul; Maharani; Nababan , Tiarnida
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/bd6cm658

Abstract

Hypertension refers to elevated blood pressure that surpasses healthy thresholds, leading to issues with blood vessels. Factors such as knowledge, behaviors, and attitudes can influence thedevelopment offhypertension. The objective of this research is toexplore the connection betweennknowledge and attitudes regarding the prevalence offhypertension among older adults. This study employed a quantitative design utilizing the Analytical Survey method and a Cross Sectional framework focused on the UPT Lolofitumoi Health Center Area. The study's target population included all elderly individuals diagnosed with hypertension, totaling 290 participants, and a purposivessamplingttechnique waseemployed based on the Slovin formula, resulting in a sample size of 74 individuals. Data were gatheredusing a questionnaire, andbivariate analysis was performedthrough the chi square method. Findings revealed that a significant portion of participants demonstrated good knowledge, with 39 individuals (52.7%) exhibiting this trait, while 38 individuals (51.4%) maintained a positive attitude, and most of the hypertension cases were actually non-hypertensive, accounting for 42 individuals (56.8%). The analysis yielded chissquare results with a significantp-value of 0.004, indicating a correlation betweennknowledge and the incidence ofhypertension among theelderly.Additionally, a p-value of 0.003 suggested a connectionbetween attitudes and the occurrences of hypertension in this age group.