PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, mempublikasikan ide, gagasan, hasil penelitian matematika atau pembelajarannya. Prisma diterbitkan berkala setiap tahun, sebagai ajang publikasi seminar nasional yang diselenggarakan oleh Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Negeri Semarang. Naskah yang dipublikasikan telah dipresentasikan dalam pertemuan ilmiah tersebut. PRISMA diterbitkan setiap Februari pada tahun setelah pelaksanaan Seminar Nasional Matematika UNNES.
Articles
837 Documents
Analisis Kombinatorik pada Hompimpa
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hompimpa adalah suatu cara yang digunakan oleh minimal tiga orang untuk memilih satu orang dalam permainan yang berkaitan dengan urutan bermain, sebagai contoh petak umpet danengklek. Pada kasus ini, hompimpa memiliki aturan yang tidak keluar dari hompimpa dan kalah dalam suite terakhir dianggap kalah, cara mengeluarkan beberapa orang dari hompimpa hingga tersisa dua orang untuk melakukan suite adalah dengan memilih beberapa orang yang memperlihatkan telapak tangan atau punggung tangan dengan jumlah paling sedikit, setiap pengeluaran tersebut merupakan kejadian saling bebas, dan hompimpa dikatakan berhasil jika banyaknya orang yang memperlihatkan telapak tangan tidak sama dengan banyaknya orang yang memperlihatkan punggung tangan pada setiap pengeluaran. Analisis ini mengkaji banyaknya cara memilih satu orang yang kalah dalam hompimpa dan estimasi banyaknya hompimpa yang berhasil. Pada kasus ini banyaknya cara memilih satu orang yang kalah dihitung menggunakan konsep kombinasi dan aturan perkalian sehingga diperoleh rumus yang sama dengan permutasi yang melibatkan objek yang sama.Estimasi banyaknya hompimpa yang berhasil dimodelkan dengan melibatkan partisi bilangan, kemungkinan telapak tangan atau punggung tangan yang paling sedikit muncul pada setiap pengeluaran,dan binomial Newton.
Kekuatan Sisi Refleksif pada Graf Dragon Pendant DPn (2) dan DPn (3)
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Misalkan didefinisikan sebagai graf tidak berarah, terhubung, dan sederhana dengan himpunan titik dan himpunan sisi . Suatu pemetaan dari elemen graf ke bilangan bulat disebut dengan pelabelan graf. Pelabelan-k tak teratur sisi refleksifpada graf adalah pelabelan yang mengambil bilangan bulat positif { } sebagai label sisi dan mengambil bilangan genap { sebagai label titik dengan sehingga semua bobot sisi pada graf berbeda. Didefinisikan bahwa bobot sisi dalam pelabelan pada graf dinotasikan dengan Nilai minimum dari label paling besar pada graf yang bisa dilabeli dengan pelabelan-k tak teratur sisi refleksif disebut kekuatan tak teratur sisi refleksif dari graf dan dinotasikan dengan r . Artikel ini akan mengulas tentang pelabelan-k tak teratur sisi refleksif pada graf dragon pendant dengan dan serta menentukan kekuatan sisi refleksif pada graf-graf tersebut.
Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Aplikasi Video Conference Google Meet menggunakan Metode SVM dan Logistic Regression
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana nasional menyebabkan kelumpuhan pada beberapa bidang. Pelajar maupun mahasiswa serta pekerja yang biasa menjalankan aktivitas secara luring saat ini terhenti karena larangan dari pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan baru yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19. Hal ini membuat aplikasi Meeting Online banyak digunakan. Namun pada dasarnya setiap aplikasi memiliki kekurangan dan kelebihan, hal tersebut dapat memberikan respon tanggapan yang beragam dari pengguna. Kolom komentar review pada Google Play menjadi tempat pengguna memberikan tanggapan terhadap aplikasi. Pada penelitian ini dilakukan analisis sentimen data ulasan pengguna aplikasi Google Meet dengan algoritma machine learningyang bertujuan menggolongkan data ulasan dalam bentuk sentimen positif atau negatif. Metode klasifikasi yang digunakan adalah Support Vector Machine dan Logistic Regressiondengan 4 kernel SVM yaitu Linear, Radial Basis Function (RBF), Sigmoid dan Polynomial. Nilai akurasi yang didapatkan pada data ulasan aplikasi Google Meet untuk masing-masing kernel berturut-turut adalah 87,02%, 84,59%, 86,63% dan 71,12%, sementara untuk metode Logistic Regression sebesar 85,17%. Diperoleh kesimpulan bahwa algoritma terbaik dengan akurasi tertinggi adalah algoritma SVM dengan kernel Linearyaitu sebesar 87,02%.
Pelabelan Total Sisi Trimagic Super pada Graf Pot Bunga C_mS_n
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Metode Convolutional Neural Network untuk Klasifikasi Wajah Bermasker
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandemi COVID-19 banyak merubah kebiasaan masyarakat, yaitu dengan selalu menggunakan masker saat berada diluar rumah maupun di ruangan umum. Mengatasi masalah tersebut dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membedakan antara wajah yang memakai masker dan wajah yang tidak memakai masker dengan menghasilkan tingkat akurasi yang baik, yaitu menggunakan metode Conlovutional Neural Network (CNN).CNN merupakan salah satu model dari deep learning yang dirancang khusus untuk mengolah data dua dimensi. Data yang digunakanuntuk penelitian ini sebanyak 3847 gambar dibagi menjadi tiga file yaitu, data training, validation, dan testing, data ukuran 150x150px dan epoch sebanyak 20. Proses training dan validation dilatih dengan menggunakan 3 layer dan 5 layer memperoleh tingkat akurasi dan hasil klasifikasi yang berbeda. Pelatihan dengan 3 layer memperoleh tingkat akurasi sebesar 99,20% untuk data training dan 70,59% untuk data validation, serta menunjukkan masih terdapat kelasahan pengklasifikasian pada data testing. Sedangkan pengujian sistem dengan 5 layer memperoleh tingkat akurasi sebesar 98,20% untuk data training dan 82,35% untuk data validation, menunjukkan kecocokan klasifikasiuntuk semua data testing.Proses dengan jumlah layer yang lebih banyak mendapatkan hasil klasifikasi yang lebih baik.
Pembelajaran Preprospec Berbantuan TIK untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Model pembelajaran ini dikembangkan khusus untuk pembelajaran matematika dan terdiri dari lima tahapan, yaitu Prepare, Problem Solving, Presentation, Evaluation, Conclusion yang pada beberapa tahapannya menggunakan media yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penggunaan media yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini dimaksudkan agar pembelajaran lebih efektif dan efisien. Di samping itu karakteristik matematika yang abstrak, menggunakan banyak grafik dan gambar serta banyak diterapkan di kehidupan nyata dan disiplin ilmu yang lain inilah yang menjadi pertimbangan untuk menggunakan media berbasis TIK dalam pembelajaran. Model Pembelajaran Preprospec Berbantuan TIK ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi.
Peran Aktif Guru Pelajaran Matematika dalam Meningkatkan Kemampuan Problem Solving pada Siswa SMA
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuannya: (1) Menganalisis peran aktif guru SMA dalam meningkatkan kemampuan Problem Solving siswa. (2) Memperoleh hasil analisis tahapan scaffolding matematis guru SMA. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif. Artikel ini disusun melalui kerja sama dengan guru matematika SMA di Ungaran. Subjek penelitian ini adalah guru-guru matematika SMA di Ungaran. Analisis datanya: Reduksi Data, paparan data, interpretasi data, dan kesimpulan. Data diperoleh dari observasi, wawancara dengan subjek penelitian, FGD, dan triangulasi. Hasilnya: (1) Guru perlu memiliki peran aktif dalam meningkatkan kemampuannya diri agar mampu membuat soal-soal yang bersifat Problem Solving. (2) Guru SMA perlu berperan aktif dalam melatih dan mendampingi siswanya dengan tahapan scaffolding yang tepat agar siswa terampil mengerjakan soal yang bersifat Problem Solving. Kesimpulannya: Soal yang bersifat Problem Solving perlu disiapkan oleh guru sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan Problem Solving siswa. Kemampuan Problem Solving siswa dapat meningkat dengan bantuan tahapan scaffolding yang tepat dari guru dan terencana. Guru perlu memiliki peran aktif dalam melatih siswanya agar mampu memecahkan soal-soal yang bersifat Problem Solving.
Analisis Jalur Pengaruh Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, Kepuasan Kerja, Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan Variabel Intervening Organizational Citizenship Behavior
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan sumber daya manusia sangat diperlukan bagi keberlangsungannya dalam sebuah organisasi. Seperti kinerja karyawan yang harus diperhatikan, karena kinerja karyawan akan berpengaruh ke hasil pekerjaan yang dibeban kepada karyawan tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan antara lain yaitu motivasi kerja, disiplin kerja, kepuasan kerja, lingkungan kerja dan Organizational Citizenship Behavior. Pengujian pengaruh dari variabel tersebut dilakukan dengan menggunakan metode analisis jalur dua arah dengan menggunakan software RStudio. Dimana nantinya untuk mengetahui pengaruh secara langsung dan tidak langsung dari masing-masing variabel independen tersebut. Dari hasil analisis didapatkan bahwa variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh secara langsung terhadap Organizational Citizenship Behavior dengan besaran pengaruh secara bersama-sama sebesar 0,604. Untuk variabel lingkungan kerja mempunyai pengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja karyawan melalui variabel Organizational Citizenship Behavior.
Pengklasteran Puskesmas di Kabupaten Kudus Menggunakan Metode K-Means dengan Perbandingan Jarak Euclidean dan Chebyshev
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Puskesmas merupakan gatekeeper pelayanan kesehatan, yang berarti sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berfungsi memberikan pelayanan kesehatan sesuai pelayanan medis. Kelengkapan standar jenis dan jumlah tenaga kesehatan sangat mendukung berjalannya fungsi pelayanan kesehatan di puskesmas. Namun masih terdapat puskesmas di Kabupaten Kudus yang belum terpenuhi standar jumlah berdasarkan jenis tenaga kesehatannya. Sehingga terjadi ketidakmerataan tenaga kesehatan di puskesmas-puskesmas Kabupaten Kudus. Maka dari itu akan dikelompokkan puskesmas-puskesmas di Kabupaten Kudus berdasarkan jumlah tenaga kesehatannya menjadi 3 klaster, yaitu puskesmas dengan standar tenaga kesehatan yang sudah baik, cukup baik, dan kurang baik menggunakan metode k-means dengan perhitungan jarak euclidean dan chebyshev. Dari hasil pengklasteran menggunakan perhitungan jarak euclidean diperoleh klaster 1 sebanyak 5 puskesmas, klaster 2 sebanyak 7 puskesmas, dan klaster 3 sebanyak 7 puskesmas. Sedangkan hasil pengklasteran menggunakan perhitungan jarak chebyshev diperoleh klaster 1 sebanyak 6 puskesmas, klaster 2 sebanyak 7 puskesmas, dan klaster 3 sebanyak 6 puskesmas. Berdasarkan perbandingan silhouette coefficient hasil pengklasteran dengan perhitungan jarak euclidean dan chebyshev, diperoleh hasil bahwa pengklasteran puskesmas di Kabupaten Kudus menggunakan metode k-means lebih baik dengan perhitungan euclidean karena nilai silhouette coefficient yang lebih besar yaitu 0,3902.
Eksplorasi Kajian Etnomatematika pada Rumah Adat Dulohupa Gorontalo
PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika Vol 5 (2022): PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika XV
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNNES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendidikan dan kebudayaan adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai jembatan penghubung antara budaya dan pendidikan hadirlah etnomatematika dalam kaitan pembelajaran matematika. Disadari atau tidak disadari segala bentuk aktivitas dalam masyarakat telah menggunakan konsep dasar matematika dan ide-ide matematis. Penelitian ini bertujuan untuk membahas 1) Makna filosofi rancangan rumah adat Dulohupa; 2) Mendeskripsikan rancang bangun rumah adat Dulohupa ditinjau dari aktivitas etnomatematika; 3) Konsep geometri dari rancangan bangun rumah adat Dulohupa. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat makna filosofis yang terkandung pada konstruksi rumah adat Dulohupa yang merupakan rumah panggung, makna filosofis pada bagian atap rumah adat ini berbentuk pelana, makna filosofis yang terdapat pada tange lo bu’ulu, dan makna sikap masyarakat Gorontalo yang terwujud dalam arsitektur vernakular Gorontalo. Aktivitas etnomatematika pada rancang bangun rumah adat Dulohupa meliputi aktivitas counting (menghitung/membilang), measuring (mengukur), location (menempatkan), designing (mendesain), playing (bermain), dan explaining (menjelaskan). Konsep geometris yang terdapat pada rancang bangun rumah adat Dulohupa yaitu konsep garis, konsep bangun datar, dan konsep bangun ruang sisi datar.