cover
Contact Name
Mira Lestira Hariani
Contact Email
mira.hariani0103@gmail.com
Phone
+6287718070807
Journal Mail Official
tekniksipil.jki@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Jln. Pemuda No. 32, Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan
ISSN : 28283759     EISSN : 2828156X     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jki.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) merupakan kelanjutan dari Jurnal Konstruksi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon, Indonesia dengan p-issn 2085-8744. Tujuan penerbitan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) mengakomodasi pemaparan informasi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, artikel teknis, artikel konseptual, ataupun artikel laporan studi kasus yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal ini. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) menerbitkan dua edisi per-tahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) memuat artikel terkait: ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, ilmu rekayasa hydro dan bangunan air, ilmu rekayasa transportasi dan perancangan jalan, ilmu manajemen konstruksi, serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 232 Documents
Analisis Geometrik Jalan Ruas Jalan Lingkar Utara Majalengka Kabupaten Majalengka Siti Masitoh; Nikko Rozy; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3758

Abstract

ABSTRAKUntuk memperlancar pergerakan manusia dari tempat asal ketempat tujuan harus terpenuhi sarana transportasi yang memadai baik darat, laut mapun udara. Umunya darat lebih mendominasi untuk menunjang kegitan itu seperti halnya jalan raya, rel kereta merupakan salah satu di dalamnya.Keadaan yang baik untuk itu ada di jalan raya yang lebih sering dijumpai dalam pergerakan orang dari tempat asal ketempat tujuan  (untuk jarak yang relative pendek), jalan raya suatu saat tidak dapat menampung volume kendaraan yang setiap hari menggunakannya oleh sebab itu pencarian solusi tentang hal inisangat perlu dikembangkan baik dari penambahan ruas maupun perencanaan jalan baru (dalam hal ini mengatasi keterbatasan volume kendaraan yang menggunakannya dengan kata lain macet).Adanya skripsi ini untuk menganalisa kondisi alinyemen vertical dan alinyemen horizontal pada ruas jalan Lingkar Utara Majalengka (Panyingkiran-Baribis) yang tepatnya pada titik koordinat X = 189856 ; Y = 9245977 (Panyingkiran) dan berakhir pada titik koordinat X = 195737 ; Y = 9246251 (Baribis), yang pada saat sekarang ini kurang merasa nyaman dikarenakan kurangnya superelevasi pada jalan tersebut.Kata kunci :Transportasi, Kemacetan, Volume Kendaraan.ABSTRACTTo facilitate the movement of humans from the place of origin to the destination must be fulfilled adequate transportation facilities both land, sea and air. Generally land dominates to support the activity as well as highways, railroads are one of them.The situation is good for that on the highway which is more often found in the movement of people from their original place of destination (for relatively short distances), the highway at one time can not accommodate the volume of vehicles that use it every day because of this it needs to be developed both from adding sections and planning new roads (in this case overcoming the limitations of the volume of vehicles that use it in other words jams).The existence of this thesis is to analyze the condition of vertical alignment and horizontal alignment on the Majalengka (Panyingkiran-Baribis) North Ring road section which is precisely at the coordinate point X = 189856; Y = 9245977 (Panyingkiran) and ends at the coordinate point X = 195737; Y = 9246251 (Baribis), which at the moment is not comfortable due to the lack of superelevation on the road.Keywords: Transportation, Congestion, Vehicle Volume.
MANAJEMEN KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN UNTUK AKSES KE LOKASI PT. PERTAMINA MB-04 Yoseph Enrico; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3759

Abstract

ABSTRAK Manajemen Konstruksi adalah bagaimana sumber daya yang terlibat dalam proyek dapat diaplikasikan secara tepat. Sumber daya dalam proyek konstruksi dikelompokan dalam 6M (Manpower, Material, Mechines, Money, Method and Market), Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Manajemen Konstruksi pada Proyek Pembangunan Jembatan PT. Pertamina EP MB-04 Desa Sedari Kabupaten Karawangdimanajembatanmerupakanaksesmobilisasi untuk proses pemboran dan produksi PT. Pertamina EP yang selama ini proses mobilisasi tersebut menggunakan alat transportasi Ponton.Penggunaan Ponton selama ini di anggap kurang efektif dan cukup mengeluarkan biaya yang banyak, sehingga setelah pengajuan dan persetujuan beberapa pihak, akhirnya Pembangunan Jembatan MB-04 ini dapat di laksanakan.Kata kunci : Manajemen Konstruksi, Pembangunan Jembatan. ABSTRACT                                     Construction management is how the resource in project can be applied appropriately. Construction project resource grouped into 6M (Manpower, Material, Machines, Money, Method and Market). This study discusses to analyzing Construction Management bridge construction project at PT. Pertamina EP MB-04 in Sedari village Karawang. The bridge is an access to mobilization for drilling and production process at PT. Pertamina EP. During this, the mobilization process used pontoon transportation which considered less effective because it be wasteful, so that after the submission and approval of several parties, finally the construction of bridge can be carried out. Keywords: Construction Management, Bridge Construction
ANALISIS STRUKTUR HOTEL NEO ASTON CIREBON Achmad Muhazir; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3760

Abstract

ABSTRAKStruktur gedung Hotel Neo Aston Samadhikun dirancang dengan sistem flat slab. Perencanaan menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) sesuai dengan kondisi kota Cirebon yaitu mempunyai intensitas kecil. Dalam perhitungan gaya gempa menggunakan analisis statik ekuivalen.Perencanaan Gedung ini berdasarkan “Tata Cara Perencanaan Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI 2847-2013)” dan sesuai “Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung (SNI 1726-2012)”.Hasil perencanaan struktur gedung Neo Aston Samadhikun terdiri dari balok dengan tulangan utama diameter 19 mm (D19) dan tulangan geser diameter 10 mm (P10), kolom dengan tulangan utama diameter 19 mm (D19) dan tulangan geser diameter 10 mm (P10), Pelat dengan tulangan utama diameter 13 mm (D13), Pondasi tiang bor dengan tulangan utama diameter 19 mm (D19) dan tulangan geser diameter 10 mm (P10).Kata Kunci :  Analisis,momen, Portal, Beton,Kolom,Plat,Balok,Pondasi ABSTRACT               Neo Aston Samadhikun Hotel Structure is designed with a flat slab system. Planned using Special Moment Resisting Frame System (SRPMM) in accordance with the conditions of the city of Jogjakarta has a medium intensity earthquake. The Measure of earthquake strength using dynamic response spectrum analysis.                Design of this building based on "Planning Procedures for Calculation of Concrete Structures for Buildings (SNI 2847-2013)" and "Planning Procedures for Building Earthquake Resistance (SNI 1726-2012). "               The result of designing Neo Aston Samadhikun Hotel Structure structure consists of beam with diameter 19 mm (D19) of longitudinal reinforced and diameter 10 mm (P10) of shear reinforced, column with diameter 19 mm (D19) of longitudinal reinforced and diameter 10 mm (P10) of shear reinforced, Plates with diameter 13 mm (D13) of longitudinal reinforced, Bored Pile foundation with diameter 19 mm (D19) of longitudinal reinforced and diameter 10 mm (P10) of shear reinforced.Keywords      :  Analytic, momen, Concrete, Column, Slab, Frame,Beam, Foundation
ANALISIS PERENCANAAN GEDUNG RUSUN CIPANAS KABUPATEN CIANJUR DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR BETON Martina Rachim; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3761

Abstract

ABSTRAKKabupaten Cianjur merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, air dan tumbuh-tumbuhan. Selama ini Pemerintah Kabupaten Cianjur menjalin kerja sama yang baik dan harmonis untuk pembangunan kemajuan Cianjur, salah satunya dengan TNI khususnya dengan Yon Armed 5/105 Tarik. Yon Armed 5/105 Tarik membangun Rumah Susun (Rusun) Yon Armed 5/105 untuk para anggota Yon Armed 5/105 Tarik.Analisis pembebanan pada struktur Gedung Rusun Cipanas Kabupaten Cianjur dilakukan dengan bantuan program SAP 2000 v.15. Hasil analisa SAP 2000 v.15 akan memberikan reaksi gaya- gaya dalam yang akan digunakan untuk perencanaan kebutuhan tulangan balok dan perencanaan kebutuhan tulangan kolom gedung Rusun Cipanas Kabupaten Cianjur. Perhitungan gaya gempa yang terjadi pada struktur Gedung Rusun Cipanas dianalisa berdasarkan acuan SNI 1726-2012, dimana dalam melakukan analisis terhadap beban gempa yang terjadi di struktur gedung Rusun Cipanas menggunakan Respon Spektra Gempa.Kata kunci : Analisis, Perencanaan, Struktur Beton Bertulang, Kolom, Balok, Plat Lantai, Rusun   Cipanas.ABSTRACTCianjur Regency is one of the districts in West Java that has abundant natural resources, water and plants. So far the Cianjur Regency Government has established good and harmonious cooperation for the development of Cianjur's progress, one of which is with the TNI specifically with Yon Armed 5/105 Tarik. Yon Armed 5/105 Tarik to build Yon Flat Armed 5/105 for members of Yon Armed 5/105 Tarik.Loading analysis on the structure of the Rusun Cipanas Building in Cianjur Regency was carried out with the help of the SAP 2000 program v.15. The results of the SAP 2000 v.15 analysis will react to the internal forces that will be used for design of beam reinforcement requirements and design of column reinforcement requirements on the Rusun Cipanas Building in Cianjur Regency. The earthquake force calculation that occurred on the structure of the Rusun Cipanas Building in Cianjur Regency was analyzed based on the reference of SNI 1726-2012, where in carrying out an analysis of the earthquake load that occurred on the structure of the Rusun Cipanas Building using the Response of the Earthquake Spectra.Keywords : Analysis, Design, Reinforced Concrete Structure, Column, Beam, Plat, Rusun Cipanas.
Analisis Pengembangan Sarana Pendidikan & Masjid Baiturahman Stadion Bima Muhammad Yassin Zubair Pratama; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3762

Abstract

ABSTRAKPemerintah seharusnya memfasilitasi infrastruktur pendidikan yang layak dan terintegrasi, hal ini akan mendukung terciptanya atmosfir positif dalam proses belajar mengajar. Selain masyarakat di dalam lokasi pendidikan, fasilitas yang tersedia juga memberi manfaat bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan, dengan demikian wilayah ini menjadi pusat layanan dan pusat kegiatan berbagai elemen masyarakat.Sementara itu adanya peningkatan kebutuhan yang harus dilayani terkadang bangunan lama tidak mampu lagi untuk menampung berbagai aktifitas yang harus dilakukan. Untuk itu perlu adanya upaya peningkatan daya guna bangunan, dalam masalah ini langkah yang diambil yaitu berupa renovasi.Atas dasar kriteria kesalamatan maka proses perencanaan pembebanan harus sesuai dengan SNI  1727 - 2013 serta perencanaan struktur gedung ini harus mengacu dengan SNI - 2847- 2013 beton bertulang, yang merupakan peraturan terbaru yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi material terkini dengan mengacu pada AISC, selain itu dalam perhitungan rekayasa gempa juga harus mengacu pada SNI 1726 - 2012.Kata Kunci : Pendidikan, Perencanaan, Standar Nasional Indonesia.ABSTRACTThe government should facilitate decent and integrated education infrastructure, this will support the creation of a positive atmosphere in the learning process. In addition to the community in the education location, the facilities available also provide benefits to the surrounding communities in need, thus the region becomes the center of services and centers of activities of various elements of society.Meanwhile, there is an increasing need that must be served sometimes old buildings can no longer accommodate various activities that must be done. For that need an effort to improve the efficiency of buildings, in this case the steps taken are in the form of renovation.On the basis of the addressing criteria, the loading planning process shall be in accordance with SNI 1727 - 2013 and the design of this building structure shall refer to the SNI - 2847 - 2013 reinforced concrete, which is the latest regulation adapted to the latest material technology development with reference to AISC, earthquake engineering calculations should also refer to SNI 1726 - 2012.Keywords : Education, Planning, Indonesian National Standard (SNI).
ANALISIS CURAH HUJAN UNTUK PERAMALAN BANJIR DI WILAYAH CIREBON Tri Rezki Wahyu Azhari; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3763

Abstract

ABSTRAKWilayah Cirebon merupakan salah satu wilayah perkotaan rawan bencana alam banjir karena adanya perkembangan serta pembangunan yang mulai meluas pada area perkotaan dengan curah hujan yang cukup tinggi dan membuat genangan air jika durasi waktu hujan > 5 Jam khususnya pada Jl. Pemuda, Jl. DR. Cipto Mangunkusumo dan sekitarnya.Tujuan penelitian ini adalah menemukan upaya terobosan dalam mendapatkan data curah hujan dengan besaran curah hujan pada status lebat yang berpotensi menimbulkan bencana banjir pada wilayah Cirebon. Analisis dalam penelitian ini adalah analisis terhadap curah hujan, dengan menggunakan metode Regresi Linier pada 2 (Dua) jenis metodenya guna untuk mendapatkan hasil daripada nilai prediksi dalam kurun waktu tertentu.Berdasarkan analisis diperoleh data prediksi dengan jumlah total N=8, dari pengolahan data observasi klimatologinya dengan jumlah nilai N=15 dan mendapatkan nilai korelasi interpretasi R nya yaitu sebesar 0.6624 dari hasil pendekatan nilai pengujian menggunakan metode Regresi Linier Sederhana. Dalam metode Regresi Linier berganda tidak memasuki pemodelan grafik yang signifikan, maka disimpulkan dalam pengunaan metode Regresi Linier Sederhana cukup akurat pada data analisis hasil prediksi Y dengan total nilai prediksi N=8 dan nilai Residuals Maximum/selisih = -2.2493431.Kata Kunci : Curah Hujan, Banjir, Regresi LinierABSTRACTThe Cirebon region is one of the urban areas prone to floods due to developments and development that are beginning to expand in urban areas with high rainfall and puddle if the duration of rain is> 5 hours especially on Jl. Pemuda, Jl. DR. Cipto Mangunkusumo and surroundings.The purpose of this study was to find a breakthrough effort in obtaining rainfall data with the amount of rainfall in a dense status that has the potential to cause floods in the Cirebon region. The analysis in this study is an analysis of rainfall, using the Linear Regression method in 2 (two) types of methods to get results rather than predictive values in a certain time period.Based on the results of the analysis obtained predictive data with the number N = 8, from processing climatological observation data with the number N = 15 values and getting the R correlation interpretation value that is equal to 0.6624 from the test results using the Simple Linear Regression method. In multiple linear regression methods not including significant graphic modeling, it can be concluded that the use of the Simple Linear Regression method is quite accurate in the Y prediction analysis data with a total predictive value of N = 8 and Maximum Residue / difference = - 2.2493431.Keywords  : Rainfall, Floods, Linear Regression
ANALISIS STRUKTUR PERENCANAAN GEDUNG HOTEL TUPAREV KOTA CIREBON DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR BETON BERTULANG SNI 2847 – 2013 Eka Purnamasari; Fathur Rohman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3764

Abstract

ABSTRAKSuatu bangunan harus didesain sehingga memenuhi kriteria bangunan yang kuat, aman, nyaman tetapi tetap ekonomis. Dalam mewujudkan bangunan yang berkualitas dari segi keamanan serta kenyamanan, dan ekonomis diperlukan perencanaan dan perhitungan struktur gedung yang sesuai dengan peraturan sehingga memenuhi persyaratan pembangunan gedung.Aatas dasar kriteria keselamatan dan layanan yang prima maka proses perencanaan pembebenan harus sesuai dengan SNI 1727-2013 serta perencanaan struktur gedung ini harus mengacu dengan SNI 2847-2013 beton bertulang, yang merupakan peraturan terbaru.Analisis struktur digunakan software ETABS, material beton digunakan untuk balok, kolom portal, dan pelat lantai serta struktur atap menggunakan dak beton. Hasil yang didapat berupa analisis dan gambar desain struktur hotel verse tuparev Kabupaten Cirebon.Kata kunci : beton, pelat lantai, balok, kolom, dak atap ABSTRACTA building must be designed so that it meets the criteria of building that is strong, safe, comfortable but still economical. In realizing a quality building in terms of security and comfort, and economically it is necessary to plan and calculate building structures in accordance with the regulations so as to meet the requirements for building construction.On the basis of safety criteria and excellent service, the loading planning process must be in accordance with SNI 1727-2013 and the planning of this building structure must refer to SNI 2847-2013 reinforced concrete, which is the latest regulation.The structure analysis is used by ETABS software, concrete material is used for beams, portal columns, and floor slabs and the roof structure uses no concrete. The results obtained in the form of analysis and design drawings of the hotel verse tuparev structure of Cirebon Regency.Keywords : concrete, slab, beam, column,
ANALISIS DAN PERENCANAAN JALAN PADA RUAS JALAN LEGOK - JIPANG Fahmi Siddik; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3765

Abstract

ABSTRAKTransportasi darat (jalan raya dan jalan berbasis rel) adalah pergerakan arus manusia, kendaraan dan barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan jaringan jalan. Jalan adalah bentuk infrastruktur utama yang memiliki peran vital dalam kehidupan karena aspek distribusi adalah satu dari tiga aspek pembentuk ekonomi selain produksi dan konsumsi.Brebes merupakan kota kecil di pesisir utara ujung paling barat wilayah Jawa Tengah. Letaknya yang berada di jalur lalu-lintas pantai utara (Pantura) dan merupakan pintu gerbang ke Jawa Tengah dari arah barat di samping berbatasan dengan wilayah Jawa Barat, menjadikan daerah ini sebagai kota lintasan yang cukup penting. Kabupaten Brebes terdiri atas dataran rendah, dataran tinggi, pegunungan dan perbukitan dengan iklim tropis yang bercurah hujan rata-rata 18,94 mm; curah hujan maksimum 347 mm dan curah hujan minimum 2 mm. Kondisi itu menjadikan kawasan tesebut sangat potensial untuk pengembangan produk pertanian seperti tanaman padi, hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan dan banyak lagi. Kota Brebes dengan letaknya yang strategis, yaitu di persimpangan jalan utama pada pertengahan Pulau Jawa, Kabupaten Brebes memegang peranan penting bagi kelancaran transportasi darat di Pulau Jawa. Mengingat pentingnya peranan Kabupaten Brebes bagi kelancaran transportasi darat, maka kelayakan prasarana transportasi yang terdapat di kota tersebut harus benar-benar diperhatikan.Pada ruas jalan Legok - Jipang yang berlokasi di Kecamatan Bantarkawung adalah ruas jalan yang berada di Kabupaten Brebes tepatnya di jalur Provinsi Kec. Bantarkawungyang memiliki ketinggian ±323 meter diatas permukaan laut. Oleh karena itu volume lalu lintas di daerah tersebut tidak cukup padat, dikarnakan kurangnya prasarana tranportasi d jalan tersebut kurang di perhatikan.Berdasarkan hal tersebut di atas kabupaten Brebes atau tepatnya di jalan Legok - Jipang perlu di adakan pembangunan jalan baru, dengan adanya pembangunan jalan baru akan lebih mendukung kelancaran tranportasi, kenyamanan dan keselamatan di jalan tersebut.Kata kunci : Transportasi, Lalu Lintas, Geometrik Jalan. ABSTRACTLand transportation (highways and rail-based roads) is the movement of the flow of people, vehicles and goods from one place to another using road networks. Roads are a major form of infrastructure that has a vital role in life because the distribution aspect is one of the three aspects that shape the economy besides production and consumption.Brebes is a small town on the coast north of the westernmost part of the Central Java region. Its location is in the northern coast traffic lane (Pantura) and is the gateway to Central Java from the west side adjacent to the West Java region, making this area a fairly important trajectory city. Brebes Regency consists of lowlands, highlands, mountains and hills with a tropical climate that has rainfall averaging 18.94 mm; maximum rainfall of 347 mm and minimum rainfall of 2 mm. This condition makes the area very potential for the development of agricultural products such as rice, horticulture, plantations, fisheries, livestock and many more. Brebes City with its strategic location, namely at the main crossroads in the middle of Java Island, Brebes Regency plays an important role for the smooth operation of land transportation on the island of Java. Considering the important role of Brebes Regency for the smooth operation of land transportation, the feasibility of transportation infrastructure in the city must be taken into account.On the Legok - Jipang road, located in Bantarkawung Subdistrict, the road is located in Brebes Regency, precisely in the Province of Kec. Bantarkawungyang has a height of ± 323 meters above sea level. Therefore, the traffic volume in the area is not sufficiently solid, because the lack of transportation infrastructure in the road is less noticed.Based on the above, Brebes district or precisely on Legok - Jipang road needs to be carried out for the construction of new roads, with the construction of new roads will further support the smooth transportation, comfort and safety on the road.Keywords: Transportation, Traffic, Geometric Roads  
ANALISIS MANAJEMEN KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG SEKRETARIAT DAERAH 8 LANTAI KOTA CIREBON Lesli Gilang Putra Prawira; Fathur Rohman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v8i1.3766

Abstract

ABSTRAKProyek Konstruksi merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan sumber daya tertentu. Keberhasilan suatu proyek konstruksi ditentukan dari kesesuaian waktu, biaya dan mutu yang ditetapkan dalam dokumen kontrak. Dalam pelaksanaan proyek konstruksi sering terjadi , penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor dominan penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek.            Melalui penelitian ini akan dilakukan perhitungan bobot penyebab keterlambatan proyek dengan variabel bahan baku, tenaga kerja,peralatan, keuangan lingkungan ,perubahan dan perencanan penjadwalan.Kata Kunci : Keterlambatan Proyek, Manajemen Proyek, Metode Bar Chart dan S Curve ABSTRACT               Construction Project is a form of activity that lasts for a limited period of time, with certain resources. The success of a construction project is determined by the suitability of the time, cost and quality specified in the contract document. In the implementation of construction projects often occur, this research was conducted with the aim to find out the dominant factors causing delays in project implementation.               Through this research, we will calculate the weight of the causes of project delays with variables of raw materials, labor, equipment, environmental finance, scheduling changes and planning.Keywords : Project Delay, Project Management, Metode Bar Chart and S Curve
Analisis Pengendalian Banjir Dengan Studi Kasus DAS Bangkaderes Kabupaten Cirebon Abdul Wahid; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3767

Abstract

ABSTRAKUntuk menghitung besarnya debit banjir yang ada maka perlu di hitung berdasarkan data curah hujan dan data kapasitas alur sungai yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa hitungan curah hujan untuk mendapatkan besarnya debit banjir pada daerah aliran sungai bangkaderes. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil data sekunder. Data tersebut untuk menentukan jumlah debit banjir rencana dan kapasitas alur sungai . Dengan faktor-faktor lainnya yang menunjang hitungan curah hujan efektif dan debit rencana. Setelah itu dengan menggunakan rumus curah hujan dan debit banjir kita dapat menghitung debit rencana.            Dengan diketahui debit banjir puncak Hidrograf HSS Nakayasu Q25 = 651.5745 m3/dt  dan kapasitas alur Sungai Bangkaderes setelah pembuatan tanggul Q = 665,70  m3/dt, maka dapat disimpulkan bahwa kapasitas alur Sungai Bangkaderes setelah pembuatan tanggul dapat menampung debit banjir tahunan (Q25).Dalam menganalisis pengandalian banjir ini dibutuhkan data curah hujan sebanyak 20 tahun dari tahun 1995 hingga tahun 2014. Banjir yang terjadi pada sungai Bangkaderes disebabkan karena kapasitas sungai Bangkaderes tidak dapat menampung Q25 tahun Weduwen.Kata Kunci : Curah Hujan, Debit Banjir, Kapasitas AlurABSTRACTTo calculate the amount of flood discharge that is then necessary is calculated based on rainfall data and the data capacity of the existing river channel. The aim of this study was to analyze the rainfall count to get the magnitude of the flood discharge in river basin bangkaderes. This research was conducted by taking secondary data. The data is to determine the number of flood discharge capacity of the river channel and plan. With other factors that support effective rainfall count and discharge plan. After that using the formula rainfall and flood discharge we can calculate the discharge plan.With the peak flood discharge hydrograph known HSS Nakayasu Q25 = 651.5745 m3 / s and the flow capacity of the river embankment Bangkaderes after manufacture Q = 665.70 m3 / sec, it can be concluded that the flow capacity of the river embankment Bangkaderes after manufacture can accommodate the annual flood discharge (Q25) .In pengandalian analyze this flood of data needed rainfall of 20 years from 1995 to 2014. Flooding on rivers Bangkaderes due Bangkaderes river capacity can not accommodate Q25 Weduwen year.Keywords: Rainfall, Debit Flood, Flow Capacity

Page 3 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.2 : Oktober 2025 Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.1 : April 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.2 : Oktober 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.1 : April 2024 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.2 : Oktober 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.1 : April 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 2 : Oktober 2022 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022 Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020) Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2020) Vol 8 No 3 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2019) Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019) Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019) Vol 7 No 5 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2018) Vol 7 No 4 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 3 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 6 No 7 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2017) Vol 6 No 6 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 5 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 4 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 4 No 4 (2015): JURNAL KONSTRUKSI More Issue