cover
Contact Name
Mira Lestira Hariani
Contact Email
mira.hariani0103@gmail.com
Phone
+6287718070807
Journal Mail Official
tekniksipil.jki@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Jln. Pemuda No. 32, Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan
ISSN : 28283759     EISSN : 2828156X     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jki.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) merupakan kelanjutan dari Jurnal Konstruksi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon, Indonesia dengan p-issn 2085-8744. Tujuan penerbitan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) mengakomodasi pemaparan informasi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, artikel teknis, artikel konseptual, ataupun artikel laporan studi kasus yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal ini. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) menerbitkan dua edisi per-tahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) memuat artikel terkait: ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, ilmu rekayasa hydro dan bangunan air, ilmu rekayasa transportasi dan perancangan jalan, ilmu manajemen konstruksi, serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 232 Documents
Analisis Pengembangan dan Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Talaga – Wado Angga Ahmad Rosandi; Martinus Agus Sugiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3778

Abstract

ABSTRAKAnalisis ini untuk  mengetahui berapa besar kontribusi pertambahan volume lalu lintas akibat dari dibangunnya Bandar Udara Internasional Kertajati terhadap ruas jalan Talaga – Wado yang juga bertujuan untuk mengevaluasi ruas jalan Talaga – Wado untuk dilakukan pengembangan dan peningkatan jalan berupa pelebaran jalan dan perbaikan alinyemen. Hasil analisis didapat bahwa nilai DS (Degree of Saturation) pada saat penelitian yaitu sebesar 0,29, sepuluh tahun kemudian pada tahun 2025 setelah bandar udara beroperasi sekitar 8 tahun, nilai DS mencapai 1,15 yakni dari pertumbuhan volume lalu lintas di sepanjang ruas jalan Talaga – Wado.Dengan demikian ruas jalan Talaga – Wado harus dilakukan pelebaran jalan menjadi 7 meter dan bahu jalan 2 meter dengan tipe 2 lajur 2 arah (2/2 UD) supaya jalan mampu melayani volume lalu lintas. Perbaikan alinyemen disepanjang ruas jalan Talaga – Wado dilakukan dari Km.Cn 79+227 – Km.Cn 79+603 karena terdapat empat tikungan atau tiga lengkung berbalik arah dengan masing-masing tangent kurang dari 30 meter.Kata kunci : Derajat Kejenuhan, Kapasitas Jalan, Perbaikan Alinyemen, Prediksi Pertumbuhan Volme Lalu Lintasm, Volume Lalu Lintas.ABSTRACTThis analysis to determine how large contribution in volume traffic a result of the construction the international airport kertajati to roads talaga - wado who also aimed to evaluate roads talaga - wado to further investigated and improving road of the project and repairs alignment. The analysis found that the ds ( degree of saturation ) at the time of the which is 0,29, ten years later in 2025 after the airport in operation about 8 years, the ds reached 1,15 volume of growth traffic along the road talaga - wado.Thus roads talaga - wado must widening of the road 7 feet tall and roadside 2 yards with type 2 lanes 2 direction ( 2 / 2 ud ) that able to serve volume road traffic. Improvement alignment along roads talaga - wado done from km.cn 79+227 - km.cn 79+603 because there are four bends or three arch the return with each tangent less than 30 meters. Keywords : Degrees of Saturation, The Road Capacity, Alignment  Improvement, A Prediction Growth Volme Traffic, Volume Traffic
Analisis Kinerja Irigasi di Saluran Induk Cipelang Dengan Metode AHP (Annalytical Hierarchy Process) Azi Ibrahim Humaidi; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3780

Abstract

ABSTRAK Irigasi mempunyai fungsi untuk mendukung produktifitas lahan pertanian dalam rangka meningkatkan produksi pertanian, ketahanan pangan nasional, dan kesejahteraan masyarakat khususnya petani yang diwujukan dengan mempertahankan keberlanjutan sistem irigasi melalui kegiatan pengelolaan sistem irigasi yang efektif dan efisien.Saluran induk Cipelang merupakan salah satu saluran induk dari Bendung Rentang. Saluran induk Cipelang dapat mengairi luas areal ± 36.102 Ha. Luas areal tersebut meliputi 3 Kecamatan dari 2 Kabupaten.Saluran induk Cipelang mempunyai 3 buah saluran induk dan 35 saluran sekunder.Berdasarkan analisis kondisi fisik jaringan irigasi saluran induk Cipelang, kondisi fisik saluran pada daerah irigasi saluran induk Cipelang didapat angka persentase sebesar 57,93 % dengan kondisi rusak dan 42,07 % dengan kondisi baik. Sedangkan pada kondisi fisik bangunannya didapat angka persentase 34,65 % dengan kondisi rusak dan 65,35 % dengan kondisi baik. Berdasarkanan alisis debit saluran induk Cipelang dapat diketahui bahwa debit andalan dari saluran induk Cipelang belum bisa memenuhi dari debit kebutuhannya. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi fisik jaringan irigasi yang rusak serta kondisi lingkungan saluran induk Cipelang yang tidak terjaga. Berdasarkan analisis pola tanam, agar debit andalan dari saluran induk Cipelang dapat memenuhi debit kebutuhannya maka untuk sementara pola tanam disaluran induk Cipelang diganti dengan palawija-padi-palawija.Kata kunci:                 Irigasi, Debit aliran, Pola tanamABSTRACT                Irrigation has the function to support the productivity of agricultural land in order to increase agricultural production, food security, and welfare of the public, especially farmers who diwujukan to maintain the sustainability of the irrigation system through effective management of irrigation systems and efficient. Cipelang trunk is one of the main canal weir Range. Cipelang trunk can irrigate a total area of ± 36 102 ha. The total area covering 3 sub-district of 2 Kabupaten.Saluran parent Cipelang have 3 pieces of the trunk and 35 secondary channels.               Based on the analysis of the physical condition of the network of irrigation channels Cipelang parent, the physical condition of the irrigation channel in the trunk area of the figures obtained Cipelang percentage of 57.93% with a damaged condition and 42.07% in good condition. While on the physical condition of the building acquired 34.65% percentage figure in a damaged condition and 65.35% in good condition. The analysis debit trunk can Cipelang diketahu ibahwa debit mainstay of the trunk Cipelang not meet the bias of the discharge needs. This is influenced by the physical condition of the damaged irrigation network and environmental conditions Cipelang trunk that does not awake. Based on the analysis of cropping patterns, in order to discharge the mainstay of the trunk Cipelang can meet the discharge requirement for temporary holding disaluran cropping patterns Cipelang replaced with crops-rice-crops.Keywords:             Irrigation , flow rate , cropping pattern
Perencanaan Pembangunan Underpass Di Persimpangan Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo – Jalan Dr. Wahidin Cirebon Guna Mengurangi Kepadatan Lalu Lintas Baban Sobana; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3781

Abstract

ABSTRAK            Pertumbuhankendaraan yang semakin pesat tiap tahun dan tidak diimbangi dengan peningkatan prasarana jalan akan menimbulkan kemacetan terutama pada jam-jam sibuk. Kemacetan yang terjadi terutama pada persimpangan-persimpangan yang ada di kota Cirebon. Diantara beberapa persimpangan yang ada, persimpangan jalan Dr. Cipto Mangunkusumo - jalan Dr. Wahidin sebagai salah satu simpang yang padat. Untuk mengurai kemacetan dan mengurangi kepadatan volume lalu lintas di persimpangan jalan tersebut maka diperlukan suatu perencanaan persimpangan tidak sebidang dengan underpass. Selain itu dengan adanya persimpangan tak sebidang pula, arus lalu lintas menjadi lancar serta titik konflik dapat berkurang sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan. Dalam perencanaan underpass ini digunakan software SAP2000 (Structure Analisis Program) untuk menghitung pembebanan dan momen yang bekerja pada struktur. Dimensi Box Culvert yang digunakan tinggi 7,1 meter panjang 15 meter dan lebarnya 7,9 meter. Hasil analisis yang didapat pada perencanaan underpass ini menghasilkan momen terbesar pada plat lantai kendaraan sebesar -3116,15 kNm dengan momen sebesar itu dipakai tulangan 2D32-100 pada tumpuan dan 2D32-140 pada bagian lapangan dengan tebal plat 0,85 meter. Untuk plat dinding momen terbesarnya yaitu 242.78 kNm memakai tulangan D19 – 110 pada tumpuan dan D16 – 110 pada bagian lapangan  dengan tebal plat 0,40 meter. Sedangkan plat pondasi menggunakan tulangan 2D40 – 100 dengan tebal plat 0,98 meter. Pada reaksi tumpuan reaksi yang terjadi sebesar 3829.05 kN. Kata kunci : persimpangan,  underpass, box culvert, dimensi, momen, tulangan. ABSTRACT               Growth vehicles is rapidly increasing every year and is not offset by an increase in road infrastructure will cause congestion, especially at peak hours. Congestion that occurs primarily in the intersections in the city of Cirebon. Among some existing intersections, crossroads Dr. Cipto Mangunkusumo -  Dr. Wahidin road as one of the intersections are congested. To unravel congestion and reduce the density of traffic volume at the intersection of these roads, we need a plan is not a piece of the underpass junction. In addition to the plot of the intersection is not well, a smooth flow of traffic and the point of conflict can be reduced so as to minimize the occurrence of accidents. In planning this underpass used software SAP2000 (Structure Analysis Program) for calculated loading and moments acting on the structure. Dimensions Box Culvert used height 15 meters 7.1 meters long and 7.9 meters wide. The analysis results obtained in this underpass planning resulted in the greatest moments in the floor plate of the vehicle amounted to 3116.15 kNm at the moment it is used on a pedestal 2D32-100 and reinforcing 2D32-140 on the pitch with plate thickness of 0.85 meters. The biggest moment for wall plate is 242.78 kNm wear reinforcement D19 - 110 on the pedestal and D16 - 110 on the ground with a plate thickness of 0.40 meters. While the foundation plate using reinforcement 2D40 - 100 with plate thickness of 0.98 meters. On the support reactions reactions that occur at 3829.05 kN.Keywords : crossing, underpass , box culvert , dimensions, moments ,reinforcement .
Kajian Dan Analisis Permasalahan Pekerjaan Sungai Hasan Nahdi; Sulistijo Edhy Purnomo
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3782

Abstract

ABSTRAKDalam pekerjaan sungai seringkali menimbulkan masalah seperti pembebasan lahan, tempat pembuangan hasil galian tanah. Seperti pada pengerjaan perbaikan dan pengaturan sungai cikamangi di Kabupaten Majalengka yang bentuk alur sungainya berbelok-belok terhambat pada pembebasan lahan, sehingga sulit untuk meluruskan alur sungai. Begitu pula pada pengerjaan rehabilitasi sungai citarik di Kabupaten Bandung yang pada pelaksanaan pekerjaannya terdapat permasalahan sulitnya tempat untuk pembuangan tanah hasil galian. Oleh karena itu dibutuhkan system pengendalian proyek sehingga proses implementasi proyek dapat berjalan dengan baik, tepat waktu, dan tepat biaya serta sesuai dengan spesifikasi teknis yang direncanakan.Kata Kunci : Permasalahan pekerjaan sungai, pembebasan lahan, tempat pembuangan hasil galian. ABSTRACT               In the project of streams often cause problems such as land acquisition, disposal excavation result. Such as the project to repair and setting Cikamangi’s river in Majalengka that forms the river meandering groove hampered in land acquisition, with the result that it difficult to straighten the river flow. Similarly, in the Citarik’s river rehabilitation project in Bandung regency on the implementation of the work there are a difficult problem for the disposal of excavated soil results. Therefore it takes control system project so that the project implementation process to run well, timely, and cost effective and in accordance with the technical specifications are planned. Keywords: Problems project of streams, land acquisition, disposal excavation results.
Analisis Pengembangan Jalan Tidak Sebidang Antara Jalan Rel Kereta Api Dengan Jalan Tentara Pelajar Kota Cirebon Sigit Hidayat; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3783

Abstract

ABSTRAKJalan Tentara Pelajar merupakan jalan kolektor yang dibawah pengelolaan pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jalan Tentara Pelajar mempunyai volume lalu lintas kendaraan yang sangat ramai, karena jalan ini merupakan jalur penghubung anatara kawasan pemukiman dengan kawasan perdagangan/ jasa. Selain itu, jalan ini juga dilalui oleh perlintasan sabidang jalur kereta api dengan menggunakan sistem palang pintu. Sehingga waktu tunda (delay time) bagi pengguna kendaraan yang melalui Jalan Tentara Pelajar akan semakin bertambah lama.Oleh karena itu, untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Maka, Penulis akan merencanakan Pengembangan Perlintasan Tidak Sebidang antara Jalan Rel Kereta Api dengan Jalan Tentara Pelajar. Tahapan perencanaan yang dilakukan yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder yang diperlukan, analisis struktur, dan gambar desain akhir.Pengembangan Perlintasan Tidak Sebidang antara Jalan Rel Kereta Api dengan Jalan Tentara Pelajar akan menggunakan struktur underpass dimana lalu lintas Jalan Tentara Pelajar akan berada dibawah Jalan Rel. Struktur underpass akan menggunakan perencanaan Double Box Culvert. Pengembangan perlintasan tidak sebidang juga akan memerlukan perencanaan kembali alinyement vertikal pada ruas jalan yang ada. Kata kunci :    Pengembangan Perlintasan Tidak Sebidang, Jalan Rel, Jalan Tentara Pelajar, Underpass, Box Culvert. ABSTRACTTentara pelajar street is one of passage which related to management's goverment of West Java Province. Tentara pelajar street has traffic-lane that crowded because the street is passageway between residence and merchandising. Moreover, there were railway on the street used door crossbar system until that happened delay time to Developing of passage not coplanar between railway and tentara pelajar street.For the steps of the plan, the writer collected of the primer data and secodary data, analyze structure, and the last picture design. Developing of passage not coplanar between railway an tentara pelajar street used underpass structure where is traffic-lane on the railway track.Underpass structure is used by double box culvert plan. Developing of passage not coplanar between railway and tentara pelajar street need to make a planning again for alinyement vertical on the passages. Keywords: Developing of passage not coplanar between railway and tentara pelajar street, railway track, tentara pelajar street, box culvert.
Analisis Hidrologi Dan Ekonomi Bendungan Situ Patok Wisnu Saefuloh; Saihul Anwar; Nurdiyanto Nurdiyanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3784

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisa hitungan untuk mendapatkan besarnya potensi air pada Bendungan Situ Patok. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil data sekunder. Data tersebut untuk menentukan intensitas dan menentukan kebutuhan air di areal sawah dan pembuatan bangunan-bangunan teknik sipil lainnya.Kajian dilakukan dengan pengumpulan data, baik data primer (data yang diperoleh dari hasil survey secara langsung di lapangan), maupun dari data sekunder (dalam hal ini dari pihak yang terkait), kemudian menganalisa serta mengolah data-data yang terkumpul, sehingga dengan diketahui hasil analisis kita jadi tahu konservasi apa yang dapat dilakukan guna mitigasi kajian aspek-aspek Analisis Hidrologi Dan Ekonomi Bendungan Situ Patok.Kata Kunci : Bendungan, Hidrologi, Ekonomi Bendungan, Bcr ABSTRACTThe aim of this study was to analyze the count to determine the amount of water in the dam Situ potential Stakes. This research was conducted by taking secondary data. The data is to determine the intensity and determine the need for water in paddy fields and manufacturing buildings of other civil engineering.The study was conducted by collecting data, both primary data (data obtained from the survey results directly in the field), as well as from secondary data (in this case from the parties concerned), then analyze and process data collected, so that with known results conservation analysis we came to know what can be done to mitigate the study of aspects of Hydrology and Economics analysis Dam Situ Stakes.Keywords : Dams, Hydrology, Economics Dam, Bcr
Analisis Hidrologi Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung Andi Darmawan; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3785

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis jaringan Hidrologi Wilayah Sungai Cimanuk - Cisanggarung, dari hasil analisa data cura hujan yang di dapat di analisis sehingga menghasilkan hujan intensitas perhari, intensitas dengan waktu, curah hujan dengan waktu, rata - rata frekuensi hujan mm, penyebaran dan kerapatan pos curah hujan. Penelitian ini merupakan cara untuk menganalisis jaringan hidrologi di WS Cimanuk Cisanggarung. Total hujan rata-rata Sub-WS Cipanas Pangkalan adalah 8.16 mm. Ketebalan hujan bulanan maksimum berkisar antara 362 - 547 mm. Total hujan harian rata-rata sub-WS Cimanuk adalah 9.63 mm. Ketebalan hujan bulanan maksimum berkisar antara 335 - 2483 mm. Total hujan harian rata-rata Sub WS. Pantura Ciayu adalah 12.42 mm. Ketebalan hujan bulanan maksimum berkisar antara 421.5–1136 mm. Total hujan harian rata-rata Sub-WS Cisanggarung adalah 12.45 mm. Ketebalan hujan bulanan maksimum berkisar antara 429 - 956 mm. Kerapatan Sub WS Cipanas Pangkalan dengan luas wilayah sebesar 954 km2 adalah 136 km2/pos. Kerapatan Sub WS Cimanuk dengan luas wilayah sebesar 3741 km2 adalah 234 km2/pos.Kata Kunci    : Analisis, Jaringan Hidrologi, Curah Hujan ABSTRACTThis study was conducted to analyze the network Hydrology River Region Cimanuk - Cisanggarung, from the data analysis cura rain that can be analyzed to produce rainfall intensity per day, the intensity with time, precipitation with time, the average - average frequency of rainfall mm, distribution and density of post rainfall. This study is a way to analyze the hydrologic network in WS Cimanuk Cisanggarung. Total average rainfall Sub-WS Cipanas base is 8.16 mm. The thickness of the maximum monthly rainfall ranging between 362-547 mm. Total average daily rainfall sub-WS Cimanuk is 9.63 mm. The thickness of the maximum monthly rainfall ranges between 335 - 2483 mm. Total average daily rainfall Sub WS. Pantura Ciayu is 12:42 mm. The thickness of the maximum monthly rainfall ranged 421.5-1136 mm. Total average daily rainfall Sub-WS Cisanggarung is 12:45 mm. The thickness of the maximum monthly rainfall ranging between 429-956 mm. WS Cipanas density Sub Base with a total area of 954 km2 is 136 km2 / post. WS Sub Cimanuk density with a total area of 3741 km2 is 234 km2 / post.Keywords        : Analysis, Network Hydrology, Rainfall
Analisis Lanjutan Pengembangan Pasar Mundu Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon Arief Bobby gunarso; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3786

Abstract

ABSTRAK Pasar Mundu merupakan Pasar Tradisional yang berada di Desa Mundu Pesisir Kecamatan Mundu. Kondisi Pasar Mundu saat ini tidak terawat, mulai dari bangunan yang banyak mengalami kerusakan, area parkir dan bongkar muat yang menggunakan badan jalan, para pedagang yang menggelar dagangannya di jalur akses pasar.Dari permasalahan diatas sehingga diperlukan suatu penelitian untuk mencari solusinya, tahap pertama untuk solusi masalah eksisting pasar ialah penentuan strategi pengembangan pasar dengan analisis Strenght Weakness Opportunities Threats (SWOT), tahapan kedua untuk analisis jumlah pedagang pasar dilakukan dengan cara proyeksi jumlah pedagang tahun 2020. serta dilakukannya perencanaan gedung baru berupa bangunan 3 (tiga) lantai yang didesain dengan Autocad dan SketchUp serta dihitung dengan hitungan manual yang berdasarkan SNI 2013 dan aplikasi ETABS sebagai perbandingan. Untuk masalah perparkiran disediakan area bongkar muat, parkir mobil dan motor.Hasil penelitiannya yaitu mengembangkan bangunan Pasar Mundu dengan memanfaatkan lahan yang ada. Untuk bangunan utama pasar dibuat secara vertikal 3 lantai beserta fasilitas-fasilitas pendukung lainnya Kata Kunci     : Pengembangan Pasar Tradisional, Analisis SWOT, Analisis Struktur. ABSTRACT Mundu market is a traditional market in the village Mundu Pesisir District Mundu. Mundu current market conditions are not maintained, from which many damaged buildings, parking areas and loading and unloading the use of the road, traders who hold merchandise on market access points. From the above problems so we need a study to find a solution, the first phase to the solution of the existing problems is determining the market with a market development strategy analysis Strength Weakness Opportunities Threats (SWOT), the second stage of the analysis of the number of market traders is done by 2020. The projected number of traders and does the planning of new buildings in the form of building three (3) floors designed with AutoCAD and SketchUp and is calculated by a manual count based SNI 2013 and ETABS application for comparison. For reserved parking problems loading area, parked cars and motorcycles.The results of the research is to develop building Mundu market by leveraging existing land. For the main building market made vertically 3 storey’s and other support facilities Keywords      : Development of Traditional Market, SWOT Analysis, Analysis Structure.
Kajian Optimasi Pengoperasian Waduk Darma Arif Kurnia Nugraha; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3787

Abstract

ABSTRAKWaduk Darma merupakan salah satu waduk buatan yang berada pada daerah aliran sungai Cisanggarung bagian hulu Sejak Waduk Darma dioperasikan pada tahun 1962 sampai sekarang, kondisi persediaan air di Waduk Darma terus menyusut. Penyusutan itu diduga akibat adanya kebocoran teknis (seepage) terutama di Rockfill Dam dan Babakan Dam.Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa pengoperasian Waduk Darma masih optimal karena berdasarkan hasil analisis simulasi operasi waduk menunjukan bahwa volume air Waduk Darma masih diatas Minimum Operating Level (MOL). Berdasarkan catatan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Sejak Waduk Darma dibangun pada jaman Pemerintahan Kolonial Belanda sampai sekarang, kondisi persediaan air di Waduk Darma terus menyusut. Penyusutan itu diduga akibat proses sedimentasi (pelumpuran) yang cukup tinggi.Kata Kunci    : Simulasi, Optimasi, Operasi, Waduk. ABSTRACTDarma Reservoir is one of the artificial reservoirs are located in watersheds Cisanggarung upstream. Since Darma operated in 1962 until now, the condition of the water supply in Darma continues to shrink. Depreciation was allegedly due to technical leakage (seepage) especially in Babakan rockfill Dam and Dam.Based on the results of the analysis showed that the optimal operation of Darma still because based on the analysis of reservoir operation simulation shows that the volume of water Darma still above the Minimum Operating Level (MOL). Based on the record of the Central River Region (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Since Darma was built in the Dutch Colonial era to the present, the condition of the water supply in Darma continues to shrink. Depreciation was allegedly due to sedimentation (siltation) are quite high.Keywords        : Simulation, Optimization, Operations, Reservoir.
Pemetaan Kapasitas Dukung Tanah Berdasarkan Data Sondir di Kota Cirebon Asep Agung; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i3.3788

Abstract

ABSTRAK Kota Cirebon dengan luas wilayah administratif 3810 Ha merupakan kota yang sedang berkembang dalam pembangunan gedung bertingkat guna menunjang sektor perdagangan dan jasa. Dalam mewujudkan potensi pembangunan tersebut, perlu diperhatikan kapasitas dukung tanah di Kota Cirebon agar fungsi dari gedung tersebut maksimal. Untuk mengetahui kapasitas dukung tanah perlu dilakukan penyelidikan tanah salah satunya ialah uji sondir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran kapasitas dukung tanah dan klasifikasi lapisan tanah di Kota Cirebon berdasarkan pengujian sondir yang berjumlah 50 lokasi yang tersebar di 5 Kecamatan Kota Cirebon yaitu Kecamatan Kejaksan, Kesambi, Pekiringan, Lemahwungkuk dan Harjamukti. Hasil penelitian ini yaitu menampilkan pemetaan kapasitas dukung tanah berdasarkan uji sondir di Kota Cirebon menggunakan peta administrasi Kota Cirebon. Kata Kunci     : Pemetaan Kapasitas Dukung Tanah, Uji Sondir, Klasifikasi Lapisan Tanah.  ABSTRACT Cirebon city with administrative area of 3810 hectares is a growing city in the construction of multi-storey building to support the trade and services sectors . In realizing the development potential , to consider the soil bearing capacity in the city of Cirebon to the function of the building up . To determine the soil bearing capacity of soil investigation needs to be done is to test one sondir . This study aims to determine the distribution of the soil bearing capacity and soil classification in Cirebon based testing sondir totaling 50 locations in 5 Districts namely Sub Kejaksan Cirebon City , Kesambi , Pekiringan , Lemahwungkuk and Harjamukti . The results of this study is to show the mapping of soil bearing capacity based on test sondir in Cirebon using administrative map of Cirebon . Keywords         : Support Capacity Mapping Soil, Test Sondir , Layer Classification Land.

Page 5 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.2 : Oktober 2025 Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.1 : April 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.2 : Oktober 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.1 : April 2024 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.2 : Oktober 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.1 : April 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 2 : Oktober 2022 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022 Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020) Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2020) Vol 8 No 3 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2019) Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019) Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019) Vol 7 No 5 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2018) Vol 7 No 4 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 3 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 6 No 7 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2017) Vol 6 No 6 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 5 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 4 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 4 No 4 (2015): JURNAL KONSTRUKSI More Issue