cover
Contact Name
Mira Lestira Hariani
Contact Email
mira.hariani0103@gmail.com
Phone
+6287718070807
Journal Mail Official
tekniksipil.jki@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Jati Jln. Pemuda No. 32, Cirebon, Jawa Barat 45132
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan
ISSN : 28283759     EISSN : 2828156X     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/jki.v11i1
Core Subject : Engineering,
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) merupakan kelanjutan dari Jurnal Konstruksi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Swadaya Gunung Djati Cirebon, Indonesia dengan p-issn 2085-8744. Tujuan penerbitan Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) adalah: (1) untuk menjadi wadah publikasi artikel ilmiah nasional di bidang teknik sipil serta (2) menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian civitas akademika di bidang teknik sipil ke level nasional. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) mengakomodasi pemaparan informasi ilmiah dalam bentuk artikel penelitian, artikel teknis, artikel konseptual, ataupun artikel laporan studi kasus yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal ini. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) menerbitkan dua edisi per-tahun pada bulan April dan Oktober. Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur (JKI) memuat artikel terkait: ilmu rekayasa struktur dan material, ilmu pondasi dan tanah pendukung, ilmu rekayasa hydro dan bangunan air, ilmu rekayasa transportasi dan perancangan jalan, ilmu manajemen konstruksi, serta ilmu pengukuran dan pemetaan.
Articles 232 Documents
Analisis Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Kuningan - Banjarharja Apriyanto Rahmat; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3768

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Luragung – Cibingbin merupakan prasarana transportasi alternative Kabupaten Kuningan Menuju Provinsi Jawa Tengah dan sebaliknya, saat ini kondisi ruas jalan ini mempunyai lebar hanya 6 m dilihat dari kondisi fisiknya jalan ini tidak mencerminkan statusnya yang merupakan jalan Provinsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambar peningkatan yang terjadi, untuk meningkatkan volume lalu lintas di ruas jalan tersebut dab besarnya presentase kendaraan yang melintasi ruas jalan Luragung- Cibingbin.Daerah ruas jalan Luragung – Cibingbin memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi, yaitu berkisar antara 1000 – 5000 mm/tahun. Daerah ini berada dikelandaian jalan > 10% dan memiliki presentase kendaraan sebesar > 30%. Setelah melakukan analisis dan perhitungan diketahui tebal lapisan tambahan pada ruas jalan Luragung – Cibingbin adalah 13 cm dengan jenis aspal Laston  590.Kata Kunci:Pelebaran Jalan, Lapisan Tambahan, Volume Lalu LintasABSTRACT               Roads Luragung - Cibingbin an alternative transportation infrastructure District Brass Towards Central Java and vice versa, the current condition of this road has a width of only 6 m seen from his physical condition does not reflect the status of this road which is a provincial road. The purpose of this study was to get a picture of that increase occurring, to increase the volume of traffic on these roads dab the size of the percentage of vehicles that cross the road Luragung- Cibingbin.               After doing the analysis and calculation of the additional layer of known thickness on roads Luragung - Cibingbin is 13 cm with the type of asphalt Laston 590.Keywords : Widening Road, Layer Supplement, Volume Traffic
Analisa Penurunan Pondasi Tangki Timbun Air Baku 54-T-101b di PT. Pertamina Refinery Unit di Balongan Dengan Melakukan Penyelidikan Tanah Mutamakin Mutamakin; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3769

Abstract

ABSTRAKKilang Pertamina Refinery Unit VI Balongan dengan kapasitas 125.000 barel/hari adalah kilang minyak yang berlokasi di Desa Balongan Kabupaten Indramayu, yang merupakan salah satu dari tujuh kilang yang dimiliki oleh Pertamina. Kilang Pertamina Refinery Unit VI Balongan yang mulai beroperasi sejak tahun 1994.Salah satu permasalahan pada peralatan kilang yang sudah terjadi sejak masa konstruksi adalah terjadinya penurunan pondasi tangki penampung air baku 54-T-101B yang di disain dengan metode preloading dan sampai dengan saat ini penurunan pondasi masih berlangsung. Evaluasi yang telah dilakukan dengan melakukan monitoring penurun yang terjadi di daerah dinding dan pusat tangki, yang dilakukan selama 3 (tiga) tahun terhitung dari mechanical completion, selanjutnya hasil monitoring di evaluasi dengan Regression Line Methode dengan basis level operasi dari tangki. Untuk mengetahui kondisi aktual tanah pondasi setelah dilakukan pembebanan selama 20 (dua puluh) tahun dan mencegah terjadi kondisi tidak berfungsinya tangki timbun air baku 54-T-101B akibat permasalahan pondasi, diperlukan adanya analisa penurunan pondasi tangki. Kata Kunci : Analisa penurunan pondasi tangki, penyelidikan tanah ABSTRACTPertamina Refinery Unit VI Balongan Refinery with a capacity of 125,000 barrels / day refinery is located in the village Balongan Indramayu district, which is one of seven refineries owned by Pertamina. Pertamina Refinery Unit VI Balongan Refinery has been operating since 1994.One of the problems at the refinery equipment that has occurred since the construction period is the decline in raw water storage tank foundation 54-T-101B are designed with preloading method and up to now the foundation is still ongoing settlement.Evaluation was done by monitoring loss that occurs in the area of the wall and the center of the tank, which is carried out for 3 (three) years from mechanical completion, then the results of monitoring in the evaluation of the Regression Line Methode with the base operating level of the tank. To determine the actual condition of the foundation soil after loading for 20 (twenty) years and preventing the condition of non-functioning storage tank of raw water 54-T-101B due to problems of the foundation.Keywords : Analysis settlement tank foundation, soil investigation 
Analisis Pengembangan Ruas Jalan Panjalin - Arjawinangun Shalehuddin Malik; Martinus Agus Sugiyanto; Arief Firmanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3770

Abstract

ABSTRAK Ruas jalan Panjalin - Arjawinangun merupakan salah satu jalur alternatif yang menghubungkan wilayah timur Kabupaten Majalengka yaitu Kecamatan Sumberjaya dengan wilayah barat laut Kabupaten Cirebon yaitu Kecamatan Ciwaringin dan Kecamatan Susukan. Secara georafis jalur ini diapit oleh 2 pintu masuk Tol yaitu pintu Tol Sumberjaya Km 175 berjarak 5 Km dari persimpangan Panjalin dan pintu Tol Palimanan Km 188 berjarak 11 Km dari Persimpangan Bunder Susukan. Jalan Tol baru tentunya akan menimbulkan dampak ekonomis bagi kawasan yang dilalui. Menurut Alfred Pakasi (2015) pengembangan suatu kawasan dapat terjadi sejalan dengan terbukanya jalur transportasi, misalnya jalur kereta api atau jalan raya.Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cirebon Tahun 2011 – 2031, Kecamatan Ciwaringin dan Kecamatan Susukan termasuk dalam rencana kawasan peruntukan industri menengah, industri kecil dan mikro, , wisata argopolitan Agro Arjawinangun, pertanian dan peternakan. Dengan telah dirumuskanya konsep Rencana Tata Ruang Wilayah di dua kawasan tersebut, maka dibutuhkan pula suatu rencana pengembangan jaringan jalan yang terintegrasi dan mendukung serta mengakomodasi seluruh kebutuhan rencana tata ruang.Dalam PERDA Kabupaten Cirebon Nomor 17 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, pengembangan kawasan dilakukan dengan strategi meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur penunjang kegiatan pengembangan di kawasan tersebut. Kata kunci : Jalan Tol, RTRW, Pengembangan Kawasan, Infrastruktur Jalan. ABSTRACT Roads Panjalin - Arjawinangun is one of the alternative paths that connects the eastern part of the District Sumberjaya Majalengka with the northwest region of the District Ciwaringin Cirebon and District Susukan. Geographically this pathway flanked by two entrance gate higway namely entrance gate Sumberjaya Km 175 within 5 km from the junction Panjalin entrance gatel Palimanan 188 Km within 11 Km of the crossroads Bunder Susukan. The new highway will create an economic impact for the region traversed. According to Alfred Pakasi (2015) the development of an area can take place in line with the opening of transportation lines, such as railways or highway.In the Spatial Plan of Cirebon Regency Year 2011 - 2031, District Ciwaringin and District Susukan included in the plan area of industrial designation medium, small and micro industries, travel argopolitan Arjawinangun Agro, agriculture and livestock. With the concept of Spatial Planning in the two regions, it also needed a plan for the integrated development of road networks and to support and accommodate all the needs of spatial planning.In PERDA Cirebon No. 17 of 2011 on Spatial Planning, area development is done by a strategy to improve and develop the supporting infrastructure development activities in the region.  Keywords: Highway, RTRW, Development area, Road infrastructure.
Perencanaan Underpass untuk Mengatasi Konflik di Jalan Metro Pondok Indah – Jalan Lebak Bulus Raya Sulaiman Alizulfiqar; Saihul Anwar
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3771

Abstract

ABSTRAKSkripsi perencanaan underpass untuk mengatasi konflik di jalan Metro Pondok Indah – jalan Lebak Bulus Raya di Jakarta Selatan bertujuan untuk menganalisis, mengatasi konflik, dan mengurangi kemacetan di persimpangan dengan membuat underpass. Underpass menggunakan single box culvert dengan panjang 10.5 m, lebar 7.8 m, dan tinggi 6.9 m. Perencanaan ini menggunakan 2 single box culvert dengan panjang lengkung vertikal 121.14 m dan kelandaian yang digunakan 7%. Struktur box culvert dipakai dengan tebal plat lantai atap 800 mm, tebal dinding 400 mm, dan tebal plat pondasi 950 mm. Bahan struktur yang digunakan adalah untuk plat lantai atap dan plat dinding menggunakan mutu beton fc’ = 30 MPa, untuk plat pondasi menggunakan mutu beton fc’ = 55 MPa, dan mutu baja yang digunakan adalah fy = 400 MPa. Dalam skripsi ini, untuk analisis struktur menggunakan software sap2000 agar mendapatkan hasil perhitungan momen ultimit untuk mendapatkan tulangan yang digunakan. Pada plat lantai atap menggunakan tulangan lapangan 2D32-140 dan tulangan tumpuan 2D36-120, plat dinding menggunakan tulangan lapangan D16-150 dan tulangan tumpuan D22-150, dan plat pondasi menggunakan tulangan 2D40-100. Setelah menghitung struktur box culvert perencanaan underpass juga harus memperhatikan drainase. Perencanaan drainase menggunakan 4 pompa, dengan panjang saluran drainase 295.276 m, lebar saluran  0.5 m, tinggi saluran 0.5 m, dan tinggi jagaan 0.5 m. Drainase juga menggunakan sistem penampungan air dibawah plat pondasi dengan dimensi kolam 2 x 2 x 1,5 m. Dinding penahan tanah dibagi dalam 2 bidang, bidang 1 dan bidang 2 dengan tinggi 8,1 m dan lebar 7 m. Penulangan di bidang 1 menggunakan tulangan utama D25-120 dan tulangan sengkang D19-130, untuk bidang 2 menggunakan tulangan utama D25-100 dan tulangan sengkang D16-100.Kata Kunci         : Underpass, Box Culvert, Penulangan, Drainase, Dinding Penahan Tanah ABSTRACTA planning thesis underpasses to resolve conflicts in the way Metro Pondok Indah - Lebak Bulus Raya of South Jakarta aims to analyze, resolve conflicts, and reduce traffic congestion at the intersection with create underpasses. Using a single box culvert underpasses with a length of 10.5 m, width 8.5 m, and a height of 6.7 m. Planning uses 2 single box culvert with a long curved vertical 121.14 m and gradient used 7%. Box culvert structure worn with thick top plate of 800 mm, wall thickness of 400 mm, and thick foundation plate 950 mm. Materials structure is used for top plate and wall plate using concrete quality fc' = 30 MPa, for the quality of the concrete foundation plate using fc' = 55 MPa, and the quality of steel used is fy = 400 MPa. In the thesis, for analysis of structures using sap2000 software in order to get the results of calculation of ultimate moment to get reinforcement is used. On the top plate using reinforcement field 2D32-140 and reinforcement object 2D36-120, wall plate using reinforcement of field D16-150 and reinforcement object D22-150, and the Foundation plate uses reinforcement 2D40-100. After calculating the structure of box culvert underpasses planning should also pay attention to drainage. Drainage using 4 pumps, drainage channels with a length of 295,276 m, the width of the channel is 0.5 m, channel height is 0.5 m and height protection of 0.5 m. Drainage system also using the shelter some water under the foundation plate with dimensions of the pool 2 x 2 x 1.5 m. Retaining wall is divided in 2 fields, field 1 and field 2 with a height of 8.1 m wide and 7 m for the reinforcement in the areas of 1 using main reinforcement D25-120 and support reinforcement for D19-130 , for the field of 2 using main reinforcement D25-100 and support reinforcement for D16-100.Keywords         : Underpasses, Box Culvert, Reinforcement, Drainage, Retaining Wall
Analisis Kinerja Sistem Daerah Irigasi Cikeruh Kabupaten Majalengka Syahrir Rais; Sulistijo Edhy Purnomo
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3772

Abstract

ABSTRAKDaerah Irigasi Cikeruh, berada di Kabupaten Majalengka dengan luas areal potensial 1.553 Ha. Daerah Irigasi Cikeruh mencakup 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Jatiwangi, Kecamatan Palasah dan Kecamatan Ligung. Adapun yang mempengaruhi sistem irigasi pada Daerah Irigasi Cikeruh antara lain meningkatnya sedimentasi pada Sungai Cikeruh, kerusakan sarana dan prasarana yang mengakibatkan pengaturan air irigasi tidak efektif dan efisien serta kurang seimbangnya antara debit yang tersedia dengan debit yang dibutuhkan.Analisis ini bertujuan untuk dijadikan sebagai acuan evaluasi dari kinerja daerah irigasi Cikeruh dengan cara menganalisis kondisi fisik jaringan irigasi  Cikeruh, menganalisis debit daerah irigasi Cikeruh, menganalisis pola tanam jaringan Irigasi Cikeruh, menganalisis tenaga pengelola jaringan irigasi Cikeruh dan Biaya OP jaringan irigasi Cikeruh.Berdasarkan analisis kondisi Jaringan dan Bangunan di Daerah Irigasi Cikeruh mengalami kerusakan, yang berdampak pada menurunya kinerja jaringan irigasi itu sehingga pelayanan air pada daerah irigasi Cikeruh menjadi kurang optimal. Kondisi tenaga pengelola pada Daerah Irigasi Cikeruh hanya tersedia 17 orang, sedangkan yang dibutuhkan 29 orang dengan prosentase 58,62 %.Kata Kunci       : Analisis, kinerja sistem irigasiABSTRACTCikeruh Irrigation Area, located in the district of Java with a total area of 1,553 Ha potential. Cikeruh Irrigation area include 3 District of the District Jatiwangi, District and Sub-district Palasah Ligung. As for the influence of irrigation system in Cikeruh Irrigation Area include increased sedimentation in the Cikeruh river, damage to facilities and infrastructure resulting in irrigation water management is not effectively and efficiently and imbalance between the discharge provided with discharge required. This analysis is intended to serve as reference for the evaluation of the performance of Cikeruh irrigated areas by analyzing the physical condition of Cikeruh irrigation networks, analyze debit Cikeruh irrigation area, analyzing cropping patterns Cikeruh Irrigation network, irrigation network managers analyze power and Cost OP Cikeruh irrigation networks.Based on the analysis of network conditions and building at Cikeruh Irrigation Area were damaged, resulting in the decrease of the irrigation network performance so that the water services in the area of irrigation Cikeruh be less than optimal. Labor conditions on Irrigation Area manager Cikeruh is only available 17 people, whereas it takes 29 people with a percentage of 58,62 %. Keywords         :Analysis, irrigation  system performance
Analisis Manajemen Konstruksi Pembangunan Ruko Grand Orchard Cirebon Tanto Sutanto Diharjo; Sumarman Sumarman
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3773

Abstract

ABSTRAKManajemen proyek merupakan proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi dilibatkan untuk memelihara, mengembangkan, mengendalikan, dan menjalankan program dengan menggunakan sumber daya terbatas secara efisien, efektif dan tepat waktu dalam menyelesaikan suatu proyek yang telah direncanakan, yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetapkan dan berlangsung terus menerus seiring berjalannya waktu.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa Manajemen Konstruksi Perencanaan Pembangunan Ruko mulai dari Menghitung Volume, Rencana Anggaran Biaya, Metode Barchart, Kurva S dan menganalisa Critical Path Method. Tujuan dicapai melalui Studi Literatur, Pengumpulan data-data teknis, dan Peninjauan data berupa Gambar Bestek.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Rencana Anggaran Biaya yang dikeluarkan untuk Pembangunan satu unit ruko 4 lantai sebesar Rp. 840.000.000,00. Kemudian dengan menggunakan Analisa Critical Path Method Penyelesaian Pekerjaan membutuhkan waktu selama 322 hari.Kata kunci : Manajemen Konstruksi, Volume, RAB, Barchart, Kurva S, Critical Path Method. ABSTRACTProject management is the process by which individuals are integrated as part of an organization involved to maintain, develop, control, and work the program by using limited resources in an efficient, effective and timely in completing a project that has been planned, all of which are directed at targets has established and continues over time.This study was conducted to analyze the Construction Management Development Planning office ranging from Calculates Volume, Budget Plan, Barchart Method, S Curve and Critical Path Method Analysis. The goal is achieved through Literature, Accumulation of technical data, and review of data in the form building design.Research shows that the Budget Plan issued for construction of a 4th floor in the amount of Rp. 840,000,000.00. Then by using Critical Path Method Analysis Completion takes as long as 322 days.Keyword : Construction Management, Volume, RAB, Barchart, S Curve, Critical Path Method.
Analisis Pengembangan dan Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Rajagaluh – Panjalin Teja faisal Helmi; Martinus Agus Sugiyanto; Arief Firmanto
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3774

Abstract

ABSTRAKAnalisis ini untuk mengetahui berapa besar kontribusi pertambahan Volume lalu lintas akibat adanya pengalihan arus lalu lintas yang berdampak pada Ruas jalan Panjalin menuju Rajagaluh ini disebabkan oleh adanya pasar Panjalin. Serta bertujuan untuk mengevaluasi ruas jalan Rajagaluh – Panjalin untuk dilakukan pengembengan jalan berupa peningkatan jalan.  Hasil analisis didapatkan bahwa nilai DS pada saat penelitian yaitu sebesar 0,56, Setelah di prediksikan bahwa empat tahun kemudian nilai DS menjadi 0,91 dikarenakan adanya pengalihan arus lalu lintas dari adanya pasar Panjalin maka dari itu perlu dilakukan peningkatan jalan berupa pelebaran jalan Panjalin – Rajagaluh dengan kondisi eksisting 6 m kemudian dilebarkan menjadi  8 meter dengan tipe jalan 2 lajur 2 arah (2/2UD)agar jalan mampu melayani volume lalulintas.Kata Kunci : Pengalihan Arus Lalulintas, Pasar Panjalin, Kapasitas Jalan, Derajat Kejenuhan, Prediksi Pertumbuhan Volume Lalu Lintas. ABSTRACTThis analysis to determine how much contribution the growth of traffic volume due to the diversion of traffic flows that impact on road section Panjalin towards Rajagaluh is caused by the market Panjalin. And aims to evaluate the roads Rajagaluh - Panjalin to do development path of increased road. Results of the analysis showed that the value of the DS when the study is 0.56, Once predicted that four years later the value of DS to 0.91 due to the diversion of traffic from the market Panjalin therefore necessary to improve the way in the form of road widening Panjalin - Rajagaluh with the existing condition of 6 m and then widened to 8 meters with type 2 lane 2-way road (2 / 2UD) to be able to serve the volume of road traffic.Keywords: Trafic Diversion, Market Panjain, Capacity Road, Degree of Saturation, increase in Traffic
Analisis Kerusakan Jalan Rel Wilayah UPT Resor Jalan Rel 3.13 Tanjung Berdasarkan Hasil Kereta Ukur Yusup kristian; Tira Roesdiana
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i1.3775

Abstract

ABSTRAK Kondisi geometrik jalan rel yang baik sangat diperlukan untuk keamanan dan kenyamanan perjalanan kereta api. Beban lintas atau akibat peristiwa alam akan mengakibatkan perubahan bentuk/geometri jalan KA. Penyimpangan yang terjadi diijinkan sepanjang tidak melampaui batas / toleransi yang diperlukan untuk keamanan perjalanan KA. Salah satu alat untuk mengontrol kondisi geometrik jalan KA adalah KA ukur. Dari hasil KA ukur dilakukan analisis terhadap kerusakan – kerusakan jalan rel untuk mengetahui kondisi dan penyebab kerusakan sehingga diharapkan dapat merencanakan perbaikan yang akan dilakukan agar kondisi jalan rel dapat aman dan nyaman dilalui KA. Hasil pengukuran berkala akan menunjukkan laju pertumbuhan kerusakan jalan rel terhadap kenaikan beban lintas. Kondisi geometrik jalan rel yang baik hanya akan dicapai bila dilakukan perawatan / pemeliharaan jalan rel secara berkala. Kata kunci : Analisis Kerusakan Jalan Rel ABSTRACT Rail road geometric conditions are good is indispensable for the safety and comfort of rail travel. Traffic road or due to natural events will lead to changes in the shape or geometry of the rail road. Deviation are permitted provided they do not exceed the limits or tolerances necessary for the security of rail travel. One tool to control the geometric shape is rail gauge railway. From the result of gauge train carried out an analysis of the damage to the rail road to determine the condition and the cause of damage wich is expected to plan improvements that will be done so that the rail road condition cam be safety and comfortably traversed train. Periodic measurement result will show growth of rail road damage to the increase in traffic load. The geometric condition are good rail road will only be achieved if carried out maintenance or regular track maintenance. Keywords :  Analysis of the damage to the railway.
Analisis Pengembangan dan Peningkatan Jalan Pada Ruas Jalan Lemahsugih – Wado Abih Maulana Bahari; Herry Hermawan
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3776

Abstract

ABSTRAKRuas jalan Lemahsugih – Wado ialah jalan Kolektor kelas III (tiga) 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD) dengan lebar jalan 5 meter dan bahu jalan 1 meter yang memiliki kondisi geometrik jalan dengan kelandaian jalan yang naik turun dan berkelok-kelokmerupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Majalengka dengan Kabupaten Sumedang. Tujuan analisisiniyaitu mendapatkan prediksi pertumbuhan lalu lintas untuk beberapa tahun yang akan datang sehingga didapat pelebaranjalan yang sesuai pada tahun tersebut yang dapat bermanfaat bagi perkembangan potensi yang ada di daerah tersebut.Dengan pertumbuhan lalu lintas sebesar 15 %, ruas Jalan Lemahsugih – Wado sebelum dilakukan pelebaran pada 7 tahun yang akan datang memiliki pertambahan volume sebesar 1886 smp/jam dengan DS (Degree of Saturation) ≥ 1 atau Density mencapai 100%. Diperlukan peningkatan jalan berupa pelebaran jalan sebesar 7 meter dengan tebal lapisan permukaantambahan13,5 cm menggunakan Laston (MS 590) untuk mengantisipasi pertumbuhan lalu lintas yang ada.Kata kunci :Derajat Kejenuhan,Kapasitas Jalan,Pertumbuhan Volme Lalu Lintas,Volume Lalu Lintas, Perkerasan Jalan, Potensi Wilayah.ABSTRACTRoads Lemahsugih - Wado is a collector road class III (three) two-lane two way undivided (2/2 UD) with a road width of 5 meters and 1 meter road shoulder which has a geometric shape with the flatness of the road up and down and winding an alternative route connecting Majalengka Regency with Sumedang Regency. The purpose of this analysis is to get traffic growth forecast for some years to come in order to get the corresponding widening of the year which could be beneficial to the development potential in the area.With a traffic growth of 15%, Jalan Lemahsugih - Wado before widening to 7 years to come have added a volume of 1886 smp / hour with DS (Degree of Saturation) ≥ 1 or density reaches 100%.Necessary road improvements such as widening the roadby 7meters with additional surface layer thickness of 13.5cm using Laston(MS 590) to anticipate the growth of existing traffic. Keywords:Degree of Saturation, Highway Capacity, GrowthvolmeTraffic, Traffic Volume, Pavement, Potential Areas.
Analisis Kinerja Sistem Daerah Irigasi Bendung HBM ( Hollandsche Beton Maatschappij ) Di Kabupaten Indramayu Adhi Guna S; Sulistijo Edhy Purnomo
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016)
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v5i2.3777

Abstract

ABSTRAKPengelolaan sistem irigasi bertujuan untuk mewujudkan pemanfaatan air dalam bidang pertanian, yang diselenggarakan secara partisipatif, terpadu, berwawasan lingkungan, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Pengelolaan sistem irigasi secara transparan dan akuntabel mengandung pengertian bahwa pengelolaan sistem irigasi dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan data eksisting, areal layanan DI.HBM adalah 2.500 Ha. Tetapi karena adanya alih fungsi lahan dan adanya pengembangan areal, maka terdapat luasan areal yang berkurang dan tentunya penambahan areal sawah. Bendung HBM mempunyai 2 saluran induk dan 5 saluran sekunder.Berdasarkan analisis kondisi fisik jaringan irigasi Bendung HBM, Kondisi saluran pada Daerah Irigasi HBM berada dalam klasifikasi rata-rata kerusakan dengan persentase 49,43 %. Sedangkan kondisi bangunan pada Daerah Irigasi HBM 51,57%. Rata-rata kerusakan kondisi fisik tersebut sebesar 50,50%. Jadi D.I HBM Kurang berfungsi dengan baik. Berdasarkan analisis debit Bendung HBM dapat diketahui bahwa debit andalan setelah di tambah curah hujan efektif lebih besar dari debit kebutuhan, dengan demikian kebutuhan air di Daerah Irigasi HBM dapat terpenuhi. Dan menggunakan pola tanam padi-padi-padi.Kata Kunci : Analisis, Kebutuhan Air Irigasi, Debit dan AknopABSTRACTIrrigation system aims to realize the use of water in agriculture, which was held in a participatory, integrated, environmentally sound, transparent, accountable and equitable. Management of irrigation systems in a transparent and accountable implies that the management of irrigation systems be open and accountable. Based on existing data, DI.HBM service area is 2,500 hectares. But due to land conversion and the development of the area, so there is a reduced areal extents and of course the addition of rice acreage. HBM weir has two trunks and five secondary channels.              Based on the analysis of the physical condition of irrigation networks HBM weir, channel conditions at HBM Irrigation Area were classified as average damage to the percentage of 49.43%. While the condition of the building at Irrigation Area HBM 51.57%. The average damage to the physical condition of 50.50%. So D.I HBM Less functioning properly. Based on the analysis of HBM discharge weir can be seen that the discharge mainstay after plus rainfall is greater than the effective discharge requirements, thus the water needs can be met HBM Irrigation Area. And use the cropping pattern of rice-paddy-rice. Keywords: Analysis, Irrigation Water Requirement, Debit and Aknop

Page 4 of 24 | Total Record : 232


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.2 : Oktober 2025 Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.1 : April 2025 Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.2 : Oktober 2024 Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 12 No.1 : April 2024 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.2 : Oktober 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol XI No.1 : April 2023 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 2 : Oktober 2022 Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Volume X No 1 : April 2022 Vol 9 No 2 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2020) Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2020) Vol 8 No 3 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2019) Vol 8 No 2 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2019) Vol 8 No 1 (2019): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2019) Vol 7 No 5 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (SEPTEMBER 2018) Vol 7 No 4 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 3 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2018) Vol 7 No 2 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 7 No 1 (2018): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2018) Vol 6 No 7 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2017) Vol 6 No 6 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 5 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 4 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2017) Vol 6 No 3 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 2 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 6 No 1 (2017): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2017) Vol 5 No 6 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 5 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (AGUSTUS 2016) Vol 5 No 4 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 3 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (APRIL 2016) Vol 5 No 2 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 5 No 1 (2016): JURNAL KONSTRUKSI (JANUARI 2016) Vol 4 No 4 (2015): JURNAL KONSTRUKSI More Issue