cover
Contact Name
ASEF WILDAN
Contact Email
acheif90@gmail.com
Phone
+6285790241092
Journal Mail Official
ezrasciencebulletin@gmail.com
Editorial Address
Gogorante - Ngasem - Kediri Jawa Timur, Indonesia
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Ezra Science Bulletin
Published by Kirana Publisher
ISSN : -     EISSN : 29881897     DOI : https://doi.org/10.58526/ez-sci-bin.v1i1.9
Ezra Science Bulletin is a open-access publication journal of research results, scientific research articles, conceptual articles, literature reviews, and/or ideas from various disciplines science. Ezra Science Bulletin is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world. Ezra Science Bulletin is a periodic scientific journal twice a year (January June and July December) published by Kirana Publisher.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 407 Documents
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS TEKNIS PEMBUKUAN BAGI PENGELOLA BUMDes MAKMUR SEJAHTERA DI DESA TALOK KECAMATAN DLANGGU KABUPATEN MOJOKERTO Fitriani, Azizah; Sapuguh, Iman; Anam, Saiful
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.300

Abstract

Kegiatan pelatihan yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam hal pembukuan dan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pelatihan yang mencakup materi penting mengenai pencatatan keuangan, penyusunan laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). Pelatihan dimulai dengan distribusi kuisioner pra-tes untuk mengevaluasi pemahaman awal peserta terkait laporan keuangan. Setelah pelatihan, kuisioner post-tes diadakan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum pelatihan, mayoritas peserta kurang memahami konsep dasar pembukuan, sedangkan setelah memperoleh materi dan diskusi, para peserta menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman soal pencatatan dan laporan keuangan yang sesuai dengan jenis usaha yang mereka jalankan, baik usaha jasa, dagang, maupun industri. Dari evaluasi yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan BUMDes. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk pelaksanaan pelatihan serupa di masa mendatang serta mendorong pengelola BUMDes untuk lebih disiplin dalam administrasi keuangan
STRATEGI MENGATUR KEUANGAN RUMAH TANGGA YANG MUDAH DAN EFEKTIF DI DESA TANJUNGAN, KECAMATAN KEMLAGI KABUPATEN MOJOKERTO Istiqomah, Inuk Wahyuni; Indrianto, Dian; Rahayu, Sari; Hastuti, Poppy Melina Dian
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.301

Abstract

Alokasi anggaran akan memperbaiki gaya hidup agar lebih hemat dan bermanfaat, dengan membuat prioritas pengeluaran. Disiplin alokasi anggaran akan membuat arus kas lebih sehat. Sedangkan catatan keuangan merupakan alat untuk merekam pergerakan aliran uang. Laporan catatan keuangan berfungsi sebagai panduan seseorang terkait kondisi keuangannya (Safriliana, 2024). Mengatur keuangan rumah tangga bukan hanya menjadi tanggung jawab satu orang saja (BTN, 2023). Baik suami maupun istri, sama-sama mempunyai peran yang vital dalam mengatur keuangan rumah tangga. Missed manajemen dalam mengatur keuangan rumah tangga bisa saja mengganggu keharmonisan keluarga. Desa Tanjungan merupakan desa yang terletak pada Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, masyarakat Desa Tanjungan sumber pendapatannya secara umum berasal dari pertanian, karyawan dan perdagangan. Edukasi atas literasi dalam Mengatur Keuangan Rumah Tangga secara Efektif bagi warga Masyarakat Desa Tanjungan, diharapkan dapat memberikan manfaat dan menambah pemahaman terhadap pengelolaan keuangan keluarga agar bisa lebih terarah sehingga kehidupan rumah tangga dapat berjalan dengan harmonis.
PROGRAM FEATURE KULINERITRIP EPISODE RAGAM RENDANG DENGAN KONSEP DIRECTOR TREATMENT Piliano, Hamdan Algifari; Fitri, Dynia
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.302

Abstract

Rendang merupakan salah satu warisan kuliner terbaik dari Sumatra Barat yang telah diakui dunia sebagai makanan terenak. Namun, masih banyak masyarakat di luar Sumatra Barat yang belum mengetahui keberagaman variasi rendang yang tidak kalah lezat dan kaya rasa. Skripsi ini mengangkat isu kurangnya informasi mengenai variasi rendang dengan tujuan memberikan wawasan kepada masyarakat Nusantara melalui program televisi “KulineriTrip”. Program ini dirancang menggunakan konsep director treatment, yaitu melalui teknik pengambilan gambar complex shot dan teknik penyuntingan jump cut, guna menyajikan tayangan yang informatif sekaligus menghibur. Diharapkan, melalui pendekatan visual ini, penonton dapat lebih mengenal dan mengapresiasi kelezatan serta kekayaan varian rendang sebagai bagian dari petualangan kuliner Indonesia.
GUJANNA BATIKAI TERINSPIRASI DARI KESENIAN OGUANG JANNA PARAMBAHAN KECAMATAN LIMA KAUM, KABUPATEN TANAH DATAR Rahmadani, Putra
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.303

Abstract

“Gujana Batikai” adalah sebuah komposisi musik kesenian oguang jana yang mana terdapat keunikan pada lagu gujana tinggi. Yang mana tondik dan cancang atau/ biasa disebut Patingkahan memiliki peranan yang sama dalam paningkah sehingga membentuk jalinan isian(interloking)yang rapat .Aguang ini memiliki 4 canang yang mana Pola yang dimainkan dilakukan secara berurutan dimulai dari anak , lalu jana ,cancang dan di akhiri oleh tondik dengan motif tertentu pula. Pola permainan oguang jana yaitu interloking persis seperti permaina talempong .Pengkarya mencoba mengembangkan dan menggarap oguang jana sehingga menjadi sebuah bentuk komposisi baru dengan menggunakan pendekatan tradisi. Permainan aguang ini akan pengkarya garap dengan mengguanakan teknik garap diantaranya, tempo, dinamika, onisono, tuti, harmoni, aksentuasi dll. Dengan judul Gujana Tinggi.
MANGGODOK SEBAGAI REPRESENTASI NILAI SOSIAL DAN RELIGIUS Di NAGARI SIRUKAM KECAMATAN PAYUNG SEKAKI KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT DALAM TRADISI MINANGKABAU Illahi, Rendi kurnia; Elizar
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.304

Abstract

Manggodok, sebagai salah satu bentuk tradisi kuliner dalam masyarakat Minangkabau, tidak sekadar dipahami sebagai aktivitas memasak makanan khas, tetapi memiliki makna yang lebih dalam sebagai representasi nilai-nilai sosial dan religius. Tradisi ini umumnya dilakukan dalam konteks kegiatan adat atau keagamaan, seperti dalam persiapan kenduri, alek nagari, atau upacara keagamaan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna simbolik di balik praktik manggodok, serta bagaimana nilai sosial dan religius terinternalisasi dan diwariskan melalui aktivitas tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi literatur terhadap sumber-sumber lokal maupun akademik.
EYEK PADA REPERTOAR LAGU TINGKAH SAMBILAN DI CALEMPONG GONDANG OGUONG DESA PULAU JAMBU KEC.KAMPAR Ramadhan, Gilang Ramadhan; Anton, Syahri
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep eyek pada repertoar lagu Tingkah Duo dalam tradisi musik Calempong Gondang Oguong di Desa Pulau Jambu, Kecamatan Kampar. Eyek merupakan elemen penting dalam tradisi musik Calempong yang mencerminkan nuansa improvisasi, ekspresi, dan kreativitas pemain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eyek dalam Tingkah Duo memiliki peran signifikan dalam memperkaya dinamika musikal dan menjaga identitas budaya lokal. Pola-pola improvisasi dalam eyek tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan teknis pemain, tetapi juga oleh konteks sosial, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya yang melingkupinya. Temuan ini memperkuat pentingnya pelestarian tradisi musik Calempong Gondang Oguong sebagai warisan budaya tak benda yang sarat makna artistik dan kearifan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan studi musik tradisional dan upaya pelestarian budaya daerah
PERAN DAN NILAI-NILAI DENDANG DALAM KESENIAN RANDAI DINAGARI BAYUA KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM Putri, Zahara
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.306

Abstract

Dendang merupakan unsur penting dalam pertunjukan Randai Minangkabau yang menyampaikan narasi dan nilai-nilai budaya melalui bentuk nyanyian khas. Di Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, kesenian Randai masih hidup dalam tradisi masyarakat dan sering ditampilkan pada acara adat dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran, bentuk, dan makna dendang dalam kesenian Randai di Nagari Bayua serta upaya pelestariannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa dendang di Nagari Bayua tidak hanya sebagai unsur hiburan, tetapi juga menjadi media edukasi adat, penguatan identitas lokal, dan sarana pelestarian nilai-nilai Minangkabau.
PENCIPTAAN FILM DOKUMENTER WARISAN TAK TERURAI DENGAN GAYA PARTICIPATOR Farhat Jen, Yusuf; Pradhono, Choiru
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.307

Abstract

Film dokumenter Warisan Tak Terurai merupakan sebuah karya visual yang menggugah kesadaran akan krisis pengelolaan sampah di Kota Padang Panjang. Dengan mengusung gaya Participatory, film ini menempatkan pengkarya sebagai subjek aktif yang tidak hanya mengamati, namun juga terlibat langsung dalam realitas lingkungan yang diangkat. Melalui pendekatan ini, dokumenter menghadirkan kedekatan emosional dan narasi reflektif antara pembuat film, narasumber, serta audiens, dalam memahami persoalan struktural dan sosial terkait sampah. Proyek ini berangkat dari keprihatinan terhadap meningkatnya volume sampah dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemilahan dan pengelolaan limbah. Proses riset dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, serta partisipasi langsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sungai Andok dan komunitas lokal seperti Bank Sampah. Film ini terbagi dalam tiga segmen naratif yang menyajikan potret realitas, interaksi dengan pihak otoritas, serta inisiatif kecil yang menggugah perubahan. Dengan durasi 16 menit 33 detik, dokumenter ini tidak hanya menjadi media edukasi lingkungan, tetapi juga ajakan transformasi sosial yang dimulai dari langkah sederhana. Diharapkan, karya ini mampu menginspirasi keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem, serta menjadi refleksi bahwa warisan lingkungan yang kita tinggalkan tak seharusnya menjadi
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ORNAMEN DALAM MATA PELAJARAN SENI BUDAYA DI SMK NEGERI 3 PAYAKUMBUH Saad, Lathifa; Haq , Chairul
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.308

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pembelajaran ornamen pada mata pelajaran Seni Budaya untuk siswa kelas X Jurusan Tata Busana di SMK Negeri 3 Payakumbuh, Sumatera Barat, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya keahlian seni rupa di kalangan guru seni, yang mengakibatkan penekanan pada seni pertunjukan dibandingkan seni rupa seperti kriya dan ornamen. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa sebagian besar siswa memperoleh hasil dalam kategori “Baik” hingga “Sangat Baik”, dengan skor berkisar antara 85–95. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan proyek berbasis ornamen dalam kurikulum Seni Budaya dapat secara efektif menumbuhkan kreativitas visual dan apresiasi terhadap warisan budaya di kalangan siswa sekolah kejuruan.
ANALISIS BUSANA SEBAGAI PETUNJUK STATUS SOSIAL PADA TOKOH UTAMA DALAM FILM SERIAL GADIS KRETEK Situmorang, Fitra Yani; Ezriani
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 3 No. 1 (2025): January-June 2025
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v3i1.309

Abstract

Film serial Gadis Kretek ini menyajikan konteks historis perkembangan industri kretek di Indonesia, sekaligus menyoroti dinamika sosial dan budaya pada masa kolonial hingga periode pascakemerdekaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa kostum dalam Gadis Kretek tidak sekadar unsur estetis, melainkan memiliki makna naratif dan ideologis yang mendalam. Karakter Dasiyah, sebagai perempuan dari keluarga pemilik usaha kretek, menggunakan busana sebagai wujud perlawanan terhadap norma patriarkal, melalui gaya berpakaian yang progresif dan penuh makna simbolik. Sebaliknya, Soeraja mengalami perubahan gaya berpakaian seiring peningkatan status sosialnya, mencerminkan mobilitas vertikal serta keinginannya untuk memperoleh pengakuan dalam masyarakat. Pergantian kostum kedua tokoh tersebut menjadi simbol visual atas perubahan kelas, nilai, dan identitas dalam tatanan sosial yang terus bergerak.