Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Articles
525 Documents
SOSIALISASI EDUKASI ANAK OLEH DINAS P3APPKB KOTA BUKITTINGGI DALAM MENCEGAH TERJADINYA PELECEHAN SEKSUAL PADA ANAK
Fajar Utama Ritonga;
Agus Suriadi;
Sari Novrika Utami
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1377
Penelitian ini membahas tentang kasus pelecehan seksual pada anak memang semakin marak terjadi di Indonesia. Oleh karena itu diperlukannya perhatian khusus untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual pada anak di Indonesia. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kota Bukittinggi dengan melakukan upaya untuk mencegah meningkatnya kasus pelecehan seksual pada anak dengan cara melakukan edukasi melalui agenda sosialisasi pencegahan pelecehan seksual pada anak di Kota Bukittinggi. Sosialisasi ini melibatkan anak-anak di Kota Bukittinggi secara langsung dengan mengundang anak – anak untuk menghadirkan acara sosialisasi edukasi pencegahan pelecehan seksual pada anak. Kemudian penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
PERAN MAHASISWA ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL DALAM MENGEMBALIKAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL PEREMPUAN SEBAGAI KORBAN TINDAK KEKERASAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE GROUP WORK
Anindita Delfia;
Husni Thamrin
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1378
Konsep keberfungsian sosial (Social Functioning) merupakan salah satu konsep utama dalam ilmu dan profesi pekerjaan sosial. Konsep ini bertujuan sebagai spesialisasi seorang pekerja sosial didalam memandang permasalahan atau fenomena terhadap perempuan mempunyai konsekuensi yang mendalam dan dapat menyebabkan kerugian yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Adanya kasus kekerasan yang dialami perempuan merupakan fenomena sosial yang menjadi perhatian banyak pihak, hal tersebut merupakan masalah kesehatan publik dan pelanggar hak asasi manusia di seluruh dunia secara signifikan. Perempuan korban tindak kekerasan termasuk kedalam salah satu kategori dari PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) dalam hal ini pekerja sosial mempunyai berbagai cara untuk menangani kasus perempuan sebagai korban tindak kekerasan tersebut. Dengan menggunakan metode Social Group Work, Maksud dan Tujuannya adalah untuk membantu mengembalikan keberfungsian sosial kelompok dari korban tindak kekerasan sekaligus membantu dalam mengembalikan kepercayaan dirinya, serta memberikan dukungan sosial kepada klien.
PELAKSANAAN SUB PIN(PEKAN IMUNISASI NASIONAL) VAKSIN POLIO UNTUK BALITA USIA 0-59 BULAN DI KELURAHAN SEI SIKAMBING D MEDAN
Piter HD Tampubolon;
Gusti Pirandy;
Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1381
Pemberian imunisasi dasar lengkap dapat mencegah kematian bayi dari penyakit yang dapat dicegah dengan pemberian imunisasi seperti BCG, Polio, Campak dan HB0. Pemberian imunisasi pada bayi sangat merangsang kekebalan tubuh pada bayi. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sei Sikambing D. Tujuan penelitian ini untuk mencegah penularan dan melindungi anak-anak Sumatera Utara dari penyebaran virus polio. Sub PIN Polio merupakan pekan pemberian imunisasi polio guna mencegah dan memutus rantai virus penyakit polio yang mengakibatkan lumpuh layu pada anaktujuan kegiatan ini adalah untuk mengurangi risiko penularan virus polio yang datang dari negara lain. dan memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi, memberikan perlindungan secara optimal dan merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio khususnya di kelurahan sei sikambing D Medan. Imunisasi polio merupakan upaya untuk melindungi anak dari penyakit polio. Penyakit POLIO adalah penyakit saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, penyakit ini disebabkan oleh virus dan sangat menular terutama pada anak-anak dibawah usia 15 tahun. Sasaran imunisasi pollo untuk anak usia: 0-59 BULAN
SOSIALISASI SEKOLAH SIAGA KEPENDUDUKAN (SSK) KEPADA GURU DAN SISWA SMAN 6 KOTA MEDAN
Egidya Oktarin;
Gusti Pirandy;
Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1382
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) kepada guru dan siswa di SMAN 6 di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi SSK telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru dan siswa tentang isu-isu kependudukan. Guru dan siswa melaporkan peningkatan pengetahuan mereka tentang program kependudukan, termasuk masalah-masalah seperti pertumbuhan penduduk, keluarga berencana, dan keberlanjutan lingkungan. Namun, penelitian juga mengungkapkan beberapa kendala dalam implementasi sosialisasi SSK. Beberapa guru mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam kurikulum yang padat, sementara siswa menghadapi tantangan dalam menerapkan pemahaman mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah seperti pelatihan tambahan untuk guru, pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif, dan kolaborasi yang lebih erat antara sekolah dan lembaga kependudukan terkait. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sosialisasi SSK dapat menjadi lebih efektif dalam mencapai tujuan pendidikan kependudukan di SMAN 6 di Kota Medan.
MENINGKATKAN SOFTSKILL DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK-ANAK PANTI ASUHAN MERCY CLEMENT INDONESIA MEDAN
Rivaldo Halomoan Sinaga;
Randa Putra Kasea Sinaga;
Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1386
Improving soft skills has an important role in supporting abilities and developing character in children. Apart from that, children must also have motivation to learn. The main problem with educational services at the Mercy Clement Indonesia Orphanage in Medan is that the limited number and educational background of the foster carers and older siblings are obstacles in providing guidance at the Orphanage. It is felt that the formal education received by foster children is not enough to improve children's soft skills and motivation to learn in facing the high demands on the quality of human resources today. The aim of this research activity is to improve the soft skills and learning motivation of children at the Mercy Clement Indonesia Medan orphanage to become children who are tough, enthusiastic in achieving their dreams, able to think critically, creatively and innovatively in dealing with all situations. The method for implementing this activity is presentation and lecture accompanied by discussion and question and answer between the orphanage children and the resource persons. The conclusion of the service activities that have been carried out is that the children of the Mercy Clement Indonesia Orphanage have a better understanding of how to improve their soft skills and become more motivated in learning and enthusiastic in achieving their dreams so that they become strong children, able to think critically, creatively and innovatively. in facing all situations, especially in the digital era.
GERAKAN PANGAN MURAH DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN KOTA MEDAN
Stella Sipayung;
Emi Triani;
Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1387
This journal reviews food movement activities carried out in Medan Tuntungan District, Medan City. This research aims to describe its implementation and impact on the surrounding community. This type of research uses a method of collecting data through observation and analysis of related documents. The results of the research show that the cheap food movement has had many impacts on the surrounding population. The implementation process was carried out by the Medan Tuntungan District Head's Office, part of the Social Welfare section in the hall of the Medan District Head's Office by contacting the village head or environmental head of each sub-district to make an announcement regarding the cheap food movement to the community. The impact of this food movement is that underprivileged people still get quality food.
Penerapan Pemasaran Digital pada Warung Gondrong
Santi Rimadias;
Glen Andrian Prawinata;
Angel Avrilia;
Carren Vivien;
Frederick Amadeo Jonathan;
Gilbert Giofflen;
Julia Sara Felita;
Vellyta
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Digital marketing is now an important factor in spurring the growth of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The owner lacks knowledge in selling and marketing his stall online. In order to optimize this potential, the focus of this team's community service is to implement a digital marketing strategy at Warung Gondrong. This was realized through Warung Gondrong's presence on social media platforms such as Instagram and TikTok, as well as the utilization of creative banners. The main goal is to increase sales by designing attractive content and adjusting marketing strategies to the characteristics of these MSMEs. Through the application of structured methods, the implementation of this community service involves the creation of attractive social media and the installation of innovative banner banners. The results were positive, as evidenced by the increase in sales turnover of Warung Gondrong which reached a significant level. This success is a reflection of the effectiveness of digital marketing strategies in supporting the growth and competitiveness of MSMEs in the modern era.
Quality MP-ASI Education Sourced From Local Basic Ingredients In Desa Lam Isek, Peukan Bada District Aceh Besar District
Martina Tina;
Yuli Zuhkrina Yuli;
Kiki Kiki Rezeki Amelia
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Providing appropriate complementary foods when children are 6 months and older plays an important role in fulfilling children's nutritional intake. Malnutrition at the beginning of life will have an impact on the quality of human resources (HR) in the future. Children will experience growth failure. Nutrition problems for toddlers in Indonesia based on the 2018 Riskesdas are still very high, such as the prevalence of stunting in toddlers is 30.8%, the prevalence of very poor and very thin toddlers is 10.2% and obese toddlers are 8%. The nutritional status of toddlers can be caused by maternal knowledge, parenting patterns, food intake, exclusive breastfeeding and infectious diseases. One effort that can be made to support the provision of optimal nutritional intake is by increasing the knowledge and skills of mothers of toddlers in processing MPASI using local and diverse food ingredients in a good, practical and safe manner through education. The methods used in this education are lectures and questions and answers, and pretests and posttests are also carried out. As a result of the outreach and outreach, there was an increase in the number of mothers who had good knowledge about quality MP-ASI, namely from 17.31% to 75%. It is hoped that health workers can provide education about providing quality MP-ASI by utilizing local food sources and increasing material about nutrition as well as motivating mothers to maintain good and correct parenting patterns.
MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI BERMENTAL BAJA PADA ANAK BINAAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS I MEDAN
Tasya Novriyanti;
Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1463
Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai rasa percaya diri pada anak binaan di Lembaga pembinaan khusus anak kelas I Medan. Oleh sebab itu diperlukan perhatian khusus untuk meningkatkan rasa percaya diri anak binaan di Lembaga pembinaan khusus anak kelas I Medan, baik yang dilakukan oleh pihak Lembaga pembinaan maupun orang tua anak binaan. Kemudian penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Kepercayaan diri adalah keyakinan bahwa seseorang mampu menanggulangi suatu masalah dengan situasi terbaik dan dapat memberikan sesuatu yang menyenangkan bagi orang lain. Dengan kata lain percaya diri dapat dikatakan sebagai sifat yang yakin terhadap kemampuan yang dimiliki dengan mengesampingkan pandangan negatif dari orang lain. kepercayaan diri merupakan bentuk keyakinan akan kemampuan yang ada pada diri sendiri dalam upaya untuk mencapai keinginan maupun tujuan yang harus diselesaikan meskipun akan melewati berbagai macam cobaan serta masalah dalam prosesnya. Dengan kata lain percaya diri dapat dikatakan sebagai sifat yang yakin terhadap kemampuan yang dimiliki dengan mengesampingkan pandangan negatif dari orang lain.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK BALITA DI UPT PELAYANAN SOSIAL ANAK BALITA DINAS SOSIAL MEDAN PEMPROVSU
Rina Br Manik;
Mujahid Widian Saragih;
Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.8765/krepa.v1i12.1464
Sebagai generasi penerus bangsa maka keberadaan anak Indonesia perlu mendapatkan perhatian khusus baik dari pemerintah, swasta dan masyarakat umum. Keluarga sebagai satuan terkecil dalam masyarakat juga memiliki andil yang cukup besar terhadap kehidupan tumbuh kembang seorang anak Anak yang mandiri bisa melakukan seluruh tugas yang dibebankan kepadanya secara sendirian tanpa dengan bantuan orang lain. Sifat inilah yang terkadang jarang terlihat pada anak usia dini. Kemandirian perlu diajarakan sejak dini karena akan memudahkan anak dalam memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Kemandirian juga mengantarkan anak untuk memiliki kepercayaan diri dan motivasi instrinsik yang tinggi. Kemandirian bisa diidentifikasi oleh berbagai macam indikator salah satu kemandirian dapat dilatih dengan berbagai cara, salah satunya melalui bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Pelayanan Sosial Anak Balita dalam Meningkatkan kemandirian anak Balita di Dinas Sosial Medan Pemprovsu.