cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
PEMBAGIKAN SEMBAKO UNTUK ANAK STUNTING SERTA SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING BAGI MASYARAKAT DESA TANJUNG ALAM DUSUN V AGAR MEMBERIKAN HARAPAN DAN GIZI YANG BAIK Rizki Ananda; Malida Putri; Fajar Utama Ritonga
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1615

Abstract

Stunting  merupakan  masalah  kesehatan  yang  serius  di  Indonesia,  terutama  pada  anak  balita. Desa tanjung alam dusun V merupakan salah satu daerah yang memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan sosialisasi pencegahan  stunting  bagi  masyarakat  kelurahan  Margasari.  Kegiatan  sosialisasi  ini  dilakukan melalui  pendekatan  edukasi,  pemeriksaan  kesehatan,  pembagian  sembako,  dan  telur.  Edukasi dilakukan  dengan  menyampaikan  informasi  tentang  PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serta mikro-makro nutrisi yang diperlukan oleh anak balita. Pemeriksaan  kesehatan  dilakukan  untuk  memantau  pertumbuhan  dan  perkembangan  anak  balita serta  memberikan  saran  dan  masukan  kepada  orangtua  tentang  nutrisi  dan  perawatan  yang diperlukan  untuk  mencegah  stunting.  Selain  itu,  pembagian  sembako  dan  telur  dilakukan  sebagai bentuk dukungan dan motivasi untuk masyarakat agar dapat memperoleh asupan gizi yang cukup. Kegiatan   sosialisasi   ini   diharapkan   dapat   meningkatkan   pengetahuan   masyarakat   tentang pentingnya pencegahan stunting serta mengubah perilaku dan kebiasaan yang tidak sehat menjadi lebih  sehat  dan  mengurangi  risiko  stunting.  Dengan  demikian,  diharapkan  prevalensi  stunting  di Desa tanjung alam dusun V dapat ditekan dan kesehatan anak balita dapat lebih terjamin.
PENGEMBANGAN PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT UNTUK PENINGKATAN KESADARAN PERLINDUNGAN KONSUMEN MELALUI PROGRAM EDUKASI MASYARAKAT Yuyut Prayuti
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1652

Abstract

Perekonomian suatu negara sangat bergantung pada peran penting yang dimainkan oleh konsumen. Konsumen merupakan pemakai akhir dari berbagai barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen, dan peran mereka memiliki dampak signifikan dalam pertumbuhan ekonomi. Ketidaksetaraan dalam akses terhadap barang dan jasa di Indonesia telah menjadi isu penting yang menimbulkan kekhawatiran. Sejak tahun 2000, ketimpangan konsumsi rumah tangga di negara ini telah meningkat secara signifikan. Dalam konteks perlindungan konsumen, program-program edukasi masyarakat memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kesadaran konsumen tentang hak-hak mereka, meningkatkan literasi keuangan, dan membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik dalam berbelanja. Program-program ini akan menjadi fokus utama dalam artikel ilmiah ini sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran perlindungan konsumen. Salah satu pendekatan yang dapat dipertimbangkan adalah dengan membuat materi edukasi yang menyoroti aspek-aspek penting dari perlindungan konsumen yang mudah dipahami dan dapat diterapkan oleh audiens yang dituju. Selain itu, dapat juga dilakukan dengan mengadakan seminar dan sesi pelatihan interaktif bagi masyarakat umum untuk memberikan keahlian praktis mengenai hak dan tanggung jawab konsumen. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan pembicara yang berpengetahuan luas dan berspesialisasi di bidang perlindungan konsumen. Mempersiapkan konsumen untuk menghadapi perubahan teknologi memastikan bahwa mereka tidak tertinggal dalam evolusi ekonomi digital dan lingkungan yang berkelanjutan. Fokus pada perlindungan konsumen dan pemberdayaan melalui akses informasi, edukasi, dan regulasi yang kuat tidak hanya melindungi hak-hak konsumen tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, menciptakan lingkungan ekonomi yang sehat di mana konsumen dan bisnis dapat berkembang bersama, mengurangi ketidaksetaraan, dan mempromosikan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Literasi Zakat Digital Lembaga Sosial Zakat Syamsul Ulum Melalui Instagram @lazissu di Desa Bojongsoang Zulfikar Ikrom; Rizca Haqqu
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1656

Abstract

Zakat merupakan fenomena yang banyak terjadi setiap tahun, terutama pada bulan Ramadhan dan mendekati hari raya. Bagi umat Islam yang mampu, wajib mengeluarkan zakat sebagaimana yang tertuang dalam rukun Islam yang ketiga. Zakat ini memiliki potensi besar untuk mengatasi beberapa masalah seperti kemiskinan. Metode penelitian kualitatif observatif untuk mengamati interaksi, perilaku, dan konteks yang terjadi pada fenomena tersebut. Partisipan penelitian terdiri dari pengurus LAZISSU, anggota masyarakat Desa Bojongsoang yang berinteraksi dengan akun Instagram @lazissu, serta individu yang telah menggunakan literasi zakat digital melalui platform tersebut. Pengamatan akan dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap interaksi di akun Instagram @lazissu. Pembahasan hasil pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan zakat digital melalui akun Instagram @lazissu LAZISSU dan masyarakat Desa Bojongsoang telah menghasilkan temuan penting. Dalam diskusi, temuan dari pengabdian masyarakat akan dibahas secara praktis dan relevansinya dengan teori yang ada. Selain itu, temuan teoritis dari proses pengabdian kepada masyarakat juga akan dibahas, mulai dari tahap awal hingga perubahan sosial yang signifikan. Kesimpulan dalam pengabdian masyarakat dan zakat digital dapat menjadi model yang dapat diadopsi oleh masyarakat lain untuk mencapai perubahan sosial yang lebih luas dan berkelanjutan. . Melalui pengabdian ini, terbukti bahwa praktik zakat digital berpotensi meningkatkan literasi, partisipasi, dan kesejahteraan masyarakat secara efektif. Selain itu, hasil pengabdian ini juga memberikan temuan teoritis yang berharga.
EFEKTITAS YAYASAN IPWL NAZAR DALAM MEMUTUS KETERGANTUNGAN RECIDENT TERHADAP NAPZA Dwi Putra Gultom; Tuti Atika
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan mengenai (1) Pelaksanaan bimbimbingan sosial untuk memutus ketergantungan terhadap NAPZA dipanti rehabiliatsi di IPWL YAYASAN NAZAR Provinsi Sumatera Utara, dan (2) Faktor Pendukung dan Penghambat dalam memutus ketergantungan terhadap NAPZA. Pendekatan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Pendekatan Kualitatif. Tempat penelitian ini berada di IPWL YAYASAN NAZAR Provinsi Sumatera Utara dengan peserta yang ada 5 orang. Informan kunci dari penelitian ini adalah: (1) Petugas yang bertanggung jawab pada bagian rehabilitasi Di IPWL YAYASAN NAZAR Provinsi Sumatera Utara dan (2) Para residen yang sedang menjalani rehabilitasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul di analisa kembali. Setelah itu diminta kembali pernyataan setelah di beri pengarahan. Hasil penelitian ini antara lain: Pertama, kegiatan memberi pengarahan bahaya penggunaan NAPZA,jenis jenis dan pengendalian diri diluar nanti agar tidak menjadi pengguna kembali, dan mengajaknya berkomunikasi.Memberikan materi tentang bahaya NAPZA tentunya diharapkan memberikan pemahaman tentang narkoba itu sendiri tujuannya adalah supaya recident paham akan dampak serta konsekuensi penggunaan NAPZA . Kedua, adanya beberapa program yang dijalani oleh recident di IPWL YAYASAN NAZAR yang sudah terjadwal yang bertujuan membentuk kembali pribadi recidentyang lebih baik. Ketiga, faktor pendukung dan penghambat yang didapat dari bimbingan sosial adalah antusiasme klien pada saat bimbingan sosial dan adanya bimbingan dari para pekerja sosial bagian rehabilitasi yang menguasai materi sebagai faktor pendukung, sedangkan penghambatnya yaitu klien Pecandu NAPZA ada yang kurang dalam hal Pendidikan meski ada juga yang datang dari kalangan berpendidikan. Keempat setelah diberi pengarahan maka sore hari diminta feedback dari hasil pengarahan yang diberikan. Maka dari pihak mana pun hendaknya lebih membiasakan klien untuk gemar bertanya dan sharing dihadapan klien lain. Intinya adalah agar mereka diberi kesempatan untuk membangun kembali kepercayaan diri setelah merasa terpuruk oleh NAPZA, dikucilkan oleh lingkungan,saudara,sahabat bahkan keluarga. Memberi pengarahan dan meminta feedback kembali Sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para pecandu.
MEMBANGUN LITERASI MELALUI MEDIA ONLINE MENULIS KREATIF DI SDN WONOKUSUMO VI/45 SURABAYA Vina Aziziya
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1817

Abstract

Menulisa merupakan salaha satua kemampuana yanga perlua dimilikia oleha siswa, sebab menulis merupakan basic pengetahuan yang berguna pada setiap aktivitas manusia. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis upaya agar bisa membangun literasi melalui media online menulis kreatif di SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya. Subjek dari pengabdiana inia adalaha siswa di SDN Wonokusumo VI/45 Surabaya. Pengabdian ini termasuk dalam metode partisipatif dan peneliti menjadi instrumen kunci. Hasil pengabdian inia menunjukkana bahwaa kemampuan literasia menulis melalui mediaa online merupakan salaha satua kemampuan yanga tidak bisa muncul begitu saja, melainkan perlu berbagai upaya agar bisa mengasah dan mengoptimlkan kemampuan tersebut. Peningkatan kemampuan literasi menulis melalui media online dalam pengabdian ini dapat dilakukan dengan cara meningkatkan kemampuan membaca siswa, melakukan pelatihan menulis dengan berbagai macam bentuk kalimat, melakukan kajian literasi buku di perpustakaan serta kegiatan mendongeng dan mendengarkan storytelling. Peningkatan kemampuan ini juga memiliki beberapa hambatan seperti kurangnya media dalam meningkatkan kemampuan literasi menulis siswa.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PERIZINAN SPP-IRT BAGI UMKM KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Bayu Fajar Susanto; Muchlis; Raju Maulana
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1839

Abstract

This community engagement aims to provide socialization and training to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Tembilahan District, Indragiri Hilir Regency, regarding the SPP-IRT (Notification Letter of Household Food Industry) licensing process. Indragiri Hilir Regency, located in Riau Province, Indonesia, has a rapidly growing MSME sector, particularly in the food and beverage production industry. The background of this engagement is based on the challenges faced by MSMEs in Tembilahan District in managing SPP-IRT licenses. Lack of understanding of licensing requirements, complex procedures, and associated costs often hinder MSMEs from obtaining valid licenses. The consequences are limited access to wider markets for MSMEs and the risk of losing consumer trust in their products. To address these issues, this community engagement will provide socialization and training to MSMEs on SPP-IRT licensing requirements and the necessary steps to effectively manage the licensing process. It is expected that with improved understanding and practical guidance provided, MSMEs can enhance their ability to handle licensing procedures, meet established safety and health standards, and gain access to broader markets. The expected outcomes of this community engagement are increased awareness and understanding of SPP-IRT licensing among MSMEs, an increase in the number of MSMEs with valid licenses, and improved product quality. Additionally, it is anticipated that this engagement will contribute to the growth of the MSME sector in Tembilahan District, Indragiri Hilir Regency, as well as local economic development and the welfare of the community.
PENYULUHAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT MENGENAI BAHAYANYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA MILLENNIAL Alfies Sihombing; Yeni Nuraeni
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i2.1841

Abstract

Narkoba mengacu pada narkotika, psikotropika, dan senyawa ilegal yang membuat ketagihan dan mengandung komponen berbahaya. Prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja merupakan masalah serius yang berdampak pada beberapa negara secara global. Berbagai penyebab, seperti tekanan teman sebaya, masalah keluarga, penyakit mental, rasa ingin tahu, dan kurangnya kesadaran tentang bahaya narkoba, dapat berkontribusi pada timbulnya penyalahgunaan narkoba pada remaja. Permasalahan narkoba di Indonesia masih menjadi masalah yang mendesak dan rumit. Hal ini didukung oleh peningkatan populasi penyalahguna atau pecandu narkoba yang cukup besar, seiring dengan meningkatnya prevalensi kasus-kasus kriminalitas terkait narkoba yang menunjukkan pola yang lebih luas dan jaringan sindikat yang semakin luas. Tujuan ini untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang bahaya dan konsekuensi yang merugikan, baik secara fisik maupun mental, dan untuk memberikan pendidikan yang tepat dan dapat diandalkan mengenai berbagai kategori narkoba dan dampaknya terhadap tubuh dan pikiran. Selain itu, tujuannya adalah untuk menginstruksikan langkah-langkah pencegahan, seperti kemampuan untuk menolak tawaran narkoba dan mencari bantuan ketika dihadapkan dengan tekanan. Hasil program ini secara efektif meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja tentang risiko dan dampak negatif penyalahgunaan narkoba, baik secara fisik maupun mental. Melalui edukasi yang akurat dan terpercaya, remaja diajarkan tentang berbagai jenis narkoba dan bagaimana mereka mempengaruhi tubuh serta pikiran.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENDAMPINGAN SKILL PEMBUATAN RICE ANCHOVHY CRISPY (RICHOPY) BAGI SISWA DI SMK PGRI PASIR SAKTI LAMPUNG TIMUR Reni Diah Setiowati; Denny Kurniawan; Robi Santoso
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasir Sakti District is one of the sub-districts in East Lampung Regency and administratively consists of 8 villages, namely Pasir Sakti Village, Mekarsari Village, Mulyosari Village, Rejomulyo Village, Purworejo Village, Kedung Ringin Village, Sumur Tikus Village and Labuhan Ratu Village. People in this sub-district work as rice farmers and fishermen and many also work as fish farmers in ponds whose main commodities are shrimp and milkfish. One of the catches from fishermen in this area is anchovies or often called anchovies. And in certain seasons, the catch of anchovies can reach tens of quintals in one day of fishing. With this abundant catch, most people or fishermen only sell it in wet and dry form without carrying out further processing which has high economic value. The service team sees that there is a great opportunity to utilize this large source of raw materials, namely by processing rice anchovies into other goods that have higher economic value which can provide better results for the welfare of the community who want to jointly develop rice anchovy processing. the. Students at Vocational High Schools or abbreviated as SMK PGRI Pasir Sakti, who generally have the paradigm that when they graduate from school they have to work in a certain place, need to change their mindset so that they are willing to try to independently produce something, not just through working as workers. . So the service team plans to carry out entrepreneurship development training, especially for prospective graduates of SMK PGRI Pasir Sakti and generally all parties in the school and the surrounding community, namely by making or processing rice anchovies into crispy rice anchovies (Rice Anchopy Crispy) or abbreviated as "Crispy Anchovy Rice" RICHOPY”. In this training, all training partner participants will also be provided with material regarding entrepreneurship development in order to gain new insights in developing a business.
Pelatihan Keterampilan Dasar Kewirausahaan di Pondok Pesantren Baitussholihin Jemi Cahya Adi Wijaya Adi Wijaya; Putu Ngurah Rusmawan; Rochmad Eko
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The training activities aimed at opening insights and instilling the spirit and confidence of young entrepreneurs to do business through UMKM activities. In addition to insight and enthusiasm, through these training activities also the centers will be given knowledge and some basic skills that a true entrepreneur should possess such as: Spirit entrepreneurial, ways to create Business Opportunities, Business Ethics, Business Plan and Partnership Enterprise, Accounting Small Enterprises, Negotiation and Business Communication, Tips - marketing tips UMKM products, comments and Sharing sessions. Almost the entire Baitussholihin residence has creative ideas for entrepreneurship, so it can be concluded that BaitusSholihin is a community with an upper middle economy. This has the effect that the training of basic entrepreneurial skills that will be carried out will not give difficulties to the manager in terms of the means of motivation.
SEMINAR ANTI NARKOBA SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KESADARAN KALANGAN REMAJA TERHADAP BAHAYA NARKOBA Widya Handayani; Jodi Ardiyansah; Risti Karunia; Cindy Claudya Kharisma Putri; Za’fis Sherlinda
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i3.1940

Abstract

Narkoba menjadi ancaman besar terhadap kesehatan, keamanan, dan stabilitas sosial di berbagai tingkatan masyarakat. Dari data kominfo pada tahun 2021 ditemukan bahwa mayoritas pengguna narkoba berusia 15-35 tahun. Seminar anti narkoba merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Kelompok 63 Universitas PGRI Palembang tahun 2023 di desa Tambak Boyo yang bertujuan guna memberikan wawasan kepada para remaja tentang bahanya narkoba. Seminar dilaksanakan di balai desa Tambak Boyo dengan sasaran peserta yaitu kalangan remaja. Kegiatan seminar anti narkoba ini berlangsung dengan antusias serta berhasil terlaksana dengan baik dilihat dari interaksi peserta seminar pada saat sesi tanya jawab berlangsung.

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue