cover
Contact Name
Ratno Susanto
Contact Email
krepaabdimas@gmail.com
Phone
+62881026447491
Journal Mail Official
ratnosusanto142@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/krepa/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Published by CV. SW Anugerah
ISSN : 29883059     EISSN : 29883059     DOI : -
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Kreativitas Pada Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit empat Kali setahun yaitu Januari, April, Juli, Oktober yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. Musyawarah: Jurnal Pengabdian Masyarakat menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. Kreativitas Pada Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 525 Documents
PEMBERDAYAAN LANJUT USIA POTENSIAL MANDIRI TERLANTAR MELALUI PROGRAM BIMBINGAN KETERAMPILAN DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI MULIA 3 Mia Veralina
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2473

Abstract

Lansia terlantar merupakan kelompok lanjut usia yang tidak mendapatkan perhatian dari keluarga atau tidak diurus oleh keluarganya. Upaya pemberdayaan dilakukan oleh pemerintah melalui Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, termasuk program bimbingan keterampilan untuk mengajarkan mereka berbagai keterampilan, seperti kerajinan tangan. Tujuan program ini adalah membuat lansia menjadi produktif dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pelaksanaan pemberdayaan melibatkan strategi aras mezzo dan pendekatan pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan, dan pemeliharaan. Faktor pendukung meliputi fasilitas, pelatih keterampilan, serta bahan dan alat, sementara faktor penghambat melibatkan masalah kesehatan, kurang minat lansia, dan ketersediaan bahan yang terbatas. Hasil pemberdayaan mencakup kemandirian lansia, meningkatnya rasa percaya diri, dan penghasilan yang diperoleh.
PEMBERDAYAAN REMAJA PUTUS SEKOLAH MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN (Studi Kasus Rumah Gemilang Indonesia Sawangan Depok) Annisaa Amalia; Almisar Hamid
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2477

Abstract

Memasuki zaman sekarang ini, anak remaja banyak dihadapkan dengan berbagai persoalan kehidupan, salah satunya persoalan putus sekolah. Dalam menghadapi persoalan remaja putus sekolah dibutuhkan keterampilan hidup untuk memenuhi kebutuhan yang nantinya diperlukan. Dalam mengatasi hal tersebut pendidikan non formal memiliki andil yang besar untuk mengatasi masalah tersebut. Pendidikan non formal membuat sebuah program pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan untuk mengembangkan sumber daya manusia. Adapun tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program pemberdayaan remaja putus sekolah melalui pelatihan keterampilan dalam meningkatkan kemandirian di Rumah Gemilang Indonesia. Menurut Jim Ife, pemberdayaan memiliki makna dorongan atau motivasi, bimbingan atau pendampingan dalam meningkatkan kemampuan individu atau masyarakat untuk mampu mandiri. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data adalah penerima manfaat pelatihan keterampilan kelas tata busana di Rumah Gemilang Indonesia dan telah diambil sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif menurut Mile dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dengan analisis data kualitatif, maka disimpulkan bahwa pemberdayaan melalui pelatihan keterampilan dari beberapa jurusan keterampilan yang ada di Rumah Gemilang Indonesia dapat menjadikan para santri berpengetahuan, berketerampilan atau memiliki skill dan berakhlakul karimah.
PELATIHAN PEMBELAJARAN MAHFUDZOT DALAM MEMBENTUK AKHLAK POSITIF SANTRI DI PENGAJIAN BU OYOK RT 07 RW 02 DESA WANAWALI Yunisa Azahra; Yuwan Fijar Anugrah; Yudi Sirojudin Syarief
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2490

Abstract

Penanaman nilai agama di masyarakat merupakan prasyarat penting untuk mencapai kebahagiaan baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Ajaran agama menjadi landasan untuk mencegah masyarakat menyimpang dari nilai-nilai tersebut, dengan cakupan kajian yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Pembelajaran mahfudzat, yang berisi nasihat-nasihat, menjadi penting untuk memahami ajaran Islam secara akurat dan komprehensif. Di Indonesia, bahasa Arab menjadi familiar karena sumber utama ajaran Islam ditulis dalam bahasa Arab. Kemahiran berbahasa Arab memerlukan waktu dan proses, oleh karena itu diperlukan pendekatan pembelajaran sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Wanawali meliputi pelatihan pembelajaran mahfudzat untuk membentuk akhlak positif dan mengembangkan keterampilan berbahasa mahfudzat. Melalui metode Participant Action Research (PAR), kegiatan ini bagian menjadi tahap persiapan dan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran mahfudzat efektif dalam membentuk akhlak dan karakter positif anak-anak, meskipun menghadapi beberapa kendala dalam pengucapan bahasa Arab. Mahfudzat memiliki potensi sebagai sumber pengetahuan dan kekuatan yang mendukung perkembangan akhlak individu, serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
PENGUATAN ENTREPRENEURSHIP VILLAGE GUNA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT KELURAHAN TAMBA’AN MELALUI WIRANEGARA BUSSINESS CENTER Muhammad Ridwan; Rima Melati; Suchaina Suchaina
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2492

Abstract

Kelurahan Tamba’an merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Kelurahaan Tamba’an memiliki kekayaan alam yang didominasi dengan potensi perairan laut, sehingga perlu dilakukan konservasi mangrove dengan baik agar dapat dikelola menjadi sebuah produk. Kebanyakan masyarakat hanya memanfaatkan tambak yang ada di sana menjadi sebuah produk seperti rengginang, kerupuk, dan lain sebagainya dengan berbahan dasarkan ikan, dan udang. Namun, masih banyak masyarakat disana belum mengetahui bahwa buah mangrove bisa diolah menjadi sirup buah mangrove dan keripik buah mangrove. Tim pelaksana PPK ORMAWA HMPE melakukan pemenuhan kebutuhan perekonomian masyarakat dengan melakukan peningkatan konservasi mangrove, pembuatan dan pengolahannya menggunakan tanaman mangrove, melakukan peningkatan marketing dalam proses pemasaran sebuah produk yang telah dihasilkan dari mangrove, dan melakukan pendampingan secara intensif agar tujuan dari program kami dapat terlaksana dengan baik dan kolaboratif. Metode pekasanaannya adalah perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta penyusunan laporan. Dengan terciptanya ini masyarakat bisa meningkatkan produk menjadi lebih kreatif di Kelurahan Tamba’an, dan peningkatan perekonomian yang kreatif dan inovatif di Kelurahan Tamba’an.
PELATIHAN KEMAMPUAN BUSINESS PITCHING BAGI PELAKU UMKM SEBAGAI SKILL PENTING UNTUK BERADAPTASI DALAM ERA BISNIS 5.0 Yulia Sariwaty S; Dimas Akhsin Azhar; Maya Retnasary; Rani Rahmayani; Ferdinandus Ngare
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2499

Abstract

ABSTRAK Bisnis 5.0 mengacu pada era di mana teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, dan blockchain tidak hanya mengubah cara bisnis dijalankan, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengan dunia. Ini adalah tentang integrasi yang lebih dalam antara teknologi dan manusia untuk menciptakan solusi bisnis yang lebih inovatif dan efisien. Bisnis 5.0 membawa dampak besar pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan memungkinkan mereka mengadopsi teknologi canggih untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengakses pasar global melalui platform digital, dan memperluas jangkauan pelanggan. Dengan menggunakan kecerdasan buatan, analitika data, dan solusi berbasis cloud, UMKM dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing mereka di pasar yang semakin terhubung secara digital.Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) adalah salah satu penopang perekonomian Indonesia, keberadaannya memberikan kontribusi besar terhadap PDB nasional. Perlambatan UMKM di masa pandemi tidak berlangsung lama, banyak bermunculan strategi dan inovasi baru untuk melahirkan ide dan peluang usaha baru. Dalam bisnis 5.0, business pitching masih penting untuk mendapatkan dukungan, investasi, atau kemitraan, tetapi dengan penekanan yang lebih besar pada inovasi teknologi dan dampak sosial. Pitching harus mencakup bagaimana teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, Internet of Things, atau blockchain digunakan untuk menghadapi tantangan bisnis dan menciptakan solusi yang lebih efisien, efektif, dan berkelanjutan. Selain itu, penting untuk menunjukkan bagaimana bisnis Anda akan berintegrasi dengan ekosistem digital yang semakin terhubung untuk mencapai pertumbuhan dan dampak yang berkelanjutan. Pelatihan business pitching bagi UMKM diselenggarakan guna memberikan pembelajaran bagi para peserta agar mampu mempresentasikan dan meyakinkan para investor mengenai ide bisnis yang akan dilakukannya. Pelatihan dilaksanakan dengan metode seminar untuk pembekalan materi dilanjutkan dengan workshop sebagai bentuk praktek dari materi yang telah diterima. Keberhasilan dari pelatihan dilihat dari adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta terhadap materi yang diberikan melalui hasil evaluasi tugas secara kelompok, serta perbandingan hasil pre-test dan post-test, peserta yang dikategorikan mempu melakukan presentasi dengan baik mengalami peningkatan dari 4 orang menjadi 15 orang (20 orang peserta).
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK PAUD AISYIYAH PESANGGRAHAN JAKARTA SELATAN M.Fachriiswantoro; Gusniarti Gusniarti; Sekar Wahyuningtyas; Adinta Salsabila; Berliyans Larasati; Luky Ardini; Dea Suci Wulandari; Mahesa Al-Faid; Via Maulinda As-Sofyan; Mutiara Sakinah; Khorunnisa Istiqomah; Nur Rahmawati; Siti Mutmainah
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2522

Abstract

Berangkat dari kegiatan MBKM KKN Tematik, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Palangka Raya, beberapa mahasiswa program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah melaksanakan pendampingan menulis permulaan di kelas I A MI Al-Muhajir Kereng Pangi. Tujuannya yaitu untuk membantu guru membekali siswa dalam keterampilan menulis. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah menggunakan metode kata atau metode kupas rangkai. Setelah melaksanakan kegiatan kurang lebih tiga bulan diperoleh hasil bahwasanya siswa yang mulanya belum mahir menulis huruf menjadi mahir menulis huruf. Kemudian siswa mulai bisa menulis suku kata yang mana kemudian siswa juga mulai bisa menulis kata. Dari penelitian pengabdian tersebut dapat disimpulkan bahwasanya dengan menggunakan metode kata atau kupas rangkai dalam pendampingan menulis permulaan siswa di kelas I dapat dikatakan berjalan dengan baik dan berdampak baik bagi siswa.
MENINGKATKAN KUALIATAS DIRI BERSAMA MASYARAKAT BUMI DESA SASAKPANJANG RW. 11 TAJUR HALANG BOGOR Irvan Dwi Cahya; Syarif Hidayatullah; Badrina Alfi; Anisha Salshabilla Alwi; Amanda Yulia Utami; Jihan Mawaddah; Siti Maryam Nasution; Putri Parahitha Maharani; Putri Farhatul Azkia; Agiel Agiel
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2532

Abstract

Kuliah Kerja Sosial (KKS) adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah yang terjadi dilapangan. KKS di Fakultas Pendidikan Agama Islam (FAI) UHMKA ini sistemnya adalah berkelompok, yang mana setiap kelompoknya terdiri dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Perbankan Syariah (PS), dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). TPQ Amru Bin Ash merupakan Lembaga yang menampung beberapa anak – anak mulai dari kelas TK sampai kelas 6. TPA Amru Bin Ash terletak di Perumahan Mutiara Tajur Halang Bogor, kegiatan yang dilakukan di TPA tersebut yaitu mengaji iqro sampai Al – Quran dan mendalami ilmu – ilmu agama islam selain itu psikomotorik seperti mewarnai dan juga menghafal surat – surat pendek. Kegiatan TPA dilakukan pada hari senin – jumat pada pukul 16.00 – 17.30. SDI Al – Falah merupakan Lembaga Pendidikan resmi yang terletak di JL.Raya Inkopad Mutiara No. 1 RT 01 RW 01Tajurhalang Kab. Bogor. SDI Al – Falah menampung anak – anak dari usia 5 tahun – 12 tahun tepatnya pada kelas TK, 1– 6. Kegiatan yang dilakukan di SDI Al – Falah seperti sekolah pada umumnya, akan tetapi terdapat perbedaan dari sekolah lainnya yaitu masing – masing anak dari kelas 1 – 6 yaitu wajib menyetorkan hafalan juz 30 secara bergantian pada proses KBM berlangsung. Akan tetapi ada beberapa permasalahan yang terjadi pada SDI dan TPA, sehingga kami tertari untuk menjadikan lokasi tersebut target KKS kami. Permasalahannya diantaranya: kurangnya SDM dalam bidang Pendidikan. Serta bukan hanya berfokus kedalam permasalahan yang terjadi, kami juga ingin berbagi ilmu terkait produk bank syariah, seminar jual beli hukum islam dan bahayanya riba, serta belajar bahasa arab dengan metode hiwar dan mufrodat.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun(CTPS) pada Masyarakat Pemulung di Tempat Pembuangan Akhir Desa Sihom Kec. Indrapuri Aceh Besar Diana Lestari; Meylissa
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2573

Abstract

The aim of this community service is to produce a community of scavengers with clean and healthy living habits (PHBS) through washing hands with soap (CTPS). Because in final disposal areas or what can be called landfills, there is always a lot of dirt, starting from food waste and other waste. Hand washing, namely washing hands with soap, has been proven to be effective in preventing transmission of the corona virus because clean hands after washing with soap can reduce the risk of the virus entering the body. The method used was socialization and providing training to the community to live healthy lives. This activity lasted for 3 days and collaborated with the village midwife and the Indrapuri Community Health Center UPT Aceh Besar. The results of the service obtained from this activity are that the TPA community is happy to hold this activity and provide a basis for lay people who do not understand healthy living by washing their hands. This activity is very useful and has an impact on society. The conclusion of this activity is for the community to provide knowledge and provide appropriate assistance to the community for the sake of health
OPTIMALISASI POLA MAKAN MAHASISWA KEDOKTERAN MELALUI 24-HOUR FOOD RECALL DAN EDUKASI GIZI Juwita Ninda Suherman; Taufiq Al Farizi
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2582

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat "Optimalisasi Pola Makan Mahasiswa Melalui Metode 24-Hour Food Recall" bertujuan untuk memperbaiki pola makan mahasiswa Universitas President melalui edukasi gizi dan konseling. Metode 24-Hour Food Recall digunakan untuk mengumpulkan data asupan makan 30 mahasiswa kedokteran. Hasil menunjukkan rata-rata asupan kalori mahasiswa wanita adalah 1499,25 kalori/hari, dengan rata-rata BMI 20,75 (kategori normal), sedangkan rata-rata asupan kalori mahasiswa pria adalah 2964,83 kalori/hari, dengan rata-rata BMI 24,29 (kategori normal). Edukasi gizi dan konseling yang diberikan meningkatkan pemahaman peserta tentang gizi seimbang dan mendorong perubahan perilaku makan yang positif. Sebanyak 95% peserta merasa puas dengan program ini. Keberhasilan program tidak terlepas dari dukungan fakultas dan partisipasi aktif mahasiswa. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk program gizi dan kesehatan yang lebih luas di lingkungan kampus, serta mendorong terciptanya budaya makan sehat di kalangan mahasiswa.
Mewujudkan Keluarga Sehat Melalui Pusat Pelayanan Kesehatan Reproduksi(PPKR) Generasi Bangkit Desa Patek Kab. Aceh Jaya Meylissa; Diana Lestari
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v2i6.2602

Abstract

This service aims to provide services to the community, especially for reproductive health education and ways to prevent HIV Aids. This role is very important for society, especially families who have just married or who have been married for a long time. In this team, community service provides information to the people of Patek Village, Aceh Jaya Regency. This service method uses 4 stages, namely planning/planning, problem formulation accompanied by observation, counseling and evaluation. The results of this service were 54 participants who attended the event to create healthy families through the reproductive health service center and in collaboration with the health cadres at the Patek village toddler posyandu. The conclusion from the results of this counseling is that it is hoped that residents will always know about reproductive health and provide an understanding of how important it is to live a healthy and clean life to avoid the HIV Aids virus

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 11 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 10 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 5 No. 1 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 9 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 8 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 7 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 6 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 5 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 4 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 3 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 2 (2025): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 12 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 11 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 4 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 2 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 1 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 6 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 5 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 3 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 12 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 11 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 10 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 2 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 8 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 7 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 6 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krep Vol. 1 No. 5 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 4 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 3 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 2 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 1 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) More Issue