cover
Contact Name
Ari Fadli
Contact Email
mandiri.tematik@gmail.com
Phone
+6285643130146
Journal Mail Official
mandiri.tematik@gmail.com
Editorial Address
Perum Griya Satria, Jl. Onyk Blok N No. 11, Desa/Kelurahan Sumampir, Kec. Purwokerto Utara, Kab. Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Kode Pos: 53125, Kab. Banyumas, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
RENATA Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua
ISSN : -     EISSN : 29879736     DOI : https://doi.org/10.61124/1.renata.6
RENATA adalah jurnal pengabdian masyarakat untuk semua masyarakat Indonesia. Jurnal ini yang tidak terbatas pada kalangan akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Namun, jurnal inipun mencakup pada kelompok keilmuan, lembaga profesi, atau kalangan masyarakat lain yang membutuhkan publikasi dari kegiatan sosial kemasyarakatan, pengabdian kepada masyarakat, atau jenis social community services lainnya. RENATA yang di kelola oleh tim editor profesional yang dapat memberikan pengalaman publikasi jurnal pengabdian kepada masyarakat. RENATA menerbitkan naskah pengabdian kepada masyarat sebanyak tiga kali dalam satu tahun yaitu pada periode APRIL, AGUSTUS dan DESEMBER dan memiliki ISSN 2987-9736
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 167 Documents
Peningkatan Keterampilan Guru dalam Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Mobile Production di SMA Muhammadiyah Piyungan, Yogyakarta Oki Cahyo Nugroho; Saiful Nurhidayat; Rohfin Andria Gestanti; Erwan Sudiwijaya
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 1 (2026): Renata - April 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.328

Abstract

Masalah mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya keterampilan guru SMA Muhammadiyah Piyungan dalam memproduksi video pembelajaran berbasis teknologi digital yang praktis dengan software yang familiar seperti PowerPoint, sementara kebutuhan media pembelajaran kreatif semakin mendesak untuk meningkatkan minat belajar siswa dan memperkuat citra sekolah yang mengalami penurunan jumlah peserta didik baru. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui observasi kebutuhan, pre-test, pelatihan penulisan naskah, praktik pembuatan video pembelajaran berbasis mobile production menggunakan perangkat sederhana dan software Microsoft PowerPoint, serta post-test dan evaluasi program. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor pemahaman dari 3,75–4,125 point pada pre-test menjadi 4,25–4,625 point 1-5 pada post-test dengan skala Likert 1-5, khususnya pada aspek pengalaman dan kemampuan memproduksi video pembelajaran. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya literasi digital dan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan perangkat yang familiar untuk menghasilkan video pembelajaran, mendukung integrasi nilai-nilai keislaman dalam materi ajar, serta mendorong transformasi SMA Muhammadiyah Piyungan menuju pembelajaran berbasis digital yang lebih adaptif dan berkelanjutan
Pengendalian Hipertensi Pada Lansia Melalui Edukasi Dan Pemberian Teh Temon Berbasis Komunitas Ira Ayu Ananda; Aisyah Salsabila Nur’Azizah; Nadya Putri Berliana Fatati Yusuf; Uswatun Hasanah; Yunika Wahyu Pertiwi; Sindi Arianti; Agus Sudaryanto
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 1 (2026): Renata - April 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.335

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sering dialami lansia dan berisiko menimbulkan komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Rendahnya pengetahuan serta belum optimalnya perilaku hidup sehat menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya kejadian hipertensi pada kelompok usia lanjut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai hipertensi serta mendukung upaya pengendalian tekanan darah melalui edukasi kesehatan dan praktik konsumsi teh temon berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2025 di Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan melibatkan 26 lansia hipertensi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pretest-posttest satu kelompok melalui pemeriksaan tekanan darah, edukasi kesehatan, dan pemberian teh temon berbahan dasar bunga telang (Clitoria ternatea) dan lemon. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dan penilaian tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya penurunan rerata tekanan darah sistolik dari 156,00 mmHg menjadi 141,00 mmHg dan diastolik dari 94,00 mmHg menjadi 84,00 mmHg. Skor pengetahuan peserta juga meningkat dari 11,76 menjadi 15,54. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada tekanan darah dan skor pengetahuan setelah kegiatan (p < 0,05). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi hipertensi dan praktik konsumsi teh temon berbasis komunitas berpotensi menjadi pendekatan promotif dan preventif yang sederhana, aplikatif, dan bermanfaat dalam mendukung pengendalian hipertensi pada lansia
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sempit untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Sayuran Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Perekonomian Keluarga Dian Permatasari; Yulia Wardita; Eka Meiri Kurniati; Nurul Khalifah
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 1 (2026): Renata - April 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.336

Abstract

Di tengah laju urbanisasi dan menyempitnya lahan terbuka, pekarangan rumah, bahkan yang hanya berukuran beberapa meter, menyimpan potensi luar biasa yang sering kali terabaikan. Program pemanfaatan lahan pekarangan sempit untuk budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan sayuran bukan sekadar hobi, melainkan sebuah langkah strategis dan mendesak dalam menjawab tantangan zaman. Gagasan ini hadir sebagai solusi nyata untuk membangun ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian keluarga dari tingkat yang paling dasar. Tekanan hidup di era modern semakin nyata. Lahan pertanian menyusut, sementara harga pangan dan biaya kesehatan terus melambung. Ketergantungan kita pada pasokan sayuran dan obat-obatan dari pasar modern membuat posisi keluarga sangat rentan. Membangun fondasi yang kuat dan berkelanjutan. Program ini hadir dengan misi yang jelas dan terukur. Pertama, untuk menjaga ketahanan pangan keluarga dengan menjamin ketersediaan sayuran bernutrisi tinggi dan tanaman obat yang siap panen kapan saja. Kedua, kami ingin meningkatkan kemandirian kesehatan dengan mendorong setiap keluarga untuk memiliki "apotek hidup" sendiri untuk pencegahan dan perawatan dini. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Action Research. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi dan sosialisasi, pelatihan intensif mengenai teknik bertani lahan sempit (vertikultur, hidroponik sederhana, tabulampot), budidaya TOGA dan sayuran mikro, pengolahan TOGA, serta kewirausahaan. Pendampingan rutin dilakukan setiap dua minggu untuk memastikan keberlanjutan praktik. Metode ini melibatkan 30 ibu rumah tangga sebagai peserta utama di Desa Juluk. Hasil: Program berhasil membangun 30 unit demplot produktif di pekarangan peserta dengan teknologi vertikultur dan hidroponik sederhana. Sebanyak 90% peserta telah mampu memanen sayuran (sawi, kangkung, bayam) dan TOGA (jahe, kunyit, kencur) untuk konsumsi keluarga. Terbentuknya Kelompok KRPL Desa Juluk yang aktif berbagi bibit dan pengetahuan. 
Penguatan Motivasi Belajar Anak Melalui Sosialisasi Edukatif di SMK Negeri 1 Wadaslintang Ruzanna Salsabil; Muhamad Riza Chamadi; Salsabila Salma Febrianti; Renggo Harya Pandora; Saskia Zalfaa Azahra; Nailatul Farhani; Firman Ardhiansyah; Juwita Isnaina Ahnin; Tiara Anasta Safitri; Nunik Adisty; Azhar Akramul ‘Athaya; Fatimah Noor Laeli Anjani
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 2 (2026): Renata - Agustus 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.337

Abstract

Pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kualitas pendidikan dalam praktiknya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan kurikulum serta kesadaran dan motivasi belajar peserta didik. Realita di lapangan menunjukkan bahwa kesadaran dan motivasi belajar siswa masih rendah dan berkaitan dengan faktor sosial ekonomi serta minimnya pemahaman terhadap relevansi pembelajaran dengan realitas kehidupan. Kondisi ini mendorong perlunya upaya untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi belajar siswa. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi edukatif di SMK Negeri 1 Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan motivasi dan kesadaran belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan humanistik berbasis audiovisual dan kontekstual melalui pemaparan materi, penayangan video inspiratif, serta diskusi partisipatif yang melibatkan 420 siswa kelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya motivasi belajar serta munculnya sikap reflektif dan partisipatif selama kegiatan.
Fenomena Brain Rot Dan Kesehatan Mental Pada Generasi Z Khususnya Siswa Di MTS Al Falah Jatiasih, Bekasi Rohmiati Sunaryo; Sri Dewiningsih; Sugeng Astanto; Syafril Tahar
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 2 (2026): Renata - Agustus 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.338

Abstract

Penggunaan media sosial yang semakin intensif di kalangan remaja memberikan dampak positif sekaligus negatif terhadap kesehatan mental. Salah satu fenomena yang muncul akibat penggunaan media sosial secara berlebihan adalah brain rot, yaitu kondisi kelelahan kognitif dan emosional akibat paparan konten digital yang terus-menerus. Generasi Z sebagai kelompok yang sangat dekat dengan teknologi dan media sosial menjadi kelompok yang rentan mengalami gangguan seperti kecemasan, stres, penurunan konsentrasi, hingga kehilangan motivasi belajar. Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan mengonsumsi konten hiburan instan dalam durasi panjang yang dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan keseimbangan emosional remaja. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan literasi digital mengenai fenomena brain rot serta dampaknya terhadap kesehatan mental generasi Z pada siswa MTs Al Falah Jatiasih Bekasi. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pemberian pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang sehat dan bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya penggunaan media sosial secara berlebihan serta pentingnya mengatur waktu penggunaan media digital untuk menjaga kesehatan mental dan keseimbangan aktivitas sehari-hari.
Edukasi Penggunaan Skincare Yang Aman Pada Remaja Untuk Mencegah Penyalahgunaan Produk Kecantikan Di MAN 2 Lamongan Diah Indah Kumala Sari; Riana Prastiwi Handayani; Megawati Megawati; Eka Shevin Noralya Safanda; Alya Nurunnisa Salsabilla; Nur Az Zahraa
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 2 (2026): Renata - Agustus 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.339

Abstract

Penggunaan skincare pada remaja semakin meningkat seiring berkembangnya tren kecantikan dan pengaruh media sosial. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai keamanan produk dapat menyebabkan penyalahgunaan, seperti penggunaan produk ilegal atau tidak sesuai jenis kulit yang berpotensi menimbulkan iritasi, alergi, hingga kerusakan kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penggunaan skincare yang aman di MAN 2 Lamongan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan edukatif, pemaparan materi mengenai jenis kulit dan pemilihan produk, serta diskusi interaktif dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait pentingnya memilih produk yang telah terdaftar di Badan POM, memahami kandungan bahan aktif, serta cara penggunaan yang tepat. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran terhadap risiko penggunaan produk tanpa izin edar yang marak di kalangan remaja. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama sesi diskusi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap penggunaan skincare yang aman, sehingga dapat mencegah penyalahgunaan produk kecantikan. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung perilaku hidup sehat pada remaja
Peningkatan Literasi Perilaku Hidup Hemat Energi Pada Masyarakat Desa Klapasawit Kecamatan Kalimanah Purbalingga Ari Fadli; Mulki Indana Zulfa; Daru Tri Nugroho; Agung Cahyadi Putra; Eny Mahfudhoh; Muhammad Zakki Irfani; Dinda Wahyu Anggraeni
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 4 No. 2 (2026): Renata - Agustus 2026
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.340

Abstract

Peningkatan konsumsi energi listrik pada sektor rumah tangga menjadi salah satu tantangan dalam upaya mewujudkan penggunaan energi yang efisien dan berkelanjutan. Rendahnya literasi masyarakat mengenai perilaku hidup hemat energi berpotensi meningkatkan pemborosan energi serta biaya konsumsi listrik. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga mengenai pentingnya perilaku hidup hemat energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 di Balai Desa Klapasawit dengan peserta masyarakat desa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi mengenai praktik penggunaan energi listrik yang efisien serta pemanfaatan limbah sebagai salah satu alternatif sumber energi. Hasil kegiatan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai konsep hemat energi, penggunaan peralatan listrik secara bijak, serta penerapan perilaku sederhana seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, memanfaatkan pencahayaan alami, dan mengurangi konsumsi energi yang tidak diperlukan. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap edukasi penghematan energi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi perilaku hidup hemat energi di tingkat masyarakat dan diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya hemat energi secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung konservasi energi dan pelestarian lingkungan