cover
Contact Name
Lutfiyan Nurdianah
Contact Email
diana@alfithrah.ac.id
Phone
+6283849042091
Journal Mail Official
diana@alfithrah.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedinding Lor no. 30 Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29869153     DOI : 10.36781
K H I D M A T U N A: Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk kegiatan pengabdian serta jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Fithrah Surabaya. Fokus dan Ruang Lingkup Artikel yang dimuat dalam KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah artikel berbasis pengabdian kepada masyarakat serta riset pengembangan masyarakat. Ruang Lingkup KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat antara lain Pelatihan dan Pemasaran dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat (semua bidang ilmu), UMKM dan masyarakat lokal; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Merancang dan Menjangkau Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat, Pengabdian dan pengembangan masyarakat dalam semua bidang keilmuan. Penerbitan jurnal KHIDMATUNA ini akan dilakukan dalam satu tahun, mulai tahun 2022 pada bulan Desember. Selanjutnya terbitannya sebanyak dua kali terbit dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Artikel mencakup banyak masalah umum atau masalah yang terkait dengan layanan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, berisi berbagai kegiatan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Implementasi kegiatan layanan juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pelayanan diorganisasikan menjadi kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 14 Documents
PEMBENTUKAN KARAKTER DENGAN MENUMBUHKAN KREATIVITAS DAN INOVASI PADA GENERASI MUDA: CHARACTER BUILDING BY GROWING CREATIVITY AND INNOVATION IN THE YOUNG GENERATION Dewi Oktary; Fitriyasa Meiserli; Faradina Inda Wardhani
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Al Fithrah Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.400

Abstract

Ide – ide kreatif dan inovatif sangat penting dimiliki oleh generasi muda. Salah satu ide kreatif dan inovatif adalah dengan cara merubah barang bekas menjadi barang yang lebih berguna dan dapat menjadi peluang usaha. Anak – anak Khatulisitiwa Berbagi merupakan komunitas anak – anak marginal yang mana orang tua mereka bekerja sebagai pemulung. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk membuka wawasan anak – anak Khatulistwa Berbagi untuk memiliki ide kreatif dengan mengubah barang bekas menjadi barang yang lebih memiliki nilai ekonomi. Selain itu dapat mengajarkan mereka untuk dapat menjaga lingkungan. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi, diskusi dan praktek. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat Komunitas Khatulistiwa Berbagi pada tanggal 22 Oktober 2022. Adapun anak – anak yang mengikuti kegiatan ini berkisaran umur 10 – 16 tahun sebanyak 18 orang. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat berjalan lancar anak – anak Khatulistiwa Berbagi sangat bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini. Adapun hasil dari Pengabdian Kepada Masyakarat ini mengajarkan anak – anak Khatulisitiwa Berbagi pentingnya memiliki ide – ide kreatif dan inovatif salah satu nya mengubah barang bekas menjadi barang yang lebih memiliki nilai ekonomi dan juga dapat menjaga lingkungan sekitar.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BANGUNAN GEDUNG SEKOLAH PADA SD NEGERI 1 JATIREJO Rida Handiana Devi; Annisa Azhar Firdausi; Tantin Pristyawati
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Al Fithrah Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.406

Abstract

Bangunan gedung yang baik adalah bangunan yang sesuai dengan tata cara membangun gedung yang serasi dan selaras dengan lingkungan serta menjamin keandalan bangunan dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan. Kondisi sekarang ini banyak sekali bangunan yang rusak dikarenakan pemanfaatan dan perawatannya yang kurang optimal, seperti pada bangunan SD Negeri 1 Jatirejo yang terindikasi adanya keretakan pada elemen struktur, pemanfaatan energi listrik dan air yang belum optimal, dan banjir saat musim hujan yang berakibat pada terganggunya kegiatan belajar mengajar. Untuk itu diperlukan sebuah transfer pengetahuan mengenai bagaimana cara memanfaatkan bangunan yang baik agar tercipta kesadaran dalam perilaku merawat dan memelihara bangunan supaya fungsi bangunan tetap baik. Sasaran utama program pengabdian bukan hanya guru tetapi juga murid, sehingga metode sosialisasi yang kreatif dibutuhkan untuk tercaapainya tujuan. Pelaksanaan kegiatan ini dengan beberapa metode yaitu survei pendahuluan, koordinasi mitra, penilaian kondisi bangunan, sosialisasi, dan evaluasi. Hasil dari penilaian kondisi bangunan diketahui bahwa pemanfaatan bangunan gedung dengan nilai baik masih di bawah 50.00% yaitu 48.44%, artinya pemanfaatan bangunan gedung belum optimal. Setelah kegiatan ini dilakukan, keberhasilan dapat diidentifikasi dari perubahan perilaku sosial warga sekolah dengan adanya peningkatan kesadaran dalam merawat dan memelihara bangunan. A good building is a building that follows the procedures for building buildings that are harmonious and in harmony with the environment, guaranteeing the reliability of the building in terms of safety, health, comfort, and convenience. The current condition is that many buildings are damaged due to sub-optimal utilization and maintenance, such as in the Jatirejo 1 Public Elementary School building, where there are cracks in structural elements, the utilization of electricity and water energy is not optimal, and flooding during the rainy season; as a result of teaching and learning activities can be disrupted. For this reason, a transfer of knowledge is needed regarding how to use good buildings to create awareness in the behavior of caring for and maintaining buildings so that the function of the building remains good. The main target of the community service program is that not only teachers but also children need a creative socialization method to achieve goals. Implementation of activities use methods: a preliminary survey, partner coordination, assessment of building conditions, socialization, and evaluation. The results of the assessment of the condition of the building show that the utilization of buildings with a good value is still below 50.00%, namely 48.44%, meaning that the utilization of buildings could be more optimal. After the activity was carried out, success could be seen from the social change in the behavior of school members, who became more aware of caring for and maintaining the building.
PERAN PRAMUKA DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN KARAKTER MASYARAKAT: THE ROLE OF SCOUTS IN BUILDING COMMUNITY CHARACTER Siddik Romadhan; Eko Adi Sumitro
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Al Fithrah Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.413

Abstract

Gerakan pramuka merupakan organisasi gerakan kepanduan Nasional Indonesia untuk lembaga pendidikan non formal yang mengadakan kegiatan kepramukaan. Kegiatan pramuka sebaga alat pembinaan anggota pramuka untuk menyalurkan kemampuan bakat dan minatnya yang sangat penting dilaksanakan. Pembentukan karakter yang sangat berbeda sangat memungkinkan dikembangkan dalam setiap kegiatan individu. Salah satu tujuan gerakan pramuka yaitu menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dan rasa  kepedulian terhadap  bangsa, kepedulian terhadap sesama hidup dan alam seisinya. Kepedulian hidup yaitu sesama masyarakat, misalnya memberi pelatihan tentang cara mendaur ulang sampah plastik atau gotong-royong membuat tempat sampah di daerah sekitar. Upaya pendidikan melalui adanya kepramukaan  yang ada di Indonesia sasaran utamanya  meningkatkan sumber daya kaum muda dalam mewujudkan masyarakat yang mandani dan melestarikan keutuhan. Hal ini, tim PKM universitas wiraraja kerjasama dengan UKK Pramuka universitas wiraraja untuk membantuk mensukseskan peran pramuka dalam menumbuhkembangkan karakter masyarakat khususnya masyarakat batang-batang. Tim PKM ini sebelumnya sudah pernah melakukan observasi secara langsung tentang keadaan dilingkungan masyarakat. Dengan adanya peran pramuka dilingkungan masyarakat dapat membantu melestarikan lingkungan sekitar. Kata Kunci: Pramuka, Karakter, Masyarakat
INTRODUCTION TO CULTURAL LITERACY AND CONFLICT PREVENTION IN INDONESIA: PENGENALAN LITERASI BUDAYA DAN PENCEGAHAN KONFLIK DI INDONESIA Vidya Kusumawardani; Dinar Ayu Chandra Agustin; Riong Seulina; Danang Trijayanto; Sugeng Wahyudi
KHIDMATUNA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Juni
Publisher : STAI Al Fithrah Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/khidmatuna.v2i1.441

Abstract

 This Community Service activity with the theme of cultural literacy was carried out on July 26 2022 with the title Introduction to Cultural Literacy and Conflict Prevention in Indonesia which was held at SMAN 40 Jakarta. The data collection method for outreach activities was carried out using quantitative data using a questionnaire using the Likert Scale approach consisting of SS, S, KS, TS, and STS during the pre-test and piost test which consisted of 10 questions. From the results of the pre-test data above, it can be concluded that of the 33 students, each of them already understands the importance of cultural literacy to prevent conflicts that occur in Indonesia which include question 1 (72%), question 2 (45%), question 3 (54%) ), question 4 (57%), question 5 (48%), question 6 (60%), question 7 (54%), question 8 (54%), question 9 (60%), and question 10 (78% ). Meanwhile, from the post test data, it can be concluded that of the 33 students, each of them already understands the importance of cultural literacy to prevent conflicts that occur in Indonesia which include question 1 (75%), question 2 (45%), question 3 (69%), question 4 (51%), question 5 (51%), question 6 (57%), question 7 (63%), question 8 (63%), question 9 (75%), and question 10 (72%). With an increase in students' understanding related to cultural literacy, this is in accordance with the program launched by the Ministry of Education and Culture which is to provide understanding to students related to attitudes to be able to respect each other, appreciate pluralism that exists in Indonesian society which is very vulnerable to racial conflicts.

Page 2 of 2 | Total Record : 14