cover
Contact Name
Pri Ariadi Cahya Dinata
Contact Email
priariadi.c@fkip.upr.ac.id
Phone
+6285215013273
Journal Mail Official
bpjpsupr@upr.ac.id
Editorial Address
Jl. Hendrik Timang, Gedung M, Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya, Kampus UPR Tunjung Nyaho, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : 27163431     EISSN : 28072154     DOI : https://doi.org/10.37304/bpjps
Core Subject : Education,
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains is a scientific journal published by the Physics Education Study Program, FKIP University of Palangka Raya. This journal aims to accommodate research articles in the field of Science Education. In the end, this journal is expected to describe the development of science and technology in science education for people in Central Kalimantan (in particular) and Indonesia (in general). This journal is planned to be published twice a year.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 65 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada Materi Cahaya di Kelas VIII SMP Asa Nugroho; Theo Jhoni Hartanto; Gunarjo Suryanto Budi
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan ketuntasan hasil belajar dan keterampilan proses sains siswa setelah diterapkan model POE pada materi cahaya. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen menggunakan rancangan one-shot case study. Sampel penelitian adalah kelas VIII-2 di salah satu SMP di Palangka Raya dengan jumlah 23 orang siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar kognitif secara individu diperoleh 23 siswa yang mengikuti tes, 14 siswa tuntas belajarnya dan 9 siswa tidak tuntas. Secara klasikal, pembelajaran tidak tuntas karena hanya 60,00% siswa yang tuntas belajarnya. Persentase ini tidak mencapai standar ketuntasan klasikal yaitu 75%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tes keterampilan proses sains yang diikuti sebanyak 23 siswa diperoleh 2 (8,7%) siswa memperoleh kategori sangat baik, 17 (73,9%) siswa memperoleh kategori baik dan 4 (17,4%) siswa memperoleh kategori cukup baik.
Pengembangan Instrumen Kompetensi Psikomotor pada Pembelajaran Fisika Enny Wijayanti
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen kompetensi psikomotor pada pembelajaran fisika. Pengembangan instrumen kompetensi psikomotor perlu dilakukan sesuai dengan teori dan tidak dapat dipisahkan dengan proses pembelajaran fisika. Instrumen kompetensi psikomotor yang sudah ada perlu direvisi disesuaikan dengan teori kompetensi psikomotor diadopsi dari Trowbridge & Bybee. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah: 1) menghasilkan produk instrumen keterampilan psikomotor pada pembelajaran fisika, 2) mengetahui konstruk instrumen keterampilan psikomotor yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Prosedur pengembangan meliputi dua tahap: pengembangan dan validasi, mengacu pada model spiral dari Cennamo dan Kalk. Tahap pengembangan mencakup kegiatan preliminary study, define, desain dan demonstrate. Tahap ini dihasilkan prototipe 1 preskripsi instrumen, yang divalidasi melalui focus group discussion dan teknik Delphi. Content Validity expert judgment di uji melalui analisis validity coefficient dari Aikens’V. Tahap validasi mencakup develop dan deliver, uji kelompok kecil, review ahli, analisis dan revisi. Instrumen kompetensi psikomotor divalidasi oleh dosen Pendidikan Fisika Universitas Palangka Raya. Nilai reliabilitas instrumen kompetensi psikomotor 0,814. Data produk akhir dianalisis dengan statistik deskriptif. Uji validasi menggunakan desain quasi-experiment. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika sebanyak 40 orang mahasiswa. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Instrumen kompetensi psikomotor dapat digunakan dalam pembelajaran fisika, (2) Konstruk instrumen kompetensi psikomotor setelah uji coba mengalami perubahan, karena komponen creating tidak tercapai. Komponen yang tercapai yaitu moving, manipulating, dan communicating.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Pesawat Sederhana di Kelas VIII SMP Ni Nyoman Ernawati; Enny Wijayanti; Pendi Sinulingga
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model discovery learning adalah suatu model untuk mengembangkan cara belajar siswa aktif dengan menemukan sendiri, menyelidiki sendiri, sehingga hasil yang diperoleh dalam ingatan tidak akan mudah dilupakan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) keterampilan psikomotor siswa pada penerapan model pembelajaran discovery learning pada materi pesawat sederhana, dan (2) ketuntasan hasil belajar kognitif siswa setelah pembelajaran dengan model pembelajaran discovery learning pada materi pesawat sederhana. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental menggunakan desain one-shot case study. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII semester I di salah satu SMP di Palangka Raya tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 9 kelas. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak satu kelas dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-4 dengan jumlah 30 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) hasil rata-rata keterampilan psikomotor tiap komponen P1 sebesar 93,33%, komponen P2 sebesar 92,64%, dan komponen P3 sebesar 80,33%. Aspek tertinggi berada dalam komponen P1 dan aspek terendah berada dalam komponen P3 (2) ketuntasan hasil belajar kognitif siswa secara individu dari 30 siswa diperoleh 23 siswa tuntas dan 7 siswa tidak tuntas. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal tuntas, karena diperoleh 76,67% siswa yang tuntas dan mencapai standar ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu ? 75%. TPK yang tuntas sebanyak 27 dari 35 TPK dengan persentase TPK yang tuntas 77,14%.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Materi Pesawat Sederhana di SMP Negeri di Kota Palangka Raya Suhartono; Saulim DT Hutahaean; Isnanny Artika Hariyanto
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian di salah satu SMP Negeri di Palagka Raya menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pesawat sederhana. Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) keterampilan proses sains (KPS) peserta didik dan (2) ketuntasan hasil belajar peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII di sekolah tersebut yang terdiri dari 9 kelas. Sampel dalam penelitian diambil secara acak (random sampling), setelah di acak diperoleh kelas VIII-1 sebagai sampel dengan jumlah peserta didik 31 orang. Instrumen yang digunakan yaitu KPS dan lembar tes hasil belajar (THB) kognitif. Dalam penelitian ini dilakukan 4 kali pertemuan yaitu: 2 kali untuk pembelajaran, 1 kali untuk THB dan 1 kali untuk tes KPS. Hasil penelitian diperoleh: KPS 20 peserta didik dalam kategori sangat baik, 7 peserta didik dalam kategori baik, dan 1 peserta didik dalam kategori cukup baik dari 28 yang mengikuti tes. Aspek yang ada dalam KPS terdiri dari merumuskan hipotesis dengan kategori sangat baik, melakukan percobaan dan membuat kesimpulan dengan kategori baik serta menganalisis data dengan kategori cukup baik. Ketuntasan individu dari 27 peserta didik yang mengikuti tes, diperoleh 21 peserta didik tuntas dan 6 peserta didik tidak tuntas. Secara klasikal pembelajaran tuntas karena diperoleh 77,78% peserta didik tuntas sehingga memenuhi kriteria ketuntasan klasikal minimal IPA yaitu 75%. TPK yang tuntas sebanyak 26 TPK dari 36 TPK yang digunakan.
Pengaruh Model Pembelajaran SETS dan STS Terhadap Peningkatan Literasi Sains Siswa Rezki Afifah; Fakhruddin; Marsi D. S. Bani
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 1 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian randomised gropu comparison design yang dilaksanakan di salah satu SMA di kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan literasi sains siswa yang menggunakan model pembelajaran SETS lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran STS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu siswa kelas XI MIA2 yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen 2 yang diajar menggunakan model pembelajaran STS, sedangkan siswa kelas XI MIA3 yang berjumlah 35 siswa sebagai kelas eksperimen 1 menggunakan model pembelajaran SETS. Kemampuan literasi sains siswa dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen tes soal literasi sains. Aspek literasi sains siswa yang diteliti meliputi mengidentifikasi isu atau permasalahan ilmiah, menjelaskan fenomena ilmiah dan menggunakan bukti ilmiah. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t diperoleh bahwa kemampuan literasi sains siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran SETS lebih tinggi daripada siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran STS yang dibuktikan dengan thitung = 3,664 > ttabel = 1,832 pada taraf signifikan 0,05%.
Pengembangan Modul IPA Menggunakan Metode Mind Mapping pada Materi Sistem Pernapasan Manusia di Kelas VIII SMP Agnes Renostini Harefa
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan modul IPA menggunakan metode mind mapping pada materi sistem pernapasan manusia kelas VIII SMP, 2) Mengetahui validitas modul IPA, 3) Mengetahui praktikalitas modul IPA, 4) Mengetahui efektifitas modul IPA. Jenis penelitian dalam pengembangan ini mengadopsi model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, Dissemination), tetapi penelitian ini hanya dibatasi pada tahap define, design, dan develop. Instrumen yang digunakan yaitu angket validasi, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian: 1) Validitas isi/materi modul mencapai 92%, validitas bahasa mencapai 100%, validitas desain mencapai 100%, hasil validasi isi/materi oleh guru bidang studi 100% keempatnya dengan kriteria sangat valid, 2) Tingkat praktikalitas modul IPA yang dikembangkan dinyatakan sangat praktis oleh peserta didik dengan persentase 98%, 3) Modul IPA yang dikembangkan berada pada kriteria sangat efektif dengan persentase ketuntasan belajar peserta didik sebesar 87%.
Strategi Systematic Approach to Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Mahasiswa Yoan Theasy
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Pemecahan Masalah Sistematis (Systematic Approach to Problem Solving) merupakan salah satu strategi pembelajaran yang membantu mahasiswa dalam memecahkan masalah selangkah demi selangkah dengan aturan tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa setelah menerapkan Strategi Pemecahan Masalah Sistematis (Systematic Approach to Problem Solving) pada materi pokok Usaha Dan Energi; Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Mahasiswa semester IV Program studi S1 pendidikan fisika Universitas Palangka Raya Tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 26 orang sebagai subjek pada penelitian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil analisis data menunjukkan bahwa Peningkatan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada materi pokok usaha dan energi memperoleh kriteria sedang dengan skor N-Gain untuk label masalah usaha sebesar 0,389, energi potensial sebesar 0,577, energi kinetik sebesar 0,613, dan hukum kekekalan energi mekanik sebesar 0,683.
Penerapan Model Pembelajaran Langsung pada Materi Pengukuran di Kelas VII Semester I SMP Muhammadiyah Palangka Raya Nur Halimatunnisaa; Saulim DT Hutahaean; Enny Wijayanti
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui ketrampilan siswa melakukan pengukuran dan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen menggunakan Desain One Shot Case Study. Penelitian dilaksanakan di kelas VII-B SMP Muhammadiyah Palangka Raya Tahun Ajaran 207/2018 dengan siswa berjumlah 25 siswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian adalah lembar pengamatan Ketrampilan Siswa Melakukan Pengukuran dan Tes Hasil Belajar (THB) kognitif. Hasil analisis data menunjukkan hasil keterampilan siswa melakukan pengukuran dari 24 siswa yang mengikuti 15 siswa tuntas dan 9 siswa tidak tuntas. Hasil belajar ranah kognitif setelah pembelajaran dengan model pembelajaran langsung pada materi pengukuran dari 24 siswa yang mengikuti diperoleh 17 siswa tuntas dan 7 siswa tidak tuntas. Secara klasikal pembelajaran tidak tuntas karena hanya diperoleh ketuntasan klasikal sebesar 70.83 % dari standar yang ditetapkan sekolah yaitu sebesar 75 %. TPK yang digunakan dalam penelitian berjumlah 26 TPK diperoleh 18 (69,23%) TPK tuntas dan 8 (30,77%) TPK tidak tuntas.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbentuk Komik Berbasis Eksperimen Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi Pesawat Sederhana Fitria; Abustan; Theo Jhoni Hartanto
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, keefektifan dan kepraktisan dari LKPD IPA berbentuk komik berbasis eksperimen yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D dari Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Model 4D memiliki 4 tahapan yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Tahap yang dilakukan dalam penelitian ini hanya sampai tahap develop. Uji coba produk dilakukan di sekolah MTs Negeri 2 Palangka Raya di kelas VIII E. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penilaian validator, pemberian tes hasil belajar kognitif, penilaian psikomotor, dan pemberian angket respon. Hasil analisis terhadap penilaian validator menunjukkan persentase 84,91% dengan kriteria sangat baik sehingga komik dinyatakan valid (layak). Analisis terhadap hasil belajar kognitif menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal 32,43% dan persentase TPK yang tuntas 39,28% (keduanya kurang dari 75%) sehingga komik tidak efektif dalam aspek kognitif. Analisis terhadap hasil belajar psikomotor menunjukkan persentase rata-rata nilai keterampilan psikomotor setiap kelompok berada di atas angka 70% sehingga komik efektif dalam aspek psikomotor. Hasil analisis terhadap respon peserta didik menunjukkan presentase respon positif sebesar 83,57% sehingga komik IPA berbasis eksperimen dapat dinyatakan praktis.
Implementasi Metode Eksperimen pada Materi Pokok Suhu dan Kalor di Kelas VII MTsN 2 Palangka Raya Ernawati; Enny Wijayanti; Abustan
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 2 No. 2 (2020): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) keterampilan psikomotor siswa tiap pertemuan dan (2) ketuntasan hasil belajar siswa setelah diterapkan metode eksperimen pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen menggunakan rancangan One-Shot Case Study. Penelitian dilaksanakan di kelas VII-D MTsN 2 Palangka Raya dengan siswa berjumlah 32 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi psikomotor dan tes hasil belajar kognitif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa metode eksperimen membawa dampak positif terhadap keterampilan psikomotor siswa. Namun demikian, penerapan metode eksperimen masih belum mampu mencapai ketuntasan hasil belajar yang maksimal pada materi suhu dan kalor.