cover
Contact Name
Daud Darmadi
Contact Email
dauddarmadi@sttaw.ac.id
Phone
+62812174879128
Journal Mail Official
sttadhiwacana@gmail.com
Editorial Address
BEST CHURCH CIPUTRA WORLD Mall Ciputra World Lt. 2, Unit 2.1. Jl. Mayjend Sungkono, No. 89 Korespondensi:, Jl. Pakis Tirtosari II No.8, Surabaya, Jawa Timur 60224
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Kaluteros Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 26580648     EISSN : 26850621     DOI : https://doi.org/10.60146/kaluteros
Core Subject : Religion,
Kaluteros adalah wadah publikasi hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Kristen para dosen yang berada di lingkungan Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana, dan institusi lain yang berada dalam rumpun ilmu yang sama serta berkaitan.
Articles 82 Documents
Konsep Mandat Budaya Sebagai Upaya Menjaga Kelsetarian Lingkungan Hidup Daud Darmadi
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 1: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i1.13

Abstract

The Cultural Mandate is God's command to all humanity to manage, and maintain the environment as a shared home. The church needs to have a service method and strategy that can awaken the congregation to the responsibility of managing the environment. Designing the service of the cultural mandate is to set the goals of the church, design learning curricula for the congregation oriented towards environmental management, apply service methods and strategies to build congregational awareness in practicing life based on managing the environment. Abstrak IndonesiaMandat Budaya adalah perintah Allah kepada semua umat manusia untuk mengelola, dan menjaga lingkungan hidup sebagai rumah bersama. Gereja perlu memiliki suatu metode dan strategi pelayanan yang dapat menyadarkan jemaat akan tanggungjawab mengelola lingkungan hidup. Rancang bangun pelayanan mandat budaya adalah dengan jalan menetapkan tujuan gereja, merancang kurikulum pembelajaran kepada jemaat yang berorientasi pada pengelolaan lingkungan hidup, Menerapkan metode dan strategi pelayanan untuk membangun kesadaran jemaat dalam mempraktekkan kehidupan yang berbasis pada mengelola lingkungan hidup.
Injil Dan Kebudayaan Eunike Agoestina
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 1: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i1.14

Abstract

The research is to describes the Gospel and culture through contextualization. Bible’s contextualitation made culture to be well known among society and can be accepted through every culture. The gospel shall be the light which lightening dark culture without rid of the people, works together purifying culture which not fit with Gospel Abstrak IndonesiaPeneltian ini memaparkan uraian Injil dengan budaya melalui kontekstualisasi. Kontekstualisasi Alkitabiah membuat Injil tidak asing dan dapat diterima di berbagai budaya. Injil akan menjadi cahaya yang menerangi budaya yang gelap tanpa mengusir orang-orangnya, justru sebalikya mereka menerima Injil dan bersama-sama memurnikan budaya yang tidak sesuai dengan berita Injil
Memahami Waktu Supaya Menjadi Bijaksana Agus Widodo
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 1: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i1.15

Abstract

The believers should know the meaning about how to understand the time to be a wise believers and understand the important thing to appreciate times according to the Will of God through this life to use time wisely. The believers should evaluate themselves and startng to renew their mind, how to behave to be a believers who appreciate times wisely, so that the Christians become a blessing to their family, in their workplaces, their school, in the ministry and also in society Abstrak IndonesiaOrang percaya mengerti artinya memahami waktu supaya menjadi orang yang bijaksana dan selanjutnya memahami apa itu pentingnya menghargai waktu sesuai dengan Kehendak Allah yang sebenarnya dalam hidup ini untuk menggunakan waktu sebaik baiknya. Orang percaya mampu mengevaluasi diri dan mengadakan pembaharuan dalam cara berpikir, bersikap dan berperilaku untuk menjadi orang orang kristen yang menghargai waktu dengan bijaksana sehingga orang orang Kristen menjadi berkat bagi keluarga, di tempat kerja, sekolah, di tempat pelayanan dan juga di masyarakat
Selayang Pandang Kehidupan Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan Welmince L Laning
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 1: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i1.16

Abstract

The research has a purpose to describe the whole picture about people in Timor Tengah Selatan with their tradition, art and culture in that areaAbstrak IndonesiaPenelitian ini bertujuan memberikan gambaran kepada pembaca tentang masyarakat kabupaten Timor Tengah Selatan dengan berbagai tradisi, kesenian dan budaya yang berkembang di daerah tersebut
Makna “Gereja Sebagai Keluarga Allah” Menurut Efesus 2:19 Sutanto Jeffry Kase
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 1: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Juni 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i1.17

Abstract

The author of the research described the meaning of “Church as the family of God” according to Ephesian 2:19. To get true understanding of “Church as the family of God” then the author explain the whole text in Ephesian 2:11-22 Abstrak Indonesia  Dalam penelitian ini Penulis akan memaparkan tentang pengertian “gereja sebagai keluarga Allah” menurut Efesus 2:19.Untuk mendapatkan pengertian yang benar tentang “Gereja sebagai Keluarga Allah” maka penulis terlebih dahulu akan membahas latar belakang teks yaitu keseluruhan ayat dalam perikop ini (Efesus 2:11-22).
Tiga Sikap Jemaat Versus Pelayanan Pastoral Agus Widodo
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 2: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen November 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i2.18

Abstract

The purpose of the research is to describes the truly problem inside pastoral ministry in the church. The, what is the challenge? Do the church are able to pass through the challenge or loose it? The research provide a full description about three main things which happen in pastoral ministryAbstrak Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada pembaca bahwa sebenarnya ada masalah dalam pelayanan pastoral didalam sebuah gereja. Apakah tantangan itu? dapatkah gereja Tuhan melewati tantangan itu atau justru ada didalamnya? Penelitian ini memberikan gambaran jelas bahwa sebenarnya ada tiga tantangan pokok dalam pelayanan pastoral
Kepemimpinan Mesianis Dalam Pelayanan Gereja Gidion Hery Susanto
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 2: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen November 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i2.19

Abstract

Jesus Christ as the Mesias came to serve, not to be served. The Mesianic leader is the ministry to serve. The leadership who are willing to sacrifice and give their lives to others. The leadership with stewardship dedicated their live to all people. The leadership based to love and stewardship in every aspect not searching a compliment for what they have done Abstrak IndonesiaYesus Kristus sebagai mesias yang datang untuk melayani dan bukan untuk dilayani. Kepemimpinan mesianis adalah kepemimpinan yang melayani dan bukan untuk dilayani. Kepemimpinan yang rela menderita dan berkorban dan menyerahkan nyawa bagi orang lain. Kepemimpinan yang menghamba yang mendedikasikan hidupnya untuk banyak orang. Kepemimpinan yang mendasarkan kepada kasih dan pengabdian dalam setiap aspek tindakannya dan tidak pernah mencari pujian dan hormat atas apa yang sudah dilakukannya.
Transformasi Misi Dalam Konteks Budaya Suku Kubu Stevanus Parinussa
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 2: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen November 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i2.20

Abstract

The research has a purpose to understand the problem in kubu’s tribe society with their values of live and how they formulated their trabsformatif ministry for a miision ministryto improve the balance of lives with God’s will. Qualitative descriptive research through social phenomena trying to interpret the meaningin the daily live. The goal of the research is: (1) the eternity value from a mission transformation process to represent Christ inKubu tribe’s society context. (2) facing with culture, the changing of mission transformation to improve the test, (3) a comprehensive Bible perpective to undertand a comprehensive culture’s contex of Kubu tribe to avoid subjective assessment. Abstrak Indonesia Kajian ini bertujuan untuk memahami permasalahan yang ada di lingkup kehidupan masyarakat suku Kubu dengan aneka ragam nilai yang dianut, dan bagaimana merumuskan pelayanan bersifat transformatif bagi terwujudnya pelayaan misi yang mampu memberikan tatanan nilai yang bermartabat demi tercapainya keselarasan hidup dengan tujuan agenda Allah bagi manusia. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan penekanan pada fenomena sosial berupaya menginterpretasikan dan memahami makna yang disusun masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hasil yang diperoleh dari kajian ini, yaitu: 1) adanya nilai kekekalan dari proses transformasi misi untuk menghadirkan Kristus dalam konteks yang dapat dimengerti dan diterima oleh masyarakat Kubu. 2) dalam perjumpaannya dengan kebudayaan, dinamika perubahan dalam pelaksanaan transformasi misi perlu mempunyai prinsip atau kaidah yang mutlak untuk menguji kebudayaan tersebut. Alkitab adalah satu-satunya tolok ukur untuk menguji suatu kebudayaan, dan 3) diperlukan perspektif yang Alkitabiah dan komprehensif untuk memahami konteks budaya suku Kubu agar terhindar dari penilaian bersifat subyektivitas.  
Kritik Terhadap Pandangan Anihilasi Dan Implikasinya Dalam Hidup Orang Percaya Masa Kini Sabda Budiman
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 2 No 2: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen November 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v2i2.22

Abstract

The discussion of the new sky and the new earth is one of the most important eskatological discussions. In the teachings of the new heaven and the new earth, there are two opposing views, namely anihilasi and restoration. An equally basic view of the Bible has a profound effect on Christianity. This article describes criticism of the anihilasi view and leans more towards the view of restoration. The criticism is done by looking at the biblical principles used by the anihilasi view, then carefully examining whether the Bible says so. At the end of this paper also the author presents the implications of the critique of the anihilasi view. Through this paper, the author hopes that readers will begin to open their minds to the doctrine of intact and biblical escology. It means that not only knowing about the second coming of Jesus, but also being able to understand that there is great hope and joy that God provides for believers in the new heaven and the new. Abstrak Indonesia Pembahasan langit baru dan bumi baru merupakan salah satu pembahasan eskatologis yang paling penting. Dalam ajaran langit baru dan bumi baru terdapat dua pandangan yang berlawanan, yaitu anihilasi dan restorasi. Pandangan yang sama mendasarnya terhadap Alkitab memiliki pengaruh yang mendalam terhadap Kekristenan. Artikel ini memaparkan kritik terhadap pandangan anihilasi dan lebih condong ke arah pandangan restorasi. Kritik dilakukan dengan melihat prinsip-prinsip alkitabiah yang digunakan oleh pandangan anihilasi, kemudian dengan cermat memeriksa apakah Alkitab mengatakan demikian. Di akhir tulisan ini juga penulis memaparkan implikasi dari kritik terhadap pandangan anihilasi. Melalui tulisan ini, penulis berharap para pembaca mulai membuka pikirannya terhadap doktrin eskologi yang utuh dan alkitabiah. Artinya tidak hanya mengetahui tentang kedatangan Yesus yang kedua kali, tetapi juga dapat memahami bahwa ada harapan dan sukacita besar yang Tuhan sediakan bagi orang percaya di surga baru dan baru.
Perkembangan Remaja Yang Holistik Menurut Lukas 2:51-52 Dan Maknanya Bagi Pembentukan Karakter Remaja Masa Kini Eunike Agoestina
Kaluteros Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen Vol 3 No 2: Kaluteros : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen November 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Adhi Wacana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60146/.v3i2.23

Abstract

The purpose of this study is to explain the development of adolescents in Luke 2: 51-52, and to determine the role of parents in physical, intellectual, socio-emotional, and spiritual development, as an effort to shape character. The development of adolescents includes four important aspects, namely physical, intellectual, socio-emotional and spiritual. Luke 2: 51-52 becomes the basis for Christian families in caring for children. The attention and care of parents who touch all aspects of development will make children become Christian teens who grow optimally both physically and spiritually, thus the child will grow by having the character of Christ. Abstrak Indonesia Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perkembangan remaja dalam Lukas 2:51-52, dan untuk mengetahui peranan orang tua dalam perkembangan fisik, intelektual, sosio emosional, dan spiritual, sebagai upaya pembentukan karakter. Perkembangan anak remaja meliputi empat aspek penting yaitu fisik, intelektual, sosio-emosional serta spiritual. Lukas 2 :51-52 menjadi dasar bagi keluarga Kristen dalam mengasuh anak. Perhatian dan pengasuhan orang tua yang menyentuh semua aspek perkembangan akan membuat anak menjadi remaja Kristen yang bertumbuh dengan maksimal baik secara jasmani maupun rohani, dengan demikian anak akan bertumbuh dengan memiliki karakter Kristus