cover
Contact Name
Muhammad Masyhuri
Contact Email
jurnalrisalatuna@gmail.com
Phone
+6285258606162
Journal Mail Official
jurnalrisalatuna@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kiai Syarifuddin Kedungjajang, Lumajang 67358, Indonesia | Email: risalatuna@iaisyarifuddin.ac.id ; Phone/Fax. (0334) 887071
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies
ISSN : 28283473     EISSN : 28099753     DOI : https://doi.org/10.54471/rjps
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies (e-ISSN: 2809-9753, p-ISSN: 2828-3473) published twice a year (January and July) by Center for Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia. Risalatuna: Journal of Pesantren Studies accommodates critical thinking and is open to all circles (Academics, Community Development, Religious Leaders, Intellectuals, and Santri) with the specifications of Pesantren Studies and research in the field of Islamic Education, Islamic Education Teachers and /or Pesantren School Teachers as well as Management of Pesantren studies.
Articles 62 Documents
The Application of Qiroati Method in Learning to Read Qur'an on Elementary Students in Pesantren Abu Fayyad At-Tijaniy Al-Islami Randuagung Lumajang Ahmad Ihwanul Muttaqin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1251

Abstract

Metode qiroati adalah metode belajar membaca Al-Qur’an yang menekankan langsung pada latihan membaca. Pesantren Abu Fayyat Atijani Al Islami Tunjung Randuagung Lumajang merupakan pesantren tradisional yang hingga saat ini masih menerapkan metode tersebut dan dikhususkan kepada pemula atau santri yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan tujuan untuk memperoleh data dan mendiskripsikan sesuai dengan yang ditemukan. Kesimpulannya adalah Implementasi metode qiroati dilakukan dengan cara membaca secara langsung (tanpa dieja), santri dituntut untuk selalu aktif dalam belajar membaca al-Qur'an dan terakhir dilakukan Evaluasi. Langkah-langkah implementasi metode qiroati dilakukan dengan cara praktis, sederhana, sedikit demi sedikit, merangsang murid untuk saling berpacu. Setelah semua tau mengajarkan qiroati tidak boleh menambah pelajaran baru sebelum bisa membaca dengan benar dan cepat, tidak menuntun untuk membaca, dan waspada terhadap bacaan yang salah. Hasil dari penerapan Metode Qiroati antara lain santri mudah mengingat huruf yang ada dalam buku qiroati, antusias dan semangat santri dalam belajar membaca Al-Qur’an, asatidz mudah mengatahui perkembangan santri dan menciptakan lulusan yang fasih dan lancar dalam membaca Al-Qur’an.
Asimilasi Paradigma PMII Syarifuddin dengan Kultur Pesantren Akhmad Afnan Fajarudin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 1 No. 2 (2021): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v1i2.1252

Abstract

Artikel ini hendak menjawab tantangan perubahan zaman yang sedang terjadi. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi pengkaderan yang secara khusus memiliki tujuan untuk menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara serta berbasis pesantren sebagai representasi pembaharuan yang kini terjadi. Yang mengasimilasikan sebuah paradigma PMII dengan kultur pesantren. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah kualtitaif deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa dalam aktivitasnya paradigma yang dipakai oleh PMII IAI Syarifuddin sesuai dengan kultur pesantren. Hal ini menjadikan PMII sebagai organisasi yang mampu berkembang secara kuantitas dan kualitasnya. Sistem kaderisasi yang dipakai tidak terlepas dari kultur pesantren, karena adanya pesantren menjadi representasi adanya perguruan tinggi Institut Agama Islam Syarifuddin.
Implementasi Kurikulum 2013 Metode Kepesantrenan pada Pelajaran PAI dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SMK YP 17 Lumajang Dian Fitri Arini
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1567

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menerapkan metode kepesantrenan terhadap sekolah umum pada pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMK YP 17 Lumajang. Fokus riset ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses implementasi kurikulum 2013 pada pelajaran PAI dalam meingkatkan minat belajar siswa dan faktor pendukung serta penghambatnya dalam menerapkan metode kepesantrenan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode kepesantrenan mampu memberikan lingkungan yang dinamis bagi peserta didik dalam menghilangkan kejenuhan dan kebosanan selama proses belajar mengajar berlangsung. Sikap akhlakul karimah peserta didik mampu membaik dengan adanya proses pembelajaran yang sama dilakukan di pesantren. Ada beberapa faktor penghambat dalam proses implementasinya, pertama adanya siswa yang telat masuk kelas dan pola pikir siswa yang masih tidak fokus pada materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya dewan guru SMK YP 17 Lumajang yang selalu mengayomi mereka dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, sarana dan prasarana serta metode pembelajaran pesantren.
Pengaruh Program Pendidikan Pesantren terhadap Perilaku Santri di Pondok Pesantren Putri Miftahul Midad Sumberejo Sukodono Kabupaten Lumajang Levina Kurniawati
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1568

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh program pendidikan pesantren terhadap perilaku santri dan besarnya pengaruh program tersebut di pondok pesantren putri Miftahul Midad Sumberejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Lumajang. Tujuan riset ini adalah untuk mengetahui pengaruh program pendidikan pesantren terhadap perilaku santri dan seberapa besar pengaruhnya. Riset ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan memakai pola pikir deduktif. Hasil riset menunjukkan bahwa perhitungan menggunakan rumus chi square statistics mendapatkan hasil 76,82 dan apabila di konsultasikan dengan derajat kebebasan (d.b=1) taraf signifikan 5% (3,84 < 76,82). Jelas bahwa perilaku santri di pondok pesantren putri Miftahul Midad berarti siginifikan dengan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Dan hipotesis kerja (Ha) diterima. Setelah di buktikan dengan rumus Koefesien Kontigensi (KK) hasilnya adalah 0,547. Dengan demikian jika dikonsultasikan pada tabel KK maka berkisar antara (0,400 – 0,600) dengan demikian interpretasi pengaruh sangat rendah.
Peran Pengurus Pesantren dalam Meningkatkan Jiwa Kepemimpinan Santri di Pondok Pesantren Raudlatur Rochmaniyah Lumajang Nur Muslimah
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1569

Abstract

Artikel ini akan membahas tentang peranan pengurus pondok pesantren Raudlatur Rochmaniyah Lumajang dalam menanamkan jiwa kepemimpinan santri dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Riset ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran pengurus dalam menanamkan jiwa kepemimpinan santri dan faktor pendukung nya serta hambatan dalam melaksanakan proses itu. Riset ini menggunakan penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Hasil riset menunjukkan bahwa para pengurus memaksimalkan peranannya sebagai pemimpin dengan sikap kedisiplinan, memberikan contoh yang baik pada santri dan memantau peraturan serta hukuman yang diberikan kepada santri. Faktor pendukung dalam menanamkan jiwa kepemimpinan santri antara lain kesadaran diri sendiri dan pengaruh teman maupun guru (ustaz). Disisi lain faktor penghambat dalam proses menanamkan jiwa kepemimpinan santri terletak pada dirinya sendiri dan teman sebayanya. Jika santri tidak mendapatkan kontrol dari pengurus, maka faktor ini akan sulit untuk dihilangkan dalam menciptakan jiwa kepemimpinan santri.
Strategi Mendirikan dan Mengembangkan Pesantren Al-Istiqomah Kebonagung Sukodono Lumajang Nurul Ma'rifah
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1570

Abstract

Artikel ini akan mengulas tentang strategi dalam mendirikan dan mengembangkan pondok pesantren Al-Istiqomah Kebonagung, Sukodono Lumajang. Fokus riset pada pengasuh pondok pesantren Al Istiqomah yakni KH. Abdullah Mufid. Riset ini fokus pada bagaimana strategi dalam mendirikan dan pengembangkan serta faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakannya. Artikel ini menggunakan penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Hasil riset mengatakan bahwa ada beberapa strategi dalam mendirikan pesantren Al-Istiqomah yaitu: manajemen diri, organisasi, lounching dan publikasi program. Dalam proses mengembangkan pesantren Al-Istiqomah ada beberapa strateginya, yaitu: mengetahui peluang, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung dan penghambat dalam mendirikan pesantren Al-Istiqomah diantaranya yaitu: Faktor pendukung dari segi internal yaitu dukungan dari keluarga, Faktor pendukung dari segi eksternal yaitu dukungan dari masyarakat, wali murid dan alumni. Faktor penghambat dari segi internal ialah kurangnya tempat mengaji dan biaya. Dari segi eksternal ialah persaingan antar lembaga pendidikan. Faktor pendukung segi internal ialah potensi sumber daya manusia yang baik. Serta keunikan model pendidikan yang ada di pesantren Al-Istiqomah. Faktor pendukung dari segi eksternal yaitu adanya dukungan dan komunikasi yang baik antar pengasuh dengan masyarakat, wali murid dan alumni. Faktor penghambat dari segi internal ialah perbaikan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang ada di pesantren. Faktor penghambat dari segi eksternal, yaitu persaingan antar lembaga pendidikan yang ada di sekitar.
Upaya Kiai Misbahul Munir dalam Meningkatkan Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Gubug Al-Munir Sememu Melalui Istighosah Rutin setiap Malam Kamis Siti Mutmainah
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1571

Abstract

Artikel ini akan membahas tentang upaya kiai Misbahul Munir dalam meningkatkan minat belajar santri di pondok pesantren Gubug Al-Munir melalui pembacaan sholawat, pengajian kitab Al-Hikam dan pembacaan istighosah setiap malam kamis. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil riset menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan kiai Misbahul Munir dalam meningkatkan minat belajar santri di pondok pesantren Gubug Al-Munir yaitu menenangkan hati santri dengan membaca sholawat burdah sebelum pembelajaran berlangsung. Secara perlahan kiai mengajarkan para santri untuk membentuk karakter muslim agar hidupanya menjadi bermakna, tenteran dan indah. Setelah membaca kitab Al-Hikam, kiai menutup kegiatan di pondok pesantren dengan membaca istighosah agar hati santri tentram dan apa yang sudah diajarkan mantap dalam hati para santri.
Tantangan Sistem Pendidikan Pesantren di Era Modern Abul Hasan Al Asyari
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1572

Abstract

Artikel ini mengkaji tantangan sistem pendidikan pesantren di era modern. Dewasa ini pesantren telah mengalami pasang surut arus derasnya globalisasi mulai awal perjalanan pesantren ada di Nusantara hingga kini pesantren tetap berdiri kokoh dan melalui fase itu. Riset ini menggunakan library research (kajian pustaka) dengan referesni yang fokus tema nya terkait. Hasil dari riset ini bahwa sistem pendidikan di era saat ini harus diintregasikan, seperti kurikulum, menjamen, pengorganisasian, perencanan, dan pengawasan. Karena hal inilah yang mampu membawa sebuah pesantren tetap eksis di tengah arusnya zaman dan sosok figur kiai menjadi salah satu kekuatan inti pondok pesantren. Dalam konteks lingkungan seperti lingkungan sekitar pesantren, atau lembaga pendidikan, tidak hanya dinilai dari konsep keilmuan yang dikembangkan atau beberapa aspek yang telah disebutkan di atas saja, akan tetapi pesantren atau lembaga tersebut berpengaruh terhadap pemahaman keagamaan masyarakat pesantren, atau sejauh mana pesantren dapat mewarnai masyarakat sekitar pesantren yang sangat dinamis di tengah kemajuan modernitas.
Kepemimpinan Modern Berbasis Pesantren Akhmad Afnan Fajarudin
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 1 (2022): JANUARY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i1.1573

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang kepemimpinan modern dengan pendidikan karakter. Dengan tujuan bahwa bagaimana pesantren merespon perubahan ini menggunakan sistem kepemimpinannya. Riset ini menggunakan library research (kajian pustaka) dengan referesni yang fokus tema nya terkait. Hasil dari riset ini bahwa kepemimpinan berbasis pesantren memerlukan sosok yang memiliki kriteria kepemimpinan ala pesantren, seperti sikap adaptif, selektif, mandiri, kokoh dan berpegang teguh pada ajaran Islam demi menciptakan sistem pendidikan yang ideal. Akan tetapi, artikel ini juga memberikan catatan yang tebal bahwa pendidikan karakter pesantren tidak menjamin sesuai dengan yang diajarakan kiai dan diamalkan oleh alumni, karena semua hal itu masih menjadi pertimbangan tersendiri di sosial masyarakat. Hal ini terjadi karena tidak ada bentuk yang linier, verbatim dan aksiomatik yang dilakukan oleh alumni pesantren. Karena artikel ini juga memberikan jawaban bahwa pendidikan karakter yang ada di pesantren harus beriringan dengan komponen intern dan ekstern bagi kalangan santri dan alumni.
Lingkungan Pendidikan Pesantren dalam Pembentukan Karakter di Madrasah Tsanawiyah Al-Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri Maziyyatul Muslimah; Latifah Latifah
Risalatuna: Journal of Pesantren Studies Vol. 2 No. 2 (2022): JULY
Publisher : Pesantren and Community Development Studies - Islamic Institute of Syarifuddin, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/rjps.v2i2.1817

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan pendidikan pesantren terhadap pembentukan karakter remaja. Dengan menggunakan metode kualitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian peserta didik MTs Al- Mahrusiyah Lirboyo Kota Kediri dengan sampel 31 peserta didik dan salah satu tenaga pendidiknya. Metode pengambilan sampel mengunakan kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh lingkungan pendidikan pesantren terhadap pembentukan karakter remaja. Dengan rata – rata hasil penelitian menunjukkan ciri-ciri perkembangan remaja pada umumnya. Namun, pada salah satu ciri perkembangan remaja, yakni perkembangan emosinya menunjukkan respon yang hampir sama antara respon yang dapat mengendalikan emosi sebesar 47,13% dengan respon yang tidak dapat mengendalikan emosi sebesar 52,87%. Maka hal tersebut menyatakan, bahwa sebagian cukup besar kelompok peserta didik dapat mengendalikan emosinya, dan sebagian yang lain masih belum bisa. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa pengaruh lingkungan pendidikan pesanten di MTs Al-Mahrusiyyah mempunyai pengaruh yang cukup, dengan rata-rata sebesar 47,13% khususnya dalam aspek emosional remaja.