cover
Contact Name
Mohamad Roisul Basyar
Contact Email
jurnalgemahripah@gmail.com
Phone
+6282231417458
Journal Mail Official
jurnalgemahripah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30218241     DOI : -
Core Subject : Economy,
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis e-ISSN 3021-8241 diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN, yang berkantor di Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Phone: WA: +62 813-5938-4011, Email: jurnalgemahripah@gmail.com. Sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Bisnis; Manajemen; Sumber Daya; Marketing; Akuntansi; dan Pembangunan. Redaksi GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, e-ISSN 3021-8241 sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang Bisnis.
Articles 196 Documents
PENERAPAN PROSEDUR AUDIT PERSEDIAAN OBAT MELALUI STOCK OPNAME PADA PUSKESMAS XYZ OLEH KAP KUNCARA BUDI SANTOSA & REKAN Mutiara Dwi Akmalia; Condro Widodo
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2949

Abstract

Persediaan obat merupakan aset penting yang mendukung keberlangsungan pelayanan kesehatan di puskesmas guna menjaga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Supaya persediaan obat bisa sampai ke tangan masyarakat dengan optimal, diperlukannya prosedur audit berupa stock opname untuk memeriksa kesesuaian kondisi fisik persediaan obat dengan catatan yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prosedur audit persediaan obat melalui stock opname pada Puskesmas XYZ oleh KAP Kuncara Budi Santosa & Rekan. Dengan melakukan observasi dan wawancara dengan staff auditor, temuan penelitian menunjukkan bahwa prosedur stock opname selaras dengan ketentuan dalam standar Audit 501. Dengan demikian, masih ditemukan beberapa permasalahan seperti tidak sesuainya fisik dan pencatatan persediaan serta keberadaan obat yang belum diperbarui dalam laporan persediaan. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi KAP dan puskesmas dalam meningkatkan kualitas audit dan pengelolaan persediaan obat. Oleh karena itu, KAP disarankan untuk memperbarui pemahaman mengenai regulasi sektor publik. Sementara itu, pihak puskesmas disarankan untuk melakukan perbaikan pada sistem pencatatan internal guna mendukung akurasi data persediaan.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PEMBELIAN BERBASIS ERP DALAM MENDUKUNG PENGENDALIAN INTERNAL (STUDI KASUS PT X) Sa'adatud Daroini; Tantina Haryati
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2950

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan sistem informasi akuntansi pembelian berbasis ERP pada unit purchasing PT X serta perannya dalam mendukung pengendalian internal perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus. Data diperoleh melalui observasi langsung selama kegiatan magang pada periode Januari hingga Mei 2025 dan wawancara dengan Unit Manager Purchasing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelian PT X berjalan melalui alur yang terintegrasi dalam sistem ERP, mencakup seluruh siklus dari pengajuan kebutuhan barang hingga pembayaran kepada vendor, dengan melibatkan beberapa unit yang memiliki peran dan kewenangan berbeda di setiap tahapannya. Dalam praktiknya, beberapa prosedur administrasi masih menggunakan dokumen fisik, seperti invoice vendor, surat jalan, material receipt, dan dokumen persetujuan yang ditandatangani secara manual. Kondisi hybrid ini bukan disebabkan oleh keterbatasan sistem, melainkan merupakan bentuk penyesuaian rasional terhadap kontingensi ekaternal, terutama vendor yang belum terintegrasi dengan ERP, serta kebutuhan akan bukti fisik untuk kepentingan audit, pemeriksaan pajak, dan pemeriksaan eksterial. Ditinjau melalui kerangka pengendalian intermal CO50 (2013) dan dimaknai melalui contingency theory dan agency theory, kelima komponen pengendalian intermal terpenuhi melalui kombinasi sistem ERP dan dokumen fisik, sehingga efektivitas pengendalian internal tidak hanya ditentukan oleh tingkar digitalisasi slitem, tetapi juga oleh konsistensi pengguna dalam menjalankan prosedur di kedua sisi, baik digital maupun fisik.
ANALISIS KETIDAKLENGKAPAN DAN KETIDAKSESUAIAN DOKUMEN PENDUKUNG PADA PROSES DIRECT PAYMENT TAGIHAN OPERASIONAL PT XYZ Aurakel Grissela; Tantina Haryati
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2951

Abstract

Pelaksanaan direct payment atas tagihan operasional menuntut adanya dokumen pendukung yang lengkap dan sesuai sebagai dasar verifikasi sebelum pembayaran dilakukan. Dalam praktiknya, masih dijumpai ketidaklengkapan dan ketidaksesuaian dokumen yang menyebabkan proses verifikasi harus diulang, sehingga berpotensi menghambat kelancara administrasi pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk ketidaklengkapan dan ketidaksesuaian dokumen, menelaah faktor penyebabnya, serta mengevaluasi penerapan pengendalian internal dalam proses direct payment di PT XYZ. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Proses pengolahan data mengikuti tahapan Miles, Huberman dan Saldana meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan empat bentuk permasalahan dokumen, yaitu surat jalan tanpa otorisasi, ketidaksesuaian nomor dokumen, lampiran transaksi yang belum lengkap, serta perbedaan data resi dengan buku ekspedisi. Faktor yang memengaruhi permasalahan tersebut meliputi aspek manusia, kepatuhan terhadap prosedur, koordinasi antarunit, serta keterbatasan waktu. untuk mengurangi kesalahan administrasi, PT XYZ menerapkan pengendalian internal berupa verifikasi dokumen, otorisasi berjenjang dan koordinasi antarunit. Penerapan pengendalian internal terbukti mendorong akurasi informasi, meningkatkan akuntabilitas serta memperlancar proses pembayaran.
ANALISIS PENERAPAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP) DALAM MENDUKUNG PROSES BILLING PADA PT VWX Satchy Oktavia Putri; Tantina Haryati
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2952

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perusahaan untuk mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP) guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses bisnis, termasuk pada proses billing. PT VWX telah menerapkan sistem ERP untuk mendukung pengelolaan proses penagihan melalui integrasi data pelanggan, kontrak kerja, rincian layanan, serta nilai tagihan dalam satu sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan ERP dalam mendukung proses billing, khususnya pada penyusunan estimasi invoice dan invoice, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur dengan Staff Billing dan Supervisor Billing PT VWX, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ERP mampu mengintegrasikan data yang dibutuhkan dalam proses billing, sehingga mempermudah akses informasi, mengurangi penginputan data berulang, meningkatkan akurasi data, serta mendukung efektivitas penyusunan estimasi invoice dan invoice. Selain itu, ERP membantu perusahaan menjaga kesinambungan pencatatan transaksi melalui penggunaan estimasi invoice sebelum diterbitkannya invoice resmi. Meskipun demikian, implementasi ERP masih menghadapi beberapa kendala, yaitu human error, system error, dan potensi terjadinya double revenue apabila proses reverse terhadap estimasi invoice tidak dilakukan sesuai prosedur. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pengguna serta penguatan pengendalian internal diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi ERP dalam mendukung proses billing.
PENGARUH PSYCHOLOGICAL SAFETY TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN EMPLOYEE RESILIENCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT INKOTE INDONESIA CABANG SURABAYA Nessa Aida Salwa; Tan Evan Tandiyono
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Keselamatan Psikologis terhadap Kinerja Karyawan dengan Ketahanan Karyawan sebagai variabel intervening di PT Inkote Indonesia Cabang Surabaya. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 52 karyawan PT Inkote Indonesia Cabang Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keselamatan Psikologis (X) tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Selanjutnya, Keselamatan Psikologis (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Ketahanan Karyawan (Z), dan Ketahanan Karyawan (Z) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Selain itu, hasil uji pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Ketahanan Karyawan mampu memediasi hubungan antara Keselamatan Psikologis dan Kinerja Karyawan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Ketahanan Karyawan berperan sebagai variabel intervening dalam hubungan antara Keselamatan Psikologis dan Kinerja Karyawan di PT Inkote Indonesia Cabang Surabaya.
ANALISIS PENGARUH PDRB, INFRASTRUKTUR, INVESTASI, DAN PERILAKU MEROKOK TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2018–2024 Sabila Pramestika Sari; Sony Kristiyanto
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2984

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan pembangunan yang bersifat multidimensional dan hingga saat ini menjadi tantangan utama di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Timur. Meskipun tingkat kemiskinan Jawa Timur menunjukkan tren penurunan secara jangka panjang, disparitas antarwilayah yang sangat tajam masih terjadi, di mana wilayah Madura secara konsisten mencatatkan kemiskinan tertinggi sementara wilayah perkotaan berada pada posisi terendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB per Kapita Atas Dasar Harga Konstan (ADHK), Panjang Jalan Menurut Jenis Permukaan Jalan, Investasi, dan Perilaku Merokok terhadap Kemiskinan di 38 Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2018–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder panel seimbang (balanced panel) dengan 266 observasi yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur dan Kementerian Investasi/BKPM. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan Random Effect Model (REM) yang dipilih berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, serta diolah menggunakan perangkat lunak EViews 12. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara parsial, PDRB per Kapita ADHK dan Panjang Jalan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Sementara itu, Investasi dan Perilaku Merokok tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel independen bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat dan perluasan infrastruktur jalan merupakan instrumen yang efektif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Jawa Timur, dan diperlukan kebijakan yang holistik dan merata antarwilayah untuk mengatasi disparitas kemiskinan yang masih tinggi.