cover
Contact Name
Mohamad Roisul Basyar
Contact Email
jurnalgemahripah@gmail.com
Phone
+6282231417458
Journal Mail Official
jurnalgemahripah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30218241     DOI : -
Core Subject : Economy,
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis e-ISSN 3021-8241 diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN, yang berkantor di Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Phone: WA: +62 813-5938-4011, Email: jurnalgemahripah@gmail.com. Sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Bisnis; Manajemen; Sumber Daya; Marketing; Akuntansi; dan Pembangunan. Redaksi GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, e-ISSN 3021-8241 sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang Bisnis.
Articles 196 Documents
PENGARUH INVESTMENT OPPORTUNITY SET, DIVIDEND STABILITY, DAN FINANCIAL LEVERAGE TERHADAP FIRM VALUE DENGAN OWNERSHIP CONCENTRATION SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA SEPULUH PERUSAHAAN NON - CYCLICAL HIGH DIVIDEND Feris Nur Alif Supriyanto; Loviorla Zefanya Lovely Albertus; Nabila Siloy; David Al Amin; Siti Aisyah; Steven Marcellino; Maria Yovita R. Pandin
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2931

Abstract

Penilaian atas kesuksesan sebuah entitas bisnis dalam mengangkat taraf hidup pemegang saham serta menumbuhkan keyakinan investor umumnya tecermin dari indikator nilai perusahaan. Sepanjang kurun waktu 2021–2025, PT HM Sampoerna Tbk dihadapkan pada beragam dinamika bisnis yang berpotensi memberikan dampak pada nilai korporasi, sehingga menuntut adanya tata kelola yang jitu terkait probabilitas investasi, kebijakan pembagian laba, serta komposisi utang. Riset ini dilaksanakan guna mengevaluasi dampak dari Investment Opportunity Set (IOS), Dividend Stability, serta Financial Leverage terhadap Firm Value, dengan menyertakan Ownership Concentration sebagai variabel pemoderasi pada PT HM Sampoerna Tbk di Bursa Efek Indonesia rentang waktu 2021–2025. Metode kuantitatif diaplikasikan dalam studi ini dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan korporasi. Pengujian dilakukan guna mengukur sejauh mana variabel bebas berdampak pada nilai entitas, serta bagaimana peran moderasi dari konsentrasi kepemilikan pada relasi tersebut. Melalui riset ini, diharapkan muncul gagasan baru bagi literatur manajemen keuangan dan menjadi rujukan praktis bagi pihak manajemen maupun investor untuk menelaah elemen-elemen penentu nilai perusahaan.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, LINGKUNGAN KERJA, DAN LOYALITAS KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT KEDAWUNG SUBUR SURABAYA Maulina Tri Hauning Tyas
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana budaya organisasi, lingkungan kerja, dan loyalitas karyawan memengaruhi produktivitas di PT Kedawung Subur Surabaya. Sebagai perusahaan yang memproduksi peralatan rumah tangga, PT Kedawung Subur menghadapi tantangan serius dalam mengoptimalkan tenaga kerjanya di tengah industri yang kompetitif. Masalah utama yang ditemukan selama analisis adalah pendekatan yang tidak seimbang dalam mengelola sumber daya manusia. Hal ini mencakup kurangnya perhatian terhadap aspek-aspek non-materiil, gaya kepemimpinan yang bersifat preventif, serta lingkungan kerja fisik yang tidak aman dan menimbulkan risiko terhadap keselamatan pekerja. Situasi ini menyebabkan penurunan semangat kerja, berkurangnya loyalitas, serta munculnya perilaku “quiet quitting” di kalangan staf produksi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji korelasi antar variabel berdasarkan data aktual. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi secara teoritis bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia dan secara praktis membantu PT Kedawung Subur dalam merumuskan strategi sumber daya manusia yang lebih efektif, aman, dan berkelanjutan.
SINTESIS LITERATUR TENTANG TRANSFORMASI KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENDUKUNG EKONOMI DIGITAL DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Fahmi Aziz Basyarahil; Muhammad Faiz Aulia Zuhud; Imelda Aura Putri Alisia; Alyananta Firdausiana; Revalina Tristoan Pratidina; Adrian Firmansyah; Robertus Beda Emerald Sinuor; Muhammaf Mufti Zulfikfri Nurazizi; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2934

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap sistem pengelolaan organisasi, struktur pasar tenaga kerja, serta kompetensi yang dibutuhkan oleh sumber daya manusia. Integrasi teknologi digital dalam berbagai aktivitas organisasi mengubah fungsi manajemen sumber daya manusia dari aktivitas administratif menjadi fungsi strategis yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, inovasi, adaptasi teknologi, dan pembelajaran berkelanjutan. Perubahan tersebut menempatkan sumber daya manusia sebagai modal strategis (human capital) yang menentukan kemampuan organisasi dalam mempertahankan daya saing dan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan pada era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis berbagai literatur mengenai transformasi kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung ekonomi digital dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode narrative literature review dengan menganalisis empat referensi utama yang membahas manajemen sumber daya manusia era digital, transformasi digital, human capital digital, kompetensi tenaga kerja, dan transformasi pasar tenaga kerja. Proses sintesis dilakukan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, komparasi, interpretasi, serta integrasi konseptual terhadap seluruh literatur yang dikaji. Hasil sintesis menunjukkan bahwa transformasi digital telah menggeser kebutuhan kompetensi tenaga kerja dari keterampilan teknis konvensional menuju kompetensi multidimensional yang meliputi literasi digital, kemampuan analitis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, kemampuan adaptasi terhadap teknologi, pemecahan masalah, serta pembelajaran sepanjang hayat. Selain itu, digital human capital berkembang sebagai aset strategis yang mampu meningkatkan produktivitas, inovasi, efektivitas organisasi, serta daya saing ekonomi secara berkelanjutan. Seluruh literatur yang dikaji juga menunjukkan bahwa strategi reskilling dan upskilling merupakan instrumen utama dalam mempersiapkan tenaga kerja menghadapi perubahan struktur pasar kerja akibat digitalisasi. Oleh karena itu, investasi berkelanjutan pada pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi digital menjadi prasyarat penting dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif serta mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan pada era transformasi digital.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA 5 TAHUN KEBELAKANG Fauziah Ramadhani; Jenny Dwi Nur Faizah; Auwen Defendi; Salwa Alya Achmad; Farida Sasi Febrianty; Ahmad Rizky Aryanto; Rafli Maulana Damarasyah; Rizki Himawan Saputra; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2938

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika keterkaitan antara tingkat pendidikan dan kondisi pasar kerja di Indonesia melalui analisis Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) periode tahun 2021 hingga 2025. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, penelitian ini menerapkan metode analisis tren dan deskriptif-komparatif untuk memetakan sebaran pengangguran pada delapan kategori jenjang pendidikan formal. Hasil penelitian menunjukkan adanya anomali struktural dalam pembangunan ekonomi nasional. Meskipun volume pengangguran agregat secara nasional mengalami penurunan, beban pengangguran justru terdistribusi secara timpang dan bergeser pada kelompok berpendidikan menengah ke atas. Lulusan SLTA Umum/SMU dan SLTA Kejuruan/SMK secara konsisten mengukuhkan posisi sebagai episenter pengangguran dengan kontribusi akumulatif melebihi 56% dari total penganggur terbuka pada tahun 2025. Pada saat yang sama, terjadi lonjakan kronis pada pengangguran lulusan Universitas (S1) sebesar 34,29% pasca-pandemi, yakni dari 673.485 jiwa pada tahun 2022 menjadi 904.440 jiwa pada 2025. Sebaliknya, kelompok berpendidikan rendah (SD dan SLTP) mencatatkan penurunan pengangguran yang konsisten karena reservation wage yang rendah memaksa mereka terserap ke sektor informal yang fleksibel. Temuan ini mengonfirmasi relevansi Job Search Theory dan Signaling Theory, yang mengindikasikan adanya structural mismatch kronis antara kompetensi pasokan tenaga kerja terdidik dengan kebutuhan riil dunia industri modern. Implikasi kebijakan dari studi ini menuntut pergeseran orientasi kurikulum pendidikan dari supply-driven menjadi demand-driven serta penguatan stimulus investasi pada industri berbasis pengetahuan.
ANALISIS KENDALA KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DALAM PROSES PELAPORAN SPT TAHUNAN PADA ERA IMPLEMENTASI SISTEM CORETAX: PERSPEKTIF KONSULTAN PAJAK. Septiani Dwi Anggraini; Vicky Vendy
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) dalam pelaporan SPT Tahunan pada era implementasi CORETAX serta menilai peran konsultan pajak dalam mengatasi hambatan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan teknik triangulasi data melalui wawancara semi-terstruktur dengan tiga konsultan pajak serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CORETAX berhasil meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pelaporan melalui integrasi sistem dan validasi otomatis, sehingga meminimalkan kesalahan manual dan mempermudah pemantauan data. Kendala teknis yang muncul meliputi gangguan server, bukti potong yang tidak sesuai, dan sistem yang belum stabil. Sedangkan kendala non teknis mencakup keterbatasan literasi digital, kesiapan administrasi WPOP, dan ketidaklengkapan dokumen pendukung. Peran konsultan pajak sangat strategis mencakup pendampingan teknis, verivikasi data, edukasi, serta pengaturan strategi pelaporan agar pelaporan SPT dapat dilakukan tepat waktu dan sesuai ketentuan. Penelitian ini memberikan implikasi bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan otoritas pajak untuk mengoptimalkan penggunaan CORETAX serta merancang kebijakan dan strategi pendampingan yang lebih efektif dalam meningkatkan kepatuhan pajak.
PENGARUH PDRB, IPM, DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI JAWA TIMUR TAHUN 2019–2023 Muchammad Aditya Ferdiansyah; Zulfa Nailin Najah; Arifanny Cindy Saputri; Risky Agustin Widiyanti; I Made Suparta
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2943

Abstract

Provinsi Jawa Timur secara fundamental diakui sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia, yang ditandai dengan masifnya industrialisasi dan tingginya sirkulasi investasi, khususnya di kawasan Gerbangkertosusila. Namun, wilayah ini secara bersamaan menghadapi paradoks pembangunan yang persisten, di mana tingginya output makroekonomi tidak secara otomatis menghapuskan kemiskinan struktural di berbagai kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi secara empiris pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dari tahun 2019 hingga 2023. Desain penelitian kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan memanfaatkan data sekunder berstruktur panel dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data ditransformasikan ke dalam model logaritma natural (log-log) untuk menghasilkan interpretasi elastisitas yang presisi dari masing-masing determinan. Berdasarkan prosedur spesifikasi model yang ketat, termasuk uji Chow dan Hausman, Fixed Effect Model (FEM) ditetapkan sebagai estimator yang paling tangguh dalam mengontrol heterogenitas wilayah. Hasil estimasi membuktikan bahwa kapasitas ekonomi (PDRB) memiliki elastisitas negatif yang signifikan terhadap kemiskinan, mengonfirmasi perannya sebagai pengentas kemiskinan. Sebaliknya, modal manusia (IPM) menunjukkan anomali berupa elastisitas positif yang mengindikasikan adanya structural mismatch di pasar tenaga kerja, sementara jumlah penduduk tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Temuan ini memberikan implikasi kritis bagi pembuat kebijakan, menekankan urgensi pergeseran fokus pada pembangunan inklusif padat karya dan revitalisasi kurikulum pendidikan agar berkesesuaian dengan kebutuhan industri.
IMPLEMENTASI STRATEGI CONTENT MARKETING DALAM MEMBANGUN CORPORATE BRAND IMAGE: STUDI KASUS PADA PT LIMA BENUA KONEKSINDO Dewi Oktalaily Widohastuti; Nuruni Ika Kusuma Wardhani
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2944

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah cara perusahaan berkomunikasi dan memasarkan produk maupun layanannya. Content marketing menjadi salah satu pendekatan yang banyak diadopsi karena berfokus pada penciptaan dan penyebaran konten yang bernilai, relevan, dan konsisten guna menarik serta mempertahankan audiens sasaran. Penelitian ini menganalisis implementasi strategi content marketing yang dijalankan PT Lima Benua Koneksindo, perusahaan penyedia solusi teknologi informasi, dalam membangun corporate brand image. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dihimpun melalui observasi langsung, penelusuran dokumentasi perusahaan, serta keterlibatan aktif dalam berbagai aktivitas pemasaran digital perusahaan selama program magang pada Januari–Mei 2026. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perusahaan memanfaatkan konten TikTok, webinar, konten edukasi teknologi, dan materi promosi digital untuk memperluas visibilitas serta memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi teknologi yang inovatif dan efisien, khususnya untuk lini produk VcloudPoint. Selain berfungsi sebagai sarana promosi, aktivitas tersebut juga menjadi kanal keterlibatan audiens, penguatan kepercayaan pelanggan, dan peneguhan identitas digital perusahaan. Konsistensi penerapan content marketing terbukti mendukung terbentuknya corporate brand image yang positif sekaligus memperkuat daya saing perusahaan di industri teknologi informasi.
KEPATUHAN WAJIB PAJAK BADAN DALAM PELAPORAN SPT TAHUNAN PADA CORETAX: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Irma Setyoningrum; Sari Andayani
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2946

Abstract

Implementasi Core Tax Administration System (Coretax) sejak awal 2025 mengubah secara mendasar mekanisme pelaporan SPT Tahunan wajib pajak badan di Indonesia. Artikel ini menyajikan Systematic Literature Review untuk mengidentifikasi dan mensintesis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak badan dalam pelaporan SPT Tahunan pada Coretax, dengan menelaah tiga kelompok literatur: kualitas/kesiapan informasi keuangan, ketepatan waktu pelaporan, dan kepatuhan formal wajib pajak badan. Pencarian dilakukan melalui Google Scholar dan Garuda dengan rentang tahun 2018–2026, menghasilkan 10 artikel yang dianalisis menggunakan thematic synthesis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak badan dibentuk oleh interaksi antara kesiapan informasi keuangan internal, kualitas sistem elektronik, dan penerimaan teknologi, dan bahwa transisi ke Coretax tidak otomatis meningkatkan kepatuhan, melainkan dapat menimbulkan penurunan kepatuhan sementara pada periode awal sebelum manfaat sistem terealisasi penuh. Berdasarkan temuan ini, kepatuhan wajib pajak badan dapat dijaga melalui kesiapan data keuangan, pemahaman teknis sistem, perencanaan waktu pelaporan yang lebih awal, dan pemanfaatan dukungan teknis resmi dari otoritas pajak.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN FAKTUR PAJAK ELEKTRONIK DALAM MENDUKUNG EFEKTIVITAS ADMINISTRASI PPN: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Mey Zaroh Rahma Cahyani; Sari Andayani
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2947

Abstract

Penerapan Faktur Pajak Elektronik (e-Faktur) menjadi salah satu upaya untuk mempercepat transformasi administrasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menuju sistem yang berbasis digital di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan berbagai hasil penelitian terdahulu mengenai implementasi pengelolaan e-Faktur, efektivitas administrasi PPN, serta faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat optimalisasinya. Penelitian ini menerapkan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan berpedoman pada PRISMA 2020 sebagai acuan dalam menyeleksi dan menganalisis 13 artikel yang dipublikasikan pada jurnal terindeks selama periode 2021–2025. Hasil sintesis menunjukkan bahwa penerapan e-Faktur berkontribusi terhadap peningkatan kepatuhan PKP, efisiensi administrasi perpajakan, serta pengurangan praktik penggunaan faktur pajak fiktif. Meskipun demikian, berbagai kendala teknis dan rendahnya literasi digital masih menjadi tantangan dalam implementasinya. Oleh karena itu, optimalisasi e-Faktur memerlukan dukungan berupa peningkatan kualitas sistem, pelaksanaan sosialisasi secara berkesinambungan, serta penyempurnaan regulasi. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi DJP dalam menyusun kebijakan digitalisasi perpajakan yang lebih adaptif dan inklusif.
IMPLEMENTASI SISTEM CORETAX DALAM PEMBUATAN E-BUPOT PPH PASAL 21 PADA PT XYZ Variel Mauli Admaja; Putri Dwi Aprilia Nur Khasanah
ECONOMOS Vol 6 No 03 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i03.2948

Abstract

Modernisasi pengelolaan perpajakan berbasis digital di Indonesia diwujudkan melalui penerapan Core Tax Administration System sebagai platform yang menyatukan berbagai layanan perpajakan. Penelitian ini berfokus pada analisis penerapan Coretax pada proses penyusunan bukti pemotongan elektronik atas PPh Pasal 21 di PT XYZ serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang muncul selama pelaksanaannya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi selama kegiatan magang. Hasil analisis mengindikasikan bahwa proses penyusunan e-Bupot diawali mulai tahap pengumpulan dan pengolahan data pegawai, proses tersebut kemudian dilanjutkan melalui perhitungan PPh Pasal 21 menggunakan Tarif Efektif Rata-rata (TER) serta pembuatan file XML, impor data ke dalam Coretax, serta verifikasi sebelum bukti pemotongan diterbitkan. Pemanfaatan fitur impor XML mempercepat pengolahan data dalam jumlah besar sekaligus mengurangi potensi kesalahan akibat input manual. Kendala yang masih dihadapi meliputi ketidaksesuaian format file XML dan gangguan sistem. Secara keseluruhan, implementasi Coretax meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta akurasi administrasi PPh Pasal 21 di PT XYZ.