cover
Contact Name
Mohamad Roisul Basyar
Contact Email
jurnalgemahripah@gmail.com
Phone
+6282231417458
Journal Mail Official
jurnalgemahripah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis
ISSN : -     EISSN : 30218241     DOI : -
Core Subject : Economy,
GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis e-ISSN 3021-8241 diterbitkan oleh Departemen Aksiologi, KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN, yang berkantor di Jl. Nginden Intan Timur XV No. 11 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, Phone: WA: +62 813-5938-4011, Email: jurnalgemahripah@gmail.com. Sebagai media komunikasi dan diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah di bidang Bisnis; Manajemen; Sumber Daya; Marketing; Akuntansi; dan Pembangunan. Redaksi GEMAH RIPAH: Jurnal Bisnis, e-ISSN 3021-8241 sangat terbuka menerima artikel dan resensi buku terkait ruang lingkup kami di bidang Bisnis.
Articles 196 Documents
PENGARUH MODAL KERJA, TENAGA KERJA, DAN LUAS LAHAN TERHADAP PRODUKSI PADI DI DESA KRISIK KECAMATAN GANDUSARI KABUPATEN BLITAR Aditya Arga Widhiyasa; I Made Suparta
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Modal Kerja (X1), Tenaga Kerja (X2), dan Luas Lahan (X3) terhadap Produksi Padi (Y) di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif numerik dengan teknik sampling jenuh, melibatkan 51 petani padi sebagai responden setelah dua data outlier dikeluarkan dari proses analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dalam bentuk logaritma natural (log-lin model) dengan bantuan program EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, Modal Kerja, Tenaga Kerja, dan Luas Lahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produksi Padi dengan nilai F hitung sebesar 216,5226 dan signifikansi 0,0000 < 0,05. Secara parsial, Modal Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produksi Padi (Sig. 0,9391 > 0,05), Tenaga Kerja juga tidak berpengaruh signifikan (Sig. 0,4267 > 0,05), sedangkan Luas Lahan berpengaruh positif dan signifikan (Sig. 0,0000 < 0,05) serta menjadi variabel paling dominan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,9282 menunjukkan bahwa 92,82% variasi Produksi Padi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi pemanfaatan dan perluasan akses lahan pertanian menjadi strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan produksi padi dibandingkan hanya menambah modal kerja atau jumlah tenaga kerja.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN BELANJA PEMERINTAH TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA SURABAYA Dhaful Oktaviatul Rokmah; I Made suparta
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2891

Abstract

Kemiskinan tetap menjadi salah satu isu pembangunan yang terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Surabaya. Upaya untuk mengurangi kemiskinan dapat dilakukan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dan optimalisasi pengeluaran pemerintah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan di Kota Surabaya selama periode 2011–2025. Studi ini menggunakan data sekunder berupa data time series tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya dan Direktorat Jenderal Neraca Keuangan (DJPK). Metode analisis yang digunakan adalah model Autoregressive Distributed Lag (ARDL), diikuti oleh Error Correction Model (ECM) untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Kota Surabaya. Dalam jangka pendek, pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan pengeluaran pemerintah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Hasil uji kointegrasi menunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah, dan kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan, sementara efektivitas pengeluaran pemerintah dalam mengurangi kemiskinan masih memerlukan manajemen yang lebih baik dan alokasi anggaran yang lebih tepat sasaran.
PENGARUH AKSES MODAL, PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SDM, DAN PENGUATAN JARINGAN PEMASARAN TERHADAP KINERJA USAHA KONVEKSI DI DESA TRITUNGGAL, KAB. LAMONGAN Muhammad Romadhoni Adi Setiawan; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akses modal, pengembangan keterampilan sumber daya manusia (SDM), dan penguatan jaringan pemasaran terhadap kinerja usaha konveksi di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 35 pelaku usaha konveksi yang terdaftar dan aktif menjalankan usahanya di Desa Tritunggal. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–5. Analisis data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses modal, pengembangan keterampilan SDM, dan penguatan jaringan pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha konveksi. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemudahan akses pembiayaan, pengembangan kompetensi tenaga kerja, dan perluasan jaringan pemasaran dapat menjadi strategi penting dalam meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha konveksi di Desa Tritunggal.
PENGARUH PAJAK HOTEL,PAJAK RESTORAN DAN JUMLAH WISATAWAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN SIDOARJO Mohamat Masrur Mauridhoh; Muhammad Yasin
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2898

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana jumlah wisatawan, pajak hotel, dan pajak restoran berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo pada periode 2011–2025. Metode kuantitatif digunakan untuk memanfaatkan data time series dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo, dan publikasi resmi pemerintah daerah. Variabel bebas dalam penelitian ini terdiri dari jumlah wisatawan, pajak hotel, dan pajak restoran adalah variabel bebas dalam penelitian ini, dan PAD adalah variabel terikat. Untuk mengevaluasi pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan terhadap PAD, analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa selama periode penelitian, jumlah wisatawan, penerimaan pajak hotel, penerimaan pajak restoran, dan PAD meningkat. Meskipun demikian, pandemi COVID-19 pada tahun 2020 menyebabkan penurunan aktivitas ekonomi dan sektor pariwisata, sehingga semua faktor tersebut menurun. Diharapkan penelitian ini akan membantu pemerintah daerah membuat rencana untuk meningkatkan PAD dengan mengoptimalkan sektor pariwisata dan menggunakan pengelolaan pajak daerah yang lebih efisien.
PERAN FASILITAS PEMERINTAH DAN AKSES PERMODALAN TERHADAP PENDAPATAN INDUSTRI KECIL MENENGAH LOGAM DI DESA NGINGAS, SIDOARJO Alvazaki Ikbar Maulana; Arga Christian Sitohang
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2899

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji sejauh mana fasilitas yang disediakan pemerintah dan kemudahan akses permodalan berperan dalam membentuk tingkat pendapatan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) logam di Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, melibatkan seluruh populasi sebanyak 76 pelaku IKM logam melalui teknik sampel jenuh sehingga tidak diperlukan prosedur penarikan sampel tersendiri. Data dihimpun melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS, didahului dengan pengujian validitas dan reliabilitas terhadap seluruh indikator. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fasilitas pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan IKM (t hitung = 4,267; sig. < 0,001), demikian pula akses permodalan yang turut memberikan kontribusi positif dan signifikan (t hitung = 3,626; sig. < 0,001). Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan (F hitung = 21,451; sig. < 0,001), dengan koefisien determinasi sebesar 0,370 yang berarti kedua prediktor mampu menjelaskan 37,0 persen variasi pendapatan, sedangkan 63,0 persen sisanya dipengaruhi faktor di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan program bantuan pemerintah dan kemudahan akses pembiayaan formal merupakan dua pengungkit yang saling melengkapi dan sama-sama diperlukan untuk mendorong kesejahteraan pengrajin logam di Ngingas.
PENGARUH JUMLAH PENGANGGURAN DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN SIDOARJO Alif Finno Fidzaky; Joko Priyono
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo selama periode 2015–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah laju pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel independennya adalah jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil riset ini menunjukkan bahwa secara simultan jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji F yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,225 > 0,05. Secara parsial, jumlah pengangguran juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,103 > 0,05, meskipun memiliki hubungan negatif dengan koefisien regresi sebesar -0,649. Demikian pula tingkat kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap laju pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,536 > 0,05 dan koefisien regresi sebesar -0,798 yang menunjukkan hubungan negatif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,312 menunjukkan bahwa variabel jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan mampu menjelaskan variasi laju pertumbuhan ekonomi sebesar 31,2%, sedangkan sisanya sebesar 68,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
PENGARUH INFRASTRUKTUR PUBLIK DAN TRANSFER DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA SURABAYA Joanne Andre Toy Penga; Muhammad Yasin
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh infrastruktur publik dan transfer daerah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya periode 2009–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai publikasi pemerintah terkait. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari infrastruktur publik yang diukur melalui indikator panjang jalan, jumlah pelanggan listrik, akses air layak, rumah tangga pengguna internet, dan jumlah tower telekomunikasi, serta transfer daerah yang diukur dari total Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Variabel dependen yang digunakan adalah pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial infrastruktur publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,012, sedangkan transfer daerah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara simultan, infrastruktur publik dan transfer daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,937 menunjukkan bahwa sebesar 93,7% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan infrastruktur publik dan transfer daerah memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya.
PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN INVESTASI TERHADAP TINGKAT PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DI KABUPATEN SIDOARJO Verinda Yelanita; Ujianto
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2902

Abstract

Riset ini mengevaluasi Dampak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Investasi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sidoarjo, mengingat ketiga indikator tersebut berperan penting sbg pendorong aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah. Menggunakan pendekatan numerik dengan temuan sekunder periode 2011-2025 dari BPS, BPKAD, DPMPTSP, dan DJPK, penelitian ini menerapkan tinjauan regresi linier berganda dalam pengujian kontribusi variabel secara simultan maupun parsial. Hasilnya menunjukkan PAD, Investasi, dan PDRB Kabupaten Sidoarjo memiliki nilai yang signifikan, dengan PAD secara parsial berdampak positif dan relevan terhadap PDRB. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan investasi dan optimalisasi PAD merupakan komponen penting yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.
PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA (TPT) DI KOTA SURABAYA PERIODE 2011-2025 Feriadi; Joko Priyono
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Surabaya selama periode 2011–2025. TPT merupakan indikator penting dalam mengukur kondisi pasar tenaga kerja, sehingga pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya menjadi sangat relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data time series tahunan yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan dari kedua variabel independen terhadap TPT. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa IPM mengalami peningkatan yang konsisten setiap tahunnya, sedangkan pertumbuhan ekonomi cenderung fluktuatif dengan kontraksi tajam pada masa pandemi. Melalui pengujian statistik, penelitian ini diharapkan mampu mengidentifikasi kontribusi masing-masing variabel dalam menekan TPT serta memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah dalam perencanaan kebijakan ketenagakerjaan. Temuan penelitian ini juga memberikan gambaran empiris yang dapat digunakan sebagai dasar dalam perencanaan kebijakan fiskal dan pembangunan manusia yang lebih efektif dan berkelanjutan.
DAMPAK BANTUAN PEMERINTAH DAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN IKM KONVENSIONAL TENUN DI KOTA LARANTUKA, PROVINSI NTT Melkior Keleka Hayon; Joko Priyono
ECONOMOS Vol 6 No 02 (2026): EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : KELOMPOK KOMUNITAS LABORATORIUM PENELITIAN (COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/grjb.v6i02.2904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Bantuan Pemerintah dan Pajak Daerah terhadap Pendapatan Usaha Kecil Menengah (UKM) Tenun Tradisional di Kota Larantuka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksploratif dengan mendistribusikan kuesioner kepada 40 pemilik UKM tenun tradisional. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bantuan Pemerintah dan Pajak Daerah secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan UKM tenun tradisional. Secara parsial, Bantuan Pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UKM, sedangkan Pajak Daerah memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,476 menunjukkan bahwa 47,6% variasi pendapatan UKM tenun tradisional dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya 52,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa bantuan pemerintah memainkan peran penting dalam meningkatkan pendapatan pengrajin tenun melalui dukungan modal, pelatihan, pendampingan, dan bantuan pemasaran. Oleh karena itu, optimalisasi program bantuan pemerintah sangat penting untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan UMKM tenun konvensional di Kota Larantuka.