cover
Contact Name
Indah Sulita
Contact Email
jurnal.amanjaya@gmail.com
Phone
+6281218382706
Journal Mail Official
jurnal.amanjaya@gmail.com
Editorial Address
https://e-jurnal.amanjaya.ac.id/index.php/matemar/Editorial-Team
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Matemar Jurnal
ISSN : 27456048     EISSN : 27454444     DOI : https://doi.org/10.59225/matemar.v4i1
Core Subject : Engineering,
Journal Focus : Journal of Maritime Management and Technology AMAN JAYA (MATEMAR JURNAL) is a journal that focuses on maritime affairs and facilitates educators / lecturers, scientists, researchers, and shipping operators and practitioners, marine environmental observers, coastal and marine tourism activists, governments and technicians. Discusses the development of marine and port transportation management, technology, engineering, and science. Scopes : Journal Scope Follows: Shipping engineering. Nautical. Science. Navigation. Ship engine drive system. Marine energy and renewable energy Ship design and operational methodology. Technology products and ship maintenance. Dynamics and control systems. Materials science. Port and sea transportation management. Beach and sea tourism. Maritime ecotourism. Logistics. Shipping companies and in the field of maritime / shipping vocational education.
Articles 75 Documents
Analisis Pembongkaran Pupuk Curah di Pelabuhan Tanjung Wangi Pada PT. Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi (Studi Kasus Bongkar Pupuk Curah Pada MV. Noah Asyera) Aris Ramadhan, Niko; Purwanto, Adi; Hidayat, Sapit
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 2 (2025): Matemar Desember 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/94njr068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan pembongkaran pupuk curah di Pelabuhan Tanjung Wangi yang dilakukan oleh PT. Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Wangi. Penelitian ini untuk memahami kegiatan bongkar dan hambatan yang dihadapi serta upaya dan meminimalisir hambatan tersebut. Metode ini menggunakan pendekatan kualitatif, Dimana metode tersebut ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi langsung untuk memahami fenomena yang terjadi selama kegiatan bongkar muat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembongkaran melibatkan beberapa tahapan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, yang meliputi rapat Rencana Penetapan Penyandaran Kapal (RPPK) dan penggunaan alat yang tepat. Adapun hambatan yang dihadapi serta upaya dalam meminimalisir hambatan tersebut yaitu 1) hambatan dari alat bongkar muat yaitu kurangnya fasilitas alat bongkar. 2) hambatan dari cuaca  yang dilakukan dengan cara pemantauan kondisi dengan cara koordinasi dengan pihak BMKG. Selain itu, dokumentasi dan laporan harian juga berperan penting dalam mendukung analisis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai praktik terbaik dalam kegiatan bongkar muat di pelabuhan serta membantu dalam perancangan kebijakan yang lebih efektif.
Kinerja Rubber Tyred Gantry Crane Terhadap Kegiatan Lift Off di Container Yard Ekspor PT Terminal Petikemas Surabaya Sasmita Fauziah, Anggun; Purwanto, Adi; Nasihah, Ainun
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 2 (2025): Matemar Desember 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/fagg4806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Rubber Tyred Gantry Crane di PT Terminal Petikemas Surabaya dengan menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini berfokus pada kesiapan alat atau ketersediaan (availability) dan penggunaan (utilization ) Rubber Tyred Gantry Crane dari bulan Agustus hingga Januari. Data kinerja menunjukkan bahwa bulan Agustus memiliki ketersediaan tertinggi sebesar 99,09% dan produksi tertinggi sebesar 24 bx/jam, namun utilisasinya hanya mencapai 39,38%. Sebaliknya, bulan Januari menunjukkan ketersediaan terendah sebesar 68,94% dan produksi rendah sebesar 16 bx/jam dengan utilisasi sebesar 31,05%. Rata-rata ketersediaan selama periode ini adalah 91,97%, sedangkan rata-rata utilisasi adalah 48,93% dan produksi rata-rata 19 bx/jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa availability Rubber Tyred Gantry Crane sudah baik, namun utilisasinya masih belum mecapai kapasitas maksimalnya. Hal ini mengindikasikan bahwa kesiapan Rubber Tyred Gantry Crane di PT Terminal Petikemas Surabaya sudah baik, tetapi penggunaan Rubber Tyred Gantry Crane belum efisien. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Rubber Tyred Gantry Crane meliputi kesiapan mekanik, ketersediaan suku cadang, dan pelaksanaan preventive maintenance. Selain itu, manajemen pekerjaan dan kesiapan operator juga merupakan faktor penting untuk memastikan utilisasi yang optimal. Dengan mengoptimalkan faktor-faktor tersebut, diharapkan kinerja Rubber Tyred Gantry Crane dapat meningkat dan mencapai standar produksi yang telah ditetapkan.
Analisis Proses Purchase Order (PO) Terhadap Kelancaran Keberangkatan Kapal di PT. Salam Pacific Indonesia Lines Rusdani Iqtiari, Zulfi; Agus Setiono, Beni; Dwijaya Saputra, Toto
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 2 (2025): Matemar Desember 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/echa6r71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana proses pengadaan barang melalui Purchase Order (PO) mempengaruhi kelancaran keberangkatan kapal di perusahaan pelayaran tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan wawancara, observasi, dan tinjauan literatur. Penelitian dilakukan selama enam bulan di PT. Salam Pacific Indonesia Lines, di mana peneliti terlibat langsung dalam praktik darat (PRADA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Purchase Order yang efektif dan efisien berkontribusi signifikan terhadap kelancaran operasional keberangkatan kapal. Beberapa faktor yang mempengaruhi termasuk komunikasi yang baik antara departemen, ketepatan waktu dalam pengadaan barang, serta pengelolaan dokumen yang sistematis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi perusahaan dalam meningkatkan proses pengadaan dan operasional pelayaran, serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang manajemen logistik.
Optimalisasi Perawatan Refrigerant Unit Untuk Menghindari Kerusakan Bahan Makanan Pada Kapal Atco Noura Indah, Indah Sulita; Fauziah, Nor; Kurahmadan, Hidayat; Desferiansyah; Rizal, Muhammad
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 2 (2025): Matemar Desember 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/5pcm6b23

Abstract

Tujuan peneletitan ini adalah mengetahui optimalisasi perawatan Refrigerant Unit untuk menghindari kerusakan bahan makanan pada kapal Atco Noura, serta mengetahui faktor penyebab tidak terlaksananya perawatan Refrigerant Unit dengan baik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi perawatan  Refrigerant Unit untuk menghindari kerusakan bahan makanan pada kapal Atco Noura belum terlaksana dengan baik disebabkan kurangnya pemahaman ABK mesin tentang perawatan mesin pendingin dan tidak tersedianya suku cadang di atas kapal. Selain itu kondensor tidak mendinginkan secara normal disebabkan kurangnya tekanan air laut yang masuk pada kondensor dan tersumbatnya pipa-pipa dalam kondensor. Kemudian thermostat tidak berfungsi dengan baik disebabkan thermostat sudah melebihi jam kerja (running hours) sehingga mempengaruhi kualitas bahan makanan. Sedangkan upaya yang dilakukan adalah dengan perawatan dan pemantauan kondisi Refrigerant Unit secara terus-menerus dan berkesinambungan atau terjadwal. Seperti melakukan perawatan pada kondensor, termostat, dan kompresor sesuai dengan buku petunjuk manual. Dengan demikian diharapkan kondisi dapat optimal dan terjaga. Perawatan juga harus selalu disertai kedisiplinan dari kru kapal sehingga perawatan dapat berjalan dengan baik dan benar.
Analisis Penyebab Menurunnya Produksi Air Tawar Dari Fresh Water Generator di Kapal MV. Dream Angel Fauziah, Nor; Sulita, Indah; Kurahmadan, Hidayat; Lucky Amansyah, Muhammad
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 2 (2025): Matemar Desember 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/6v1rzb80

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena banyak kapal yang kebutuhan air tawarnya masih bergantung pada pasokan dari darat, hal ini karena fresh water generator di atas kapal tidak dapat memproduksi air tawar secara maksimal dikarenakan perawatan dan pengoperasian yang tidak intens serta adanya gangguan dan kerusakan atau kurangnya efisiensi pada pesawat fresh water generator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian inibertujuan untuk dapat mengetahui penyebab, dampak, serta upaya terjadinya penurunan produksi air tawar pada fresh water generator. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Motode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penurunan produksi air tawar pada fresh water generator yaitu kotornya evaporator dan kondensor, kurangnya tingkat kevakuman dan kurangnya perawatan pada fresh water generator. Sedangkan upaya yang dilakukan adalah dengan perawatan dan pemantauan kondisi fresh water generator, hendaknya selalu dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan atau terjadwal. Seperti melakukan perawatan pada pelat evaporator dan kondensor, pipa air laut atau pipa ejector dan melakukan perawatan lainnya pada komponen fresh water generator sesuai dengan buku petunjuk manual fresh water generator. Dengan demikian diharapkan kondisi dapat optimal dan dapat terjaga. Perawatan juga harus selalu disertai kedisiplinan dari kru kapal sehingga perawatan dapat berjalan baik dan benar.