cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2023): Februari" : 6 Documents clear
Pengembangan Usaha Kerajinan Manik-manik dan Batu Alam di Banjarbaru Wiwin Tyas Istikowati; Sunardi Sunardi; Budi Sutiya
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.11073

Abstract

Abstract:  The Community Partnership Program aims to identify and address problems in handicraft business group that are partners in this activities. Partner in this program are group of women are engaged in the handicraft business of beads and natural stone located in Loktabat Utara, Guntung Payung, Banjarbaru, South Kalimantan. Some of the problems faced include (1) management, (2) production, (3) marketing, and (4) administration. Activities are carried out by providing socialization and motivation, increase quality and type of product, increased omsed by marketing using social media and exhibitions and improved bookkeeping system. Therefore, for this activyty, the target has been achieved.Abstrak: Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi persoalan-persoalan yang ada di kelompok usaha kerajinan manik-manik yang dijadikan mitra dalam kegiatan ini. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok ibu-ibu yang bergerak di bidang usaha kerajinan manik-manik dan batu alam yang berlokasi di kelurahan Loktabat Utara, Guntung Payung, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain (1) dalam bidang managemen, (2) produksi, (3) pemasaran, dan (4) administrasi. Kegiatan dilakukan dengan memberi sosialisasi dan motivasi kepada mitra terkait bidang usaha yang mereka tekuni. Pelatihan juga dilakukan oleh tim pengabdi dan setelahnya, pendampingan terus dilakukan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan adalah meningkatnya motivasi mitra, peningkatan kualitas dan jenis produk yang dihasilkan, paningkatan omset dengan pemasaran menggunakan media sosial dan pameran dan sistem pembukuan yang mulai diperbaiki. Oleh karena itu, dari kegiatan pengabdian ini, target kegiatan sudah tercapai.
Program Pendampingan Literasi, Numerasi, Adaptasi Teknologi dan Administrasi di SD Inpres Mauloo Kartini Kari
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.12286

Abstract

Abstract:  The Teaching Campus Program is one of the MBKM programs launched by the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia as a solution for improving the quality of education during a pandemic. Its purpose is to teach, assist with technology adaptation, and assist with school administration and teachers. One of the schools targeted by the Teaching Campus program is SD Inpres Mauloo which is located in Mbengu Village, Kec. Paga, Kab. Sikka, Prov. East Nusa Tenggara. This program involves all students who are selected as campus teaching participants to assist the school in the teaching process. The purpose of student participation in the Teaching Campus program is so that students can add to relationships, add experience outside the world of lectures, develop students' insights, character and soft skills, and increase the role and real contribution of tertiary institutions and students in the development of education in Indonesia. The aim of the research was to see the extent to which students' literacy and numeracy abilities, students' and teachers' technology adaptation abilities and school administration improvements. The research method used is a qualitative method. The results of the study show that the existence of a teaching campus program is very helpful for the learning process.Abstrak: Program Kampus  Mengajar merupakan salah satu program MBKM yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menjadi salah satu solusi bagi peningkatan mutu pendidikan pada masa pandemi. Tujuannya adalah untuk mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi sekolah dan guru. Salah satu sekolah  yang menjadi sasaran dari program Kampus Mengajar adalah SD Inpres Mauloo yang terletak di Desa Mbengu, Kec. Paga, Kab. Sikka, Prov. Nusa Tenggara Timur. Program ini melibatkan seluruh mahasiswa yang terpilih sebagai peserta kampus mengajar untuk membantu pihak sekolah dalam proses Mengajar. Tujuan dari keikutsertaan mahasiswa dalam program Kampus Mengajar ini adalah agar mahasiswa dapat menambah relasi ,  menambah pengalaman di luar dunia perkuliahan , mengembangkan wawasan , karakter dan soft skills mahasiswa , serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian adalah untuk melihat sejauh mana kemampuan literasi dan numerasi siswa, kemampuan adaptasi teknologi siswa dan guru serta pembenahan administarasi sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan adanya program kampus mengajar ini sangat membantu proses pembelajaran.
Penggunaan Zeolit Alam Sebagai Media Penyaring Air Dalam Skala Rumah Tangga Pada Kawasan Karst Malang Selatan Nelya Eka Susanti; Yuli Ifana Sari; Ninik Indawati
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.12957

Abstract

Abstract:  In the springs in Sumberagung Village, Sumbermanjing Wetan District, there is an HCO3- content of 565.50 mg/l (Perdana, 2016). The dissolved HCO3- content in the karst springs makes the water unfit for daily use. So from this situation, it is necessary to have appropriate technology in an effort to minimize substances dissolved in water by filtering clean water so that it is more suitable for use by the community for household needs. Community service by using natural zeolite as a filter media has the following work procedures: 1) collecting water filter materials, 2) making an installation design framework, 3) compiling natural zeolite into the installation, 4) product trials, 5) making media posters or banners regarding the dangers of lime content for health, and also regarding the stages of making a water filter installation so that the general public can read it. The results obtained from community service activities are as follows: 1) fulfillment of water filter material in the form of natural zeolite, 2) arrangement of the installation design framework for water filter media, 3) arrangement of water filter material into the installation, 4) ready-to-use products, 5) media posters as a medium of socialization has been accepted by society.Abstrak: Pada mataair di Desa Sumberagung Kecamatan Sumbermanjing Wetan terdapat kandungan HCO3- sebesar 565,50 mg/l (Perdana, 2016). Kandungan HCO3- yang terlarut pada mataair karst tersebut membuat kondisi air kurang layak digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sehingga dari situasi tersebut perlu adanya teknologi tepat guna sebagai upaya meminimalisir zat yang terlarut dalam air dengan melakukan penyaringan air bersih agar lebih layak digunakan oleh masyarakat untuk keperluan rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan zeolit alam sebagai media penyaring memiliki prosedur kerja sebagai berikut: 1) mengumpulkan bahan penyaring air, 2) membuat kerangka desain instalasi, 3) menyusun zeolit alam ke dalam instalasi, 4) uji coba produk, 5) pembuatan media poster atau spanduk mengenai bahaya kandungan kapur bagi kesehatan, dan juga mengenai tahapan pembuatan instalasi penyaring air agar bisa dibaca oleh masyarakat secara umum. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian adalah sebagai berikut: 1) terpenuhinya bahan penyaring air berupa zeolit alam, 2) tersusunnya kerangka desain instalasi media penyaring air, 3) tersusunnya bahan penyaring air ke dalam instalasi, 4) produk siap digunakan, 5) media poster sebagai media sosialisasi telah diterima masyarakat.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada Jenjang Sekolah Dasar Endang Sri Maruti; Ibadullah Malawi; Muhammad Hanif; Sri Budyartati; Nur Huda; Wahyu Kusuma; Moh. Khoironi
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13098

Abstract

Abstract:  Project assistance to strengthen the profile of Pancasila students at elementary school level is one of the efforts to realize the implementation of an independent curriculum. The aim of this program is to improve the P5 implementation process in independent curriculum pilot schools, so that the project can run according to the actual concept. This program was implemented in November 2022 at SDN 03 Taman Kota Madiun. The results of the activity show that there is an increase in the quality of P5 implementation in schools that have implemented the independent curriculum.Abstrak: Tujuan program ini adalah untuk memperbaiki proses pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) pada sekolah perintis kurikulum merdeka, sehingga proyek dapat berjalan sesuai dengan konsep yang sebenarnya. Pendampingan projek penguatan profil pelajar Pancasila pada sekolah tingkat dasar merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan implementasi kurikulum merdeka. Program ini dilaksanakan pada bulan November 2022 di SDN 03 Taman Kota Madiun secara luring. Hasil kegiatan program ini menunjukkan bahwa setelah pendampingan dilakukan, terdapat peningkatan kualitas pelaksanaan P5 pada sekolah yang telah menerapkan kurikulum merdeka.
Sosialisasi Cuci Tangan dan Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Pencegahan Peningkatan Covid 19 di Desa Danguran Klaten Selatan Makhabbah Jamilatun; Retno Wulandari; Meliniya Santi Khoirunisa
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13109

Abstract

Abstract: Hand washing is one way to prevent the transmission of Covid-19 and other infectious diseases. Based on the results of observations that have been made, there are still some residents in Danguran Klaten Selatan Village who have not paid much attention to the dangers of the Covid-19 virus, some residents have still not implemented health protocols such as washing their hands. Thus, it is necessary to socialize and empower the community in Danguran Klaten Selatan Village. The purpose of community service activities is to increase the knowledge and understanding of residents in Danguran Klaten Selatan Village about the importance of washing hands as an effort to prevent the transmission of Covid-19. The method of implementing this community service activity is socialization and education through mentoring and counseling on the main and supporting activity programs. Community service activities are carried out through several stages. First, a target group survey was conducted. Second, identify the need for community service activities. Third, preparation of the facilities and infrastructure needed for community service activities. Fourth, the implementation of community service activities. The results of community service activities are that residents of Danguran Klaten Selatan Village gain knowledge, understanding, and experience regarding preventive measures against Covid-19.Abstrak: Cuci tangan merupakan salah satu cara mencegah penularan Covid-19 dan penyakit menular lainnya. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, masih ada beberapa warga di Desa Danguran Klaten Selatan belum terlalu memperhatikan bahaya virus Covid-19, beberapa warga masih belum menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan. Dengan demikian, perlu adanya sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga di Desa Danguran Klaten Selatan tentang pentingnya mencuci tangan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan edukasi melalui pendampingan dan penyuluhan program kegiatan utama dan pendukung. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan. Pertama, dilakukan survei kelompok sasaran. Kedua, identifikasi kebutuhan kegiatan pengabdian. Ketiga, persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam kegiatan pengabdian. Keempat, pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah warga Desa Danguran Klaten Selatan mendapatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman mengenai tindakan pencegahan terhadap Covid-19. 
Pelatihan Manajemen File Dalam Upaya Peningkatan Tertib Administrasi Pada Pondok Pesantren Desy Ika Puspitasari; Adani Dharmawati; Al Fath Riza Kholdani; Rezky Izzatul Yazidah Anwar; Tri Wahyu Qur’ana; Mohammad Romli; Mirza Yogy Kurniawan
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13063

Abstract

Abstract: The Raudhatun Nasyi'in Islamic Boarding School in Banjarbaru City, South Kalimantan, has a growing number of students every year, so managers are required to improve school development, especially administrative management that is neat, structured and good reporting. This Islamic boarding school still really needs assistance in file management, in order to create work efficiency and effectiveness. The purpose of this community service activity is to provide file management training in an effort to improve administrative orders. The implementation method uses lecture, practice, and discussion methods, with the target of this community service being the Islamic Boarding School administrators. The administrative process carried out is very closely related to document flexibility, starting from working on reports, student service documents, planning, supervising, controlling, organizing, and other activity documents. Utilization of the Google Drive application is one of the best alternatives in solving problems and guarantees the security of Islamic boarding school data and can be accessed easily. Based on the evaluation results, this PKM activity has a very good satisfaction score, 82% of activity participants stated that they were very satisfied with this activity.Abstrak: Pondok Pesantren Raudhatun Nasyi'in di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan memiliki jumlah santri yang terus bertambah tiap tahun, maka para pengelola dituntut meningkatkan pengembangan sekolah, terutama pengelolaan administrasi yang rapi, terstruktur serta laporan yang baik. Pondok pesantren ini masih sangat memerlukan pendampingan dalam pengelolaan file, demi terciptanya efisiensi dan efektivitas kerja. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan manajemen file dalam upaya peningkatan tertib administrasi. Metode pelaksanaan menggunakan metode ceramah, praktik, serta diskusi, dengan target pengabdian masyarakat ini ialah para pengurus Ponpes. Proses administrasi yang dilakukan sangat erat kaitannya dengan flexibilitas dokumen, mulai dari pengerjaan laporan, dokumen pelayanan santri, perencanaan, pengawasan, pengendalian, pengorganisasian, maupun dokumen kegiatan lainya. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan PKM ini memiliki nilai kepuasan sangat baik, sebesar 82% peserta kegiatan menyatakan sangat puas dengan adanya kegiatan ini, sisanya 18% peserta menyatakan puas dan mengharapkan diadakan kembali dengan materi lainnya. Pelatihan yang sudah dilaksanakan berhasil meningkatkan keterampilan pengurus ponpes dalam mengelola berkas administrasi serta laporan kegiatan ponpes.

Page 1 of 1 | Total Record : 6