cover
Contact Name
Bambang S Maarif
Contact Email
hikmah@unisba.ac.id
Phone
+6281224715295
Journal Mail Official
hikmah@unisba.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial
ISSN : 14120453     EISSN : 27767302     DOI : https://doi.org/10.29313/hikmah.vi.2540
HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung yang memuat tentang hasil riset di bidang ilmu dakwah dan sosial. Tujuan jurnal ini adalah untuk memublikasikan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu dakwah dan sosial yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan secara filosofis, teroritis, dan praktis . HIKMAH terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan Oktober. Hikmah menerima tulisan berbentuk riset kuantitatif maupun kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu dakwah dan sosial.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 5, No.1, Maret 2025" : 6 Documents clear
IMPLEMENTASI FUNGSI ACTUATING DAKWAH DI PANTI ASUHAN AR-ROHMAH NGALIYAN SEMARANG Mutiara Savitri, Fania; Aniisah, Nurul
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.1, Maret 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i1.5559

Abstract

This research examines the implementation of the actuating da'wah function at the Ar-Rohmah Ngaliyan Orphanage in Semarang, with the aim of understanding its implementation and obstacles. Using qualitative methods, data was collected through interviews, observation and documentation, then analyzed using data reduction, data presentation and verification techniques. The research results show that the function of actuating da'wah is implemented effectively through sincere motivation, harmonious coordination, and cooperation in preaching. The role of leaders like KH Parsin Abdullah is important in building an Islamic spirit and synergy between administrators, teachers and foster children. The da'wah program is based on moral development and collaboration with Islamic boarding schools to create a conducive environment. Management support through direction, evaluation, training and use of digital technology expands the reach of da'wah. The obstacles faced include internal and external factors such as the quality of human resources and management of infrastructure. Penelitian ini mengkaji implementasi fungsi actuating dakwah di Panti Asuhan Ar- Rohmah Ngaliyan Semarang, dengan tujuan memahami pelaksanaan dan kendalanya. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi actuating dakwah diterapkan secara efektif melalui motivasi tulus, koordinasi harmonis, dan kerja sama dakwah. Peran pemimpin seperti KH Parsin Abdullah penting dalam membangun semangat Islami dan sinergi antara pengurus, pengajar, dan anak asuh. Program dakwah berbasis pembinaan akhlak dan kolaborasi dengan pondok pesantren menciptakan lingkungan kondusif. Dukungan pengurus melalui arahan, evaluasi, pelatihan, dan pemanfaatan teknologi digital memperluas jangkauan dakwah. Kendala yang dihadapi meliputi faktor internal panti dan eksternal seperti kualitas SDM dan manajemen sarana prasarana.
MANUSIA DALAM ERA NEOLIBERAL: PERSPEKTIF BYUNG-CHUL HAN TENTANG KRISIS IDENTITAS Haryanto, Toat; Abdul Malik, Nida Husna
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.1, Maret 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i1.6254

Abstract

This research focuses on the impact of neoliberalism on individual identity, using Byung-Chul Han’s perspective as the analytical framework. Neoliberalism, with its emphasis on competition, productivity, and personal success, has created individuals who feel alienated and have lost their authentic identity. The research methodology employed is a qualitative approach with a case study design, involving in-depth interviews, observations, and document analysis. The results indicate that individuals in neoliberal societies feel trapped by the constant demand to succeed, ultimately leading to feelings of alienation and identity crisis. However, some individuals try to find alternatives to cope with this crisis through self-reflection and the search for deeper meaning in life. This study contributes to enhancing understanding of the social and psychological impacts of neoliberalism on individuals and opens up further discussion on how individuals can reshape their identities within a pressure-filled social system. Latar belakang penelitian ini berfokus pada dampak neoliberalisme terhadap identitas individu, dengan menggunakan perspektif pemikiran Byung-Chul Han sebagai kerangka analisis. Neoliberalisme, dengan penekanannya pada kompetisi, produktivitas, dan kesuksesan pribadi, telah menciptakan individu-individu yang teralienasi dan kehilangan identitas otentik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu dalam masyarakat neoliberal merasa terperangkap dalam tuntutan untuk selalu berprestasi, yang pada akhirnya menyebabkan perasaan terasing dan krisis identitas. Meski demikian, sebagian individu berusaha mencari alternatif untuk mengatasi krisis ini melalui refleksi diri dan pencarian makna hidup. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan menambah pemahaman tentang dampak sosial dan psikologis neoliberalisme terhadap individu, serta membuka ruang untuk diskusi lebih lanjut mengenai cara-cara individu dapat membentuk kembali identitas mereka dalam sistem sosial yang menekan.
ANALISIS KOMUNIKASI SIMBOLIK DALAM TRADISI REBO WEKASAN Ulum, Muhammad Saepul
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.1, Maret 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i1.6284

Abstract

The purpose of this study is to explore and further elaborate the meaning of denotation, connotation, and myth related to Rebo Wekasan symbols in Samarang District, Garut used semiotic analysis method proposed by Roland Barthes. The data collection techniques used include observation, interview, and literature study. The subject of this research is the feast that is served during the traditional celebration and the selection of informants using intentional sampling technique. The symbol of the tradition on the one hand is water, and on the other hand there is “Uyah” or Salt, “dupy”, “leupeut”, and “bugis” which are typical foods of the area. The essence of the Rebo Wekasan tradition is sharing or giving to ward off danger by providing food with certain symbolic meanings such as water symbolizing purity, “Uyah” or salt as a symbol to protect sick people, dupy as a symbol of rejection, leupeut as a symbol of unity, and bugis symbolizing faith. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali dan menguraikan lebih jauh makna denotasi, konotasi, dan mitos terkait simbol Rebo Wekasan di Kecamatan Samarang, Garut dengan menggunakan metode analisis semiotika yang dikemukakan oleh Roland Barthes. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi pustaka. Subyek penelitian ini adalah hari raya yang dihidangkan pada saat perayaan adat dan pemilihan informannya menggunakan teknik sampling intensional. Simbol dari tradisi tersebut di satu sisi adalah air putih, dan di sisi lain ada “Uyah”atau Garam, “dupy”, “leupeut”, dan “bugis” yang merupakan makanan khas daerah tersebut. Inti dari tradisi Rebo Wekasan adalah berbagi atau memberi untuk menangkal mara bahaya dengan cara menyediakan santapan dengan makna simbolik tertentu seperti air melambangkan kesucian, “Uyah” atau garam sebagai sombol untuk melindungi orang yang sakit, dupy sebagai simbol penolakan, leupeut sebagai simbol persatuan, dan bugis melambangkan keimanan.
ETIKA SOSIAL KEMASYARAKATAN DALAM AL-QUR’AN STUDI PEMAKNAAN SURAT AL-HUJURAT DALAM TAFSIR AL-AZHAR Anshari, Farhan Ahsan
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.1, Maret 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i1.6389

Abstract

The development of the times with technological advances has had a negative impact on moral matters. This article aims to find out the contents of the Al-Qur'an regarding social ethics in QS. Al-Hujurat verses 6-13 in the tafsir al-Azhar by Buya Hamka uses a descriptive-analytic qualitative method with a thematic interpretation approach to explore the meaning of the verses in the social context. The research results of Surat al-Hujurat in Al-Azhar Hamka's interpretation emphasize the importance of maintaining ethics when living in social life, including the prohibition of spreading false news, the order to check news, think about harm and benefits before taking an action, be a fair conflict mediator, respect each other, be open and appreciate differences. Perkembangan zaman dengan kemanjuan teknologi telah membawa dampak negatif pada soal moral. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui isi kandungan Al-Qur’an tentang etika sosial pada QS. Al-Hujurat ayat 6-13 dalam tafsir al-Azhar karya Buya Hamka menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitik dengan pendekatan tafsir tematik untuk menggali makna ayat-ayat dalam konteks sosial kemasyarakatan. Hasil Penelitian Surat al-Hujurat dalam tafsir Al-Azhar Hamka menekankan pentingnya menjaga etika ketika hidup bersosial, diantaranya, larangan menyebarkan berita bohong, perintah untuk memeriksa suatu berita, memikirkan madharat dan manfaat sebelum melakukan suatu tindakan, menjadi pendamai konflik yang adil, saling menghormati, bersifat terbuka dan menghargai perbedaan.
SEJARAH KESUKSESAN NABI MUHAMMAD SAW DALAM MEMIMPIN DAKWAH Safrudin, Irfan; Shiddiq, Asep Ahmad; Muttaqin, Ahmad
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.1, Maret 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i1.6586

Abstract

The Da'wah of the Prophet Muhammad was not only limited to spiritual and social aspects, but also included the fields of politics and government. This research aims to examine how the history of the Prophet Muhammad's success in leading da'wah, especially in the state. By using a descriptive qualitative method based on literature study, this research reveals that the Prophet Muhammad SAW successfully led da'wah in the state applying the principles of equality and togetherness, rejecting tyranny, maintaining law, providing religious freedom, and upholding the rule of law that had been established and agreed upon. Dakwah Nabi Muhammad SAW tidak hanya terbatas pada aspek spiritual dan sosial, tetapi juga mencakup bidang politik dan pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sejarah kesuksesan Nabi Muhammad dalam memimpin dakwah khususnya dalam bernegara. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka, penelitian ini mengungkap bahwa Nabi Muhammad SAW berhasil memimpin dakwah dalam bernegara menerapkan prinsip-prinsip kesamaan dan kebersamaan, menolak tirani, memelihara hukum, memberikan kebebasan keagamaan, dan menjunjung tinggi supremasi hukum yang telah ditetapkan serta disepakati.
STRATEGI DAKWAH MELALUI MEDIA SOSIAL DI TENGAH PLURALITAS MASYARAKAT CIHAUR GEULIS DESA CIBEUNYING KALER KOTA BANDUNG Wahyudi, Ira; Nurfadilah, Hanifa; Azzahra Sudrajat , Shinta
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 5, No.1, Maret 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v5i1.6664

Abstract

This research discusses the da'wah strategy which is an effort to spread the message of da'wah effectively and efficiently at this time in the midst of the plurality of people who are increasingly diverse in every aspect. Starting from various problems that become unrest, this research was raised with the aim of finding solutions based on data obtained from the observations made. Based on this research, it can be said that the current da'wah strategy that is considered effective is by maximizing the role of technology that is increasingly developing and sophisticated through da'wah content in the form of photos, videos, typography, poetry, etc. With this research, it is hoped that it can provide an overview of the role of social media in the world of da'wah in the people of Cihaur Geulis, Cibeunying Kaler Village, Bandung City. Penelitian ini membahas mengenai strategi dakwah yang menjadi sebuah upaya dalam menyebarkan pesan dakwah secara efektif dan efisien pada masa sekarang di tengah pluralitas masyarakat yang semakin berkembangnya zaman semakin beragam dalam setiap aspeknya. Berawal dari berbagai problematika yang menjadi keresahan, penelitian ini diangkat dengan tujuan untuk mencari solusi berdasarkan data yang didapat dari hasil observasi yang dilakukan. Berdasarkan penelitian ini, dapat dikatakan bahwasanya strategi dakwah saat ini yang dirasa efektif adalah dengan cara memaksimalkan peran teknologi yang semakin berkembang dan canggih melalui konten-konten dakwah berupa foto, video, tipografi, syair, dll. Dengan dilakukannya penelitian ini, harapannya dapat memberikan gambaran terkait peran media sosial dalam dunia dakwah di tengah masyarakat Cihaur Geulis Desa Cibeunying Kaler, Kota Bandung.

Page 1 of 1 | Total Record : 6