cover
Contact Name
Dady Sulaiman
Contact Email
dadysulaiman92@gmail.com
Phone
+6282251722114
Journal Mail Official
dady@fmipa.unikaltar.ac.id
Editorial Address
Jl. Sengkawit, Tanjung Selor, Kab. Bulungan, Kalimantan Utara
Location
Kab. bulungan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Sains Benuanta
Published by Universitas Kaltara
ISSN : 29647169     EISSN : 28303423     DOI : https://doi.org/10.61323/jsb.v2i1.78
Elektronika dan Istrumentasi Material dan bahan Fisika Komputasi Matematika Teori dan Terapan Teknik Sipil dan Arsitek Teknologi Pertanian
Articles 27 Documents
Simulasi Konversi Energi Kinetik Menjadi Energi Listrik Pada Kincir Angin 3 Sudu Sumbu Horizontal Ulva , Siti Maria; Sabri; Sari, Ayu Lingga Ratna; Sulaiman, Dady
Jurnal Sains Benuanta Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Sains Benuanta Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v2i2.82

Abstract

Pemanfaatan energi kinetik yang bersumber dari gerakan angin sebagai upaya dalam mencari energi alternatif selain dari minyak bumi dan batubara. Simulasi konversi energi kinetik yang bersumber dari gerakan angin menjadi energi listrik ini dijadikan bahan dalam mengembangkan energi kinetik menjadi salah satu sumber energi terbarukan dan tidak menimbulkan polusi bagi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan energi kinetik yang bersumber dari gerakan angin menjadi energi listrik pada kincir angin 3 sudu sumbu horizontal dengan menggunakan matlab serta untuk mengetahui pengaruh kecepatan angin maksimum terhadap besarnya daya yang dihasilkan menggunakan variasi kecepatan angin maksimum. Hasil penelitian dengan mengasumsikan nilai kerapatan udara ( diatas permukaan laut, besar diameter rotor , dan efisiensi turbin (rotor = 50%, transmisi = 90%, generator = 80%) diasumsikan pada kondisi maksimal. Pada kecepatan angin maksimum 0,5 m/s; 1,0 m/s; 1,5 m/s; 2,0 m/s; 2,5 m/s; 3,0 m/s; 3,5 m/s; 4,0 m/s; 4,5 m/s dan 5,0 m/s menghasilkan daya maksimum secara berurutan sebesar 0.19 watt; 1.53 watt; 5.15 watt; 12.21 watt; 23.85 watt; 41.22 watt; 65.46 watt; 97.72 watt; 139.13 watt dan 190.85 watt. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya daya energi listrik turbin angin yang dihasilkan, dipengaruhi oleh variabel kecepatan angin. Dimana semakin tinggi kecepatan angin yang diterima oleh baling-baling maka semakin tinggi pula daya listrik yang dihasilkan.
Clustering Wilayah Kerawanan Stunting Menggunakan Metode Self Organizing Map (SOM) Berbantu Matlab : (Studi Kasus: Kabupaten Bulungan) Christyanti, Ratna Dwi; Aisyah, Siti; Utomo, Adymas Putro; Jayanti, Renata
Jurnal Sains Benuanta Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Sains Benuanta Vol. 2 No. 2 Desember 2023
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v2i2.103

Abstract

Stunting adalah kondisi gizi buruk dimana balita mengalami perlambatan dalam hal pertumbuhan pada umumnya, sehingga mengakibatkan tinggi badan yang dibawah standar. Kabupaten Bulungan menyumbang angka terbanyak kasus stunting di Kaltara. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah mana saja yang rawan terkena stunting, untuk mengetahuinya kita perlu menggunakan sebuah metode clustering atau pengelompokan. Metode yang digunakan Self Organizing Map (SOM). Penelitian ini menghasilkan 2 cluster wilayah kerawanan stunting yaitu cluster rawan dan cluster sedang, dari 81 wilayah yang ada di Kabupaten Bulungan hanya ada 2 wilayah yang masuk dalam cluster rawan yaitu wilayah Long Lejuh dan Long Peleban sedangkan 79 wilayah lainnya berada pada cluster sedang
Penerapan Algoritma C5.0 dalam Klasifikasi Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya DBD Syahdan, St; Rura, Rospina; Christyanti, Ratna Dwi
Jurnal Sains Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Benuanta Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v3i1.105

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditular oleh nyamuk Aedes Aegypty. Pada tahun 2019 Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan menetapkan temuan kasus DBD di Bulungan sebagai kejadian luar biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi faktor-faktor penyebab terjadinya penyakit DBD menggunakan metode Algoritma C5.0. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis faktor mana yang paling mempengaruhi penyebab terjadinya DBD menggunakan Algoritma C5.0. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan klasifikasi dari data faktor- faktor penyebab terjadinya DBD dapat dismpulkan sebagai berikut: berdasarkan analisis algoritma C5.0 terdapat lima variabel diantaranya variabel umur, jenis kelamin, riwayat pernah DBD, riwayat penyakit penyerta, serta status pekerjaan. Dari kelima variabel tersebut variabel umur merupakan atribut yang memberikan kontribusi terbesar sehingga disimpulkan bahwa dari kelima variabel tersebut dapat diperoleh bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya DBD secara signifikan di Kabupaten Bulungan adalah variabel umur, jenis kelamin, riwayat penyerta serta riwayat pernahDBD.
Potensi Sumber Energi Angin Sebagai Pembangkit Listrik Di Kalimantan Utara Sulaiman, Dady; Ulva , Siti Maria; Sari, Ayu Lingga Ratna
Jurnal Sains Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Benuanta Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v3i1.116

Abstract

Setiap tahunnya Indonesia mengalami peningkatan permintaan energi karena pertumbuhan penduduk. Untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan ketahanan energi nasional, pengembangan sumber energi terbaharukan perlu dilakukan. Sumber energi angin merupakan sumbe energi terbaharukan yang dapat dimanfaatkan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber energi angin di Indonesia khususnya Kalimantan Utara. Data yang digunakan adalah kecepatan angin rata – rata di Kalimantan Utara dari tahun 2019 – 2023. Hasil perhitungan menunjukkan daya listrik tertinggi ada di kabupaten Nunukan Tahun 2019 dengan nilai 981.80 W dan terendah pada Tahun 2020 di Bulungan dan Tarakan dengan nilai 34.31 W. Setelah dianalisis Nunukan memiliki potensi energi angin yang paling baik dibandingkan dengan Bulungan dan Tarakan. Kecepatan angin di Nunukan cenderung lebih tinggi dan stabil, baik dalam data tahunan maupun bulanan. Dengan kecepatan angin yang mencapai 3 m/s hingga 5,2 m/s dalam beberapa tahun terakhir, Nunukan cocok untuk pengembangan energi angin, terutama untuk turbin angin kecil.
Penerapan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dalam Menentukan Penerima Bantuan BPJS Berbantu Matlab : Studi Kasus di Kabupaten Bulungan Aisyah, Siti; Darmansyah; Christyanti, Ratna Dwi; Syahdan, St
Jurnal Sains Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Benuanta Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v3i1.117

Abstract

BPJS Kesehatan adalah program kesehatan pemerintah yang resmi beroperasi 1 Januari 2014. BPJS Kesehatan dibentuk pemerintah untuk memberikan Jaminan Kesehatan untuk Masyarakat. Didalam instansi pemerintahan sering merasa sulit dalam memilih penerima BPJS. Penyelenggaraan program jaminan sosial program pemerintah sekarang ini penerimaannya tidak sesuai dengan kondisi dilapangan banyak masyarakat yang seharusnya mendapatkan bantuan tapi tidak dapat bantuan. Metode yang digunakan untuk memilih penerima BPJS kesehatan kurang mampu adalah metode Analitycal Hierarcy Process (AHP). Metode AHP merupakan model pendukung keputusan yang menguraikan masalah multi faktor atau multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hierarki. Dari hasil perhitungan menggunakan metode AHP, diperoleh urutan peringkat penerima bantuan BPJS kesehatan kurang mampu Kabupaten Bulungan dari nilai terbesar hingga yang terkecil.
Analisis Produktivitas Alat Berat Kegiatan Timbunan Jalan Taman Hutan Raya (Tahura) Kabupaten Bulungan Arman; Risnafaty
Jurnal Sains Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Benuanta Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v3i1.118

Abstract

Proyek Pembuatan Bangunan Konservasi Danau Buatan Serta Fasilitas penunjang di Taman Hutan Raya (TAHURA) Kabupaten Bulungan dimana di dalam proyek tersebut terdapat kegiatan pembuatan jalan yang membutuhkan komposisi alat berat excavator, dump truck dan compactor untuk mempermudah menyelesaikan pekerjaan timbunan yang dikerjakan dalam proyek tersebut. Ketiga alat tersebut bekerja bersamaan untuk menggali, mengangkut dan memadatkan tanah dengan volume sebesar 12428,30 m3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai produktivitas dan jumlah alat berat excavator, dump truck dan compactor yang efisien dari segi biaya dan waktu. Dari hasil perhitungan didapat nilai produktivitas excavator senilai 165 m3/jam, dump truck senilai 6,717 m3/jam dan compactor senilai 602,082 m3/jam. Kemudian dari hasil perhitumgan alat berat tersebut dapat ditentukan jumlah alat berat yang akan digunakan sesuai dengan waktu pekerjaan yang telah di tentukan. Dari hasil perhitungan alat berat excavator di gunakan sebanyak 1 unit, dump truck sebanyak 25 unit dan compactor sebanyak 1 unit.
Analisis Manajemen Risiko Pada Proyek Pembangunan Ruang Laboratorium Fisika SMAN 1 Sekatak Harviyanti, Enny; Melanda, Alma
Jurnal Sains Benuanta Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Sains Benuanta Vol. 3 No. 1 Juni 2024
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jsb.v3i1.119

Abstract

Manajemen risiko dapat menghandle risiko sebelum proyek berjalan atau ketika risiko terjadi, dapat meminimalkan biaya, penundaan, tekanan, dan ketidaktahuan suatu proyek sehingga akan menjamin proyek berjalan dengan sesuai dengan yang diharapkan. Pada Proyek Pembangunan ruang laboratorium fisika SMAN 1 Sekatak menghadapi risiko-risiko yang kemungkinan terjadi yang dapat mempengaruhi proses pekerjaan proyek konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat risiko yang terjadi pada pelaksanaan proyek pembangunan ruang laboratorium fisika SMAN 1 Sekatak. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi risiko dan analisis risiko pada pelaksanaan proyek pembangunan ruang laboratorium fisika SMAN 1 Sekatak. Metode penelitian ini adalah survei dengan menyebarkan kuesioner faktor risiko kepada responden yang merupakan penilaian rangking dari kuesioner faktor risiko dan tindakan terhadap faktor risiko menggunakan Indeks Kepentingan Relatif (IKR). Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan terdapat 12 risiko yang berpengaruh dan sangat berpengaruh pada pelaksanaan Proyek Konstruksi Pembangunan Ruang Laboratorium Fisika SMAN 1 Sekatak

Page 3 of 3 | Total Record : 27