cover
Contact Name
Putu Eka Meiyana Erawan
Contact Email
ekaputuerawan18@gmail.com
Phone
+6282144886356
Journal Mail Official
winsjournal@uho.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo, Jl. H.E.A. Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma Anduonohu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27976270     DOI : http://dx.doi.org/10.37887/jwins
Core Subject : Health,
Artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan berasal dari penelitian dalam bidang Promosi Kesehatan.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024):" : 9 Documents clear
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK SEKOLAH DASAR Rahayu, Asry; Ruwiah, Ruwiah; Akifah, Akifah
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) mencegah potensi bahaya yang dapat mengakibatkan lingkungan pendidikan yang kotor dan menjadi saluran penularan penyakit, seperti gastroenteritis. Karena sistem kekebalan tubuh mereka yang belum matang, anak-anak rentan terhadap diare. Tujuan: Menilai hubungan antara perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan prevalensi diare pada siswa yang bersekolah di SDN 4 Watopute, Kabupaten Muna pada tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain Cross-Section. Sampel penelitian terdiri dari 69 orang dari total 83 siswa kelas 4, 5, dan 6 di SDN 4 Kabupaten Muna, yang merupakan populasi penelitian. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara frekuensi gastroenteritis di antara siswa di SDN 4 Watopute dan frekuensi mencuci tangan dengan deterjen. Korelasi (p=0,000) diamati antara preferensi makanan penyegar siswa dan prevalensi diare di antara siswa di SDN 4 Watopute. Selain itu, korelasi (p=0,000) diamati antara penggunaan jamban yang higienis dan sanitasi dengan prevalensi diare di antara siswa di SDN 4 Watopute. Terakhir, terdapat hubungan (p=0,000) antara kejadian gastroenteritis pada siswa yang terdaftar di SDN 4 Watopute, dengan pembuangan sampah yang tepat. Kesimpulan: berdasarkan temuan penelitian, bahwa kejadian diare pada murid SDN 4 Watopute berhubungan dengan cara anak memilih makanan jajanan, menggunakan toilet yang bersih dan higienis, dan membuang sampah dengan benar.
STUDI KUALITATIF KEBIASAAN MENGONSUMSI ALKOHOL TERHADAP KEJADIAN GASTRITIS DI DESA MADODO KECAMATAN KONTUNAGA KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Elviani, Ila Veti; Nirmala, Fifi; Hikmawati, Zainab
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Gastritis adalah peradangan pada mukosa lambung. Pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan mengkonsumsi alkohol adalah penyebab gastritis. Tujuan: Untuk mengetahui kebiasaan konsumsi alkohol pada penderita gastritis di Desa Madodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap 8 informan utama yaitu Penderita gastritis yang mengonsumsi alkohol, 5 informan kunci yaitu keluarga penderita gastritis yang mengonsumsi alkohol dan 1 informan pendukung yaitu petugas kesehatan (Dokter) di Puskesmas Madodo. Analisis data menggunakan Content Analysis. Hasil: Penelitian ini diketahui bahwa keyakinan dari informan tetap mengonsumsi alkohol karena ketagihan dan sebagai pelarian dari masalah. Lingkungan keluarga banyak dari keluarga yang mengetahui dampak negatif kebiasaan konsumsi alkohol tetapi tidak melarang bahkan pernah mengonsumsi alkohol bersama informan kunci. Lingkungan teman sebaya hampir semua teman sepergaulan informan kunci mengonsumsi alkohol. Lingkungan masyarakat banyak yang mengonsumsi alkohol. Fasilitas/uang banyaknya penjual alkohol sehingga mendukung masyarakat untuk membeli alkohol. Kesimpulan: Kebiasaan konsumsi alkohol masyarakat Desa Madodo sangat mengkhawatirkan dimana mereka mengonsumsi hampir setiap hari walaupun banyak dari masyarakat yang mengetahui jika konsumsi alkohol dapat menyebabkan gastritis.
DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PRAKTEK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MEKAR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE ulfi, Sulistiawati; Effendy, Devi Savitri; Erawan, Putu Eka Meiyana
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi yang dibutuhkan bayi. Tujuan: Untuk memperoleh informasi mengenai dukungan tenaga kesehatan dalam praktik pemberian ASI Eksklusif pada ibu menyusui di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu, 5 informan kunci adalah ibu menyusui, informan biasa yaitu satu tenaga kesehatan (bidan). Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat khususnya ibu menyusui masih minim pengetahuan tentang ASI eksklusif. Di masyarakat Desa Mekar, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe masih mempercayai budaya pemberian makanan tambahan pada bayi baru dilahirkan, selain ASI. Bahwa memberikan makanan tambahan selain ASI bayi akan terhindar dari penyakit dan bayi akan sehat dan kuat, tidak mudah jatuh sakit, dan dukungan keluarga yang masih kurang untuk ibu yang memberikan ASI eksklusifnya. Sedangkan untuk petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan: Ibu menyusui kurang memiliki pengetahuan tentang ASI eksklusif dan manfaat pemberian ASI eksklusif, dan kurangnya pengtahuan ibu akan bahaya memberikan makanan tambahan selain ASI sebelum bayi berusia 6 bulan keatas. Sebagian besar ibu menyusui yang mendapat dukungan keluarga kurang, mengenai pemberian ASI eksklusif. Petugas kesehatan mendukung pemberian ASI eksklusif.
STUDI ETNOGRAFI POLA PERAWATAN IBU HAMIL DI DESA BONE TONDO KECAMATAN BONE KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Dwiyana, Fazmi Mirza; Majid, Ruslan; Yunawati, Irma
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan ibu dan anak. Tujuan: Untuk mengetahui studi etnografi pola perawatan ibu hamil di Desa Bone Tondo Kecamatan Bone Kabupaten Muna Tahun 2023. Metode: penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Adapun informan kunci berjumlah 3 orang yaitu bidan desa, dukun bayi, dan ibu hamil. Kriteria untuk informan biasa sebanyak 2 yaitu tokoh adat dan tokoh masyarakat. Hasil: penelitian pola perawatan ibu hamil terkait pendidikan status ekonomi, nilai budaya, dan trsadisi dalam pemeriksaan awal, perawatan kehamilan, pemilihan pengobatan, pemilihan makanan dan pemilihan persalinan di Desa Bone Tondo masih ada pantangan makanan dan kepercayaan terhadap dukun dalam pemilihan pengobatan ibu hamil menggunakan pelayanan kesehatan namun tidak terlepas dengan pengobatan tradisional. Status ekonomi yang rendah membuat kebutuhan gizi ibu hamil kurang, dan tidak dapat melakukan perawatan kehamilan, sehingga memilih memeriksakan kehamilannya pada dukun yang relatif murah dan jarak yang mudah dijangkau. Terkait nilai budaya masih adanya kepercayaan seperti dilarang melilit handuk dileher karena dinilai bayi akan terlilit tali pusar, dan juga terdapat dua tradisi yaitu tradisi 7 bulanan dan derai naifi pasca persalinan. Kesimpulan: ibu hamil di Desa Bone Tondo masih memiliki kepercayaan terhadap budaya, tradisi dan pantangan makanan.
FAKTOR PERILAKU YANG BERKAITAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 0-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BENU-BENUA KOTA KENDARI TAHUN 2023 Riski, Wa Ode Muna; Bahar, Hartati; Muchtar, Febriana
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah kondisi pada baduta yang mengalami kekurangan asupan gizi karena terkena penyakit infeksi yang berulang. Stunting digambarkan dengan perbandingan panjang badan dan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya. Stunting dapat disebabkan oleh berbagai penyebab seperti Riwayat ASI Eksklusif, MP-ASI serta imunisasi. Tujuan: Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui faktor perilaku yang berkaitan dengan kejadian stunting pada anak Usia 0-24 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Benu-Benua Kota Kendari Tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif analitik kuantitatif observasional dengan desain studi case control dengan menggunakan uji Chi square dan Ods Ratio (OR). Populasi pada penelitian ini sebanyak 255 orang dan sampel pada penelitian ini sebanyak 78 responden. Hasil: Hasil penelitian menujukkan bahwa ASI Eksklusif, umur pemberian MP-ASI dan status Imunisasi merupakan faktor perilaku yang berkaitan dengan kejadian stunting dengan p-value yaitu 0,001, 0,001 dan 0,000 serta OR 0,182 0,172 dan 0,126. Kesimpulan: ASI Eksklusif, umur pemberian MP-ASI dan status imunisasi merupakan faktor perilaku yang berisiko dengan kejadian stunting.
IMPLEMENTASI KAWASAN TANPA ROKOK DI PUSKESMAS WAPUNTO KECAMATAN DURUKA KABUPATEN MUNA TAHUN 2023 Atodding, La Ode Saktian; Rezal, Farit; Pratiwi, Arum Dian
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Merokok masih menjadi masalah serius dalam bidang kesehatan karena banyaknya individu yang masih merokok. Perlunya pelaksanaan program kebijakan adalah agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Di Kabupaten Muna, Peraturan Daerah telah diberlakukan untuk mengatur Kawasan Tanpa Rokok. Tujuan: Meneliti bagaimana Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) diterapkan di Puskesmas Wapunto, Duruka, Kabupaten Muna pada tahun 2023. Metode: Penelitian ini adalah studi kualitatif yang mengadopsi pendekatan induktif. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini melibatkan dua informan kunci sebagai responden utama. yaitu Kepala Puskesmas dan Kasubag TU Puskesmas, sedangkan informan biasa terdiri dari 3 orang Staf/Pegawai Puskesmas Wapunto. Hasil: Diketahui bahwa pelaksanaan implementasi Kawasan Tanpa Rokok pada Puskesmas Wapunto dari faktor komunikasi sudah berjalan dengan baik. Faktor Wewenang dan kewajiban sudah berjalan dengan baik. Faktor Larangan dalam Implementasi wilayah Kawasan tanpa rokok sudah berjalan dengan baik. Tidak terdapat kendala yang di dapat pihak puskesmas dalam menjalankan implementasi Kawasan tanpa rokok di puskesmas tidak ada kendala. Serta pihak puskesmas mendukung program KTR dengan mengadakan sosialisasi tentang bahaya rokok dan Upaya tersebut berjalan dengan baik. Kesimpulan: Pelaksanaan implementasi Kawasan Tanpa Rokok pada Puskesmas Wapunto sudah berjalan baik secara signifikan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 WATUBANGGA TAHUN 2023 Ferdyansah, Muhammad; Lestari, Hariati; Kamrin, Kamrin
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: WHO pada tahun 2019 diprediksi 21 juta anak perempuan usia 15-19 tahun nampak kehamilan, 50% diantaranya kehamilan yang tidak diinginkan, 55% berakhir dengan aborsi. Berdasarkan Riskesdas 2018 di Indonesia, kurang lebih 4,5% remaja laki-laki serta 0,7% remaja perempuan usia 15-19 tahun yang mengaku pernah melakukan seksual pranikah.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berkorelasi atas respon seksual pada remaja di SMA Negeri 1 Watubangga tahun 2023. Metode: Penelitian ini yaitu kuantitatif melalui jenis penelitian observasional analitik melalui menggunakan susunan Cross Sectional. Populasi dalam pengkajian ini yakni segala siswa aktif kelas X dan XI sebanyak 341 siswa dan sampel yang diambil sebanyak 93 siswa yang ditentukan dengan memakai teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Hasil: Dari 93 responden sebanyak 66 responden (71,0%) memiliki perilaku seksual baik, sedangkan 27 responden (29,0%) memiliki perilaku seksual yang bersifat negatif. Analisis bivariat menegaskan tidak terdapat korelasi atas religiusitas (p value = 0,654 serta fungsi sosialisasi keluarga (p value = 0,967) melalui perilaku seksual remaja, namun terdapat hubungan antara penggunaan media sosial whatsapp berkonten pornografi (p value = 0,000) serta dampak teman sebaya (p value = 0,000) dengan perilaku seksual remaja. Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara religiusitas serta fungsi sosialisasi keluarga atas perilaku seksual remaja, serta didapatkan hubungan antara penggunaan media sosial whatsapp berkonten pronografi dan dampak teman sebaya dengan perilaku seksual remaja.
EFEKTIVITAS METODE GAME EDUKASI TUTUP BOTOL SEHAT (TuBoat) TERHADAP PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN PADA SISWA SDN DI KECAMATAN BAITO KABUPATEN KONAWE SELATAN TAHUN 2023 Wahyuni, Asri; Salma, Wa Ode; Hikmawati, Zainab
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan kegiatan yang dapat memutus rantai bakteri dan virus. Karena siswa sekolah dasar berada pada usia rentan, maka perlu edukasi cuci tangan pakai sabun yang merupakan bagian dari PHBS sekolah. Salah satu penyakit yang selalu masuk dalam peringkat 10 besar penyakit setiap tahunnya serta erat kaitannya dengan dampak cuci tangan pakai sabun adalah diare. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas metode permainan edukasi Tutup Botol Sehat (TuBoat) terhadap perilaku cuci tangan pakai sabun pada siswa sekolah dasar di Kecamatan Bite Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain sebagai berikut: Desain pre-test – Post-test dengan kelompok kontrol. Sampel yang digunakan terdiri dari 20 orang pada kelompok kontrol dan 20 orang pada kelompok intervensi. Hasil: SDN 08 Baito (intervensi) rata-rata skor pengetahuannya , pre-test: 4,95, post-test 1: 9,55, post-test 2: 9,90, mean pre-test sikap: 19,95, post-test 1: 39,75, Posttest 2: 38,55, Rata-rata tindakan Pretest: 7,75, Posttest 1: 8,00, Posttest 2: 9,50. SDN 01 Baito rerata skor pengetahuan (kontrol), pretest : 4,70, posttest 1 : 9,80, posttest 2 : 9,90, rerata pretest sikap : 18,05, posttest 1 : 39,55, posttest Test 2 : 38,15, Rata-rata Tindakan Pretest : 7,75, Posttest 1 : 7,80, Posttest 2 : 8,90. Kesimpulan: Metode game Edukasi Tutup Botol Sehat (TuBoat) lebih efisien daripada metode ceramah dalam meningkatkan pemahaman siswa SDN di Kecamatan Baito Kabupaten Konawe Selatan mengenai pentingnya mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada tahun 2023.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA (0-59 BULAN) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUUWATU TAHUN 2023 Bolang, Nur Annisa; Suhadi, Suhadi; Rezal, Farit
Jurnal Wawasan Promosi Kesehatan Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan bentuk gagalnya pertumbuhan pada balita yang ditandai dengan beberapa ciri khas stunting, yaitu sejenis kegagalan pertumbuhan pada balita yang disebabkan oleh penumpukan nutrisi yang tidak mencukupi sejak kehamilan hingga usia dua tahun. Kerangka waktu yang menentukan kualitas hidup adalah 1000 hari pertama kehidupan atau 1000 HPK yang disebut juga dengan “golden period”. Tujuan: "Untuk mengetahui Analisis Kejadian stunting Pada Balita (0-59 bulan) di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Tahun 2023". Metode: Peneliti menggunakan teknik desain kuantitatif cross sectional untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi kejadian stunting pada balita (0-59) di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu pada tahun 2023. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku ibu dengan kesadaran stunting (ρ Value = 0,000,

Page 1 of 1 | Total Record : 9