cover
Contact Name
Zaenal Arifin
Contact Email
arifin1169@gmail.com
Phone
+6285199266272
Journal Mail Official
jcos.edupedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Trajaya No. 20, Palasah, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia email: jcos.edupedia@gmail.com Phone: +62 851 9926 6272
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Community Service
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29856701     EISSN : 2964853X     DOI : https://doi.org/10.56855/jcos
Journal of Community Service (JCOS) is a peer-reviewed and open-access journal that publishes scholarly works in the fields of community service, community engagement, community development, empowerment, capacity building, and the application of knowledge, science, technology, and innovation to address identified needs and challenges within communities. JCOS provides an academic platform for lecturers, researchers, practitioners, community facilitators, students, institutions, and other stakeholders to disseminate evidence-based community service programs that contribute to strengthening community capacity, independence, welfare, resilience, and quality of life. JCOS PUBLICATION ORIENTATION Community Needs → Intervention → Community Participation → Evaluation → Measurable Outcomes → Practical Contribution → Sustainability Focus JCOS focuses on community service and engagement programs that are needs-based, participatory, evidence-informed, outcome-oriented, and sustainable. Manuscripts should clearly demonstrate the relationship between an identified community problem or need, the intervention provided, community or partner participation, the implementation process, evaluation methods, measurable outcomes, practical contributions, and program sustainability. The journal particularly encourages manuscripts that move beyond descriptive activity reports and provide credible evidence of how a community-service intervention contributes to meaningful change within the target community. Scope JCOS welcomes multidisciplinary community service and engagement manuscripts covering, but not limited to, the following areas: Education and Literacy — literacy, numeracy, school-community collaboration, educational mentoring, teacher development, inclusive education, learning innovation, and lifelong learning; STEM and Digital Literacy — science, technology, engineering, mathematics, digital literacy, artificial intelligence literacy, digital learning, and technology adoption within communities; Health and Community Well-Being — health education, nutrition, preventive health, maternal and child health, mental health awareness, healthy lifestyles, and community health promotion; Entrepreneurship and MSME Development — entrepreneurship, financial literacy, business management, digital marketing, branding, product development, business innovation, and empowerment of micro, small, and medium enterprises; Agriculture and Food Security — agricultural innovation, sustainable farming, fisheries, livestock, food processing, food security, and technology transfer for rural communities; Environment and Sustainability — environmental education, waste management, conservation, renewable energy, climate awareness, sustainable resource management, and community-based environmental programs; Tourism and Local Economic Development — community-based tourism, village tourism, creative economy, local-product development, destination promotion, and sustainable tourism; Social Inclusion and Community Empowerment — gender empowerment, youth development, family empowerment, disability inclusion, vulnerable groups, social inclusion, and community capacity building; Culture and Local Wisdom — preservation of local culture, traditional knowledge, cultural literacy, heritage, local wisdom, and community-based cultural development; Public Services and Governance — public administration, village governance, institutional strengthening, community participation, legal awareness, civic education, and public-service innovation; Appropriate Technology — development, adaptation, transfer, implementation, and evaluation of technologies designed to address community needs; Disaster Preparedness and Community Resilience — disaster education, preparedness, mitigation, adaptation, emergency response, and resilience-building programs; Vocational and Professional Development — skills training, employment readiness, professional development, vocational education, certification support, and workforce capacity building; and Interdisciplinary Community Empowerment — programs integrating multiple disciplines to address complex social, educational, economic, technological, health, environmental, or cultural challenges.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 4 no. 1 (2026)" : 6 Documents clear
Penerapan SOP Manajemen Nyeri sebagai Upaya Meningkatan Indikator Mutu: Kenyamanan pada Anak yang Menjalani Hospitalisasi Imelda Rahmayunia Kartika; Fitrianola Rezkiki
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1761

Abstract

Nyeri pada pasien anak dengan hospitalisasi merupakan salah satu jenis nyeri yang terjadi secara akut dan dapat mengganggu aktifitasnya. Data awal dilaporkan bahwa hasil analisis gambaran gejala pada pasien anak yang menalani hospitalisasi di dapatkan bahwa gejala responden terbanyak yaitu adanya gangguan rasa nyaman nyeri. Data dari RSUD Solok ditemukan bahwa indikator mutu kenyamana masih belum memiliki SOP yang memadai terutama di ruangan anak, yang merupakan pasien dengan penanganan berbeda dibandingkan dengan orang dewasa. Sebuah SOP (Standar Operasional Prosedur) dibuat sebagai acuan dalam menangani nyeri pasien terutama pada pasien anak. Kegiatan dimulai dengan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) menajemen nyeri pada anak dengan hospitalisasi, memberikan pendidikan kesehatan dan sosialisasi langsung pada 15 orang pasien anak beserta keluarga dan 5 orang perawat di RSUD Kota Solok, Sumatera Barat pada awal bulan Maret 2025. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan intervensi manajemen nyeri menggunaan SOP dalah adanya penurunan rata-rata nyeri sebelum dan sesudah dengan selisih rata-rata sebesar 6,50-4,00 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan SOP Manaemen nyeri pada anak dengan hospitalisasi. Diharapkan SOP ini bermanfaat untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dalam melakukan manajemen nyeri pada anak dengan hospitalisasi.
Pelatihan Pembelajaran Online untuk Pendidikan Dasar dan Prasekolah di Bimba Junior Waiheru Ambon Zulkarnaen Hatala
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1787

Abstract

Sistem pendidikan dasar formal masih menghadapi banyak tantangan. Di era internet dan media sosial, minat anak-anak untuk belajar melalui metode tradisional, seperti membaca buku teks dan menggunakan materi berbasis kertas, telah menurun. Ponsel pintar sangat mengganggu dan dapat mengurangi fokus serta minat siswa terhadap pelajaran. Banyak remaja menghabiskan banyak waktu bermain ponsel alih-alih belajar. Untuk mengatasi hal ini, kami akan menggunakan metode untuk meningkatkan minat dan kemampuan kognitif siswa dalam belajar. Ponsel pintar, yang merupakan permasalahan, akan digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Tujuannya adalah untuk membuat pembelajaran lebih menarik bagi siswa dengan memanfaatkan daya tarik ponsel pintar melalui pembelajaran daring. Kami menerapkan teknologi e-learning untuk pembelajaran siswa melalui ponsel pintar yang terhubung dengan Wi-Fi dan internet. Hasilnya menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman yang lebih baik di antara siswa.
Konten Pendek vs Fokus Panjang: Dilema Kognitif Mahasiswa di Era Digital Puput Marlisa; Yuri Gagarin
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan menonton video pendek di media sosial dengan rentang perhatian dan fokus belajar mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan metode survei kuantitatif terhadap 34 mahasiswa Prodi Teknik Industri semester 3 dan 4. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur yang berisi pertanyaan mengenai: pola penggunaan media sosial, dampak terhadap konsentrasi, serta strategi mahasiswa mengurai waktu di media sosial. Hasil penelitian pada pola penggunaan media sosial menunjukkan bahwa sebagian besar responden (70,6%) merupakan pengguna aktif aplikasi TikTok, dan sekitar 47% di antaranya menghabiskan waktu 3–4 jam setiap hari untuk menonton video. Sebanyak 41,2% mahasiswa berada pada kategori “sedang” dalam mengontrol waktu media sosial, dan 23,5% pada kategori “sering/sangat). Pada poin strategi mahasiswa dalam mengurai waktu di media sosial, sebanyak 47,1% mahasiswa menggunakan teknik manajeman waktu dalam menggunakan media sosial Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara intensitas menonton video pendek dengan penurunan fokus dan rentang perhatian mahasiswa. Hasil ini menegaskan pentingnya kemampuan regulasi diri agar mahasiswa dapat mengelola penggunaan media sosial secara lebih sehat.
Pemberdayaan Siswa Dayah Terpadu Al-Muslimun melalui Pelatihan Akademik dan Karir Dimasa Depan Teguh Wijaksana Isma; Tri Isra Janwardi; T Muharrizal Fadhli; Maisarah Maisarah; Maulana Ikhsan; Irdamurni Irdamurni
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1832

Abstract

Mayoritas siswa SMA, terutama kelas XII mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan jurusan kuliah atau jenjang karir dimasa depan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya informasi dan pengetahuan yang didapatkan oleh siswa SMA terkait masalah akademik dan karir. Melalui pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memperdayakan siswa di Dayah Terpadu Muslimin melalui peningkatan wawasan akademik dan pemahaman karir, serta menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri dalam merencanakan masa depan. Metode yang digunakan adalah multi metode. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 13 September 2025 dengan melibatkan 120 orang siswa kelas XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan. Siswa merasa lebih percaya diri dan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang langkah yang akan diambil setelah lulus serta kesadaran dalam menentukan jalur karir sesuai potensi diri. Pelatihan juga meningkatkan keterampilan siswa kelas XII dalam merancang akademik dan karir dimasa depan.
Menjembatani Budaya melalui Bahasa: Pembelajaran dan Budaya Tiongkok bagi Penguatan Daya Saing Global Santri Aisyah Protonia Tanjung; Muhammad Iqbal; Maulana Ikhsan; Wardhiah Wardhiah
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1844

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing global santri dayah melalui pembelajaran bahasa Mandarin dan literasi budaya Tiongkok. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan dominasi Tiongkok dalam ekonomi global, kemampuan bahasa asing dan pemahaman lintas budaya menjadi kompetensi strategis. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan dasar bahasa Mandarin, pengenalan budaya Tiongkok, diskusi teknologi global berbasis inovasi Tiongkok, serta praktik percakapan sederhana menggunakan pendekatan komunikatif. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, praktik langsung, demonstrasi budaya, dan evaluasi berbasis pre–post test. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata dasar Mandarin, peningkatan kepercayaan diri berkomunikasi, serta bertambahnya wawasan santri terkait etika budaya dan kemajuan teknologi Tiongkok. Program ini turut memperluas perspektif global santri sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi kompetisi internasional.
Peningkatan Minat Belajar Bahasa Asing (Perancis Dan Jepang) melalui Metode Pembelajaran Aktif, Inovatif, dan Menyenangkan di Dayah Al-Muslimun Lhoksukon Ikhwan Zuhdi; Ika Hervina Widyaningtyas; Nurul Aghnia Khairunnisa; Resa Permata Sari
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i1.1911

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Dayah Al-Muslimun, Lhoksukon, pada tanggal 13 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar bahasa asing non-tradisional, yaitu Bahasa Perancis dan Bahasa Jepang, bagi 60 orang santri/santriwati. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya minat akibat metode pengajaran yang pasif. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan Metode Pembelajaran Aktif, Inovatif, dan Menyenangkan (AIM) yang berfokus pada interaksi dan kreativitas. Metode PkM yang digunakan adalah pendekatan pre-experiment melalui desain One-Group Pretest-Posttest, dengan instrumen berupa angket minat belajar (skala Likert). Angket dibagikan sebelum (pre-test) dan setelah (post-test) diberikan treatment pengajaran AIM selama satu hari penuh. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor minat belajar sebesar 28,15%, dari skor rata-rata awal 61,90 menjadi 79,30. Peningkatan ini membuktikan bahwa metode pembelajaran AIM efektif untuk menstimulasi motivasi intrinsik dan minat belajar bahasa asing pada santri.

Page 1 of 1 | Total Record : 6