cover
Contact Name
Apdila Safitri
Contact Email
apdilasafitri@faperta.unmul.ac.id
Phone
+6281298329999
Journal Mail Official
jpltrop@unmul.ac.id
Editorial Address
Jln. Paser Balengkong Kampus Gunung Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur - 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26542501     DOI : 10.30872/jpltrop
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis (JPLTrop), adalah peer-reviewed jurnal yang di publish oleh Program Studi Peternakan, Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Kalimantan Timur. Publikasi dilaksanakan secara berkala Maret dan September, artikel yang di publikasikan dalam jurnal JPLTrop meliputi keilmuan Animal Livestock Production, Nutrition and Feed, Technology of Animal Product, Socio Economics of Animal Livestock, Reproduction and Breeding, Animal Livestock Environment, Animal Livestock Health, Animal Food Safety and Security.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2023)" : 6 Documents clear
Analisis Mutu Organoleptik Dangke dengan Penerapan Aspek Keamanan Pangan Pengolahannya di Kecamatan Cendana Kabupaten Enrekang Jannah, Nita Hul; Haris, Muhammad Ichsan
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.9519

Abstract

Dangke merupakan makanan khas Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Enrekang yang dibuat dari susu kerbau atau susu sapi. Dangke memiliki keunggulan sebagai produk Kabupaten Enrekang, sehingga ciri khas dari produk tersebut tetap dipertahankan, sehingga proses produksinya masih dilakukan secara tradisional yang berdampak pada aspek keamanan pangan kurang diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan aspek keamanan pangan terhadap mutu organoleptik dangke. Parameter yang diukur dalam penelitian ini yaitu keamanan pangan meliputi pengadaan bahan baku susu segar, pekerja, peralatan pengolahan, bahan baku dan produk dangke; dan organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur. Penelitian dilakukan di Desa Cendana, Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan pada bulan September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan One Way Anova dilanjutkan dengan uji Duncan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aspek keamanan pangan tertinggi pada tiga lokasi, berturut – turut adalah peternakan di dekat lereng gunung (63%) dengan mutu hedonik warna (3,55), aroma (3,66), rasa (3,99) dan tekstur (3,74); peternakan di dekat pemukiman (61%) dengan mutu hedonik warna (3,23), aroma (3,54), rasa (3,99), dan tekstur (3,55); dan peternakan di dekat perairan (58%) dengan mutu hedonik warna (3,02), aroma (3,50), rasa (3,66), dan tekstur (3,35).
Analisis Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Daging Sapi di Perumahan Bumi Sambutan Asri Kota Samarinda Firnanda, Yudha Aulia; Ibrahim, Ibrahim; Anindyasari, Dinar
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.11921

Abstract

Daging sapi merupakan sumber protein hewani yang banyak diminati masyarakat. Selain bergizi tinggi, daging sapi juga mudah ditemukan di berbagai tempat seperti pasar, minimarket, dan mall. Berbagai macam atribut pada daging sapi akan menjadi hal yang penting bagi konsumen sebagai pertimbangan mereka dalam membuat keputusan untuk membeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja atribut yang menjadi preferensi atau kesukaan konsumen dalam mengambil keputusan dalam membeli daging sapi. Penelitian ini menggunakann form kuesioner sebagai pengambilan data sampel kemudian dianalisis menggunakan metode analisis chi square dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang orang yang membeli daging sapi berjenis kelamin perempuan sebanyak 73,1%, dengan kelompok umur 40-49 tahun, tingkat pendidikan SMA, jenis pekerjaan sebagai ibu rumah tangga, pendapatan per bulan Rp2.500.000-Rp5.000.000. Berdasarkan hasil analisis chi square dapat dilihat bahwa semua atribut daging sapi yang diamati dalam penelitian ini berbeda nyata. Daging sapi yang menjadi preferensi konsumen di Perumahan Bumi Sambutan Asri adalah daging berwarna merah cerah, kandungan lemak sedikit, dan bagian daging golongan pertama (has dalam, has luar, lamosir).
Pengaruh Penambahan Daun Kluwek (Pagium Edule) sebagai Pengawet Alami pada Daging Babi terhadap Kualitas Fisik, Awal Pembusukan, Uji Total Plate Count (TPC) Ismanto, Arif; Avu, Marselina; Manullang, Julinda Romauli
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.13478

Abstract

Daging babi merupakan media yang baik untuk perkembangan mikroba patogen (Coliform), non patogen (Laktobacillus sp), karena mengandung nutrisi tinggi, kemungkinan terkontaminasi oleh mikroba. Pengawetan dilakukan untuk memperpanjang masa simpan daging dengan cara mencegah kerusakan dan pembusukan oleh mikroogranisme. Tujuan penelitian ini mengetahui kualitas fisik (warna dan pH), awal pembusukan, dan uji Total Plate Count daging babi yang ditambahkan daun kluwek sebagai bahan pengawet alami dengan masa simpan yang berbeda. Parameter yang diuji : Warna, pH, awal pembusukkan, dan uji Total Plate Count (TPC) Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan uji BNT 5%. Penelitian menunjukkan bahwa daging babi yang ditambahkan daun kluwek memberikan pengaruh signifikan (P<0,05) pada uji warna dan pH, uji awal pembusukan memberikan hasil negatif pada P0, P1, P2 dan positif pada P3, P4. Uji Total Plate Count (TPC) menunjukkan hasil TBUD pada P1, P2, P3, P4 dan P0 menunjukkan hasil 11 x 10 5 . Daging babi yang ditambahkan daun kluwek mengalami penurunan kualitas fisik pada 72 jam dan 96 jam.
Potensi Pengembangan Ternak Sapi Potong Berdasarkan Ketersediaan Hijauan Pakan di Kabupaten Berau Nurhidayati, Nurhidayati; Daru, Taufan Purwokusumaning; Ibrahim, Ibrahim; Safitri, Apdila
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.10013

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi pengembangan sapi potong, berdasarkan sumber hijauan pakan ternak yang berasal dari limbah pertanian, lahan tanaman pangan, dan perkebunan di Kabupaten Berau. Data yang digunakan dalam analisis adalah data sekunder dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Berau tahun 2021. Analisis daya dukung hijauan makan ternak dengan menggunakan metode kapasitas peningkatan populasi ternak ruminansia (KPPTR) dan analisis Locotion Quotient (LQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hijauan pakan ternak yang bersumber dari limbah hasil pertanian berasal dari galengan sawah, galengan ladang, sawah bera, ladang bera, jerami jagung, kedelai, kacang tanah, ubi kayu, ubi jalar, perkebunan karet, kelapa, kelapa sawit, kopi, dan kakao berdasarkan bahan keringnya adalah 298.075,45 Mg BK ha¯¹th¯¹. Kabupaten Berau berpotensi untuk meningkatkan kapasitas tampungnya sebanyak 113.593,30 ST. Berdasarkan hasil perhitungan KPPTR memiliki potensi untuk dikembangkan yaitu sapi potong. Prioritas pengembangan diutamakan di Kecamatan Talisayan, Segah, Biatan, Sambaliung, Batu Putih, dan Tabalar. Analisis LQ menunjukkan bahwa wilayah yang menjadi basis dalam pengembangan sapi potong adalah Kecamatan Talisayan, Biatan, Batu Putih, Tabalar, Segah, dan Sambaliung.
Produksi Hijauan Pakan di Perkebunan Kelapa Sawit Kecamatan Muara Wis Kabupaten Kutai Kartanegara Prayogi, Eric; Daru, Taufan Purwo Kusumaning; Suhardi, Suhardi
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.9538

Abstract

Komoditas kelapa sawit di Indonesia telah menjadi tanaman primadona dan memiliki prospek masa depan yang sangat cerah. Dalam penelitian ini akan dikaji mengenai produksi hijuan, identifikasi hijauan, dan kapasitas tampung antar tanaman sawit sebagai hijauan pakan ternak dari umur tanaman kelapa sawit yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif yaitu mengamati vegetasi di lahan perkebunan sawit. Produksi hijauan antara tanaman di perkebunan kelapa sawit menghasilkan berat segar pada umur 5 tahun sebesar 9.976,16 Kg ha-1, dan berat kering sebesar 1.326,16 Kg ha-1, pada umur 10 tahun berat segar sebesar 5.326,16 Kg ha-1, dan berat kering sebesar 726,16 Kg ha-1. Hal ini digambarkan oleh produksi hijauan yang tumbuh di bawah tanaman kelapa sawit antara lain Borreria latifolia, Paspalum conjugatum, Ottochloa nodosa, Macuna bracteate, Cyperus rotundus, dan Panicum sarmentosum yang dapat tumbuh dilahan perkebunan sawit. Berdasarkan produksi hijauan tersebut, dapat menampung 1,11 ST ha-1 pada tanaman umur 5 tahun, dan menurun menjadi 0,75 ST ha-1. pada tanaman umur 10 tahun.
Pengaruh Penggunaan Ekstrak Kulit Kacang Tanah dan Bakteri Bacillus cereus dan Lactobacillus bulgaricus terhadap Penurunan Amonia Ekskreta Ayam Kampung Mukti, Issa Malik; Sihite, Mikael; Septian, Mohamad Haris
Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jpltrop.v6i1.10385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sinbiotik dari kombinasi Bacillus cereus dan Lactobacillus bulgaricus dengan ekstrak kulit kacang tanah untuk menurunkan kadar amonia, pH, dan kadar air ekskreta ayam kampung. Metode yang digunakan yaitu eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan penambahan sinbiotik terdiri dari konsentrasi 0% (P0) sebagai kontrol, 3% (P1), 6% (P2), 9% (P3). Parameter yang diukur meliputi kadar amonia, pH dan kadar air. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata konsentrasi sinbiotik dari kombinasi Bacillus cereus dan Lactobacillus bulgaricus dengan ekstrak kulit kacang tanah terhadap kadar amonia setelah inkubasi 12 jam, kadar pH setelah inkubasi 36 jam dan kadar air setelah inkubasi 36 jam. Perlakuan penambahan sinbiotik kurang efektif untuk menurunkan kadar amonia ekskreta ayam kampung diduga probiotik yang digunakan tidak mampu beradaptasi di dalam ekskreta sehingga mengganggu proses metabolisme primer dan sekunder.

Page 1 of 1 | Total Record : 6