cover
Contact Name
Yunardi Kristian Zega
Contact Email
yunardichristian@gmail.com
Phone
+6281213076611
Journal Mail Official
yunardikzega@sttrealbatam.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Komplek House of Glory Belakang Ruko Eden Park, Taman Baloi, Batam Kota, Batam City, 29432 Kec. Batam Kota, Kotamadaya Batam, Kepulauan Riau. (Kampus STT Real Batam)
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29632935     DOI : -
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Real Batam dengan ISSN: 2963-2935 (online). Jurnal Real Kiddos bermaksudkan untuk mempublikasikan karya-karya penelitian dosen, mahasiswa, dan alumni baik yang berada di lingkungan STT Real Batam maupun para pendidik anak usia dini yang berada di luar STT Real Batam. Jurnal ini memuat artikel-artikel penelitian yang berfokus pada pengembangan ilmu dan praktik pendidikan anak usia dini. Fokus Jurnal Real Kiddos adalah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sedangkan cakupannya adalah Desain Program PAUD, Strategi Pembelajaran PAUD, Kurikulum PAUD, Psikologi PAUD, Evaluasi PAUD, Manajemen PAUD, PAUD Berbasis Budaya Lokal dan Anak Berkebutuhan Khusus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2: Maret 2023" : 5 Documents clear
Mengembangkan Pembelajaran PAIKEM pada Anak Usia 6-13 Tahun di Gereja Isa Al-masih Esra Zos Samosir; Desetina Harefa; Ellyzabeth Sinaga; Megariana Megariana; Dewi Lidya S
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v1i2.368

Abstract

This research began with Sunday school children who were less enthusiastic about attending worship and complaints from parents and teachers of Sunday school children of Isa Al-Masih Baloi Kolam church, which led to concerns about children's spiritual growth. This research was written using qualitative methods with a descriptive approach. The purpose of this research is to develop PAIKEM learning methods for children aged 6-13 years at Isa Al-Masih church to increase children's enthusiasm in worship. The novelty of this research is to develop a method of teaching PAIKEM to children aged 6-13 years in increasing children's interest and willingness to worship. This research is useful for reaching children aged 6-13 years in the church of Isa Al-Masih in cultivating the spirituality of Sunday school children.Keywords: Sunday school children; the era of digitalization; PAIKEM AbstrakPenelitian ini bermula dari anak-anak sekolah minggu yang kurang antusias untuk hadir beribadah serta adanya keluhan orang tua dan guru dari anak sekolah minggu gereja Isa Al-masih Baloi Kolam, yang berujung kepada kekhawatiran terhadap pertumbuhan spiritualitas anak. Penelitian ini ditulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tujuan penelitian ini ialah mengembangkan metode pembelajaran PAIKEM bagi anak usia 6-13 tahun di gereja Isa Al-masih untuk meningkatkan antusias anak dalam beribadah. Kebaharuan penelitian ini ialah untuk mengembangkan metode mengajar PAIKEM pada anak usia 6-13 tahun dalam meningkatkan minat dan kemauan anak untuk beribadah. Penelitian ini bermanfaat untuk menjangkau anak usia 6-13 tahun di gereja Isa Al-masih dalam menumbuhkan spiritualitas anak sekolah minggu.Kata Kunci: anak sekolah minggu; era digitalisasi; PAIKEM
Partisipasi 3 PAUD Kota Palangka Raya atas APK dan Sisdiknas-RPJMN Tahun 2020-2024 Istiniah Istiniah; Lisda Paskalin Syakema; Linda Susanti; Merlina Merlina; Seri Hartati Julianti
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v1i2.313

Abstract

This research is motivated by the latest data from the Ministry of Education and Culture in the form of statistics on the Gross Participation Rate (GPR). Central Kalimantan GPR is ranked 18th out of 38 provinces in Indonesia, meaning that this figure is close to 50% of the overall ECCE progress or the success rate of ECCE is quite worrying. The purpose of this study is to see the extent of participation in realizing GPR numbers from 3 ECCE which are the author's concentration, namely TK Panenga, TK / RA (Raudatul Athfal) AL Mawaddah, TK / ECCE Permata Ibu. The three ECCE were narrowed down by tracing the voices of 4 research subjects through the interview method. The author's research subjects include Bougenville, Anyelir, Alstroemeria and Bunga. This research uses qualitative research with an interview method, namely with an in-depth interview model. The results of the study concluded that there are various achievements as a form of love for children and God and at the same time a form of empowerment in the midst of multi-party and sector limitations in realizing the 1945 Constitution in the fourth paragraph, namely educating the nation's life, National Education Law No. 20 of 2003 Article 5 Paragraph (1) and RPJMN (National Medium-Term Development Plan) for the 2020-2024 period.Keywords: rough participation numbers; active government and community participation in ECCE; ECCE learning                                         Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi atas data terbaru dari Kemendikbud dalam rupa statistik pada Angka Partisipasi Kasar (APK). APK Kalimantan Tengah berada pada APK urutan ke-18 dari 38 Provinsi di Indonesia, artinya angka tersebut mendekati 50% dari progres PAUD secara keseluruhan atau tingkat angka keberhasilan PAUD yang cukup mengkhawatirkan. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana partisipasi mewujudkan angka APK dari 3 PAUD yang menjadi konsentrasi penulis yakni TK Panenga, TK/RA (Raudatul Athfal) AL Mawaddah, TK/PAUD Permata Ibu. Ketiga PAUD tersebut dipersempit dengan penelusuran suara-suara dari 4 subjek penelitian melalui metode wawancara. Subjek penelitian penulis antara lain Bougenville, Anyelir, Alstroemeria dan Bunga. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode wawancara yakni dengan model wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menyimpulkan adanya ragam prestasi sebagai wujud kecintaan atas anak-anak dan Tuhan dan sekaligus bentuk berdaya di tengah keterbatasan multi pihak dan sektor dalam mewujudkan UUD 1945 alinea keempat yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat (1) dan RPJMN (National Medium-Term Development Plan) periode 2020-2024. Kata Kunci: angka partisipasi kasar; partisipasi aktif pemerintah- masyarakat terhadap PAUD; praktik pembelajaran PAUD
Dimensi Pengembangan Pendidikan Karakter bagi Anak Usia Dini Esti Regina Boiliu
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v1i2.358

Abstract

A person's character can determine the quality of life. Building character does not need to wait for an individual to grow up, but must start at an early age even in the womb. The purpose of the research results is to provide an overview and describe the dimensions in the development of character education for early childhood. The method used in this research is descriptive qualitative with a literature study approach, which starts from an analysis of the urgency of developing character education for early childhood, then researcher collects supporting sources, conducts a study of several previous studies to see their relevance to the topic of discussion in research to be studied. The results of this research are that there are five dimensions to the development of character education for early childhood which is considered not difficult and easy, but can be used as provision for early childhood when grow up. In addition, children are taught to understand how to live life accordance with the truth of God's Word, love the nation and country, become trustworthy, independent and mature in making decisions and to have an inclusive rather than exclusive attitude. The five dimensions in question are religious values, nationalism, integrity, independence and mutual cooperation.Keywords: early childhood; character education; development AbstrakKarakter seseorang dapat menentukan kualitas hidupnya. Membangun karakter tidak perlu menunggu seorang individu beranjak dewasa, namun harus dimulai sejak usia dini bahkan semenjak dalam kandungan. Adapun tujuan dari hasil penelitian adalah untuk memberikan gambaran serta menguraikan dimensi-dimensi dalam pengembangan pendidikan karakter bagi anak usia dini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang dimulai dari analisis tentang urgensi pengembangan pendidikan karakter bagi anak usia dini, kemudian peneliti mengumpulkan sumber-sumber pendukung, melakukan kajian terhadap beberapa penelitian terdahulu untuk melihat relevansinya dengan topik pembahasan dalam penelitian yang hendak dikaji. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat lima dimensi untuk pengembangan pendidikan karakter bagi anak usia dini yang dirasa bukanlah hal yang sulit dan juga gampang, akan tetapi dapat dijadikan sebagai bekal untuk anak usia dini ketika beranjak dewasa. Selain itu, anak diajarkan untuk memahami bagaimana menjalani hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, mencintai bangsa dan negara, menjadi pribadi yang dapat dipercaya, mandiri dan dewasa dalam mengambil keputusan serta memiliki sikap inklusif bukan ekslusif. Kelima dimensi yang dimaksud adalah nilai religius, nasionalis, integritas, kemandirian dan gotong royong.Kata Kunci: anak usia dini; pendidikan karakter; pengembangan
Peran Orang Tua Sebagai Fasilitator dalam Memberikan Pendidikan Seks bagi Anak Usia Dini Berdasarkan Amsal 4:1-4 dan Implikasinya Bagi PAK di Keluarga Samuel Siringo Ringo
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v1i2.362

Abstract

The purpose of this article is to determine the urgency of the role of parents as facilitators in providing sex education for early childhood. The method used in this article are through the collection articles and previous research, literature review, data collection and facts related to sex education for early childhood through news media and others. From research that has been done through theological studies based on Proverbs 4:1-4, it is concluded that; parents have duties and responsibilities in the phases of development and fulfillment of children's needs in this case related to children's needs in gaining a correct understanding of sex education . Based on the study in Proverbs 4:1-4 it can be seen that: Parents play the role of primary educators for children. Parents also act as teachers for children in understanding and sorting out good and correct understanding of sex so that in their daily lives they are able to distinguish what is good and right. The next role of parents is as a direction giver. Based on this description it can be concluded that parents have a very vital role in determining the direction and goals of children.Keywords: sex education; the role of parents; early age AbstrakTujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui urgenitas peranan orang tua sebagai fasilitator dalam memberikan Pendidikan seks bagi anak usia dini. Adapun metode yang digunakan dalam artikel ini adalah melalui pengumpulan artikel dan penelitian sebelumnya, tinjauan kepustakaan, pengumpulan data dan fakta terkait Pendidikan seks bagi anak usia dini melalui media berita dan lain-lain. Dari penelitian yang telah dilakukan melalui kajian teologis berdasarkan Amsal 4:1-4 maka diperoleh kesimpulan bahwa: orang tua memiliki tugas dan tanggung jawab dalam fase-fase perkembangan dan pemenuhan kebutuhan anak dalam hal ini terkait dengan kebutuhan anak dalam mendapatkan pemahaman yang benar tentang Pendidikan seks. Berdasarkan kajian dalam Amsal 4:1-4 dapat dilihat bahwa: Orang tua berperan sebagai pendidik utama bagi anak. Orang tua juga berperan sebagai pengajar bagi anak dalam memahami dan memilah tentang pemahaman seks yang baik dan benar sehingga dalam kehidupannya sehari-hari mampu membedakan mana yang baik dan benar. Peran orang tua selanjutnya adalah sebagai pemberi arah. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peranan yang sangat vital dalam menentukan arah dan tujuan anak.Kata Kunci: pendidikan seks; peran orang tua; usia dini
Peran Orang Tua dalam Menanamkan Pendidikan Agama dan Moral bagi Anak Usia Dini Desetina Harefa; Ellyzabeth Sinaga; Alfred Mey Ronaldo Hia; Agatha Pebriani M. Naibaho
Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2: Maret 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/realkiddos.v1i2.370

Abstract

Religion and morals are the main foundations in the formation of the character of a human being including children. Instilling religious and moral education for children begins within the family. Being a parent means carrying a great responsibility, namely educating children in all aspects including religious and moral education. Early childhood religious and moral education depends largely on the role of parents, because the community of each child is the family and who knows his children better. In general, parents have done their role, but there are still parents who have not maximized it, this happens because there are still parents who do not understand the importance of instilling religious and moral education from an early age to children. The purpose of this research is to find out how parents perform their role in instilling religious and moral values for children from an early age. This research uses qualitative methods with a literature study approach. The results of this research are that parents must instill religious and moral education repeatedly anytime and anywhere to children through daily life practices, parents must understand their main task in educating children and parents must give the best time in educating children. The thing that parents need to pay attention to is that the values instilled are clear and consistent.Keywords: early childhood; parents; instilling religious and moral education AbstrakAgama dan moral merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter seorang manusia termasuk anak. Penanaman pendidikan agama dan moral bagi anak dimulai dari dalam keluarga. Menjadi orang tua berarti mengemban tanggung jawab yang besar yaitu mendidik anak dalam segala aspek termasuk pendidikan Agama dan moralnya. Pendidikan agama dan moral anak usia dini sangat tergantung pada peran orang tua, karena kumunitas setiap anak adalah keluarga dan yang lebih mengenal anak-anaknya. Pada umumnya orang tua telah melakukan perannya akan tetapi masih ada orang tua yang belum maksimal melakukannya, hal ini terjadi karena masih ada orang tua yang kurang memahami pentingnya menanamkan pendidikan agama dan moral sejak dini kepada anak. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana orang tua melakukan perannya dalam menanamkan nilai agama dan moral bagi anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Adapun hasil penelitian ini adalah orang tua harus menanamkan pendidikan agama dan moral dengan berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kepada anak lewat praktik kehidupan sehari-hari, orang tua harus memahami tugas utamanya dalam mendidik anak dan orang tua harus memberikan waktu yang terbaik dalam mendidik anak. Hal yang perlu diperhatikan orang tua adalah nilai yang ditanamkan jelas dan bersifat konsistensi.Kata Kunci: anak usia dini; orang tua; pendidikan agama dan moral

Page 1 of 1 | Total Record : 5