cover
Contact Name
Rahmawati Tahir
Contact Email
insantani.yapibone@gmail.com
Phone
+6285255004087
Journal Mail Official
insantani.yapibone@gmail.com
Editorial Address
STIP Yapi Bone, Jl. Laks. Yos Sudarso I No.3 Telp. (0481) 26456 Watampone. Kabupaten Bone. Sulawes Selatan.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal INSAN TANI
ISSN : 28287363     EISSN : 28287363     DOI : https://doi.org/10.1234/jit.v2i1
Jurnal Insan Tani dengan nomor e-ISSN 2828-7363 (online) Merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian dan/atau ulasan artikel (review) di bidang Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.Mencakup pertanian, peternakan dan perikanan umum, yaitu: 1. Budidaya (Pertanian, Peternakan dan Perikanan), 2. Agribisnis (Pertanian, Peternakan dan Perikanan), 3. Agro Teknologi (Pertanian, Peternakan dan Perikanan)
Articles 28 Documents
PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAHE GAJAH (Zingiber officinale) DI DESA SALEBBA KECAMATAN PONRE KABUPATEN BONE Darma
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jahe Gajah (Zingiber officinale). Penelitian ini dilaksanakan 3 bulan, dari bulan November 2022 sampai Januari 2023. Di Desa Salebba Kecamatan Ponre Kabupaten Bone. Jarak tanam yang rapat akan mengakibatkan tanaman saling bersaing dalam memperebutkan sumberdaya seperti hara, air maupun cahaya matahari. Penggunaan jarak tanam yang terlalu lebar juga tidak baik untuk diterapkan karena hal ini akan memberikan peluang bagi gulma untuk tumbuh dengan subur sehingga menyebabkan penurunan produksi. Analisis data yang digunakan adalah analisis ANOVA (Analisis Off Varians), penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen atau percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor dan 5 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 15 percobaan, dengan jarak tanam J1 (30x30 cm), J2 (30x40 cm), J3 (40x40 cm), J4 (40x50 cm) dan J5 (40x60 cm).
POTENSI ALTERNATIVE PENCAHARIAN ISTRI NELAYAN DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LAPPA, KECAMATAN SINJAI UTARA KABUPATEN SINJAI Nur Alam, Eka; Syahrul; Tang, Beddu
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal INSAN TANI
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.30

Abstract

Peningkatan pendapatan rumah tangga di kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai mengingat bahwa Kabupaten Sinjai merupakan salah satu kota di Sulawesi Selatan yang juga merupakan penghasil ikan sehingga mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif dan instrument penelitiannya adalah observasi dan wawancara langsung terhadap responden dan lingkungan. Hasil penelitian berupa data mengenai beberapa potensi alternatif pencaharian istri nelayan dalam peningkatan pendapatan rumah tangga di Kelurahan Lappa, Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Di sana, banyak potensi alternatif yang dapat dijadikan pencaharian oleh istri nelayan yang secara signifikan dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga dan menurunkan tingkat kemiskinan di dalam keluarga. Kegiatan alternatif yang dilakukan oleh istri nelayan tidak terlepas dari potensi dan kondisi sumber daya yang ada disekitar kelurahan Lappa, sehingga tidak heran apabila kegiatan yang dilakukan cenderung pada sektor perikanan. Adapun beberapa potensi alternatif pencaharian istri nelayan dalam peningkatan pendapatan rumah tangga diantaranya; sebagai pengolah ikan seperti ikan kering, nugget, bakso olahan, dll; penjual ikan; pembudidaya ikan/ rumput laut; pemilik warung; karyawan warung; dan penjual alat-alat perikanan. Jumlah responden sebanyak 100 responden dengan jumlah jiwa presentase terbanyak dari penjual dan pengolah ikan dengan tingkat Pendidikan rata-ratahanya tamatan SD. Secara keseluruhan, peran istri nelayan dalam berbagai sektor ekonomi terkait perikanan dapat membantu meningkatkan pendapatan rumah tangga di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara. Dengan pengetahuan, keterampilan, dan upaya yang tepat, mereka dapat menciptakan peluang bisnis yang menguntungkan dan berdampak positif pada kehidupan ekonomi komunitas setempat
PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI DESA BAKTI KECAMATAN PULUBALA KABUPATEN GORONTALO Djabar, Murni; Sandalayuk, Daud; Batti Palummi, Ratna
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal INSAN TANI
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.31

Abstract

Pengelolaan hutan rakyat adalah pengelolaan hutan yang dilakukan di lahan hak milik rakyat, yang dapat memberikan hasil berupa kayu maupun non kayu.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran potensi tegakan kayu rakyat berdasarkan Indeks Nilai Penting (INP) dan volume tegakan kayu rakyat. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bakti Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo pada April – Mei 2019. Metode yang digunakan adalah observasi lahan dengan membuat plot berpetak, wawancara dan dokumentasi, dengan sampel yang digunakan adalah lahan kelompok tani pemilik hutan rakyat. Penelitian dianalisis secara deskriptif dan diolah menggunakan rumus vegetasi dan volume pohon. Hasil dari penelitian ini diambil kesimpulan bahwa Potensi tegakan kayu rakyat berdasarkan Indeks Nilai Penting (INP) diperoleh jenis tegakan yang mendominasi lahan dengan INP tertinggi adalah jenis Jati dengan INP 223.71 dan jenis tegakan terendah adalah Jati putih dengan INP 90,56, dan potensi volume tegakan kayu rakyat yang tertinggi yaitu Jabon Merah dengan volume sebesar 25.481 m³ dan yang terendah adalah Mahoni dengan volume sebesar 7.326 m3.
PEMBERIAN PAKAN ALAMI AZOLLA (Azolla pinnata) DENGAN DOSIS PAKAN BERBEDA UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Hikmawati, Nur; Ilmiah; Rasnijal, Muhammad
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal INSAN TANI
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.32

Abstract

Ikan nila merupakan jenis ikan yang banyak diminati oleh konsumen ikan air tawar. Usaha budidaya ikan nila sangat berkembang pesat di Indonesia. Menurut Arif Rahman (2019) Ikan nila memakan makanan alami berupa plankton, perifiton dan tumbuh-tumbuhan lunak seperti hydrilla. Di sekitar kita terdapat bahan baku yang kaya akan protein, yaitu pakan alami Azolla pinnata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pakan alami Azolla Pinnata yang terbaik terhadap sintasan dan laju pertumbuhan ikan nila. Metode penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2023, di Kampus 2 Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, pemeliharaan dilakukan selama 60 hari dengan menggunakan alat dan bahan, prosedur penelitian berupa persiapan akuarium sebanyak 10 buah, persiapan pakan azolla dalam keadaan segar, azolla dicuci terlebih dahulu, teknik penebaran dilakukan dengan cara aklimatisasi, penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang dilakukan dengan Rancan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan (A azolla 5% , B azolla 5% , C azolla 7% D kontrol) dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan laju pertumbuhan tertinggi pada perlakuan C (azolla 7%) dengan nilai 5,89 gr, kemudian laju pertumbuhan panjang tertinggi pada perlakuan C (azolla 7%) dengan nilai 3,55 cm. Tingkat kelangsungan hidup tertinggi pada perlakuan C (azolla 7%) dengan nilai 76,67%, FCR (Food Convertion Ration) terendah pada perlakuan C (azolla 7%) dengan nilai 5,93.
PENGARUH KEPADATAN YANG BERBEDA TERHADAP SINTASAN IKAN PENJA (FAMILI GOBIIDAE) DENGAN SISTEM TRANSPORTASI TERTUTUP Nur, Muhammad; Irmayana; Dian Lestari; Syainullah Wahana; Rahmawati Tahir
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal INSAN TANI
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.33

Abstract

This study aims to determine the effect of different densities on the survival of penja fish (Gobioidea) using a closed transportation system. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 (four) treatments and three replications, namely treatment A (penja fish density 5 individuals/liter), treatment B (with a density of 10 individuals/liter), treatment C (with a density of 15 individuals/liter), and treatment D (with a density of 20 fish/liter). Parameters tested included survival and behavior and water quality parameters such as temperature, salinity and dissolved oxygen. Data analysis used ANOVA with a 95% confidence level. Based on the research results obtained, it can be concluded that with different densities in penja survival between treatments A, B, C and D during transportation and post-transportation, using a closed transportation system the results were not significantly different or each treatment achieved survival live 100% so that it can be used as a method of transporting penja fish. However, the efficiency of effective transportation of penja fish can be used up to a density of 20 fish/liter.
INDEKS EKOLOGI ECHINODERMATA DI PERAIRAN PULAU BONTOSUA KECAMATAN LIUKANG TUPABBIRING KABUPATEN PANGKEP Kadir Maulana , Abdul; Yusuf, Kamil; Asmidar
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.34

Abstract

Echinodermata adalah salah satu kelompok hewan Invertebrata atau hewan tanpa tulang belakang. Menurut Nontji (2007), echinodermata umumnya dapat ditemukan di pantai, daerah padang lamun, terutama di terumbu karang, di Indonesia, terdapat sekitar 141 jenis teripang, 87 jenis bintang laut, 142 jenis bintang ular, 84 jenis bulu babi, dan 91 jenis lili laut. Nama "echinodermata" berasal dari bahasa Yunani, di mana "echinos" berarti duri dan "derma" berarti kulit, sehingga dapat disimpulkan bahwa echinodermata adalah hewan-hewan yang memiliki duri pada kulitnya. Pengambilan data ini di lakaukan di 3 stasiun yaitu, stasiun I, II, dan III. Setiap stasiun terdiri dari tiga kali ulangan transek, sehingga total menjadi 9 transek dari ketiga stasiun. Pengambilan sampel echinodermata menggunakan metode transek kuadrat. Pengambilan sampel dimulai dari pemasangan transek dengan menggunakan meteran roll yang ditarik tegak lurus dari tepi perairan pulau ke arah laut sepanjang 100 meter pada saat air laut surut terendah. Penempatan dimulai dari ditemukannya lamun, menggunakan frame kuadrat berukuran 1x1 meter sebanyak 10 kali penempatan, jarak antar frame kuadrat satu dengan yang berikutnya yaitu 10 meter kemudian di lakukan tiga kali tarikan garis transek dan jarak antar transek yaitu 25 meter. Indeks keanekaragaman echinodermata dari keseluruhan termasuk dalam kategori keanekaragaman jenis rendah dengan nilai 0,287 , indeks keseragaman dari keseluruhan termasuk dalam kategori keseragaman populasi kecil dengan nilai 0,317 dan indeks dominansi dari keseluruhan termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai 0,87 dan kelimpahan tertinggi dari keselurhan stasiun yaitu spesies Diadema setosum dengan nilai 4,03 Ind/ , kelimpahan relatif tertinggi dari keseluruhan stasiun yaitu Synapta maculata dengan nilai 66,7%.
HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN DENGAN KELIMPAHAN MEGABENTOS DI PULAU BONTOSUA DESA MATTIRO BONE KECAMATAN LIUKANG TUPABBIRING KABUPATEN PANGKEP Kartika; Hamsiah; Yunus, Muhammad
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.35

Abstract

Padang lamun sebagai salah satu ekosistem laut dangkal merupakan kawasan yang sangat produktif. Ekosistem ini mampu berfungsi menopang kehidupan dan menjaga tingginya keanekaragaman hayati di dalamnya (Park & Kwak, 2018). Tujuan dari Penelitian ini adalah mengetahui Kerapatan Lamun pada kelimpahan megabentos yang berbeda dan hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos di Pulau Bontosua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat. Kerapatan lamun tertinggi yaitu stasiun I dengan nilai 84.91 Ind/m² sedangkan stasiun II dengan nilai 83.33 Ind/m² dan nilai kerapatan lamun terendah yaitu stasiun III dengan nilai 71.76 Ind/m². Kelimpahan megabentos tertinggi yaitu stasiun I dengan nilai 11.64 Ind/m² dan kelimpahan terendah stasiun III yaitu 9.61 Ind/m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara Kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos dan nilai signifikan sebesar 0,002 dan nilai korelasi 0.314.
PENGARUH DOSIS NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA KERITING ( Lactuca Sativa L ) DI SAMATA GREEN HOUSE KECAMATAN SAMATA KABUPATEN GOWA Ani Rahman, Nirma; Fianda Sari , Andi Rismayanti; Murniati, Andi; Islawati
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian berbagai dosis nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Samata Greenhouse Kec. Samata, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan yang berlangsung pada bulan April sampai Juni 2022. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) dengan satu faktor yaitu pemberian nutrisi AB Mix dengan 4 taraf yaitu t perlakuan ( kontrol ), 500 ppm/liter air, 700 ppm/liter air, 900 ppm/liter air, dan diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun dan beras basah tanaman. Hasil penelitian pemberian nutrisi AB Mix pada perlakuan 900 ppm/liter memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Jenis analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah ANOVA (Analisis Off Variance), bahwa pemberian dosis nutrisi AB Mix pada berbagai perlakuan yang menghasilkan perlakuan terbaik yaitu P3 (900 ppm/liter air) dengan tinggi tanaman 22,7 cm dan rata jumlah daun yang terbanyak yakni 16,6 helai sampai pada 35 HSPT, serta menghasilkan rata-rata berat basah tertinggi tanaman selada keriting yaitu 132,3 gr.

Page 3 of 3 | Total Record : 28