cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi
ISSN : -     EISSN : 26850494     DOI : -
Core Subject : Education,
Pada tahun 2016, FMIPA Universitas Negeri Semarang bersama dengan UIN Walisongo, menggagas terselenggaranya Seminar Nasional Bersama (dalam perkembangannya disebut dengan SNMIPA Kolaborasi). Pada tahun-tahun berikutnya, gagasan tentang seminar kolaborasi tersebut berkembang dan bergabunglah Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, Universitas Muria Kudus (UMK), dan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Publikasi naskah hasil kegiatan SNMIPA kemudian dirangkum dalam sebuah Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi. eISSN: 2685-0494.
Articles 70 Documents
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN RMS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KELAS VII SMPN 11 MAGELANG
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan tujuan pembelajaran dipengaruhi oleh motivasi siswa dalam pembelajaran dan model pembelajaran yang digunakan oleh guru belum optimal dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran RMS (Reading, Mind Mapping, and Sharing). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 11 Magelang pada kelas VIID mata pelajaran IPA. Instrumen yang digunakan yaitu lembar angket motivasi siswa, lembar tes, dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran RMS mampu meningkatkan motivasi yang ditunjukkan adanya peningkatan rata-rata motivasi pada pra siklus sebesar 65 dengan kategori sedang, rata-rata siklus I sebesar 102 dengan kategori tinggi, dan rata-rata siklus II sebesar 130 dengan kegori sangat tinggi. Aspek motivasi terendah pada self efficacy dengan nilai sebesar 88,4. Model pembelajaran RMS mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup dengan dituukkan nilai rata-rata yang meningkat dan ketuntasan kelas. Sebelum penggunaan model pembelajaran RMS nilai rata-rata siswa 54,1 dengan ketuntasan kelas 10%, setalah penggunaan model pembelajaran RMS pada siklus I nilai rata-rata siswa menjadi 73,3 dengan ketuntasan kelas 75% dan meningkat menjadi 90,3dengan ketuntasan kelas 95% pada siklus II.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN RMS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KELAS VII SMPN 11 MAGELANG
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan tujuan pembelajaran dipengaruhi oleh motivasi siswa dalam pembelajaran dan model pembelajaran yang digunakan oleh guru belum optimal dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah upaya meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran RMS (Reading, Mind Mapping, and Sharing). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 11 Magelang pada kelas VIID mata pelajaran IPA. Instrumen yang digunakan yaitu lembar angket motivasi siswa, lembar tes, dan lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran RMS mampu meningkatkan motivasi yang ditunjukkan adanya peningkatan rata-rata motivasi pada pra siklus sebesar 65 dengan kategori sedang, rata-rata siklus I sebesar 102 dengan kategori tinggi, dan rata-rata siklus II sebesar 130 dengan kegori sangat tinggi. Aspek motivasi terendah pada self efficacy dengan nilai sebesar 88,4. Model pembelajaran RMS mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup dengan dituukkan nilai rata-rata yang meningkat dan ketuntasan kelas. Sebelum penggunaan model pembelajaran RMS nilai rata-rata siswa 54,1 dengan ketuntasan kelas 10%, setalah penggunaan model pembelajaran RMS pada siklus I nilai rata-rata siswa menjadi 73,3 dengan ketuntasan kelas 75% dan meningkat menjadi 90,3dengan ketuntasan kelas 95% pada siklus II.
ANALISIS KEBUTUHAN PENYUSUNAN BUKU AJAR MATA KULIAH PENGEMBANGAN INSTRUMEN PEMBELAJARAN BIOLOGI UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UAD
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap mata kuliah memiliki karakteristik masing-masing dan disesuaikan dengan gaya belajar mahasiswa. Dengan demikian diperlukan suatu bahan ajar yang dapat digunakan oleh mahasiswa dalam membantu kegiatan belajarnya. Guna mewujudkan hal tersebut, perlu diketahui terlebih dahulu kebutuhan dalam penyusunan buku ajar pada mata kuliah pengembangan instrumen pembelajaran biologi. Metode yang digunakan dalam penelitian merupakan penelitian survei. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket terbuka terkait respon mahasiswa dalam pembelajaran di mata kuliah pengembangan instrumen pembelajaran biologi dan melakukan observasi dalam kegiatan pembelajaran. Data yang diperoleh terdiri atas data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis secara deksriptif dengan persentase dan data kualitatis dianalisis secara deskriptif. Analisis kebutuhan ini merupakan bagian dari penelitian dan pengembangan (R&D) untuk nantinya sebagai dasar penyusunan buku ajar yang akan dikembangkan dalam tahapan pengembangan produk. Berdasarkan analisis kebutuhan yang telah dilakukan, penyusunan buku ajar mata kuliah ini diperlukan demi efektivitas dalam kegiatan pembelajaran. Each course has its own characteristics and is adapted to the student's learning style. Thus a teaching material is needed which can be used by students in helping their learning activities. In order to make this happen, it was necessary to know in advance the needs in the preparation of textbooks in the course of developing biology learning instruments. The method used in the study was survey research. Data collection is done by filling out an open questionnaire related to student responses in learning in the course of developing biology learning instruments and conducting observations in learning activities. The data obtained consists of quantitative and qualitative data. Quantitative data were analyzed descriptively with percentages and qualitative data analyzed descriptively. This needs analysis is part of research and development (R & D) to later become the basis for the preparation of textbooks that will be developed in the stages of product development. Based on the analysis of needs that have been carried out, the preparation of textbooks for this course is needed for effectiveness in learning activities.
ANALISIS PROFIL ALUMNI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPA DENGAN SISTEM TRACER STUDY ONLINE TERINTEGRASI
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan landasan evaluasi diri dan perbaikan pelayanan dan penguatan kelembagaan di Program Studi Pendidikan IPA melalui analisis profil alumni menggunakan sistem tracer study online terintegrasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah alumni Program Studi Pendidikan IPA FMIPA Unnes yang meliputi lulusan dalam lima tahun terakhir yaitu antara tahun 2013 sampai dengan tahun 2017. Sistem tracer study online terintegrasi Program Studi Pendidikan IPA yang telah dikembangkan berupa website. Sistem tracer study yang dikembangkan telah mampu menghimpun data dengan baik dan daan memberikan analisis dasar mengenai situasi alumni khususnya dalam hal pencarian kerja, situasi kerja, dan pemanfaatan pemerolehan kompetensi selama kuliah. Hasil analisis tracer study yang sangat penting yaitu terkait rata-rata waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan, respon alumni terhadap konten kurikulum dan pelaksanaan pembelajaran dalam kampus untuk mengatasi kelemahan yang ada pada mahasiswa. Temuan lain yang juga penting bagi program studi yaitu terkait kemampuan Bahasa Inggris para alumni masih belum maksimal dalam menunjang tantangan di dunia kerja, khususnya para alumni yang bekerja pada sekolah bertaraf internasional. Disimpulkan bahwa hasil analisis profil alumni program studi pendidikan IPA menggunakan sistem tracer study online terintegrasi dapat digunakan sebagai landasan evaluasi diri dan perbaikan pelayanan dan penguatan kelembagaan.
KREATIFITAS MAHASISWA DAN DOSEN PENDIDIKAN MATEMATIKA DALAM PENGAJUAN MASALAH PADA TOPIK PENGUBINAN
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas mahasiswa dan dosen Pendidikan Matematika Universitas Sanata Dharma dalam menciptakan permasalahan-permasalahan dari topic pengubinan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan problem posing yang merupakan pemberian suatu topic masalah dan subjek diminta untuk membuat masalah secara kreatif. Subjek penelitian dipilih secara acak tanpa memperhatikan tingkat kognitif individunya. Hasil permasalahan-permasalahan yang dimunculkan oleh beberapa mahasiswa dibandingkan dengan permasalahan-permasalahan yang dimunculkan oleh dosen. Hasil yang diberikan lebih difokuskan untuk melihat tingkat kreativitas terhadap permasalahan yang dimunculkan dan faktor penyebab tinggi rendahnya kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan, dari 11 mahasiswa, 1 mahasiswa menghasilkan 7 persoalan, 4 mahasiswa menghasilkan 5 persoalan, 1 mahasiswa menghasilkan 4 persoalan, 3 mahasiswa menghasilkan 3 persoalan, 1 mahasiswa menghasilkan 2 persoalandan 1 mahasiswa menghasilkan 1 persoalan. Dari hasil seluruh mahasiswa ditemukan 29 macam persoalan yang berbedadan 10 pola berbeda. Berdasarkan hasil dari 11 mahasiswa dan 3 dosen, permasalahan yang diajukan memiliki beberapa kemiripan, tetapi yang membedakan terletak pada solusi yang diberikan oleh kelompok dosen lebih sistematis dan jelas. Faktor penyebab tinggi rendahnya kreativitas dalam penelitian ini dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu kurangnya clue yang diberikan, pengalaman studi dari masing-masing subyek penelitian. This research aims to find out the creativity in creating problems of tessellation topic of students and lecturers of Mathematics Education study program of Sanata Dharma University. This research is conducted using problem posing where the subjects were being asked to create other problems createvely from the topic problem given. The research subjects are chosen randomly regardless to the individual cognitive level. The result of the problems found by several students compares to the problems found by lecturers. The given results focuse to see the level of creativity to the problem findings and the factors affecting the level of creativity. The result shows that from 11 students, 1 student creates seven problems, 4 students create four problems, 3 students create three problems, 1 student creates two problems, and 1 student creates one problem. There are 29 different problems and 10 different patterns found by all of the students as the result. Based on the results of 11 students and 3 lecturers, there are some problems which have similarity, however the difference is on the clear and systematic solution given by the lecturers. The factors affecting the level of creativity in this research can be caused by several things, these can be clueless, and study experience of each research subject.
PERANCANGAN TELEVISI EDUKASI KAMPUS BERBASIS ONLINE PADA JURUSAN ILMU KOMPUTER FMIPA UNNES
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Televisi Edukasi Kampus merupakan suatu produk dari televisi komunitas di perguruan tinggi yang berperan dalam memberikan alternatif tayangan televisi yang bersifat edukatif bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Televisi Edukasi Kampus Jurusan Ilmu Komputer FMIPA UNNES sebagai sarana edukasi civitas akademik dan sebagai sarana informasi civitas akademik mahasiswa UNNES. Televisi Edukasi Kampus yang dikembangkan berbasis media online, yaitu youtube. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk merancang Televisi Edukasi Kampus Berbasis Online di Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Universitas Negeri Semarang. Untuk melakukan pengembangan ini metode yang dilakukan mengikuti langkah berikut: (1) pendefinisian sistem, (2) pembuatan desain, (3) pengembangan, (4) evaluasi. Hasil penelitian ini telah dirancang framework Televisi Edukasi Kampus berbasis Online di Jurusan Ilmu Komputer FMIPA Universitas Negeri Semarang. Framework ini diharapkan dapat diterapkan dan digunakan pada wilayah yang lebih luar.
PENGEMBANGAN LABORATORIUM MATEMATIKA VIRTUAL DENGAN SOFTWARE APPY PIE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN ADAPTIVE E-LEARNING
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran matematika virtual berbasis Android ditinjau dari kemampuan komunikasi dan adaptive e-learning yang valid, praktis, dan efektif. Media pembelajaran matematika virtual yang dihasilkan berbasis Android pada materi pokok bilangan dibuat dengan bantuan software Appy Pie yang berisikan teks, gambar, video, link, dan game interaktif. Prosedur pengembangan media matematika virtual menggunakan 5 tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba yang dilakukan meliputi ujicoba ahli/validasi ahli (expert judgement), uji coba kelompok kecil (small group try-out) dan uji coba lapangan (field try-out). Uji coba lapangan (field try-out) dilakukan pada dua kelas X di SMA N 1 Sedayu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian kepraktisan oleh guru, lembar penilaian kepraktisan oleh siswa, dan instrumen tes keefektifan media. Analisis data dilakukan dengan mengkonversi total skor data kuantitatif yang diperoleh menjadi data kualitatif skala lima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media matematika virtual berbasis Android dengan berbantukan software Appy Pie memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi dan adaptive e learning. The research aims to produce virtual mathematics learning media Android based through communication ability and adaptive e-learning which valid, practice, and effective, virtual mathematics learning media which produced based Android in the material cardinal number produce with Appy Pie software which consist of text, picture, video, link, and interactive game. The procedure of development virtual mathematics through 5 steps they are analysis, design, development, implementation, and evaluation. Try-out which conducted include expert try-out/ expert judgment, small group try-out and field try-out. Field try-out conducted in two classes of Eleven Grade students in SMA Negeri 1 Sedayu. Research instrument which used are validation sheet, teacher’s practice assessment sheet, students’ practice assessment sheet, and media instrument effectiveness test. Data analysis held by converse the total score quantitative data obtained into five scale of qualitative data. The result of the research shows that virtual mathematics learning media Android based by using Appy Pie software fulfill the criteria of valid, practice, and effective through communication ability and adaptive e-learning.
DAMPAK MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DAN SNOWBALL THROWING SERTA MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement (STAD), Snowball Throwing (ST), dan Ekpositori serta pebedaan pengaruh minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Populasi yang digunakan untuk penelitian yakni seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Cepogo tahun ajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan metode cluster random sampling diperoleh kelas E, C, dan A. Data yang digunakan antara lain: 1) Nilai ulangan harian BAB I yang diambil dengan metode dokumentasi, 2) Minat belajar matematika yang diambil dengan metode angket, dan 3) Nilai hasil belajar matematika yang diperoleh dengan metode angket. Uji coba instrumen menggunakan validitas dan reliabilitas. Uji keseimbangan menggunakan analisis variansi satu jalan dengan sel tak sama serta uji hipotesis dengan menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebelumnya dilakukan uji normalitas menggunakan metode Liliefors serta uji homogenitas variansi menggunakan metode Bartlett. Seluruh uji menggunakan taraf signifikansi 5%. Hasil uji hipotesis menyimpulkan bahwa: 1) Model pembelajaran STAD memberikan pengaruh yang lebih baik dibanding model pembelajaran TS dan ekpositori serta model pembelajaran TS sama baiknya dengan model pembelajaran ekpositori, 2) Siswa dengan minat belajar tinggi memiliki hasil yang sama baiknya dengan siswa dengan minat belajar sedang, siswa dengan minat belajar tinggi memiliki hasil yang lebih baik dari siswa dengan minat belajar rendah, serta siswa dengan minat belajar sedang memiliki hasil yang sama baiknya dengan siswa dengan minat belajar rendah, dan 3) Tidak ada interaksi antara model pembelajaran dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika. This study aims to determine the effect of differences in learning model Student Team Achievement (STAD), Snowball Throwing (ST), and Expository and differences of influence student interest towards mathematics learning outcomes. The population used to study the entire seventhh grade students of SMPN 1 Cepogo in the academic year 2016/2017. Sample was taken by cluster random sampling method was obtained grade E, C and A. The data used include: 1) The score of daily tests CHAPTER I taken by method of documentation, 2) Interest in learning mathematics taken by questionnaire, and 3) Scores of mathematics learning outcomes obtained by test. A test instrument was using validity and reliability. Balance test is using one way analysis of variance with different cells and also test the hypothesis by using two-way analysis of variance with different cells. Previous normality test was using methods Liliefors and homogeneity of variance using Bartlett method. The whole test was using a significance level of 5%. Hypothesis test results conclude that: 1) Model STAD gives a better effect than learning model of ST and expository and learning model of ST as good as expository learning models, 2) Students with an interest in learning high had equally good results with students with interest in learning currently, students with a high interest in learning had better results than students with low learning interest , and students with an interest in learning were having equally good results with students with low learning interest, and 3) there was no interaction between the learning model and interest in learning to mathematics learning outcomes.
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM BERBASIS LABORATORY SKILLS PADA KINGDOM FUNGI
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi seharusnya menekan pada proses berbasis kerja laboratorium yang mampu meningkatkan ketrampilan proses sains siswa. Penelitianini bertujuan untuk mengembangkan petunjuk praktikum berbasis laboratory skills pada materi Kingdom Fungi kelas X dan menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam mengembangkan ketrampilan laboratorium yang meliputi ketrampilan proses sains, ketrampilan keselamatan laboratorium, ketrampilan manipulasi sains, ketrampilan berpikir, dan sikap ilmiah. Desain penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan subjek penelitian siswa kelas X. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi ketrampilan laboratorium dan angket tanggapan pakar, guru, dan siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petunjuk praktikum yang dikembangkan sangat valid (89,9%) menurut pakar, sangat praktis (81,6%) menurut tanggapan siswa dan guru, serta sangat efektif dilihat dari rata-rata nilai siswa yang sangat terampil (3,6) dalam nilai ketrampilan laboratorium. Berdasarkan hasil tersebut petunjuk praktikum yang dikembangkan dapat dikatakan layak diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. The Biology’s learning process shoul be focused in the lab work activity so that the science processs skills can be developed. This research was purposed to develop the the laboratory skills based guidance in the lab-work for students on Fungi Kingdom concept for grade X and to examine the validity, practicality, and effectiveness in developing laboratoratory skills including the science process skills, lab-safety skills, manipulative skills, thinking skills, and science attitude.This research was using the Research and Development (R&D) design with student of grade X as the subject of the research. The data were collected using observationsheet of laboratory skills and questionnaire sheet for the expert, teachers, and student. The data were analized using descriptive percentage. Result of the research showed that the lab-work guidance is very valid (89,9%), very practice (81,6%) and very effective based on result of the average of student’s mark shows competent (3,6) in doing the laboratory skills. Based on the result, can be said that the lab-work guidance developed is proper to be applied in learning activity.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER NASIONALISME PADA GENERASI Z 4.0
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi Industri 4.0 merupakan era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence), era super komputer, rekayasa genetika, inovasi, dan perubahan cepat yang berdampak pada aspek disegala bidang khususnya pendidikan. Gejala ini diantaranya ditandai dengan banyaknya sumber informasi melalui media sosial, seperti youtube, instagram, dan sebagainya. Dampak yang ditimbulkan dalam bidang pendidikan adalah terkikisnya karakter nasionalisme siswa di era saat ini. Untuk menumbuhkan karakter nasionalisme siswa pada generasi Z 4.0 maka diperlukanya pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dalam model pembelajaran Discovery Learning. Pembelajaran matematika berbasis etnomatematika adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menghubungkan matematika dengan unsur budaya. Selain itu siswa pada generasi Z 4.0 tidak tertarik mempelajari matematika karena pembelajaran masih konvensional dan monoton. Dengan demikian, pemilihan model pembelajaran, merupakan hal yang tak kalah pentingnya untuk diperhatikan guru. The Industrial Revolution 4.0 is an era characterized by artificial intelligence, the era of super computers, genetic engineering, innovation, and rapid change that had an impact on aspects in all of education. These symptoms include the number of sources of information through social media, such as YouTube, Instagram, and so on. The impact caused in the aspects of education is the erosion of the character of student nationalism in the current era. To foster the character of nationalism of students in the Z 4.0 generation, it is necessary to have ethnomatematics-based on mathematics learning in the Discovery Learning model. Mathematics learning based on ethnomatematics is a learning approach that connects mathematics with cultural elements. In addition, students in generation Z 4.0 are not interested in learning mathematics because learning are still conventional and monotonous. Thus, the selection of learning models is something that is not less important for the teacher to pay attention.