cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi
ISSN : -     EISSN : 26850494     DOI : -
Core Subject : Education,
Pada tahun 2016, FMIPA Universitas Negeri Semarang bersama dengan UIN Walisongo, menggagas terselenggaranya Seminar Nasional Bersama (dalam perkembangannya disebut dengan SNMIPA Kolaborasi). Pada tahun-tahun berikutnya, gagasan tentang seminar kolaborasi tersebut berkembang dan bergabunglah Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, Universitas Muria Kudus (UMK), dan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Publikasi naskah hasil kegiatan SNMIPA kemudian dirangkum dalam sebuah Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi. eISSN: 2685-0494.
Articles 70 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN HITUNG BILANGAN BULAT DAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP NEGERI 9 MAGELANG KELAS VII
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika wajib diajarkan dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah. Namun demikian, Matematika merupakan mata pelajaran yang menjadi momok bagi siswa. Banyak siswa yang mengeluh terhadap mata pelajaran Matematika. Siswa-siswa SMP Negeri 9 magelang khususnya kelas VII B masih tergolong lemah dalam hal berhitung. Selain itu, beberapa siswa terlihat kurang siap menerima pelajaran Matematika, beberapa tidak berani bertanya, kurang berani menjawab pertanyaan guru, serta hanya sebagian yang aktif dalam kegiatan diskusi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk (1) meningkatkan kemampuan hitung bilangan bulat menggunakan model pembelajaran STAD berbasis edugame, (2) meningkatkan aktivitas belajar Matematika siswa menggunakan model pembelajaran STAD berbasis edugame. Metode yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil yang telah dicapai yaitu (1) persentase ketuntasan kemampuan hitung pada pra siklus sebesar 20%, pada siklus I sebesar 33,3%, pada siklus II sebesar 53,3%, dan pada siklus III sebesar 83,3%, (2) persentase aktivitas belajar Matematika pada pra siklus sebesar 40%, pada siklus I sebesar 54,6%, pada siklus II sebesar 71,3%, dan pada siklus III sebesar 84%, (3) keterlaksanaan pembelajaran guru menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan edugame pada siklus I yaitu 67,5%, pada siklus II 82,5%, dan pada siklus III 85%. Kesimpulannya (1) terdapat peningkatan kemampuan hitung Bilangan Bulat menggunakan model pembelajaran STAD berbasis edugame, (2) terdapat peningkatan aktivitas belajar Matematika siswa menggunakan model pembelajaran STAD berbasis edugame. Sehingga, model pembelajaran STAD berbasis edugame dapat digunakan sebagai alternative dalam pembelajaran yang membuat siswa aktif. Mathematics had to be taught from basic education to secondary education. However, Mathematics was a subject that is a scourge for students. Many students complained about Mathematics. Students of Magelang 9th Middle School especially class VII B were still relatively weak in terms of numeracy. In addition, some students seemed unprepared to accept Mathematics, some did not dare to ask, lacked the courage to answer teacher questions, and only some were active in discussion activities. This research is a classroom action research which aimed to (1) improve integer count ability using an edugame-based STAD learning model, (2) improve mathematics learning activities of students using edugame-based STAD learning models. The methods used were interviews, documentation, observation, and tests. The results that had been achieved were (1) the percentage of completeness of the calculation ability in the pre cycle of 20%, in the first cycle of 33.3%, in the second cycle of 53.3%, and in the third cycle of 83.3%, (2) the percentage of Mathematics learning activities in the pre-cycle was 40%, in the first cycle was 54.6%, in the second cycle was 71.3%, and in the third cycle was 84%, (3) the implementation of teacher learning using the STAD learning model assisted by edugame the first cycle was 67.5%, in the second cycle was 82.5%, and in the third cycle was 85%. In conclusion (1) there was an increase in the number ability of integers using an edugame-based STAD learning model, (2) there was an increase in Mathematics learning activities of students using an edugame-based STAD learning model. So, the edugame-based STAD learning model could be used as an alternative in learning that makes students active.
TINGKAT KREATIVITAS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN FARMASI DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN MATERI TEORI BILANGAN
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat abstrak maka diperlukan pemahaman dan cara berpikir kreatif. Kemampuan berpikir kreatif tidak dapat dimiliki secara langsung oleh setiap mahasiswa, namun dapat dikembangkan dengan mengerjakan soal-soal latihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kreativitas mahasiswa dari dua program studi yang berbeda. Tingkat perkembangan kreativitas mahasiswa dilihat dari hasil pengerjaan soal pembuktian pada materi teori bilangan menggunakan rubrik penilaian Crativity-in-Progress (CPR). Rubrik CPR meliputi 2 kategori utama yaitu making connections dan taking risks dengan masing-masing memiliki 3 tingkatan kreativitas yaitu beginner, developing dan satisfactory. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 4 mahasiswa angkatan 2015 dengan rincian 2 mahasiswa Pendidikan Matematika dan 2 mahasiswa Farmasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan tingkat kreativitas 2 mahasiswa Pendidikan Matematika sudah mencapai tahap satisfactory untuk kedua kategori making connections dan taking risks yaitu mampu mengaitkan teorema dan mengevaluasi hasil pengerjaan. Sedangkan mahasiswa Farmasi masih pada tahap beginner dan developing untuk kedua kategori making connections dan taking risks yaitu mampu mengetahui teorema yang terkait. Mathematics is an abstract science, therefore it requires an ability to understand and creative thinking. The ability to think creatively cannot be owned automatically by every college student, however it can be developed by doing some exercises. This study aims to measure the students’ creativity of two different study programs. The method used is a case study qualitative research method. The subjects of this study were 2 Mathematics Education Study Program students and 2 Faculty of Pharmacy students. The results of this study indicate that the creativity level of 2 students of Mathematics Education Study Program has been reaching satisfactory level for both categories of making connections and taking risks. While Faculty of Pharmacy students are still in the beginnning and developing level for both categories of making connections and taking risks that they are able to know related theorem.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA DITINJAU DARI KESALAHAN KONSEPTUAL DAN PROSEDURAL
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa ditinjau dari kesalahan konseptual matematika dan 2) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa ditinjau dari kesalahan procedural matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatis deskriptif eksploratif. Data dikumpulkan dengan teknik pengambilan sampel purpusif sampel. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester 1 program studi pendidikan matematika. Subjek penelitian dipilih tiga mahasiswa dengan latar belakang sekolah asal SMA jurusan IPA, SMA jurusan IPS dan SMK jurusan akuntansi. Data diperoleh dengan tes bentuk uraian mata kuliah Aljabar dan wawancara untuk mengetahui lebih jauh kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Hasil penelitian menujukkan bahwa 1) kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kesalahan konseptual kurang. 2) Kemampuan pemecahan masalah titinjau dari kesalahan procedural masih kurang. 3) Kesalahan konseptual yang sering dilakukan adalah memodelkan kosep dan menyatakan dalam notasi dan ide, 4) Kesalahan prosedural yang sering dilakukan adalah kesalahan dalam menjelaskan atau membenarkan satu cara pemecahan masalah. This study aims at 1) to describe students 'problem solving abilities in terms of conceptual errors of mathematics and 2) to describe students' problem solving skills in terms of procedural errors in mathematics. This study uses a descriptive exploratory qualitative research approach. Data was collected by purposive sampling technique. The research sample was the first semester students of the mathematics education study program. The research subjects were selected by three students with school backgrounds from high school majoring in science, high school social studies and vocational majors majoring in accounting. Data was obtained by testing the form of description of Algebra courses and interviews to find out more about the ability to solve problems in terms of conceptual errors and procedural errors. The results of the study show that 1) problem solving ability in terms of conceptual errors is lacking. 2) Problem solving skills reviewed from procedural errors are still lacking. 3) The conceptual error that is often done is modeling the concept and expressing it in notations and ideas, 4) Procedural errors that are often done are errors in explaining or justifying a way of solving problems.
APLIKASI STRATEGI REACT DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ANDROID: ADAPTIVE ELEARNING DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH
SNMIPA Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana media pembelajaran matematika berbasis android yang baik ditinjau dari adaptive e-learning dan kemampuan pemecahan masalah serta mengetahui tingkat validitas media pembelajaran matematika berbasis android dengan mengaplikasikan strategi REACT yang baik ditinjau dari adative e-learning dan kemampuan pemecahan masalah. Prosedur dalam mengembangkan media pembelajaran matematika mengacu pada model pengembangan ADDIE yaitu: analysis (analisis), design (perancangan), development (produksi), implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Adapun kualitas produk, pendesainan, pengembangan, dan pengevaluasian program harus memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 1 Sedayu. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah mampu memperoleh media pembelajaran matematika virtual dengan software Appy Pie dan prototype aplikasi mobile learning berbasis Android dan telah diperolehnya tingkat validitas media pembelajaran matematika virtual dan prototype aplikasi berbasis android yang ditinjau dari adaptive e-learning dan kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan telah melalui proses validasi dan penilaian dengan melakukan revisi sebanyak 3 kali. Media pembelajaran matematika virtual berbasis android juga ditujukan untuk adaptive e-learning dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dalam belajar matematika. Kualitas produk yang dikembangakam juga dinyatakan sangat baik berdasarkan penilai ahli materi dan pembelajaran matematika, ahli media dan siswa sehingga layak digunakan untuk skala yang lebih besar. Produk ini dirancang sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk menyampaikan materi dikelas. This research aims to identify how the proper learning media mathematics android based through adaptive e-learning and ability to solve the problem and identify the validity level of learning media mathematics android based which applied the strategic REACT through adaptive e-learning and ability to solve the problem. The procedure which develop the learning media mathematics based on ADDIE model, they are Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Then the quality product, design, development, and evaluation program should fulfill the valid criteria, practice, and effective. The subject of the research is students of eleven grade of SMA Negeri 1 Sedayu. The indicator of success of the research is able to get the learning media mathematics virtual by using software Appy Pie and prototype mobile learning application android based and acquire the validity level the learning media mathematics virtual and prototype application android based through adaptive e-learning and ability to solve the problem. The result shows that development product pass through validity and assessment by doing revision three times. Learning media mathematics virtual android based also for e-learning and improve the ability of solving the problem in learning mathematics. Quality product which improved also stated as good based on the assessment of material expert and learning mathematics, media expert and students thus suitable in big scale. The product posted as learning media which can be used by teacher to deliver the material in the class.
PENGGUNAAN MODUL PRAKTIKUM MANDIRI BERBASIS SIMULASI PHET DALAM PEMBELAJARAN FISIKA TENTANG GERAK PARABOLA PADA BIDANG DATAR
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada perkuliahan tentang gerak parabola, pembelajaran yang komprehensif dan mengatasiketerbatasan waktu tatap muka dan penggunaan peralatan laboratorium di era Revolusi Industri4.0 ini dapat dilakukan dengan simulasi PhET “Projectile Motion” dan panduannya agarpeserta didik dapat belajar dengan terarah dan mandiri. Dalam penelitian ini, modul praktikummandiri tentang gerak parabola menggunakan simulasi PhET “Projectile Motion” yang telahdibuat pada penelitian sebelumnya diterapkan dalam kelas Fisika Dasar. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui efektivitas modul praktikum mandiri tentang gerak parabolamenggunakan simulasi PhET “Projectile Motion” terhadap pemahaman mahasiswa tentanggerak parabola. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sebanyak 30 mahasiswaFisika, Matematika, dan Pendidikan Fisika tingkat pertama menggunakan modul praktikummandiri ini untuk belajar di luar jam tatap muka secara berkelompok. 90% mahasiswa berhasilmengerjakan modul dengan benar. Oleh sebab itu modul praktikum mandiri tentang gerakparabola menggunakan simulasi PhET “Projectile Motion” dapat dikatakan efektif digunakanuntuk membantu siswa memahami gerak parabola melalui pembelajaran mandiri di luar jamtatap muka. In physics learning about projectile motion, comprehensive learning and overcoming thelimitations of face-to-face time and the use of laboratory equipments in the IndustrialRevolution 4.0 era can be done with PhET "Projectile Motion" simulations and its guidelinesso that students can learn in a directed and independent way. In this study, an independentpracticum module on projectile motion using a PhET "Projectile Motion" simulation that wasmade in a previous study was applied in the Fundamental Physics class. This study aims todetermine the effectiveness of an independent practicum module about projectile motion usinga PhET "Projectile Motion" simulation of students' understanding of projectile motion. Thisresearch is a qualitative descriptive study. Thirty Physics, Mathematics and Physics Educationfreshmen used this independent practicum module to study outside face-to-face hours ingroups. There were 90% of students successfully worked on modules correctly. Therefore anindependent practicum module about projectile motion using PhET "Projectile Motion"simulation can be said to be effectively used to help students understand projectile motionthrough independent learning outside of face-to-face hours.
KELAYAKAN MODUL KIT LCR METER PWM GENERATOR GM328 SEBAGAI ALAT UKUR RESISTANSI
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan modul kit LCR Meter PWM GeneratorGM328 pada pengukuran resistansi. Dalam penelitian ini digunakan pembanding alat ukutstandar dan label gelang warna resistor untuk menghitung tingkat akurasi pengukuran modulkit. Sampel dari penelitian ini adalah beberapa resistor yang memiliki nilai yang berbedamulai dari 1kΩ hingga 500kΩ. Berdasarkan hasil penelitian, pengukuran resistansi denganpembanding alat ukur standar multimeter analog Heles YX-360TRnb memiliki tingkatakurasi 95,91%. Sedangkan pengukuran resistansi dengan pembanding label gelang warnaresistor memiliki tingkat akurasi 98,96%. Dari nilai akurasi tersebut, dapat disimpulkanmodul kit LCR Meter PWM Generator GM328 valid dan layak digunakan sebagai alternatifalat ukur resistansi. Diharapkan dari penelitian ini, modul yang diuji dapat digunakan sebagaialternatif media pembelajaran fisika dan bermanfaat untuk dunia elektronik pada umumnya. This study aims to test the feasibility of the GM328 LCR Meter PWM Generator module kit inresistance measurement. This study used a comparison of standard measurement tools andresistor color ring label to calculate the accuracy of the measurement kit module. The sampleof this research is several resistors which have different values ranging from 1kΩ to 500kΩ.Based on the results of the study, resistance measurements with comparators of standardanalog multimeter Heles YX-360TRnb gauges have an accuracy rate of 95.91%. While themeasurement of resistance with a comparison of the resistor color ring label has an accuracyrate of 98.96%. From the accuracy value, it can be concluded that the LCR Meter PWMGenerator GM328 module is valid and feasible to be used as an alternative tool to measuringresistance. From this research, it is expected the module being tested can be used as analternative tool for physics learning and useful for the electronics world in general purpose.
PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) BERBASIS HOMER DI SMA NEGERI 6 SURAKARTA SEBAGAI SEKOLAH HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis mempunyai potensi energi surya yang tinggi dengan radiasiharian rata-rata sebesar 4,5 kWh/m2/hari (Muhammad Bachtiar, 2006). Pemerintah melaluiPeraturan Menteri (Permen) Nomor 53 Tahun 2018 tentang tentang pemanfaatan sumberenergi terbarukan untuk penyediaan tenaga listrik. Salah satu fasilitas publik yang dapatdijadikan objek penerapan sumber energi terbarukan adalah Sekolah Menengah Atas Negeri6 Surakarta yang juga pernah menjadi tempat menimba ilmu Presiden Joko Widodo.Pasokan listrik di SMAN 6 Surakarta saat ini hanya bergantung pada PLN. Berangkat darikondisi tersebut, sesuai dengan PP Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi,penulis menginisiasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi listrikterbarukan untuk menyuplai sebagian beban pencahayaan di SMAN 6 Surakarta. PLTSyang digunakan akan menggunakan konfigurasi Off-Grid, kapasitas pembangkitan 400 Wp,dilengkapi SCC 40A, Baterai 2×100Ah, dan Inverter 500W. Kemudian denganmenggunakan Homer, dapat diketahui jumlah daya yang mampu dihasilkan oleh panelsurya sebesar 819 kWh/tahun, sedangkan konsumsi beban per tahun sebesar 411 kWhsehingga diperlukan analisis ekonomi sistem PLTS SMAN 6 Surakarta. Dengan investasiawal sebesar $1493 atau Rp 20.868.600, didapat nilai Net Present Cost sebesar $1813 , nilaiCost of Energy sebesar 0.176 $/kWh, dan balik modal terjadi pada tahun ke-12. Indonesia as a tropical country has high solar energy potential with an average dailyradiation (insulation) of 4.5 kWh / m2 / day (Muhammad Bachtiar, 2006). The Governmentthrough Government Regulation PP No. 79 of 2014 concerning Energy Policy determinesthe target of the renewable energy mix in 2025 to 23%. One of the public facilities that canbe used as the object of the application of renewable energy sources is the Surakarta StateSenior High School 6 (SMAN 6 Surakarta) which was also a place where President JokoWidodo studied. The electricity supply at SMAN 6 Surakarta currently only depends onPLN. Departing from these conditions, in accordance with PP No. 79 of 2014 concerningEnergy Policy, the author initiated a Solar Power Plant as a renewable electrical energysource to supply a portion of the lighting load at SMAN 6 Surakarta. The solar power plantused will use an Off Grid configuration, generating capacity equivalent to 400Wp, equippedwith a SCC 40A, 2×100Ah Batteries, and a 500W Inverter. Then by using Homer, it can beseen the amount of power capable of being produced by solar panels is 819 kWh / year,while the annual load consumption is 411 kWh so an economic analysis of the PLTS SMAN6 Surakarta system is needed. With an initial investment of $ 1493 or Rp 20,868,600, a NetPresent Cost value of $ 1813 is obtained, a Cost of Energy value of 0.176 $ / kWh, and areturn of investment occurs in the 12th year
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kecenderungan hasil belajar matematika siswadengan model pembelajaran Group Investigation (GI) berbantuan LKS, (2) kecenderungan hasilbelajar matematika siswa dengan model pembelajaran GI, (3) apakah model pembelajaran GIberbantuan LKS lebih efektif daripada model pembelajaran GI terhadap hasil belajarmatematika. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan Posttest Only Control Design.Populasi yang digunakan yaitu siswa kelas VII SMP N 1 Turi. Sampel penelitian kelas VIIA danVIID dengan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data dengan teknikdokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat, ujikeseimbangan dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan (1) kecenderungan hasil belajarmatematika dengan model pembelajaran GI berbantuan LKS memiliki nilai rata-rata 80,47termasuk kategori sangat tinggi, (2) kecenderungan hasil belajar matematika dengan modelpembelajaran GI memiliki nilai rata-rata sebesar 70,12 termasuk kategori tinggi, (3) modelpembelajaran GI berbantuan LKS lebih efektif dibandingkan model pembelajaran GI terhadaphasil belajar matematika ditunjukkan dengan thitung>ttabel (2,701 > 1,669). Jadi modelpembelajaran dengan metode GI berbantuan LKS lebih efektif terhadap hasil belajar matematikasiswa. This study aims to reveal (1) the tendency of students 'mathematics learning outcomes using theLKS-assisted Group Investigation (GI) learning model, (2) the tendency of students' mathematicslearning outcomes with the GI learning model, (3) the effective LKS-assisted GI learning modelcompared to the learning model GI of mathematics learning outcomes. This type of research isquasi-experimental with Posttest Only Control Design. Data analysis techniques used aredescriptive analysis, prerequisite tests, balance tests and hypothesis testing. The results showedthat (1) the tendency of mathematics learning outcomes with LKS-assisted GI learning modelshad an average grade of 80.47 including the very high category, (2) the tendency of mathematicslearning outcomes with the GI learning model had an average grade of 70.12 is included in thehigh category, (3) the LKS-assisted GI learning model is more effective than the GI learningmodel for mathematics learning outcomes indicated by tcount> ttable (2,701> 1,669). So thelearning model with LKS-assisted GI method is more effectively applied to student mathematicslearning outcomes.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KACANG PANJANG DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KEPADATAN KULTUR INFUSORIA (KUIS)
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian media kultur ekstrak kacang panjang dengan dosis yang berbeda terhadap kepadatan populasi infusoria. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai Juli 2019 bertempat di ruang L201 Universitas Tidar. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali pengulangan. Perlakuan pada penelitian ini yaitu perlakuan A (tanpa perlakuan), perlakuan B (50 ml/L), perlakuan C (100 ml/L) dan perlakuan D (150 ml/L). Hasil uji Analisys Of Varians (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian media ekstrak kacang panjang berpengaruh nyata (p<0.05) terhadap populasi infusoria. Perlakuan terbaik ada pada dosis 100 ml/L dan 150 ml/L. The aim of this study was to determine the effect of giving different doses of long bean extract culture media on infusoria population density. This research was conducted in June to July 2019 in the L201 room of Tidar University. This study uses a completely randomized design (CRD) method with 4 treatments 3 repetitions. The treatments in this study were treatment A (without treatment), treatment B (50 ml/L), treatment C (100 ml/L) and treatment D (150 ml/L). Analysys of Variance (ANOVA) test results showed that the administration of long bean extract media had a significant effect (p <0.05) on the infusoria population. The best treatment is at doses of 100 ml/L and 150 ml/L.
KELIMPAHAN IKAN DI ALIRAN SUNGAI ELO, MAGELANG, JAWA TENGAH
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai merupakan salah satu ekosistem perairan air tawar. Air sungai sebagai habitat air tawarmembentuk ekosistem dengan organisme yang hidup di dalamnya. Tujuan penelitian ini untukmengetahui sumber daya ikan di aliran Sungai Elo Magelang Jawa Tengah. Penelitian dilakukanpada bulan September 2019 di sungai Elo. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakanalat tangkap seser dan pancing. Pegambilan sampel dilakukan dengan metode penentuan titiksampel sebanyak lima titik lokasi yang sudah ditentukan. Iktiofauna di aliran sungai Elo Magelangterdiri dari 6 famili, 9 genus dan 9 spesies. Dominasi iktiofauna dari famili Cyprinidae. The river is one of the freshwater aquatic ecosystems. River water as freshwater habitat forms anecosystem with organisms that live in it. The purpose of this study was to determine the fishresources in the Elo Magelang River in Central Java. The study was conducted in September 2019on the Elo river. Sampling is done by using seser and fishing line. Sampling is done by the methodof determining the sample points of five locations that have been determined. Iktiofauna in the EloMagelang river consists of 6 families, 9 genera and 9 species. The predominance of iktiofauna ofthe Cyprinidae family