cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati, Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi
ISSN : -     EISSN : 26850494     DOI : -
Core Subject : Education,
Pada tahun 2016, FMIPA Universitas Negeri Semarang bersama dengan UIN Walisongo, menggagas terselenggaranya Seminar Nasional Bersama (dalam perkembangannya disebut dengan SNMIPA Kolaborasi). Pada tahun-tahun berikutnya, gagasan tentang seminar kolaborasi tersebut berkembang dan bergabunglah Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang, Universitas Muria Kudus (UMK), dan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Publikasi naskah hasil kegiatan SNMIPA kemudian dirangkum dalam sebuah Prosiding Seminar Nasional MIPA Kolaborasi. eISSN: 2685-0494.
Articles 70 Documents
IDENTIFIKASI ENDOPARASIT DAN EKTOPARASIT IKAN HIAS AIR TAWAR DI PASAR IKAN SASANA MINA MAGELANG
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parasit merupakan salah satu organisme yang menyebabkan kerugian ekonomi pada usaha akuakultur karena memicu munculnya penyakit primer golongan virus atau bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi endoparasit dan ektoparasit ikan hias yang diperoleh dari Pasar Ikan Sasana Mina Magelang. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tidar dengan menggunakan 6 jenis ikan (3-24.25 cm) yang diambil secara acak, yaitu Silver (Rasbora argyrotaenia), Komet (Carassius auratus spp.), Dokter (Labroides dimiatus), Sapu-sapu (Hypostosmus sp.), Koi (Cyprinus carpio L), dan Mas Koki (Carrasius auratur) dengan masing-masing 3 ulangan individu. Metode yang digunakan adalah metode preparat ulas (smear method) dan organ yang diamati adalah kulit, insang, sirip dan saluran gastrointestinal. Pengamatan dilakukan secara mikroskopis dan diidentifikasi menggunakan Common Freshwater Fish Parasites Pictorial Guide. Hasil penelitian menunjukkan adanya ektoparasit Chilodonella sp. pada Mas Koki (C. auratur) dan endoparasit Camallanus sp. pada Komet (C. auratus spp.). Parasites can cause economic losses in aquaculture due to it trigger the emergence of primary diseases like viruses or bacterials group. This study aims to identify endoparasites and ectoparasite of fresh water ornamental fish from Sasana Mina Magelang Fish Market. This study was conducted at Laboratory of Agriculture Faculty of Univ. Tidar composed by 6 species in triplicate (3-24.25 cm) Silver (Rasbora argyrotaenia), Comet (Carassius auratus spp.), Doctor (Labroides dimiatus), Plecostomus (Hypostosmus sp.), Koi (Cyprinus carpio L), and Goldfish (Carrasius auratur). Smear method was used in this research and the observed organs were skin, gills, fins and gastrointestinal tract. Then, parasites were obsereved microscopicially and identified using the Common Freshwater Fish Parasites Pictorial Guide. The results showed the presence of Chilodonella sp. ectoparasites in goldfish (C. auratur) and endoparasite Camallanus sp. on Comet (C. auratus spp.).
KONFIGURASI CEKUNGAN SEDIMEN BERDASARKAN SURVEI MAGNETOTELLURIK, STUDI KASUS DI TELUK KAU, HALMAHERA, INDONESIA
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2013 dilakukan survei magnetotellurik untuk mendukung kegiatan eksplorasi migas daerah frontier di Kawasan Timur Indonesia. Akuisisi data magnetotellurik menggunakan Phoenix Geophysics MTU-5A dengan koil MTC-50 pertama kali dilakukan dalam riwayat eksplorasi daerah Teluk Kau, Halmahera, Indonesia. Penelitian ini menggunakan 65 MT-Station dengan interval 1.0 hingga 2.0 kilometer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konfigurasi batuan dasar cekungan sedimen di daerah ini. Hasil pengolahan data magnetotellurik menunjukkan delineasi dan sebaran lapisan sedimen yang tebal, berkisar antara 2100 hingga 3000 meter pada bagian barat, serta lapisan sedimen yang sangat tebal, berkisar antara 3000 hingga 4000 meter pada bagian timur lintasan pemodelan bawah permukaan (Line B). Hasil pemodelan ini diverifikasi menggunakan data gaya berat dan data seismik yang tersedia. Batuan sedimen yang tebal ini kemungkinan berumur Mesozoik (pra-tersier). Sedimen berumur Mesozoik ini bisa menjadi potensi keberadaan cekungan migas. In 2013 a magnetotellulic survey was carried out in the frontier regions of Eastern Indonesia to support oil and gas exploration activities. The acquisition of Magnetotelluric data using Phoenix Geophysics MTU-5A with MTC-50 coil was the first time in Kao Bay exploration history. This study uses 65 MT-station with interval 1.0 to 2.0 kilometers. The aims of this study to determine the basement configuration of sedimentary basin in this area. The result of magnetotelluric data processing showed delineation and distribution of thick sedimentary layers, ranging from 2100 to 2000 meters in the western part, snd very thick sedimentary layer ranging from 3000 to 4000 meter in the eastern part of the subsurface model (Line B). The result of this modelling are verified using available gravity and seismic data. These thick sedimentary layers are probably Mesozoic (pre-tertiary) age. This Mesozoic sediment can be a potential for existence of oil and gas basin.
RESPON PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN KOI (Cyprinus Carpio)
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakan yang memenuhi kebutuhan gizi ikan dapat meningkatkan pertumbuhan benih danmempengaruhi tingkat kelangsungan hidup ikan koi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuilaju pertumbuhan ikan koi dengan pemberian pakan yang berbeda yaitu cacing sutra (Tubifex sp),pelet, kroto (Oecophylla smaragdina), lumut, dan Campuran (pelet dan cacing sutra (Tubifex sp)).Perawatan yang diberikan adalah pergantian air yang dilakukan setiap dua hari sekali, pemberianpakan setiap hari dengan pakan yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan laju pertumbuhan ikankoi paling tinggi diperoleh dari komposisi pakan cacing sutra dan campuran dengan nilai 1,5cmdengan pertumbuhan 6,8%/hari. Sedangkan tingkat perhitungan kelangsungan hidup larva ikan koiyang paling baik yaitu dengan pakan cacing sutra (Tubifex sp) sebesar 56%. Dari data yang diperolehdapat ditarik kesimpulan bahwa pakan cacing sutra (Tubifex sp) lebih baik untuk pertumbuhan larvaikan koi.
PROTOTYPE ALAT PERAGA BIDANG MIRING SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY DALAM MENGEMBANGKAN CRITICAL THINKING SKILLS
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat peraga IPA merupakan media pembelajaran yang memudahkan siswa dalam membangun konsep materi IPA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan dengan model 4-D, yang meliputi 4 tahapan, yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Penelitian ini dibatasi sampai pada tahap pengembangan (develop). Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengembangkan alat peraga IPA bidang miring berbasis guided inquiry untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. 2) untuk mengetahui kelayakan alat peraga IPA bidang miring berbasis guided inquiry. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan media, peer reviewer (teman sejawat), guru IPA dan dilakukan ujicoba terbatas kepada 15 siswa dari 2 sekolah. Penilaian oleh lima validator tersebut menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan kriteria penilaian yang sangat baik dengan skor rata-rata dari ahli media adalah 95,7%, ahli materi 89%, peer reviewer 89,50%, guru IPA 86,81%, dan siswa 82,26%. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dapat diketahui melalui hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rata pretest sebesar 6,20 dan rata-rata posttest sebesar 8,60. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa berada pada tingkatan sedang dengan nilai 0,62. Science teaching aids is a learning medium that makes it easy for students to develop the concepts of science materials. This research is a type of research and development with a 4-D model, which includes 4 stages, namely the stages of definition (define), design (design), development (develop), and dissemination (disseminate). This research is limited to the development stage (develop). The objectives of this research are: 1) to develop guided science inquiry on the sloping plane based on guided inquiry to improve students' critical thinking skills. 2) to determine the appropriateness of the guided slaughter-based science props. Validation was carried out by material and media experts, peer reviewers, science teachers, and a limited trial was conducted on 15 students from 2 schools. The evaluation by the five validators used a Likert scale of scale 5. The results showed that the average score obtained based on the assessment of media experts was 95.7%, material experts 89%, peer reviewers 89.50%, science teachers 86.81%, and students 82.26%, so that it can be stated with excellent assessment criteria (A). Increased students' critical thinking skills can be known through the results of the pretest and posttest. The average pretest score was 6.20 and the posttest average was 8.60. Increased students' critical thinking skills are at a moderate level with a value of 0.62.
PENDEKATAN BELAJAR YANG MEMUNGKINKAN SISWA BERPIKIR TINGKAT TINGGI MELALUI PBL MENGGUNAKAN LOGGER-PRO
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalahuntuk 1) Melatih kemampuan menganalisa dan mengevaluasi melalui pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS); 2) Menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) sehingga peserta didik dapat memahami materi yang diajarkan; 3) Menumbuhkan sikap kerjasama peserta didik dalam pembelajaran PBL. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model ProblemBased Learning. Materi yang diajarkan adalah Persamaan Kontinuitas dengan dibantu analisa menggunakan Logger Pro. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus PTK karena pada siklus 1 persentasi peserta didik yang mendapatkan nilai diatas 70 hanya 57,14 % sehingga tidak memenuhi kriteria keberhasilan dari penelitian ini. Refleksi siklus 2 menunjukkan 1) Persentasi peserta didik yang mendapatkan nilai diatas 70 adalah 71,43 % ; 2) Berdasarkan lembar observasi peserta didik yang mampu menganalisa dan mengevaluasi adalah 90,15 % ; 3)Berdasarkan lembar observasi peserta didik yang mampu bekerjasama dalam pembelajaran adalah 89,29 %. Dengan demikian penelitian dapat dikatakan berhasil dan dapat disimpulkan bahwa 1) Pembelajaran berbasis HOTS mampu melatih peserta didik belajar untuk menganalisis dan mengevaluasi; (2) Penggunaan metode PBL mampu membuat peserta didik memahami materi yang diajarkan; (3) Tugas membuat spinning bottle menumbuhkan sikap kerjasama peserta didik. This study aimed to 1) Practice the ability to analyse and evaluate through the Higher Order Thinking Skill (HOTS) based learning; 2) Using Problem Based Learning (PBL) method so that students can understand the material being taught; 3) Grow students attitude in cooperation with PBL. The study conducted was a Classroom Action Research. The material taught was the Continuity Equation with assisted analysis using Logger-pro. This study was consisted of 2 cycles. Since in the first cycle students who received the score above 70 were only 57,14%, it did not meet the criteria for success for this study. The second cycle showed 1) Students presentations which received scores above 70 was 71,43%; 2) According to observation sheets students who were able to analyze and evaluate was 90,15%; 3) According to the observation sheets, students who were capable in working collaboratively during the learning process was 89,29%. By these results, this study is said to be successful and can be concluded that 1) HOTS learning based can teach students to analyze and evaluate; 2) The use of PBL method is able to make students understand the material; 3) The task to create spinning bottle grows a collaborative atitude.
TEKNIK PEMBENIHAN IKAN GURAME (OSPHRONEMUS GOURAMY) DI UNIT KEGIATAN BUDIDAYA AIR TAWAR SENDANG SARI
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi lahan budidaya yang cukup besar untuk mengembangkan budidayaikan, salah satunya adalah ikan gurame. Ikan gurame merupakan ikan omnivora yang cenderungikan herbivora (pemakan tumbuhan). Ikan gurame termasuk ikan konsumsi yang banyakdigemari oleh masyarakat Indonesia. Dengan hal itu, semakin meningkatnya produktivitasbudidaya ikan gurame akan memberikan dampak positif untuk peluang budidaya ikan gurame.Teknik pembenihan ikan gurame (Osphronemus gouramy) di Unit Kegiatan Budidaya Air Tawar(UKBAT) Sendang Sari, Kulon Progo meliputi tahap persiapan kolam pemijahan, seleksi induk,pemijahan, pemanenan telur, penetasan telur dan pemeliharaan larva, pendederan, hama danpenyakit, panen dan pasca panen. Pemijahan dilakukan di kolam beton dengan perbandinganinduk jantan dan betina 1:3. Nilai FR 74.62%; HR 94.82% dan SR 56.58%. Hambatan yangterdapat dalam teknik pembenihan ikan gurame terdiri atas faktor internal yaitu biologis ikan danfaktor eksternal yaitu faktor lingkungan, kualitas air dan penyakit. Indonesia has a large enough potential of cultivated land to develop fish farming, one of whichis carp. Gurame fish are omnivorous fish which tend to be herbivorous fish (plant eaters).Gurame fish including consumption fish that are much favored by the people of Indonesia. Withthat, the increasing productivity of gouramy culture will have a positive impact on gouramyfarming opportunities. The gouramy (Osphronemus gouramy) hatchery in Unit KegiatanBudidaya Air Tawar (UKBAT), Kulon Progo covers the stages of preparation ofspawning ponds,broodstock selection, spawning, egg harvesting, egg hatching and larval rearing, breeding, pestand disease, harvesting and harvesting. post-harvest. Spawning is done in a concrete pool with aratio of male and female parent 1: 3. FR value 74.62%; HR 94.82% and SR 56.58%. The obstaclescontained in gouramy hatchery techniques consist of internal factors, namely biological fish andexternal factors, namely environmental factors, water quality and disease
PROFIL USAHA BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias sp.) PADA USAHA PERSEORANGAN “KANG LERY” DI MAGELANG JAWA TENGAH
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanaakan pada usaha budidaya bibit ikan lele “Kang Lery” di Dusun Kebon Agung Kulon, Desa Jogomulyo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang pada bulan Agustus – September 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil usaha budidaya, sejarah, dan perkembangan usaha, aspek teknis, manajemen, sosial ekonomi, hukum, pemasaran, lingkungan finansial. Perkembangan usaha dapat dilihat dari penambahan jumlah kolam dari 4 kolam menjadi 12 kolam. Aspek manajemen meliputi perencanaan dalam penyediaan indukan, ketersediaan tenaga kerja, kelancaran proses produksi sampai proses pemasaran., pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan , dilakukan secara langsung dari pemilik usaha terhadap proses produksi ikan lele mulai dari pengadaan indukan, pengawasan terhadap hama dan penyakit yang muncul. Usaha budidaya bibit ikan lele “Kang Lery” memiliki perizinan dari kelurahan. Pembuangan limbah hasil kegiatan budidaya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk cair sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar. Perhitungan B/C Ratio diperoleh nilai 2,57, artinya usaha dari kegiatan budidaya lele termasuk layak di lakukan karena > 1. This research was conducted at the "Kang Lery" catfish seedling business in Kebon Agung Kulon Hamlet, Jogomulyo Village, Tempuran District, Magelang District in August - September 2019. The purpose of this study was to determine the profile of aquaculture business, history, and business development, aspects technical, management, socioeconomic, legal, marketing, financial environment. Business development can be seen from the addition of 4 ponds to 12 ponds. Management aspects include planning in providing broodstock, labor availability, smooth production process to the marketing process, organizing, directing, and supervising, carried out directly from the business owner of the catfish production process starting from the procurement of broodstock, controlling pests and diseases that arise . Catfish seedling cultivation business "Kang Lery" has a permit from the village. Disposal of waste from cultivation activities can be used as liquid fertilizer so that it does not pollute the surrounding environment. Calculation of B / C Ratio obtained value of 2.57, meaning that the business of catfish cultivation activities is feasible because> 1.
PENGEMBANGAN MODUL ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN UNTUK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA UNIVERSITAS TIDAR
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul mata kuliah Algoritma dan Pemrograman berbasis problem based learning dan mengetahui kelayakan modul Algoritma dan Pemrograman. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang merujuk pada model pengembangan 4D dari Thiagarajan, dengan langkahlangkah yang digunakan adalah (1) tahap pendefinisian (define), (2) tahap perencanaan (design), (3) tahap pengembangan (develop), dan (4) tahap diseminasi (disseminate). Pada tahap pengembangan (develop), dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba pengguna (mahasiswa). Model pembelajaran yang digunakan di dalam modul ini adalah problem based learning (PBL) di mana dalam pembelajarannya mahasiswa diberikan permasalahan untuk dipecahkan. Subjek penelitian yang digunakan sebagai subjek uji coba adalah mahasiswa semester II Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tidar tahun akademik 2018/2019. Dari hasil penelitian pengembangan modul mata kuliah Algoritma dan Pemrograman diperoleh hasil penilaian tingkat kelayakan modul melalui pengujian kepada ahli materi sebesar 88,57% dengan kategori sangat layak , validasi ahli media menghasilkan 79,61% dengan kategori sangat layak, dan dari uji coba pengguna terbatas diperoleh nilai 75% dengan kategori layak, dan uji coba pengguna utama memperoleh nilai 81% dengan kategori sangat layak. The research aims to develop teaching materials in the form of module for Algorithm and Programming course using problem based learning and to know the advisability of Algorithm and Programming module. This research is a development research (R&D) that refers to the 4D development model from Thiagarajan, which stages used are (1) define, (2) design, (3) develop, and (4) disseminate. At the develop stage, modules validated by material experts and media experts, as well as users (students) trials. The learning model used in this module is problem based learning (PBL) where students are given problems to solve in their learning. The research subjects used as test subjects were students of the second semester of Mathematics Education Study Program of Universitas Tidar in the academic year 2018/2019. The research results of the development of the Algorithm and Programming course module showed that the results of the assessement of module eligibility levels through testing to material experts amounted to 88.57% with a very decent category, validation of media experts resulted in 79.61% with a very decent category, and from limited users (students) trial a value of 75% was obtained in the decent category, and the trial of the main users (students) gained a score of 81% in the very decent category.
KARAKTER MULUT DAN VARIASI STRUKTUR GIGI PADA FILUM CHORDATA YANG TERTANGKAP DI SUNGAI ELO MAGELANG, JAWA TENGAH
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi variasi kerakter mulut dan struktur gigi ikan anggota filumChordata. Sampling dilakukan pada 5 titik lokasi di aliran sungai Elo Magelang, Jawa Tengah padabulan September 2019. Selama penelitian telah berhasil ditangkap 3 spesies ikan anggota filumchordata yaitu Puntius marginatus, Puntius javanicus dan Oreochromis niloticus. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui karakter mulut dan variasi struktur gigi pada filum Chordata.Pengamatan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tidar Magelang. Hasil evaluasimenunjukkan bahwa ketiga spesies ikan tersebut memiliki karakter morfologi mulut dan strukturgigi yang tidak jauh berbeda.
PERBEDAAN PENGGUNAAN SODIUM BIKARBONAT TERHADAP KEPADATAN Spirulina sp.
SNMIPA Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : Konsorsium Fakultas MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spirulina sp. merupakan salah satu mikroalga yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah membahas mengenai perbedaan pertumbuhan spirulina yang menggunakan sodium bikarbonat dengan aerasi yang ditambahkan pompa akuarium (perlakuan 1) dan tanpa sodium bikarbonat dengan aerasi biasa (perlakuan 2). Perbedaan perlakuan dilakukan untuk mengetahui kepadatan spirulina sp. terbaik. Penambahan sodium bikarbonat bertujuan mengetahui pertumbuhan spirulina pada pH 8. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan parameter kualitas air yang meliputi kepadatan sinusoid, pH dan salinitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepadatan spirulina sp. yang menggunakan sodium bikarbonat tidak menunjukkan hasil yang optimal atau bisa dibilang gagal dibandingkan pertumbuhan tanpa menggunakan sodium bikarbonat.Penelitian dilakukan selama 7 hari menggunakan volume air 68 L dan bibit 1,5 L pada masing-masing perlakuan. Dari dua hasil penelitian tersebut dapat diketahui jika spirulina sp. tidak dapat tumbuh optimal dengan kondisi air basa (Perlakuan 2). Indikasi kurang optimal dapat dilihat dari bentuk sinosoid yang terputus-putus. Spirulina sp. is one of the microalgae that has great potential to be developed. The purpose of this study discusses the differences in the growth of spirulina using sodium bicarbonate with aeration added by an aquarium pump (treatment 1) and without sodium bicarbonate with ordinary aeration (treatment 2). Different treatments were performed to determine the density of spirulina sp. best. The addition of sodium bicarbonate aims to determine the growth of spirulina at pH 8. This study uses an experimental method with water quality parameters which include sinusoid density, pH and salinity. The results of this study indicate that the density of spirulina sp. who used sodium bicarbonate did not show optimal results or arguably failed compared to growth without using sodium bicarbonate. The study was carried out for 7 days using a volume of 68 L water and 1.5 L seedlings in each treatment. From the two results of this study it can be seen if spirulina sp. can not grow optimally with alkaline water conditions (Treatment 2). Less than optimal indications can be seen from the form of intermittent synosoid.