cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional IPA
ISSN : 29622905     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles 89 Documents
Search results for , issue "2024" : 89 Documents clear
DINAMIKA DAYA DUKUNG LAHAN PERTANIAN DI KABUPATEN KULON PROGO Awati, Desiana Fitri; Safitri, Aldona Galuh; Zhahira, Audya Fathana; Nurcahyo, Fathurrohman; Amanda, Zahra Thea; Heriyanti, Andhina Putri; Fariz, Trida Ridho
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan dan pemanfaatan lahan menyebabkan berkurangnya daya dukung lahan pertanian yang berdampak pada kebutuhan pangan. Kulon Progo adalah satu dari kabupaten yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengalami perubahan dalam penggunaan lahan yang pembangunannya cukup masif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana peran daya dukung lahan pertanian dalam mencapai kemandirian pangan atau swasembada pangan di Kabupaten Kulon Progo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan daya dukung lahan yang sudah diolah dari data mentah dari Badan Pusat Statistik di tahun 2014 dan 2023. Hasil penelitian menunjukkan dinamika penggunaan lahan yang terjadi selama tahun 2014 sampai 2023 di beberapa kecamatan di Kab. Kulon Progo. Diantaranya, Kecamatan Kalibawang yang daya dukung lahannya menurun dari 1,099 menjadi 0,96. Selain itu dibahas beberapa kecamatan yang mengalami peningkatan seperti Lendah, Wates, dan Temon dengan faktor yang berbeda beda.
UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE (SSI) Habibah, Febbi Ayu Nur; ‘Ulya, Asma Amaniatul
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kualitas literasi sains di Indonesia menjadi fokus utama dalam Pendidikan. Skor PISA literasi Indonesia pada tahun 2022 masih berada pada peringkat yang rendah dan masih jauh dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024. Model dan metode pembelajaran sangat berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains peserta didik, oleh karena itu diperlukan pemilihan model pembelajaran yang tepat. Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis Pendekatan Saintifik Socio-scientific Issue (SSI) dapat menjadi salah satu Solusi untuk mengembangkan kemampuan literasi sains. Artikel konseptual ini bertujuan untuk mengetahui Pembelajaran Problem Based Learning I (PBL) berbasis Pendekatan Saintifik Socio-scientific Issue (SSI) sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan kemampuan literasi sains peserta didik. Hal ini dikarenakan metode tersebut menyajikan isu-isu sosial sains sebagai bahan kajian membuat peserta didik memiliki kemampuan melihat suatu isu sosial dari sudut pandang sains. Literasi sains sendiri merupakan kemampuan seseorang dalam memahami suatu konsep sains dan menerapkanya dalam fenomena dalam kehidupan sehari-hari
KEARIFAN LOKAL DALAM KELESTARIAN LINGKUNGAN DI DESA RAHTAWU KABUPATEN KUDUS Rahastri, Mila Rangga; Putri, Hanny Kusuma Dias; Urmila, Urmila; Nugraha, Bachtiar Rama Ardhi; Andhini, Mesza Riske; Heriyanti, Andhina Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal adalah suatu konsep yang melibatkan pengetahuan, keahlian, dan cara hidup yang dipraktikkan oleh masyarakat lokal yang mampu membantu masyarakat dalam menyelesaikan masalah dan beradaptasi dengan lingkungannya. Desa Rahtawu di Kabupaten Kudus terletak di Pegunungan Muria memiliki kontur tanah yang labil, membuatnya rentan terhadap bencana alam seperti kejadian tanah longsor dan banjir. Selain itu, praktik pertanian, perkebunan, dan wisata yang tidak berkelanjutan dapat merusak lingkungan dan memicu bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali cara masyarakat Rahtawu mempraktikkan kearifan lokal mereka dalam mengurangi dampak bencana alam dan menjaga lingkungan alam Rahtawu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, dan analisis literatur.. Hasil penelitian menunjukan bahwa kearifan lokal masyarakat Rahtawu terdapat sedekah bumi, kenduri, dan larangan pewayangan. Kearifan lokal masyarakat Rahtawu menjadi landasan yang kuat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya di daerah tersebut.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA DENGAN PENDEKATAN BERBASIS STEM-PJBL Asna, Fina Afifatul
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan abad 21 atau dikenal dengan era revolusi industry 4.0 yang mempunyai kesinambungan dengan pemanfaatan teknologi digital dan kecakapan pembelajaran pada abad 21 salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran IPA adalah dengan mengintegrasikan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) ke dalam Project Based Learning (PjBL). Pembelajaran STEM-PJBL yang berbasis proyek ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui aktivitas yang lebih interaktif. Proses pembelajaran PjBL terintegrasi STEM ini berpusat pada peserta didik, menerapkan konsep secara nyata, mendorong kolaborasi dan komunikasi, melbatkan penggunaan teknologi, dan diciptakan dalam lingkungan belajar yang mendukung dimana peserta didik merasa terbimbing dalam mengeksplor ide-ide yang baru. Oleh karena itu, PjBL-STEM dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis yang mereka butuhkan untuk menyelaraskan kemampuan di abad ke-21.
KEARIFAN LOKAL KONSERVASI MATA AIR GENDING DI DUSUN GANJURAN, KECAMATAN MERTOYUDAN, KABUPATEN MAGELANG Afrilda, Nur Hayati; Hamka, Ahmad; Hana, Duwi; Syaharani, Alfiana; Amanda, Putri; Heriyanti, Andhina Putri; Fariz, Trida Ridho
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kearifan lokal mata air gending merupakan suatu kegiatan di Dusun Ganjuran, Kabupaten Magelang yang dilakukan oleh masyarakat setempat secara turun temurun dari nenek moyang terdahulu sebagai bentuk upaya konservasi Sumber Daya Air berbasis kearifan lokal yang dimanfaatkan untuk melestarikan dan menjaga sumber air bagi kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk konservasi Sumber Daya Air berbasis kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengambilan data yang kami gunakan melalui teknik observasi, hasil wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil dari penelitian ini terdapat empat macam tradisi yang dilakukan sebagai upaya konservasi Sumber Daya Air, seperti padusan, kungkum, dan sesajen. Berdasarkan ketiga tradisi tersebut, dilaksanakan di waktu yang berbeda, seperti padusan dilakukan 2 hari sebelum bulan Ramadhan tiba, kungkum dilaksanakan pada malam hari, dan sesajen dilaksanakan pada Jumat dan Selasa Kliwon. Semua tradisi yang dilakukan sebagai ucapan rasa syukur dan mencari keberkahan, serta menjaga dan melestarikan kejernihan dan kebersihan air yang berada di lokasi karena adanya tradisi tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa ketiga tradisi tersebut dapat membantu dalam upaya konservasi mata air gending dengan cara tidak menebang pohon serta memohon berkat kepada Tuhan Yang Maha Esa.
MELATIH KEMAMPUAN KOMUNIKASI ILMIAH MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN STRATEGI ARGUMENT MAPPING Riswandani, Melvi Anita; Safrina, Nela Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi ilmiah adalah proses penyampaian informasi, ide, perasaan dan keterampilan menafsirkan sinyal untuk menghasilkan makna dalam interaksi sosial pada penelitian atau penyelidikan, khususnya dalam lingkungan akademik. Pembelajaran IPA terlebih pada materi ekosistem memerlukan pemantauan untuk meningkatkan pembelajaran sehingga diharapkan peserta didik dapat berpartisipasi aktif ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung. Argument mapping adalah suatu teknik yang dapat melatih siswa dalam berargumen ketika memaparkan hasil penelitian agar mendapatkan pengalaman menganalisis dan mengevaluasi standar argumentatif. Argument mapping menggambarkan struktur logis dalam bentuk kotak atau panah, dimana suatu argumen mendukung argumen lain yang berada di tempat terpisah. Melalui pemetaan ini, unsur-unsur argumen yang dibangun terlihat dengan jelas. Penerapan model pembelajaran inkuiri berbantuan argument mapping dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah pada peserta didik. Peserta didik yang menggunakan model pembelajaran ini akan lebih efektif dalam menyampaikan penalaran dan argumentasi mereka terkait materi ekosistem.
KEARIFAN LOKAL DALAM MELESTARIKAN MATA AIR (STUDI KASUS: DUSUN KALIANCAR KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG) Aprilianingsih, Dwi Utari; Ginza, Farayhan; Agfanisa, Rahma; Fajar, Sadewa Tri; Agustin, Shafira Sekar Indah; Heriyanti, Andhina Putri; Fariz, Trida Ridho; Hamka, Ahmad; Zahira, Audya Fathana; Optapia, Duwi Hana; Juliani, Evi
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah keberadaan Sendang Kaliancar, kondisi mata air, kearifan lokal yang berada di Sendang Kaliancar untuk mendukung adanya konservasi mata air dan peran masyarakat dalam konservasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (in depth interview), observasi, studi literatur, dan dokumentasi. Tahap analsis yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sendang Kaliancar sudah ada sejak 800 tahun lalu hingga saat ini. Letak mata air tersebut berada di bawah pohon Preh (Ficus ribes) yang memiliki kondisi air yang tidak memiliki pengaruh dengan musim. Sendang Kaliancar memiliki berbagai macam bentuk kearifan lokal yang menjadi pedoman bagi warga setempat untuk melakukan upaya konservasi mata air seperti tidak diperbolehkan mandi bagi perempuan disaat sedang haid, larangan menjual belikan air, pagelaran wayang kulit, upacara nyadran, dan adanya pepatah “OJO SEMBRONO” yang artinya jangan bersikap sembarangan, dilarang berburu di hutan sekeliling wilayah Sendang, dilarang menebang pohon di hutan sekitar Sendang, dan dilarang untuk mengambil gambar sumber air. Secara garis besar masyarakat juga melakukan kegiatan dengan menjaga lingkungan sekitar sebagai upaya dalam konservasi mata air.
MODEL RADEC BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE (SSI) SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS PADA PEMBELAJARAN IPA ABAD 21 Freani, Ravidah Devi
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HOTS merupakan keterampilan yang perlu dikuasai di era pendidikan abad 21.Pada pelaksanaanya HOTS masih belum dikuasai secara optimal,diantara penyebabnya karena kesalahpahaman guru terhadap model pembelajaran inovatif,tahapan pelaksanaan model pembelajaran yang sulit diingat dalam hal sintaksnya,sistem pembelajaran yang monoton pada penguasaan teori dan penyesuaian dengan kebutuhan peserta didik.Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah perlunya integrasi model dengan pendekatan yang relevan.Kombinasi antara model pembelajaran radec dengan Socio-Scientific Issue dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menangani kesulitan tersebut.Tujuan dari penulisan artikel konseptual ini,yaitu mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik menggunakan model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, and Create) berbasis isu sosial-ilmiah pada Pembelajaran IPA.
PENGGUNAAN E-MODUL BERBASIS ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Kristiyaningsih, Nanda; Febrianti, Olivia Halisa
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu pengetahuan alam (IPA) menjadi sumber transendetal secara umum mencakup kenyataan, filosof, ide, dan prinsip yang harus dipelajari dan diajarkan. Karena sains melibatkan masalah-masalah yang kompleks dan kontekstual, maka pembelajaran sains memerlukan proses berpikir yang rumit. Melalui pembelajaran sains, siswa didorong untuk memiliki rasa ingin tahu dan peduli terhadap lingkungan. Berpikir kritis membantu siswa belajar dan membantu orang-orang di sekitarnya. Keterampilan berpikir kritis ini membantu siswa mengembangkan kemampuan untuk merumuskan solusi kreatif terhadap berbagai masalah. Dalam kelas sains sekolah menengah, topik tentang materi dan perubahannya membutuhkan keterampilan berpikir kritis untuk menilai kebenaran, keandalan, dan relevansi informasi yang diperoleh. Sumber belajar sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. E-modul berbasis kajian etnis mendukung proses belajar mandiri dengan mengarahkan siswa untuk meneliti secara mandiri masalah-masalah budaya di sekitar mereka, sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mereka.
Media Pictorial Riddle untuk Pembelajaran IPA berbasis Inquiry untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Aflah, Nazzala Hurin Talitha; Sabrina, Tirta Restu
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) diperlukan adanya keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kritis merupakan sebuah kompetensi penting di abad ke-21. Artikel ini mengeksplorasi penggunaan model pembelajaran inquiry dan media Pictorial Riddle untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPA. Media Pictorial Riddle, yang mengintegrasikan literasi visual dalam pembelajaran, memfasilitasi pemahaman konsep IPA yang abstrak dan mikroskopis melalui analisis gambar. Studi literatur yang dilakukan menunjukkan bahwa media Pictorial Riddle berbasis Inquiry ini lebih efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional, dengan siswa di kelas eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan dalam tes berpikir kritis. Hasil ini menegaskan pentingnya metode pembelajaran interaktif dan visual dalam mengasah keterampilan berpikir kritis siswa, yang esensial dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Filter by Year

2024 2024