cover
Contact Name
Sumianto
Contact Email
jurnalgreen@gmail.com
Phone
+6285274742619
Journal Mail Official
sumianto@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indo Green Journal
ISSN : 30252679     EISSN : 30254574     DOI : https://doi.org/10.31004/green
Indo Green Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. Indo Green Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of scientific and technology (religious sciences, humanities sciences, social science group, natural sciences, formal science, applied sciences). All publications in the Indo Green Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Indo Green Journal is a national journal with e-ISSN: 3025-4574, and p-ISSN: 3025-2679 is free of charge in the submission process and review process. Indo Green Journal publishes articles periodically four a year, in March, June, September, and December. Indo Green Journal uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 204 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Inquiry pada Mata Pelajaran Ipas untuk Meningkatkan Critical Thinking dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Kelas V di SD Inpres Kakaskasen Tiga Kawulusan, Nurul Hasnia; Tuerah, Roos M.S; Pangkey, Richard D.H
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Critical thinking dan hasil belajar peserta didik kelas V di SD INPRES Kakaskasen Tiga dengan mengunakan model pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPAS. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V di SD INPRES Kaskasen Tiga yang berjumlah 12 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan dalam 2 siklus, yang berlangsung selama 5 February sampai dengan 18 February 2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas guru, aktivitas siswa, serta ketuntasan hasil belajar. Aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, dengan nilai rata-rata observasi pada siklus I sebesar 67,30 (cukup) dan meningkat pada siklus II menjadi 96,15 (baik sekali). Aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata observasi pada siklus I sebesar 60,57 (cukup) dan meningkat pada siklus II menjadi 91,34 (baik sekali). Ketuntasan hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar siswa mencapai 71,33% (cukup), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 94,75% (baik sekali). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry dapat meningkatkan critical thingking/berpikir kritis serta hasil belajar siswa dalam Perpindahan kalor.
Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Rational Emotive Therapy untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi pada Siswa SMP Frater Don Bosco Tomohon Hastari, Selah; Mangantes, Meisie Lenny; Mansur, Djailan
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.286

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik SMP dalam mengelola emosi seperti kecemasan, kemarahan, dan stres akibat keyakinan irasional, yang berdampak pada prestasi akademik dan hubungan sosial di SMP Frater Don Bosco Tomohon. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen emosi siswa dengan menerapkan layanan konseling kelompok berdasarkan teknik Rational Emotive Therapy (RET). Penelitian ini menggunakan Penelitian tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilakukan selama dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang melibatkan enam siswa.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan mengelola emosi peserta didik. Pada siklus I, rata-rata skor angket berada pada kategori sedang (36,83) dengan persentase 61,38%, meningkat menjadi kategori tinggi (57) dengan persentase 95% pada siklus II dengan kenaikan 33,62% dan seluruh peserta mencapai skor tinggi (46-60). Hal tersebut menandakan efektivitas teknik RET dalam mengubah keyakinan irasional menjadi pola pikir positif, khususnya pengendalian marah, keterbukaan perasaan, dan sosialisasi, sehingga dapat diterapkan sebagai intervensi optimal dalam layanan Bimbingan dan Konseling.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka melalui Media Balok Angka pada Anak Kelompok B di TK Negeri Melati Pinonobatuan Bolaangmongondow Timur Mamonto, Tirta; Mandagi, Mieke O.; Rawung, Refien Khouni S.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Kemampuan mengenal angka melalui penggunaan media balok angka pada anak kelompok B di Tk Negeri Melati Pinonobatuan. Latar Belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan Anak dalam mengenal dan membedakan angka, Khususnya angka yang memiliki bentuk hampir sama seperti 6 dan 9, serta kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dalam proses belajar mengajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek Penelitian adalah 10 anak kelompok B yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes perbuatan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kriteria perkembangan anak yaitu belum berkembang (BB), mulai berkembang (MB), berkembang sesuai harapan (BSH), dan berkembang sangat baik (BSB). Hasil penelitian menunjukan adannya peningkatan kemampuan mengenal angka anak setelah diterapkan media balok angka. Pada siklus I, anak yang mencapai kategori BSH dan BSB berjumlah 4 anak atau sebesar 40%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, seluruh anak mencapai kategori BSH dan BSB dengan persentase keberhasilan sebesar 100%. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan media balok angka dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal dan menyusun angka secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media balok angka efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak kelompok B di Tk Negeri Pinonobatuan.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas V di SD Negeri Lahendong Manderes, Rivilia; Lumapow, Harol Reflie; Liando, Mayske R.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri Lahendong pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 13 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa mencapai 71,15% dengan ketuntasan 61,53%, aktivitas siswa 56,25%, dan aktivitas guru 71,87%. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran, aktivitas siswa meningkat menjadi 78,12% dan aktivitas guru mencapai 81,25%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan PBL berbasis kearifan lokal mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.