cover
Contact Name
Lukman Aditya
Contact Email
elektro@unkris.ac.id
Phone
+6281384435444
Journal Mail Official
elektro@unkris.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Teknik-Universitas Krisnadwipayana. Jalan Raya Jatiwaringin, RT. 03 / RW. 04, Jatiwaringin, Pondok Gede, RT.009/RW.005, Jaticempaka, Kec. Pd. Gede, Kota Bks, Jawa Barat 13077
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Elektro
ISSN : 23024712     EISSN : 28296869     DOI : -
Tujuan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan artikel penelitian dan review artikel orisinal yang berkualitas tinggi pada bidang Teknik Elektro diantaranya : 1. Ketenaga Listrikan 2. Telekomunikasi 3. Mekatronika & Elektronika Terapan 4. Energi Terbarukan 5. Komputer Sains
Articles 102 Documents
ANALISIS SISTEM PROTEKSI PENANGKAL PETIR EKSTERNAL DENGAN METODE BOLA BERGULIR PADA GEDUNG SOPO DEL TOWER A DAN B – JAKARTA SELATAN Dian H, Teten; Alamsyah, Naufal
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.424

Abstract

Sistem monitorin yang manual menyulitkan pemilik lahan mencari informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang cepat dan akurat. Laporan suhu harian tidak dibuat setiap hari, hal ini menyulitkan pemilik untuk memperoleh informasi suhu setiap harinya. Penyemprotan dan monitoring yang manual diduga menjadi salah satu faktor menurunnya minat anak – anak muda untuk budidaya tanaman. Penelitian yang akan dilakukan yaitu mengenai perancangan prototype control penyemprotan pestisida otomatis dengan menggunakan esp8826 dan sensor dht22. data-data serta referensi yang berkaitan dengan rancang bangun yang dibuat. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam perancangan system control penyemprotan pestisida otomatis.tahapan pengumpulan materi yang dibutuhkan yang berhubungan dengan perancangan system control penyemprotan pestisida otomatis. yang akan dibuat. tahap perancangan parameter system control penyemprotan pestisida otomatis., dalam hal ini dimensi dari system control penyemprotan pestisida otomatis. digambarkan dalam bentuk pemodelan dengan software sktechUp untuk mempermudah dalam perancangan kontruksi. tahap perakitan alat dan simulasi, dari hasil perancangan dari parameter di tuangkan dalam bentuk system control penyemprotan pestisida otomatis..Monitoring suhu dan kelembapan menggunakan smartphone lebih efisien dari pada cara tradisional. Pembaca suhu dan kelembapan pada alat ini memiliki toleransi sebesar 1.69 % terhadap HTC, sehingga lebih efisien alat yang telah dibuat ini daripada harus menggunakan HTC
ANALISIS KEGAGALAN SINKRONISASI TRANSFORMATOR 2 MVA 20 /6,3 kV TERHADAP GARDU DISTRIBUSI PLN 20 kV Wiharja, Ujang; Suratmin
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.425

Abstract

Transfomator berfungsi untuk meningkatkan tegangan yang dihasilkan oleh pembangkit dan mengalirkannya melalui saluran transmisi dan nantinya tegangan ini akan diturunkan untuk selanjutnya didistribusikan ke pelanggan yang ada. Ketika PT. X melakukan back-synchron antara turbin generator dengan sumber listrik PLN terjadi fault dan menyebabkan trip seketika dan menyebabkan fuse sisi tegangan menengah 20 kV putus di fasa R dan T, dan dilakukan pengujian rasio tes didapatkan hasil nilai rasio sudah bergeser - 18 % dari nilai rasio standar IEC 0.5%, dalam hal ini trafo sudah mengalami short circuit. Pengujian tahanan isolasi, pengujian rasio tes, pengujian Break Down Voltage Oil, pengujian isolasi kabel koneksi transformator, pengukuran phase rotation. Hasil pengukuran Ratio Test menujukan kondisi transformator sudah rusak, Nilai deviasi -18.42 % sudah melewati standar dari ± 0,5 % dan hasil rasio tes transformator pengganti kondisinya bagus, Nilai deviasi masih masuk toleransi ± 0,5 %. Pengujian Phase Rotation menujukan bahwa kondisi urutan phasa terbalik berlawanan arah jarum jam yaitu: T-S-R. Pengujian BDV oil transformator di peroleh nilai 39,4 kV tegangan tembus oli pada transformator dalam kondisi tidak bagus, Nilai tegangan tembus oli di bawah 55 kV dan hasil BDV oli untuk trafo pengganti 75.5 kV tegangan tembus oli dalam kondisi bagus, Nilai tegangan tembus diatas 55 kV, Sesuai Standar IEC. Hasil pengukuran Phase Rotation setelah di lakukan perbaikan, Hasil terukur pada panel kubikel 20 kV menunjukan arah putaran searah jarum jam dan urutan fasa sudah benar yaitu R-S-T. Hasil dari pengujian Insulation Resistance kabel masih dalam kondisi bagus, Hasil pengukuran di atas 1000 MΩ
ANALISA PENGARUH PENYAMBUNGAN PLTS 1 MW TERHADAP ARUS HUBUNG SINGKAT DAN LOADFLOW PADA SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK 87,2 MW DI DAERAH X Purwo S, Slamet; Aryanto Sitompul, Yosua
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.426

Abstract

Daerah X merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan rasio elektrifikasi yang belummencapai 100 (seratus) persen. Pertumbuhan penduduk dan peningkatan produk domestik bruto pada daerah X juga akan memacu pertumbuhan beban. Penyambungan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat membantu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan memberikan suplai tenaga listrik tambahan guna meningkatkan performa pelayanan sistem tenaga listrik daerah X. Pada penelitian ini sistem tenaga listrik daerah X dievaluasi perbandingan arus hubung singkatnya, serta tegangan dan pembebanan pada bus dengan analisis loadflow sebelum dan sesudah penyambungan PLTS dengan melakukan simulasi aliran beban dan hubung singkat. Dari hasil simulasi ditemukan bahwa penyambungan PLTS pada sistem tenaga listrik daerah X menghasilkan peningkatan nilai tegangan pada setiap bus dalam rentang yang masih sesuai dengan standard SPLN 1:1978 yaitu lebih dari 90% dan dibawah 105% nilai tegangan nominal bus, di mana nilai tegangan tertinggi terdapat pada bus 2 sebesar 67,759 kV (96,8% tegangan nominal bus) sementara nilai tegangan terendah terdapat pada bus 3 sebesar 18,253 kV (91,27% tegangan nominal bus) serta meningkatkan arus hubung singkat pada bus 7, 9, dan 29 dengan peningkatan tertinggi terdapat pada bus 9 sebesar 1,85% dan peningkatan terendah pada bus 29 sebesar 0,48%
ANALISIS PERUBAHAN FREKUENSI PADA INVERTER BG202-XM UNTUK PENGATUR KECEPATAN MOTOR SINKRON 100 WATT 3 FASA Kodir Al Bahar, Abdul; Adi Putra, Nugraha
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.427

Abstract

Motor sinkron berperan sebagai motor penggerak pada pintu lift dan juga seberapa besar pengaruh kecepatan putaran sebuah motor sinkron terhadapap perubahan nilai frekuensi yang berbeda – beda. Untuk mengetahui dan membuktikan bahwa dengan mengatur nilai frekuensi pada motor sinkron dapat menentukan kecepatan putaran pada motor sinkron, maka itu dilakukan analisa kecepatan pada putaran motor berdasarkan pengaturan frekuensi dengan menggunakan inverter sebagai pengatur nilai frekuensinya. Inverter ialah alat pengontrol elektronik dengan metode modulasi PWM (Pulse Width Modulation) sebagai tekniknya untuk mengatur frekuensi keluaran agar dapat menentukan kecepatan putaran motor. Sebagai alat untuk mengukur kecepatan putaran motor mengunakan Tachometer. Akan tetapi berdasarkan teori maka kecepatan putaran motor dapat dilihat pada jumlah kutub yang terdapat pada motor tersebut. Jika frekuensi pada motor adalah 50 Hz dan jumlah kutub motor berjumlah 6 kutub, maka kecepatan maksimalnya 1000 rpm. Maka hasil teori berbanding lurus berdasarkan hasil pengukuran yaitu nilai frekuensi 5 Hz maka menghasilkan putaran motor 101,2 rpm dengan waktu tempuhnya 15,49 detik, saat 50 Hz maka menghasilkan putaran motor 1000,2 rpm dengan waktu tempuh 2,05 detik.
MONITORING DAN PENGENDALIAN BEBAN LISTRIK BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) MENGGUNAKAN ESP32 Tri Ongko; Sumardi
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.428

Abstract

Para pengamat dan pakar energi menyatakan bahwa kontribusi sektor domestik atau rumah tangga dalam program penghematan konsumsi energi listrik cukup signifikan karena persentase jumlah pelanggan rumah tangga yang relatif tinggi. Penggunaan internet yang meluas telah melahirkan sebuah konsep baru yang bernama Internet of Things (IoT). Konsep ini berlandasan memperluas penggunaan dan manfaat dari internet dengan menanamkan sebuah kontroller dan sensor yang dapat terhubung dan berbagi data secara terus menerus. Oleh karena itu, hadir sebuah sistem yang dapat memonitoring beban penggunaan besaran listrik dalam hitungan watt, serta dapat mengendalikan lampu, dan jalur listrik dengan akses yang mudah sehingga pengguna dapat menghemat daya listrik serta menggunakan listrik dengan lebih efisien. Dalam rancangan ini, perangkat yang akan digunakan adalah sebuah kontroller berbasis IoT yaitu ESP32 dengan aktuator yang terhubung adalah sensor arus listrik, dan sebuah relay, Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan sebuah aplikasi IoT bernama Blynk, aplikasi tersebut akan menampilkan data dalam bentuk digital sebagai informasi serta widget button sebagai trigger lalu mengubahnya menjadi sebuah aksi memutus arus listrik dengan relay. Monitoring dan pengendalian beban listrik menggunakan smartphone lebih efisien dari pada cara tradisional atau manual. Pembacaan sensor arus dan tegangan serta relay pada alat ini memiliki eror sebesar 0.1 – 0.3% dan memiliki delay 1 - 2 detik saat pengiriman data ke smartphone, sehingga lebih efisien alat yang telah dibuat ini daripada harus menggunakan cara manual dengan multitester dan tombol button
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT ENERGI LISTRIK MENGGUNAKAN TRANSDUSER 20 TERMOELEKTRIK DENGAN INVERTER 300W Hartanto, Sri; Rifai, Achmad
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.429

Abstract

Pada saat ini pemanfaatan energi terbarukan merupakan salah satu solusi untuk menggantikan sumber energi yang berasal dari fosil., salah satu contohnya yaitu energi panas dari matahari. Radiasi sinar matahari yang terpancar ke bumi dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik. Pembangkit yang digunakan untuk memanfaatkan panas matahari tersebut adalah pembangkit dengan transduser termoelektrik, dalam penelitian ini termoelektrik yang digunakan berjumlah 20 buah. Energi listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk disimpan dalam baterai yang kemudian dapat digunakan energinya menggunakan perangkat Inverter. Inverter adalah sebuah alat pengubah listrik yang merubah tegangan DC menjadi tegangan AC. Pemanfaatan energi tersebut dilakukan dengan cara mengoneksikan pembangkit dengan baterai dan inverter yang kemudian dipasangkan beban berupa lampu. Pada pengujian ini pembangkit dengan 20 buah TEG menghasilkan tegangan sekitar 1,8 – 2V dengan suhu 59,5oC dan arusmya sekitar 21 – 22 mA yang kemudian dinaikkan tegangannya menggunakan modul MT3608 sehingga tegangannya bisa menjadi 15 – 17V yang digunakan untuk charger baterai. Meskipun baterai dapat tercharger, akan tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses charger baterai karena output arus dari pembangkit termoelektrik masih kecil sekitar 21 – 22 mA
ANALISA KEBOCORAN ARUS PADA DISTRIBUSI LISTRIK DENGAN SIMULASI PENERAPAN RCBO SCHNEIDER 1 PHASA 6 AMPER PADA RUMAH HUNIAN Kusumo, Bayu; Krisnandi, Deni
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.430

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu penawarkan atau solusi untuk mengamankan instalasi rumah hunian yang kita tempati atau perkantoran dari bahayanya hubungan singkat, beban berlebih dan sengatan listrik. Pada pendahuluan dijelaskan latar belakang sangat pentingnya penggunaan sistem proteksi pada instalasi listrik dan beberapa definisi yang berkaitan dengan sengatan listrik dan Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO). Maka dari itu untuk bagian metode penelitian, spesifikasi Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) yang digunakan ditampilkan dan alur penelitian juga ditampilkan. Pada pembahasan dan hasil diketahui bahwa RCBO akan trif jika terjadi beban lebih, korsleting, arus bocor, dan sengatan listrik akibat kontak langsung dengan bagian aktif. Untuk arus nominal (in) dari RCBO, dipilih rcbo dengan nilai 6 ampere dan sensitivitas arusnya (i∆n = 30 ma) sesuai dengan Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) yang ada di pasaran. Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) yang digunakan yaitu SCHNEIDER 1 Phasa 6 Amper digunakan untuk mengamankan instalasi rumah tinggal baik dari beban lebih (overload protection), hubungan singkat (short circuit protection), dan terutama pengaman terhadap kejut listrik (electric shock). Beban lebih melebihi dari 900 Watt maka Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) akan off pengujian dengan daya beban 1065 Watt Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) trif atau off. Hubungan singkat daya beban yang di ukur berkisar 900 atau besar 1320 Watt Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) mengalami tfir. Kejut listrik berkisar 900 Watt Residual current circuit breaker with integral overload protection (RCBO) mengalami trif
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI KECEPATAN MOTOR FAN 3 FASA DENGAN PANEL KONTROL VARIABLE SPEED DRIVE (VSD) PADA SISTEM HVAC Naibaho, Nurhabibah; Muslikun
JURNAL ELEKTRO Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v11i1.431

Abstract

Sehubungan dengan pentingnya penggunaan motor fan di dalam berbagai aplikasi industri, seperti sistem ventilasi dan sistem tata udara. Motor Fan AC 3 Fasa merupakan salah satu komponen yang paling sering dipergunakan pada sistem HVAC karena memiliki keandalan dan efisiensi yang tinggi dalam penggunaan daya listrik. Akan tetapi di dalam pengoperasiannya, motor fan AC 3 fasa memerlukan pengendalian kecepatan yang sesuai dengan kebutuhan sistem. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah sistem pengendalian kecepatan motor fan yang tepat dan efektif. Variable Speed Drive (VSD) merupakan salah satu solusi yang efektif untuk mengontrol kecepatan motor fan AC 3 fasa. Variable Speed Drive (VSD) mampu mengontrol kecepatan motor dengan mengatur frekuensi diberikan ke motor. Dalam skripsi ini, akan dirancang dan dibangun sebuah panel kontrol Variable Speed Drive (VSD) untuk mengendalikan kecepatan motor fan AC 3 fasa. Hasil pengujian yang di lakukan setelah menggunakan panel kontrol VSD dengan melakukan pengaturan potensiometer 6 kondisi yaitu pada saat frekuensi di atur pada 50 Hz, 45 Hz, 40 Hz, 35 Hz, 30 Hz, 25 Hz, putaran yang dihasilkan adalah 1449,5 RPM, 1347 RPM, 1206 RPM, 1059.2 RPM, 911.8 RPM, 764.4 RPM dan suara yang ditimbulkan sebesar 79.7 dB, 76.0 dB, 72.2 dB, 71.0 dB, 69.9 dB, 67.7 dB. Dengan menggunakan panel kontrol VSD ini, putaran motor 3 fasa dapat diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan sistem, sehingga nantinya akan berdampak pada penurunan tingkat kebisingan suara dan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna
APLIKSAI NODE MCU ESP 8266 DAN SENSOR ULTRASONIC HC-SR04 SEBAGAI PENDETEKSI BANJIR Al Bahar, Abdul Kodir; Hanafi, Tri Lanjar
JURNAL ELEKTRO Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v12i1.434

Abstract

Abstrak - Sistem monitoring Pompa Banjir untuk kebutuhan perumahan yang dilengkapi modul ESP8266 yang terkoneksi dengan internet dan aplikasi android agar pantauan banjir bisa dilihat di smartphone menggunakan aplikasi telegram untuk mengetahui notifikasi banjir. Alat dirancang mampu membaca ketinggian air melalui sensor ultrasonic. Realisasi sistem ini mampu melakukan pengendalian pompa air melalui aplikasi android dan menggunakan komponen MCU node ESP 8266, sensor ultrasonic HC-SR04, buzzer 220 Vac, relay 2 channel 5V, MCB 1P, Pompa air 220 Vac,dan kabel kontrol. Jika ketinggian air mencapai pada level 30 cm buzzer dan sensor akan menyala untuk menghidupkan motor dan jika ketinggian air berada pada level 10 cm maka pompa akan kembali mati. Pengujian yang dilakukan terhadap kondisi motor aktif dan kondisi motor tidak aktif, motor aktif pada ketinggian level air 25 cm yang membutuhkan waktu selama 10,10 detik dan waktu yang dibutuhkan untuk pompa keadaan tidak aktif yaitu pada 32,78 detik. Hasil waktu pengukuran kecepatan air surut pada level air di ketinggian 25 cm waktu yang dibutuhkan untuk air surut yaitu 09,94 detik, dan kecepatan air surut pada level air 30 cm menuju level air 10 cm waktu yang dibutuhkan yaitu 42,60 detik. Rata - rata waktu yang dibutuhkan yaitu 26,27 detik. Daya yang dihasilkan pada motor yaitu sebesar 36,36 A, sedangkan kecepatan putar motor yang dihasilkan sebesar 30 rpm, dan debit air yang dihasilkan yaitu 0,5 liter/detik
RANCANG BANGUN PENERANGAN JALAN UMUM UNTUK MENGATASI KONDISI BERKABUT MENGGUNAKAN SENSOR LDR DAN SENSOR KABUT BERBASIS ESP 32 Lukman Aditya; Harahap, Akmal Rinjani
JURNAL ELEKTRO Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Elektro
Publisher : Teknik Elektro Universtias Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/jetro.v12i1.435

Abstract

Abstrak –Penggunaan sumber energi terbarukan yang sangat potensial bagi kehidupan kita, khususnya di Indonesia yang berada di daerah tropis. Pada penelitian ini dibahas rancang bangun lampu penerangan jalan umum (PJU) otomatis dilengkapi dengan sistem penerangan berkabut menggunakan sensor LDR dan sensor kabut berbasis mikrokontroller ESP 32 dengan sumber sel surya. Sumber energi listrik digunakan sumber sel surya 10 Wp, dan baterai 12VDC untuk sumber energi listrik pada malam hari. Tegangan baterai diturunkan menggunakan DC LM 2596 sebagai sumber untuk mikrokontroler ESP 32. Pada sistem kendali terdapat beberapa input yaitu sensor LDR, sensor kabut dan juga Relay. Dari ESP 32 perintah digunakan untuk mengendalikan relay. Relay dihubungkan dengan sumber tegangan DC sesuai pengaturan ESP 32. Pada alat ini menggunakan sensor LDR untuk mengaktifkan saat kondisi gelap dan sensor MQ2 untuk mendeteksi kondisi berkabut. Lampu ganda digunkan bertujuan untuk mengatasi kurangnya penerangan jalan saat kondisi berkabut.. Pada pengujian charging baterai selama 3 hari dapat dihasilkan rata-rata tegangan baterai 12,61 V, arus panel surya 1,50 A dan daya yang dihasilkan rata-rata 18,8 W, dengan energi listrik yang dihasilkan mencapai150,4 Wh. Lampu LED off apabila intensitas cahaya telah mencapai >1800 lux, dan menyala apabila intensitas cahaya <1800 lux. Lampu kabut akan on jika sensor MQ2 mendeteksi kabut > 900 µm pada serial monitor IDE

Page 7 of 11 | Total Record : 102