cover
Contact Name
Imam Santoso
Contact Email
mpbindonesia@unisma.ac.id
Phone
+6285649611196
Journal Mail Official
mpbindonesia@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayjend Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah NOSI
ISSN : 23378425     EISSN : 29883547     DOI : 10.33474
1. Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik 2. Analisis wacana 3. Penelitian sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra) 4. Keterampilan dan pembelajaran sastra 5. Keterampilan dan pembelajaran bahasa 6. Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 7. Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 8. Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 9. Kajian kebudayaan Indonesia 10. Penelitian lain yang relevan
Articles 109 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA UNTUK PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 WOHA BIMA NTB Tati Nurhidayati; Abdul Rani; Nur Fajar Arief
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Menulis merupakan keterampilan berbahasa yang paling kompleks karena menulis merupakan keterampilan berbahasa yang masih dianggap sulit oleh siswa karena menulis memerlukan berbagai keterampilan. Keterampilan menulis bahkan kurang diminati di sekolah, sehingga guru tidak hanya berperan dalam mengembangkan kepribadian siswa dan meningkatkan keterampilan kognitif, tetapi juga mencakup pengembangan aspek afektif dan psikomotorik. Salah satu upaya untuk mengatasi kejenuhan dan kebosanan dalam proses belajar mengajar adalah dengan mengambil pendekatan teknologi agar sistem pembelajaran menarik perhatian siswa, khususnya harus didukung dengan adanya media pembelajaran.            Karena dengan adanya media pembelajaran, kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menarik. Tujuan pengembangan media pembelajaran ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kebutuhan media pembelajaran menulis puisi di kelas X SMA Negeri 1 Woha Bima, NTB. (2) Proses pembelajaran dengan mengunakan media pembelajaran pada kelas X SMA Negeri 1 Woha Bima NTB. Dan (3) ketepatan/kelayakan pengembangan produk dalam kaitannya dengan media dalam pembelajaran menulis puisi di Kelas X SMA Negeri 1 Woha Bima NTB.Pengembangan media pembelajaran menulis puisi berupa produk media pembelajaran yang mengunakan model 4-D (model empat-D), yang terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu, define, design, develop dan diseminate. Uji coba produk dilakukan dengan 10 orang dan kelompok besar 30 siswa beserta guru bahasa Indonesia, kemudian dianalisis menggunakan teknik pengumpulan data yang diperoleh dengan menyebarkan angket validasi kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Dalam hasil penelitian ini, Analisis Kebutuhan Guru memperoleh skor 83,33%, guru sangat setuju jika pengembangan media untuk pembelajaran menulis puisi pada siswa Kelas X, skor media pembelajaran 93,33% mendukung pembelajaran Make the teaching. dan proses pembelajaran pembelajaran menulis puisi lebih menyenangkan dan kreatif bagi siswa kelas X. Oleh karena itu, baik guru maupun siswa membutuhkan pengembangan media pembelajaran dalam buku puisi, karena hal ini memungkinkan untuk menumbuhkan dan mendorong minat siswa dalam proses belajar mengajar.Sedangkan pemerolehan nilai dari ahli materi sebesar 92,13%, untuk ahli media mendapatkan nilai 86,52%, sehingga produk yang dihasilkan pengembang berupa media pembelajaran menulis puisi valid dan untuk nilai. Siswa X layak dengan sedikit revisi. Selain itu, jawaban guru memberikan skor 86,66% dan jawaban siswa skor 80,00%, dengan pendapat siswa bahwa materi menulis puisi menggunakan media pembelajaran mudah dipahami dan dipahami. cocok untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran sudah absah.Kata kunci: Media Pembelajaran, Menulis, Teks Puisi
TINDAK TUTUR KEKUASAAN KEPALA SEKOLAH PADA RAPAT BULANAN SMA NURUL JADID PAITON PROBOLINGGO Juwaeni Juwaeni
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abastrak: Dalam  analisis  tindak tutur, tuturan tidak hanya dipahami sebagai studi bahasa tetapi juga dihubungkan dengan  konteks, yang berarti bahwa bahasa dipakai untuk tujuan praktik tertentu, termasuk praktik kekuasaan. Salah satu tindak tutur yang menarik untuk diteliti adalah praktik tindak tutur di dunia pendidikan. Tindak tutur yang dimaksud ialah tindak tutur kepala sekolah pada rapat bulanan sekolah, tindak tutur kepala sekolah pada rapat bulanan sekolah tidak keluar begitu saja tanpa ada makna dan maksud tertentu, tetapi merupakan gejala individual yang bersifat psikologis. Hal tersebut ditentukan oleh kemampuan kepala sekolah dalam berbahasa pada situasi tertentu yang berkaitan dengan kekuasaan. Tindak tutur kekuasaan mencakup perilaku kekuasaan sebagai sarana atau bentuk  dalam pelbagai konteks melalui proses komunikasi, atau bahasa sebagai sarana utama dan didalamnya.Tujuan penelitian ini untuk memperoleh deskripsi objektif  tentang wujud, fungsi, dan strategi tindak tutur kekuasaan kepala sekolah pada saat rapat bulanan SMA Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan  kualitatif.Data yang diperoleh berupa data kata, frasa, klausa, dan kalimat,  Adapun jenis penilitian yang digunakan adalah jenis analisis pragmatik  dalam hal ini tindak tutur. Penelitian ini menggunakan tindak tutur Searle untuk menganalisis hubungan teks dan konteks tindak kekuasaan kepala sekolah pada saat rapat bulanan sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Wujud tindak tutur kekuasaan kepala sekolah pada rapat bulanan sekolah adalah tindak lokusi yang terdiri dari berita, pertanyaan dan perintah, tindak ilokusi yang terdiri dari tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, komisif, dan deklaratif, serta tindak tutur perlokusi. (2) Fungsi tindak tutur kekuasaan kepala sekolah pada rapat bulanan sekolah beragam, mulai dari fungsi informasi, himbauan, dan harapan akan tetapi secara umum kepala sekolah banyak menekankan pada fungsi harapan, dikombinasikan dengan permohonan dan pengungkapan keinginan terkait pelaksanaan tugas belajar mengajar. (3) Strategi tindak tutur kekuasaan kepala sekolah pada rapat bulanan sekolah yang digunakan adalah  strategi tindak tutur langsung, tidak langsung, serta tindak tutur literal.Kata kunci: tindak tutur kekuasaan, rapat bulanan, wujud, fungsi, dan strategi.
REPRESENTASI NILAI MORAL DALAM SYAIR LAGU PERMAINAN ANAK DAERAH MADURA Agus Salimullah; Hasan Busri; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 11, No 2 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini berjudul “Representasi  Nilai Moral dalam Syair Lagu Permainan Anak Daerah Madura”. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran secara objektif  tentang  representasi nilai moral yang terdapat dalam syair lagu permainan anak daerah Madura. Nilai moral itu meliputi nilai moral tentang individu, nilai moral tentang sosial, dan nilai moral tentang religius. Penelitian ini  merupakan penelitian  deskriptif  kualitatif. Lagu-lagu permainan anak Madura menjadi sumber data penelitian ini, sedangkan datanya diambil dari frase atau klausa dalam lagu permainan anak Madura tersebut. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis  menemukan tiga aspek nilai moral kehidupan manusia yang  terkandung dalam lirik lagu permainan anak daerah Madura, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (religius), hubungan manusia dengan diri sendiri (individu), dan hubungan manusia dengan manusia lain (sosial).  Secara lebih rinci, pola hubungan tersebut terdiri dari: Nilai Moral tentang Individu yang terdiri atas,  (1) prinsip hidup jujur, (2) sikap mencintai diri sendiri, serta (3) semangat kerja keras. Nilai Moral tentang Sosial terdiri atas, (1) sikap gotong royong, (2) kasih sayang dan menghormati orang lain, dan Nilai Moral tentang Religius yang terdiri atas, (1) nilai ketaatan dalam menjalankan ketentuan agama/Tuhan, (2) Nilai terpuji, rendah hati dan lapang dada, serta (3) Nilai riak getar nurani pribadi.Kata Kunci: Representasi, Nilai, Moral, Syair Lagu Permainan
Pengembangan Bahan Ajar Teks Biografi dengan Aplikasi Adobe Flash Pada Siswa Kelas X SMA 02 Diponegoro Jember Eva Rosyidatul Afifah; Akhmad Tabrani; Hasan Busri
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kurikulum 2013 menghasilkan siswa yang lebih produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan dan pengetahuan yang terintegrasi. Sehingga guru harus selalu inovatif untuk mengembangkan pembelajaran, tetapi fakta di lapangan yaitu: (1) guru hanya menggunakan buku teks Bahasa Indonesia yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan buku-buku yang telah disediakan oleh pihak sekolah, (2) contoh teks hanya sebatas contoh yang ada di dalam buku teks, tidak menggunakan sumber belajar lain seperti majalah, televisi, internet dan lingkungan sosial masyarakat, (3) guru tidak menggunakan media pembelajaran yang menarik siswa untuk belajar bahasa Indonesia. sehingga peneliti terdorong untuk menghasilkan sebuah produk pengembangan dengan salah satu media pembelajaran yang bisa digunakan berbasis aplikasi Adobe Flash, aplikasi yang digunakan untuk membuat teks, video, animasi vektor dan bitmap yang sangat menakjubkan untuk keperluan pembelajaran.Tujuan dalam pengembangan ini dijabarkan sebagai berikut, (1) mendeskripsikan kebutuhan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember, (2) menghasilkan produk bahan ajar dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember, dan (3) mendeskripsikan kelayakan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember.Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan atau sering dikenal dengan Research and Development (R&D). Untuk mendapatkan informasi awal mengenai kebutuhan pengembangan, maka peneliti menyebarkan angket analisis kebutuhan kepada guru dan siswa. Kemudian membuat produk pengembangan dan dilakukan uji validasi oleh ahli media pembelajaran, ahli bahasa, ahli materi dan ahli guru atau praktisi.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pengembangan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash ini dapat dikatakan layak untuk menjadi media pembelajaran. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis validasi ahli media dengan persentase sebesar 90%, validasi dari ahli materi dengan persentase sebesar 71,87%, validasi dari ahli bahasa diperoleh hasil data dalam bentuk persentase sebesar 81,25%, validasi ahli praktisi atau guru memeroleh nilai sempurna yaitu 100%. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar teks biografi dengan aplikasi Adobe Flash pada siswa kelas X SMA 02 Diponegoro Jember dalam kategori layak digunakan dalam pembelajaran dan diimplementasikan di lapangan. Kata kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, Teks Biografi, Aplikasi Adobe Flash  
ANALISIS KESESUAIAN BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMPN 2 PINTU RIME GAYO BENER MERIAH Al Insan; Akhmad Tabrani; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahasa dapat diartikan sebagai media komunikasi yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Jika tidak ada bahasa, maka manusia tidak dapat mengutarakan keinginannya. Begitu pula di dalam pembelajaran di sekolah membutuhkan bahasa sebagai media komunikasi. Begitu pula di dalam buku pelajaran yang digunakan oleh peserta didik, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sehingga buku pelajaran yang digunakan harus sesuai dengan standar perbukuan (Pusbuk).Tujuan analisis ini untuk mendeskripsikan: (1) Kesesuaian isi atau materi buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo, (2) Kesesuaian penyajian buku Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime, (3) Kesesuaian bahasa yang ada di buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo, dan (4) Kesesuaian kegrafikan buku pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII SMPN 2 Pintu Rime Gayo.            Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif yang bersifat uraian-uraian fakta yang sistematis dan akurat. Penelitian ini disebut sebagai (Library Research) atau penelitian kepustakaan di mana dilakukan pengumpul data-data dari jurnal, buku, artikel dan karya ilmiah lainnya. Penelitian ini mengambil data dari buku pelajaran Bahasa Indonesia SMP/ MTs kelas VIII karya M. Wahyudianto. Buku ini digunakan oleh salah satu sekolah di daerah Aceh, yaitu SMPN 2 Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.Hasil dari analisis kesesuaian buku pelajaran ini berdasarkan standar dari Pusat Perbukuan adalah sesuai jika digunakan pada jenjang SMP dengan kurikulum 2013. Kesuaian ini dari segi: (1) Isi atau materi, yang meliputi: kesesuaian kompetensi inti dan kompetensi dasar, perkembangan siswa, kebutuhan bahan ajar, wawasan dan nilai moral dengan presentase kesesuaian mencapai 94,8%; (2) Penyajian Buku Pelajaran, yang meliputi: Kejelasan tujuan indikator, motivasi/ daya tarik, interaksi siswa, informasi buku pelajaran dan urutan sajian dengan presentase kesesuaian seluruhnya mencapai 91,6%, (3) Bahasa, yang meliputi: keterbacaan, kejelasan informasi, kaidah Bahasa Indonesia dan bahasa yang efektif dan efisien dengan presentase keseluruhan mencapai 100%, dan (4) Kegrafikan, yang meliputi aspek penggunaan jenis dan ukuran huruf, kesesuaia tata letak (Lay Out), kesesuaian ilustrasi, gambar dan foto serta kesesuaian desain tampilan dengan presentase keseluruhan kesesuaian mencapai 86,25%.Simpulan hasil penelitian berikut dapat dikemukakan bahwa berdasarkan analisis kesesuaian penggunaan buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs kelas VIII semester I karya M. Wahyudianto ini telah memenuhi kriteria kesesuaian berdasarkan standar perbukuan untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMPN 2 Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Kata kunci: Analisis, Buku Bahasa Indonesia, Kesesuaian
NILAI MORAL DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI SERTA IMPLEMENTASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI SMA Uswatun Khasanah; Akhmad Tabrani; Moh. Badrih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari ini merupakan karya sastra yang bermanfaat, karena dalam cerita yang disajikan dalam novel mencerminkan nilai moral yang harus diterapkan dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosial agar lebih baik. Moral merupakan pencerminan pandangan hidup pengarang yang bersangkutan pandangannya tentang nilai-nilai kebenaraan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Sedangkan nilai moral itu sendiri merupakan nilai yang mengacu baik dan buruknya tindakan yang menyangkut tingkah laku dan perbuatan manusia yang secara konkret. Baik buruknya tingkah manusia dapat dilihat dari tutur dan perbuatan manusia yang dilakukan secara sadar tanpa paksaan dari pihak lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.  Metode kualitatif memberikan perhatian terhadap data alamiah, data dalam hubungannya dengan konteks keberadaannya. Peneliti sebagai instrument utama dalam penelitian ini. Dari hasil analisis novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari ini terdapat nilai moral individu, nilai moral social, nilai moral agama dan hasil penelitian novel ini layak diimplementasikan ke dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Al-Rifa’I Satu kelas XII dengan KD 3.1, yaitu Memahami struktur kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan editorial/opini dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan. KD 4.1, yaitu Mengintepretasikan makna teks cerita sejarah, berita, iklan editorial/opini dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan.Kata kunci: novel, nilai moral, implementasi.
NILAI RELIGIUS NOVEL MERINDU BAGINDA NABI KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Muhammad Atijani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sebuah karya sastra novel yang berjudul “Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy” merupakan sebuah novel penggugah jiwa yang bisa membuat pembaca menjadi tergugah jika membacanya. Dalam novel ini kata atau kalimatnya komunikatif sehingga pembaca akan mudah untuk memahaminya. Selain itu cerita dalam novel ini begitu menarik untuk dibaca. Novel “Merindu Baginda Nabi”, merupakan novel pemotivasi kaum muda khususnya generasi milenial sekarang agar mengetahui nilai moral yang berupa nilai nilai religiuitasnya novel “Merindu Baginda Nabi”. Peran nilai religius sangatlah penting untuk para remaja terutama untuk siswa, sekolah ataupun tidak, karena nilai religius bisa membangun kepribadian yang kuat, karakter yang hebat serta kemuliaan akhlak. Adapun nilai religiuitas yang terdapat di novel “Merindu Baginda Nabi” ada 3 hal utama dalam pendidikan Islam yakni 1) akidah, 2) syariat, dan 3) akhlak. Dalam hal ini, peneliti akan meneliti tentang nilai religiuitas dalam novel “Merindu Baginda Nabi” karya Habiburrahman El Shirazy sebagai pemblajaran sastra di tingkat Madrasah Tsanawiyah. Ini merupakan penelitian yang menggunakan deskreptif kualitatife. Nilai religiuitas dalam novel “Merindu Baginda Nabi” karya Habiburrahman El Shirazy yang berupa teks novel ini dijadikan sebuah data penelitian. Penelitian novel “Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy” terbitan tahun 2018 yang dicetak Replubika Penerbit Jakarta dijadikan sumber data untuk materi pada KD 3.12 Menelaah struktur dan kebahasaan teks ulasan (film, cerpen, puisi, novel, karya seni daerah) yang diperdengarkan dan dibaca. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menemukan tiga hal pokok ajaran islam didalam novel Merindu Baginda Nabi ini yaitu; 1) aqidah. Dalam aqidah terdapat tiga macam keimanan, yaitu ; a) mengimani Allah, b) mengimani kitab Allah, dan c) mengimani Rasul. 2) Syariat. Pada syariah ini terdapat empat hal, yaitu;  shalat, berdzikir, berdoa, dan bersyukur. 3) Akhlak. Pada nilai akhlak ini terdapat empat hal yaitu; a) akhlak ke orang tua, b) akhlak ke saudara, c) akhlak pada diri sendiri yang meliputi; (1) rendah hati, (2) bersyukur, (3) dan penyesalan. d) Ahlak kepada sesama yang meliputi; (1) musyawarah, (2) tolong menolong, (3) menasihati, dan (4) kasih sayang. Nilai religiuitas yang terdapat di dalam novel “Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy” ini akan dijadikan sebagai pembelajaran sastra di sekolah tingkat Madrasah Tsanawiyah. Dalam penelitian ini terdapat proses atau tahap pembelajaran, yang pertama pada tahap a) Perencanan. (1) Merumuskan kompetensi pengetahuan. (2) Menentukan kompetensi dasar. (3) Menentukan tujuan pembelajaran. (4) Materi pembelajaran. (5) Menentukan media pembelajaran. (6) Kegiatan pembelajaran dan penilaian. Tahap kedua adalah b) pelaksanaan. (1) Kegiatan pendahuluan yang dimulai dengan berdoa terlebih dahulu, kemudian siswa menanggapi dan menyimak informasi dari guru. (2) Inti kegiatan ini adalah; menyimak, bertanya, dan berkomunikasi. Kegiatan yang terakhir yaitu tentang c) Evaluasi. (1) Penilaian pengetahuan dan sikap. Dari penelitian di atas, diharapkan nilai religiuitas yang ada dalam novel “Merindu Baginda Nabi karya Habiburrahman El Shirazy” ini peserta didik dapat mengambil pesan atau pelajaran yang bisa diambil agar para remaja khususnya peserta didik mampu menciptakan pribadi baik, tentunya memiliki ahlak yang berbudi luhur. Kata Kunci : Nilai religius, Novel Merindu Baginda Nabi, dan Pembelajaran Sastra.
PROSES PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA PADA PESERTA DIDIK SABAH MALAYSIA DI SMK BRANTAS KARANGKATES Wawan Setyawan
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pemerolehan Bahasa kedua terjadi setelah seseorang memperoleh bahasa ibunya (B1). Berdasarkan teori behaviorisme dan kognitivisme dapat disimpulkan bahwa faktor lingkungan berperan besar dalam pemerolehan bahasa kedua. Penelitian ini membahas proses pemerolehan bahasa kedua  peserta didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates. Penelitian ini bersifat penelitian kualitatif deskriptif dengan ancangan studi kasus yang nanti akan diuraikan secara rinci mengenai proses pemerolehan kedua peserta didik Sabah Malaysia di SMK Brantas Karangkates. Sumber data penelitian ini adalah peserta didik Sabah Malaysia itu sendiri. Pemerolehan bahasa kedua pada peserta didik Sabah Malaysia didapat melalui beberapa proses pemerolehan bahasa yang terdiri dari terdapatnya kemiripan antara Bahasa Ibu dengan Bahasa ke dua dan pemerolehan bahasa kedua dari lingkugan SMK Brantas Karangkates yang diklasifikasikan menjadi dua yaitu di luar kelas dan di dalam kelas Mapel Bahasa Indonesia. Hasilnya, di dalam proses pemerolehan bahasa ke dua peserta didik Sabah Malysia mampu menguasai bahasa kedua dengan baik di SMK Brantas Karangkates karena adanya beberpa faktor yang diantaranya terdapatnya kemiripan antara Bahasa Ibu dengan Bahasa ke dua, Interaksi komunikasi yang dilakukan setiap saat dengan teman sekolah yaitu pembelajar asli dari penduduk Indonesia yang terjadi di luar kelas, dan inputan pengajar yang mendorong berlangsungnya proses pemerolehan bahasa kedua yang terjadi di dalam kelas Mapel Bahasa.Kata kunci : Pemerolehan bahasa kedua, lingkungan sekolah
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEKS CERAMAH UNTUK KELAS XI SMAN 1 MENTAYA HILIR UTARA KOTAWARINGIN TIMUR - KALIMANTAN TENGAH Nikkon Bhastari; Akhmad Tabrani; Luluk Sri Agus Prasetyoningsih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah NOSI
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Meningkatnya perkembangan teknologi berdampak pada lajunya pengolaha informasi. Pertumbuhan teknologi berpengaruh besar terhadap pentingnya sumber daya agar penggunaannya dapat memberikan manfaat yang baik. Terlebih lagi saat wabah Covid 19, dimana aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring. Selama masa pandemi ini pendidik  dan peserta didik dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menerima dan memberi pembelajaran.  Namun, Pembelajaran secara jarak jauh atau e-learning selama pandemi Covid 19 dapat membuat peserta didik merasa kurang termotivasi. Selain itu, pendidik juga dapat merasakan kebingungan tentang penyajian materi pembelajaran mereka. Media dapat digunakan sebagai bahan belajar alternatif yang dapat membuat pembelajaran menjadi kegiatan yang menyenangkan. Hal ini selaras dengan pendapat dari Ahmad sudrajat menyatakan bahwa media adalah sesuatu yang dapat menyampaikan pesan dan dapat menstimulus perasaan, pikiran, dan keinginan peserta didik sehingga termotivasi dalam proses belajar. Latar belakang dilakukan penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis elektronik merupakan salah satu kebutuhan peserta didik masa kini serta penyampain materi teks ceramah tidak cukup hanya dengan menggunakan media gambar dan teks. Akan lebih menarik jika terdapat video yang membantu secara visual.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kebutuhan guru dan peserta didik terhadap media pembelajaran teks ceramah, menjelaskan tentang proses pengembangan media pembelajaran menganalisis teks ceramah, mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran menganalisis teks ceramah.Model pengembangan yang diterapkan di penelitian ini adalah model dari Borg and Gall yang memiliki 4 tahapan, yaitu pertama pengumpulan informasi, kedua perencanaan, ketiga pengembangan produk, dan keempat adalah validasi dan uji coba. Uji coba produk skala kecil dilakukan dengan jumlah 18  peserta  didik dan seorang guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi. Kemudian data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kalitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan dengan tingkat persentase 78,3 % guru setuju apabila diadakan pengembangan terhadap media pembelajaran teks ceramah bagi peserta didik kelas XI SMAN 1 Mentaya Hilir Utara. Selain itu, peserta didik juga menyatakan 66,7% sangat setuju bahwa penyampaian materi teks ceramah tidak cukup hanya dengan menggunakan media gambar dan teks. Akan lebih menarik jika terdapat video yang membantu secara visual. Selama proses pengembangan terdapat 3 tahapan yang harus dilakukan yaitu, membuat naskah rekaman, membuat rekaman video, mengedit video dengan menggunakan aplikasi Wondershare Filmora9 untuk menambahkan tulisan, tampilan, suara dan durasi sehingga video dapat disajikan. Hasil validasi dari ahli materi tingkat persentase  yang diperoleh adalah 87,50 % sedangkan dari ahli media tingkat persentase  yang diperoleh adalah 82,50 %. Dari hasil validasi yang diperoleh menunjukkan bahwa produk media pembelajaran teks ceramah peserta didik kelas XI SMAN 1 Mentaya Hilir Utara valid dan layak diimplementasikan dengan sedikit revisi. Pada respon guru menunjukkan tingkat persentase  90 %,  sedangkan pada respon peserta didik tingkat persentase yang diperoleh adalah  94,44 % peserta didik menyatakan sangat setuju jika media membuat materi teks ceramah gampang dicerna dan efektif digunakan dalam pembelajaran teks ceramah. Dari hasil validasi yang diperoleh disimpulkan bahwa media pembelajaran teks ceramah sudah layak dan dapat diimplementasikan tanpa perbaikan . Kata kunci : Media Pembelajaran, Video Pembelajaran , Teks Ceramah.
PENYIMPANGAN SEKSUAL TOKOH MUBARAK DALAM NOVEL PENDOSA YANG SALEH KARYA ROYYAN JULIAN: KAJIAN SIGMUND FREUD Milliana Milliana; Akhmad Tabrani
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 11, No 2 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini betujuan untuk mendiskripsikan bentuk dan faktor penyimpangan seksual tokoh Mubarak dalam novel Pendosa Yang Saleh karya Royyan Julian dengan kajian Sigmund Freud. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian merupakan kalimat yang berkaitan dengan penyimpangan seksual tokoh utama dalam novel Pendosa Yang Saleh karya Royyan Julian. Teknik pengumpulan data ialah baca, catat, dan pengumpulan korpus data. Hasil temuan penelitian ini yaitu bentuk penyimpangan seksual tokoh Mubarak dalam novel Pendosa Yang Saleh karya Royyan Julian yang berwujud pedofilia inversi tidak tetap dengan tujuan fetisisme (biseksual). Faktor penyimpangan seksual tokoh Mubarak mengacu pada kajian Sigmund Freud yaitu aspek frustasi dan trauma.Kata kunci: Fetisisme; Inversi; Karya sastra; Novel Pendosa Yang Saleh; Penyimpangan seksual; Pedofilia.

Page 3 of 11 | Total Record : 109