cover
Contact Name
Safni Elivia
Contact Email
safni@iphorr.com
Phone
+6282282204653
Journal Mail Official
mail@iphorr.com
Editorial Address
Jl. Raden Imba Kusuma Ratu Gang Durian No.40, Sukadana Ham, Kota Bandar Lampung 52473
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JOURNAL OF Mental Health Concerns
ISSN : 29645042     EISSN : 29645034     DOI : 10.56922
Core Subject : Health,
Jurnal penelitian dibidang kesehatan jiwa meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, maupun kelompok rentan. Penelitian kesehatan jiwa susuai tren kekinian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023" : 5 Documents clear
Gambaran Covid-19 terhadap stres ibu post partum Suwares, Fara Millinia; Rilyani, Rilyani; Novikasari , Linawati
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.372

Abstract

Background: Based on data from the Bandar Lampung City Health Office in 2020, the three major coverage of post partum mothers at the Bandar Lampung City Health Center were the highest at Puskesmas Panjang 14.29%, Puskesmas Kedaton 11.83%, Puskesmas Sukaraja 10.92% (Health Department Bandar Lampung City, 2020). Preliminary data conducted at the Kedaton Health Center by looking at the number of pregnant women in November amounted to 54 postpartum mothers, and preliminary data conducted at the Sukaraja Health Center by looking at the number of pregnant women in November 2021 as many as 80 postpartum mothers. Purpose: To know the description of the Covid-19 on post partum maternal stress in the Bandar Lampung City Health Center Work Area in 2022. Method: This type of research is quantitative, descriptive research method, population and sample are post partum mothers at Sukaraja Health Center and Kedaton Public Health Center Bandar Lampung City, the sampling technique uses purposive sampling. Data analysis using univariate by presenting the percentage of data. Results: The number of post partum mothers in Sukaraja Health Center and Kedaton Health Center were 50 respondents (100%). Respondents who were not exposed to Covid-19 partum at the Sukaraja Health Center and Kedaton Health Center were 50 respondents (100%). The description of post partum maternal stress at the Sukaraja Health Center with normal categories 5 respondents (10.0%), mild stress 11 respondents (22.0%), moderate stress 22 respondents (44.0%), and severe stress by 12 respondents (24 ,0%). While at the Kedaton Public Health Center with normal categories 11 respondents (22.0%), mild stress 14 respondents (28.0%), moderate stress 15 respondents (30.0%), and severe stress by 10 respondents (20.0%). Conclusion: The picture of postpartum maternal stress at Sukarja and Kedaton Community Health Centers is both at a moderate stress level, with a percentage of 44% for Sukarja Community Health Center and 30% for Kedaton Community Health Center. Suggestion: Health workers are expected to increase their efforts to provide good counseling to individuals and families, especially pregnant women and post partum  Keywords: Covid-19; Post Partum Mother; Stress Pendahuluan: Dari data Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung pada tahun 2020 tiga besar cakupan ibu post partum di Puskesmas Kota Bandar Lampung diantaranya adalah tertinggi di Puskesmas Panjang 14,29%, Puskesmas Kedaton 11,83%, Puskesmas Sukaraja 10,92%. Data pendahulu yang dilakukan di Puskesmas Kedaton dengan melihat jumlah ibu hamil pada bulan November berjumlah 54 ibu post partum, dan data pendahulu yang dilakukan di Puskesmas Sukaraja dengan melihat jumlah ibu hamil pada bulan November tahun 2021 sebanyak 80 ibu post partum Tujuan: Diketahui gambaran Covid-19 terhadap stres ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Bandar Lampung Tahun 2022. Metode: Jenis penelitian kuantitatif, metode penelitian deskriptif, populasi dan sampel yaitu  ibu post partum di Puskesmas Sukaraja Dan Puskesmas Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung, teknik sampling menggunakan purposive sampling. Analisa data menggunakan univariat dengan menyajikan persentase data Hasil: Jumlah ibu post partum di Puskesmas Sukaraja dan Puskesmas Kedaton sebanyak 50 responden (100%). Responden tidak terpapar Covid-19 partum di Puskesmas Sukaraja dan Puskesmas Kedaton sebanyak 50 responden (100%). Gambaran stress ibu post partum di Puskesmas Sukaraja dengan kategori normal 5 responden (10,0%), stress ringan 11 responden (22,0%), stress sedang 22 responden (44,0%), dan stress berat sebesar 12 responden (24,0%). Sedangkan di Puskesmas Kedaton dengan kategori  normal 11 responden (22,0%), stress ringan 14 responden (28,0%), stress sedang 15 responden (30,0%), dan stress berat sebesar 10 responden (20,0%). Simpulan: Gambaran stres ibu post partum di Puskesmas Sukarja dan Kedaton sama-sama pada tingkat stress sedang, dengan persentase 44% untuk Puskesmas Sukarja dan 30% untuk Puskesmas Kedaton. Saran: Bagi tenaga kesehatan diharapkan lebih meningkatkan upaya penyuluhan yang baik kepada individu dan keluarga, khusunya ibu hamil dan post partum.
Pengaruh rebusan daun kelor (moringa olifiera) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi Wulan, Sarinah Sri; Pangesti, Dimas Ning; suharti, sri; Nurani, Rahmawati Dian; Khomsah, Ida Yatun
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.377

Abstract

Background: Hypertension is one of the main causes of premature death throughout the world. The prevalence of hypertension at world level is 22% of the 8 billion total world population. Hypertension develops from year to year and causes many complications. Efforts to control hypertension can be carried out using pharmacological and non-pharmacological methods, one of which is non-pharmacological efforts such as using boiled Moringa leaves. This plant contains calcium, potassium and magnesium which can lower blood pressure. Calcium plays a role in maintaining blood pressure in normal conditions, potassium functions to reduce blood pressure and magnesium functions to contribute to the smooth muscle of blood vessels. Purpose: To determine the effect of boiled Moringa leaves (moringa olifiera) on blood pressure in hypertension sufferers. Method: using a pre-experimental method with a one group pretest-posttest approach. The total sample was 18 respondents. Results: From the Wilcoxon Statistical Test, a p-value <.001 was obtained. Conclusion: There is an effect of boiled Moringa leaves on blood pressure in hypertension sufferers in the Kemiling Bandar Lampung Community Health Center working area. Keywords: Blood Pressure; Hypertension Sufferers; Moringa Leaf Decoction Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dini diseluruh dunia. Prevelensi hipertensi ditingkat dunia sebesar 22% dari 8 milyar total populasi penduduk dunia. Penyakit hipertensi berkembang dari tahun ketahun dan menyebabkan banyak komplikasi. Upaya penanggulangan hipetensi dapat dilakukan dengan cara farmakologis dan non-farmakologis salah satu upaya non farmakologis seperti menggunakan rebusan daun kelor. Tanaman ini memiliki kandungan kalsium, potasium dan magnesium yang dapat menurunkan tekanan darah. Kalsium berperan memelihara tekanan darah dalam kondisi normal, potasium berfungsi menurunkan tekanan darah dan magnesium berfungsidapat berkontribusi terhadap otot polos pembuluh darah. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh rebusan daun kelor (moringa olifiera) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-postest. Jumlah sampel sebanyak 18 responden. Hasil: Dari Uji Statistic Wilcoxon di dapatkan nilai p-value  <,001. Simpulan: Terdapat pengaruh rebusan daun kelor terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah kerja Puskesmas Kemiling Bandar Lampung.
Progresive muscle relaxtion (PMR) untuk menurunkan gangguan pola tidur Sari, Devi Ratna; Wahyudi , Wahid Tri; Hermawan, Dessy
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.378

Abstract

Background: Over a period of nearly 50 years (1971-2018), the percentage of Indonesia's elderly population has roughly doubled. In 2018, the percentage of elderly people reached 9.27 percent or around 24.49 million people (BPS, 2018). In 2019 there was an increase, namely the percentage of elderly people, namely to 9.6 percent (25 million), where there were around one percent more elderly women than elderly men (10.10 percent compared to 9.10 percent). Of all the elderly in Indonesia, the young elderly (60-69 years) far dominate with a magnitude of 63.82 percent, then followed by the middle elderly (70-79 years) and the old elderly (80+ years) with a magnitude of 27 each. 68 percent and 8.50 percent. Purpose: Providing gerontic nursing care with the main nursing problem of sleep pattern disturbances with Progressive Muscle Relaxtion (PMR) in Sukajaya Lempasing Village in 2023 Method: This type of research uses descriptive qualitative research, this research uses descriptive research methods in the form of case studies with the Nursing Care approach, which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Results: From the results of studies conducted on Mrs. E and Mrs. R, sleep pattern disorders were obtained. The data obtained by the patient named Mrs. R is female aged 65 and 70 years. Conclusion: The implementation study for 3 days obtained partially resolved results, which were characterized by an increase in elderly sleep duration. The results of the evaluation conducted for three days showed that all problems could be resolved.  Keywords: Elderly; Nursing Care; Progressive Muscle Relaxtion (PMR); Sleep Pattern Disturbance. Pendahuluan: Selama kurun waktu hampir 50 tahun (1971-2018), persentase penduduk lansia Indonesia meningkat sekitar dua kali lipat. Pada tahun 2018, persentase lansia mencapai 9,27 persen atau sekitar 24,49 juta orang (BPS, 2018). Pada Tahun 2019 terjadi peningkatan yakni persentase lansia yakni menjadi 9,6 persen (25 juta-an) di mana lansia perempuan sekitar satu persen lebih banyak dibandingkan lansia laki-laki (10,10 persen banding 9,10 persen). Dari seluruh lansia yang ada di Indonesia, lansia muda (60-69 tahun) jauh mendominasi dengan besaran yang mencapai 63,82 persen, selanjutnya diikuti oleh lansia madya (70-79 tahun) dan lansia tua (80+ tahun) dengan besaran masingmasing 27,68 persen dan 8,50 persen. Tujuan: Memberikan asuhan keperawatan gerontik dengan masalah keperawatan utama gangguan pola tidur dengan Progresive Muscle Relaxtion (PMR) di Desa Sukajaya Lempasing Tahun 2023 Metode: Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan Asuhan Keperawatan, yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil: Dari hasil pengkajian yang dilakukan pada Ny. E dan Ny. R didapatkan gangguan pola tidur. Data yang didapatkan pasien bernama Ny. R berjenis kelamin Perempuan berusia 65 dan 70 tahun. Simpulan: Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian masalah teratasi, yang ditandai dengan meningkatnya durasi tidur lansia. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi.
Analisis disminore menggunakan metode akupresur Firdaus, Kintannisa Khalisan; Wijayanti, Yoga Tri; Aghniya, Rofana
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.379

Abstract

Background: Dysminorrhea is a phenomenon that includes pain in the abdomen, cramps and pain in the waist. Causes of menstrual pain include hormonal changes, excessive anxiety, physical activity, and frequent consumption of fast food. Gastrointestinal symptoms experienced include nausea, vomiting and diarrhea which can occur with some menstrual symptoms. Purpose: To provide reproductive health midwifery care for Ms. S with Disminorrhea using a midwifery management approach. Method: The author plans to provide IEC education on healthy lifestyles, acupressure massage, and warm water compresses. During the visit, the author provided counseling about healthy lifestyle patterns, taught massage techniques at acupressure points, and advised Ms. S to apply warm water compresses. Then the author also provides support and mental support and provides analgesic therapy. Results: Case study conducted in March 2023 at TPMB Fitriyana S.ST, Kel. Notoharjo, District. Trimurjo Regency Central Lampung, there are 3 out of 20 teenagers or 15% of teenagers who experience dysmenorrhea, one of which is Ms.S who is 19 years old. From the results of the assessment carried out, it was found that Ms.S did not do enough sports activities and when menstruation arrived she experienced lower abdominal pain accompanied by nausea but did not experience vomiting when menstruation arrived. Ms.S's history of primary dysmenorrhea was assessed according to a pre-survey using the Wong Baker Faces Pain Rating Scale method and it was found that Ms.S experienced primary dysmenorrhea with a pain scale of 5 (moderate pain). Conclusion: From the midwifery care provided to Ms. S with 4 visits, it was found that Ms. anti-pain (Mefenamic Acid 3x1). Keywords: Acupressure Method; Dysminorrhea; Reproduction health. Pendahuluan: Disminore merupakan fenomena yang meliputi rasa nyeri pada bagian abdomen, kram dan sakit pada bagian pinggang. Penyebab dari nyeri menstruasi meliputi perubahan hormonal, kecemasan yang berlebihan, aktifitas fisik, serta seringnya mengkonsumsi makanan siap saji. Gejala gastrointestinal yang dialami yaitu mual, muntah, serta diare yang dapat terjadi pada sebagian gejala menstruasi. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan kesehatan reproduksi Nn. S dengan Disminore dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Metode: Penulis merencanakan akan melakukan edukasi KIE pola hidup sehat, pijat akupresure, serta kompres air hangat. Pada saat kunjungan penulis memberikan konseling tentang pola hidup sehat, mengajarkan teknik pemijatan pada titik akuprsure, serta menganjurkan Nn.S untuk melakukan kompres air hangat. Lalu penulis juga memberikan dukungan dan support mental serta memberikan terapi analgetik. Hasil: Studi kasus yang telah dilakukan pada bulan Maret 2023di TPMB Fitriyana S.ST, Kel. Notoharjo, Kec. Trimurjo Kab. Lampung Tengah, terdapat 3 dari 20 jumlah remaja atau sebesar 15% remaja yang mengalami disminore salah satunya adalah Nn.S yang berusia 19 tahun. Dari hasil pengkajian yang dilakukan didapatkan Nn.S kurang melakukan aktifitas olahraga serta saat menstruasi tiba mengalami nyeri perut bagian bawah yang disertai mual tetapi tidak muntah yang dialami saat menstruasi tiba. Riwayat disminore primer yang dialami Nn.S dinilai menurut pra survey dengan menggunakan metode Wong Baker Faces Pain Rating Scale ditemukan Nn.S mengalami desminore primer dengan skala nyeri 5 (nyeri sedang). Simpulan: Dari asuhan kebidanan yang dilakukan terhadap Nn.S dengan kunjungan 4 kali didapatkan skala nyeri Nn.S berkurang dari skala 5 menjadi skala 1, dan rasa mual yang Nn.S derita sudah teratasi dengan adanya pemijatan akupresure, kompres air hangat, serta obat anti nyeri (Asam Mefenamat 3x1).
Gambaran tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida dalam menghadapi persalinan Nurhayati, Nurhayati; Marliyana, Marliyana; Nuraini, Dwi
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 2 No. 2 (2023): October Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v2i2.380

Abstract

Background: Anxiety during pregnancy is often found in primigravid pregnant women, especially in the third trimester. Anxiety is an unpleasant emotion characterized by worry, concern and fear that arises naturally and at different levels. Purpose: To obtain an overview of the anxiety level of third trimester primigravid pregnant women at the Barokah Medika Kemiling Clinic in Bandar Lampung in 2023. Method: The type of research used is descriptive, with a quota sampling technique where researchers use the Hamilton anxiety rating scale questionnaire to measure anxiety levels. Respondents to scientific papers were primigravida third trimester pregnant women who visited the Barokah Medika Kemiling Clinic in Bandar Lampung in May 2023, totaling 30 respondents. Results: The level of anxiety in 30 respondents was found to be 3 (10%) respondents with severe anxiety levels, 5 (16.7%) respondents with moderate anxiety, 9 (30%) respondents with mild anxiety, and 13 (43.3%) with no anxiety. %) respondents. Conclusion: Pregnant women with no anxiety have the highest percentage. Suggestion: It is hoped that primigravida pregnant women will carry out Ante Natal Care (ANC) regularly at least 4 times during pregnancy, this can provide information regarding the mother's pregnancy, so that the health of the mother and baby can be well controlled. It is hoped that future researchers can continue this research, for example with the effect of pregnancy exercise on third trimester primigravida pregnant women in dealing with anxiety, so that the research results are expected to be more varied. Keywords: Anxiety, Childbirth, Primigravida Pregnant Women. Pendahuluan: Kecemasan selama kehamilan sering ditemukan pada ibu hamil primigravida, terutama pada trimester ketiga. Cemas merupakan emosi tidak menyenangkan yang ditandai dengan kekhawatiran, keprihatinan dan rasa takut yang timbul secara alami dan dalam tingkat yang berbeda. Tujuan: Untuk medapatkan gambaran tingkat kecemasan ibu hamil primigravida trimester III di Klinik Barokah Medika Kemiling Bandar Lampung tahun 2023. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel quota sampling dimana peneliti menggunakan kuesioner Hamilton anxiety rating scale untuk mengukur tingkat kecemasan. Responden karya tulis ilmiah ialah ibu hamil primigravida trimester III yang berkunjung ke Klinik Barokah Medika Kemiling Bandar Lampung pada bulan Mei 2023 sebanyak 30 responden. Hasil: Tingkat kecemasan pada 30 responden didapatkan responden dengan tingkat kecemasan berat 3 (10%) responden, kecemasan sedang sebanyak 5 (16,7%) responden, kecemasan ringan 9 (30%) responden, dan tidak ada kecemasan 13 (43,3%) responden. Simpulan: Ibu hamil dengan tidak ada kecemasan memiliki persentase tertinggi. Saran: Diharapkan kepada ibu hamil primigravida melakukan Ante Natal Care (ANC) secara rutin sedikitnya 4 kali selama kehamilan, hal tersebut dapat memberikan informasi terkait kehamilan ibu, sehingga kesehatan ibu dan bayi dapat terkontrol dengan baik. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melanjutkan penelitian ini misalnya dengan pengaruh senam hamil terhadap ibu hamil primigravida trimester III dalam menghadapi kecemasan, sehingga hasil penelitian diharapkan lebih bervariasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5