cover
Contact Name
Muhammad Irwansyah
Contact Email
batasjurnal@gmail.com
Phone
+628116238200
Journal Mail Official
batasjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. Ahmad Yani Kisaran Naga Kec. Kota Kisaran Timur, Asahan, Sumut
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal BATAS
Published by Universitas Asahan
ISSN : 28092473     EISSN : 28092562     DOI : -
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) dipublikasikan oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Asahan. Artikel/karya ilmiah yang akan dimuat pada jurnal ini adalah Artikel/karya ilmiah yang berkaitan di bidang Teknik Sipil meliputi bidang Perancangan Transportasi, Teknologi Sumberdaya Air, Struktur, Geoteknik, Lingkungan serta Ilmu Pengetahuan Bidang Sains dalam bentuk pengembangan serta aplikasinya. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan November dan bulan Mei.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022): November 2022" : 6 Documents clear
PEMETAAN UNTUK MENGEVALUASI KONDISI JALAN DI KECAMATAN TANJUNGBALAI UTARA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS vicky - Akbari; Muhammad - Irwansyah; Intan - Zahar
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3084

Abstract

Kerusakan jalan akan menimbulkan banyak kerugian yang dapat dirasakan oleh pengguna secara langsung, karena pasti akan menghambat kecepatan dan kenyamanan pengguna jalan. Untuk menjaga agar kondisi jalan tetap pada performa yang layak dalam melayani berbagai moda transportasi, perlu adanya evaluasi terhadap kondisi jalan untuk mengetahui jalan tersebut apakah masih dalam kondisi yang baik atau perlu adanya program peningkatan, pemeliharaan rutin atau pemeliharaan berkala. Di sisi lain, langkah yang dapat dilakukan dalam upaya pemeliharaan jalan adalah dengan menggunakan teknologi informasi spasial. Salah satunya yaitu Sistem Informasi Geografis (SIG). SIG menjadi salah satu metode dalam menyelesaikan permasalahan suatu fenomena di ruang lingkup geografi (geospatial) yang meliputi lapisan-lapisan di sekitar atau permukaan bumi. Dalam penelitian ini diperlukan data sebagai pedoman sebelum melakukan survei awal ke lapangan. Data yang dimaksud yaitu data yang berisikan nama-nama ruas jalan yang berada di Kecamatan Tanjungbalai Utara dan data spasial berupa file berformat KMZ. Survei lapangan adalah cara dan teknik pengumpulan data dengan melakukan monitoring ataupun terjun langsung ke lapangan. Dimana, dalam survei lapangan ini data mengenai kondisi jalan serta titik koordinat jalan dapat diketahui sebagai data pendukung pembuatan peta kondisi jalan. Hasil dari penelitian ini yaitu kondisi jalan yang berada di Kecamatan Tanjungbalai Utara Kota Tanjungbalai. Dari 52 ruas jalan terdapat 46 ruas jalan dengan kondisi baik. Adapun ruas jalan dengan kondisi rusak berat adalah Jalan D.I Panjaitan dengan panjang kondisi rusak yaitu 723 meter, Jalan Sehat 100 meter dan Jalan Sepakat 250 meter. Untuk ruas jalan dengan kondisi rusak ringan adalah Jalan Makmur dengan panjang kondisi rusak yaitu 80 meter
KONFLIK ARUS LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN TIDAK SEBIDANG PADA FLY OVER JAMIN GINTING DAN RUAS JALAN A.H. NASUTION Shofa - Sofyan
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3090

Abstract

Persimpangan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari semua sistem pergerakan dengan angkutan umum maupun angkutan pribadi. Ketika berkendaran orang dapat melihat bahwa jalan  di daerah perkotaan biasanya memiliki persimpangan, dimana pengemudi dapat memutuskan untuk jalan terus atau membelok dan pindah jalur jalan. Penelitian ini berlokasi di Fly Over Jamin Ginting ruas jalan A.H. Nasution dengan jalan Pintu Air IV merupakan tipe persimpangan berlengan 3 dan tidak sebidang, sehingga berpotensi terjadi konflik simpang di antaranya   Diverging  (Memisah), Merging (Menggabung), Crossing (Memotong ), dan Weaving  (Menyilang ). Penelitian ini meneruskan penelitian  (skripsi) dari  Syafrizal Tinambunan  tahun 2017 berjudul Studi  Jumlah Penyebaran Kenderaan Setelah Pengoperasian Fly Over Pada Persimpangan Jl.AH. Nasution Dan Jl. Jamin Ginting, yang mengasilkan distribusi kenderaan sebelum dan sesudah dioperasikan nya flyover. Hasil penelitian ini adalah  arus merging paling banyak terjadi. namun berpotensi terjadi Crossing dan rawan kecelakaan. Maka harus direncanakan manajemen arus dengan meletakkan Sign/ rambu-rambu pada jarak 100 m, 50 m, dan 10 m menuju persimpangan flyover.
EVALUASI PERENCANAAN LAPISAN TEBAL PERKERASAAN KAKU (RIGID PAVEMENT) PADA JALAN TOL BINJAI – PANGKALAN BRANDAN Rio Stefanus Ginting; Mahliza - Nasution; Kamaluddin - Lubis
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3088

Abstract

Kelancaran lalu lintas sangat tergantung dari kondisi jalan yang ada , semakin baik kondisi jalan maka akan semakin lancar arus lalu lintas, baik arus pergerakan barang maupun manusia. Jalan tol merupakan bagian dari sistem jaringan jalan nasional yang penggunaannya diwajibkan membayar tol dan memiliki peran yang sangat signifikan bagi perkembangan suatu daerah. Perencanaan ruas jalan tol Binjai - Pangkalan Brandan merupakan jaringan jalan nasional yang akan direncanakan mampu menampung volume lalu lintas yang tinggi. Kendaraan – kendaraan tersebut mempunyai beban yang berlebih dari beban standart, hal ini memberikan dampak terhadap kondisi struktur perkerasan jalan. Dalam pelaksanaan pembangunan ruas jalan tol Binjai – Pangkalan Brandan, jenis konstruksi yang digunakan adalah struktur perkerasan kaku (rigid pavement). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perhitungan tebal perkerasan kaku (rigid pavement) serta membandingan hasil dari metode AASHTO 1993 dan Metode Bina Marga, pada Jalan Tol Binjai – Pangkalan Brandan. Hasil dari perhitungan tebal perkerasan kaku menggunakan metode Bina Marga di dapat sebesar 25 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 diperoleh tebal sebesar 25,4 cm. Dari hasil tersebut didapat perbedan tebal perkerasan sebesar 0,4 cm dari segi biaya metode Bina Marga lebih ekonomis. Pada perencanaan menggunakan metode bina marga terdapat perbedaan lalu lintas rencana yaitu sebesar 6220 ton sedangan pada AAHTO didapat sebesar 301 ton.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN RUAS JALAN DI KOTA TANJUNG BALAI DENGAN METODE SURFACE DISTRESS INDEKS (SDI) Samuel - Panjaitan; Alexander Tuahta Sihombing
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3087

Abstract

Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar pertumbuhan dan pengembangan hubungan sosial, ekonomi dan budaya antar daerah yang ada di Indonesia.Untuk itu jika perkerasan jalan terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan sehingga dapat mempengaruhi tingkat pelayanan jalan yang diantaranya yaitu keamanan, kenyamanan, dan kelancaran dalam berlalu lintas. Sehingga sangat penting dilakukan survey penilaian kondisi perkerasan baik secara evaluasi fungsional dan evaluasi struktural untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan yang ada. Parameter kinerja perkerasan jalan yang dapat digunakan untuk menentukan penilaian kondisi jalan Surface Distress Index (SDI). Informasi untuk penilaian kondisi jalan adalah Surface Distress Index (SDI) melalui survey Road Condition System (RCS). Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penilaian Kondisi permukaan Jalan dengan menilai secara Visual dan akan mengetahui Nilai dari SDI jalan tersebut sehingga dapat dikategorikan terhadap Tingkat kerusakan jalan tersebut, dengan dilakukannya penilaian tersebut maka bisa diprioritaskan jalan mana yang ditangani lebih dulu. Studi kasus yang dipilih adalah beberapa ruas jalan arteri di Kota Tanjungbalai, yakni Jalan Jalan M.T Haryono, Jalan Prof. DR. Ir. Sutami/Pendidikan, Jalan Anwar Idris, Jalan Abd. Rahman dan Jalan SMU 3. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah Jalan SMU 3 jalan yang Paling Prioritas dengan nilai SDI 201 dengan Persentase Kerusakan Jalan 72,57% Rusak Berat.
ANALISIS PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT BERAT PADA PEKERJAAN BORROW MATERIAL JALAN TOL MEDAN-KUALANAMU-TEBING TINGGI SEKSI 7A (SEI RAMPAH-TEBING TINGGI) Paulinus - Sihotang; Junaidi - Siahaan; Simon Petrus Simorangkir
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3086

Abstract

Jalan Tol merupakan suatu jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan lalu lintas ataupun untuk mempersingkat jarak dari suatu tempat ketempat lain. PT. Jasamarga Kualanamu Tol merupakan perusahaan yang dipilih sebagai pemilik pekerjaan Jalan Tol. Pembangunan ruas jalan tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,8 km ini terjadi karena adanya peningkatan jumlah Lalu Lintas Harian (LHR) yang menggunakan jalan utama lintas Sumatera (jalan eksisting). Borrow Material merupakan pekerjaan timbunan tanah yang bahan timbunannya berasal dari luar atau galian di tempat lain. Pada pekerjaan Borrow Material diperlukan Alat Berat sesuai pekerjaan yang dibutuhkan yaitu: alat pemuat material (Excavator), alat pengangkut material (DumpTruck), alat penghampar material (Bulldozer), alat perata material (Motor Grader), alat pemadat material (Vibratory Roller). Alat-alat tersebut sangat berpengaruh dengan pelaksanaan, sehingga diperlukan analisis perhitungan Alat Berat untuk menyesuaikan waktu pekerjaan dilapangan dengan waktu yang disediakan oleh pemilik proyek yaitu 20 minggu.Topik bahasan ini dititik beratkan pada perhitungan produktivitas Alat Berat pada pekerjaan Borrow Material. Dimana produktivitas Alat Berat yang didapat yaitu: Excavator 107,07 m3/jam, Dump Truck 9,47 m3/jam, Buldozer 148,00 m3/jam, Motor Grader 315,06 m3/jam dan Vibratory Roller 96,25 m3/jam. Kombinasi ideal yaitu: 1 unit Excavator dikombinasikan dengan 11 unit Dump Truck dengan waktu pekerjaan selama 18 minggu.
PEMODELAN TARIKAN PERGERAKAN PADA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) KAMPUNG BARU DAN MAYOR UMAR DAMANIK KOTA TANJUNGBALAI Fikri Aulia Rizky; Amir - Hamzah
Jurnal Bidang Aplikasi Teknik Sipil dan Sains (BATAS) Vol 2, No 1 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jurnal batas.v2i1.3089

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu fasilitas jenis tata guna lahan yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin berobat. Selain biayanya yang lebih murah dibanding rumah sakit, fasilitasnya juga menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.Penelitian ini dilakukan untuk membuat model yang dapat digunakan untuk memperkirakan besar tarikan pergerakan ke puskesmas serta untuk mengetahui tingkat validitas dari model tersebut berdasarkan nilai koefisien determinasi. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menghitung jumlah pergerakan kendaraan yang memasuki area parkir puskesmas, dan mencatat beberapa data dari karakteristik. Analisis model dilakukan dengan analisis model regresi linear berganda metode stepwise dan enter dengan menggunakan software IBM SPSS. Model terbaik tarikan pergerakan kendaraan di puskesmas wilayah Kota Tanjungbalai adalah model dari metode stepwise dengan tarikan kendaraan (Y) sebesar nilai konstanta 86,116 ditambah koefisien arah variabel bebas (luas bangunan) 0,085. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang paling mempengaruhi adalah luas bangunan. Dengan pengaruh semakin besar nilai variabel bebas maka semakin besar pula tarikan pergerakan kendaraan yang terjadi. Tingkat validitas pada model berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,926, sehingga persamaan regresi yang dihasilkan baik untuk mengestimasi nilai variabel terikat

Page 1 of 1 | Total Record : 6