cover
Contact Name
Rully Damayanti
Contact Email
puslit@petra.ac.id
Phone
+62312983147
Journal Mail Official
acesa@petra.ac.id
Editorial Address
Jl. Siwalankerto 121-131
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
ISSN : -     EISSN : 27160890     DOI : https://doi.org/10.9744/acesa
Core Subject : Engineering,
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture (ACESA) (ISSN: 2716-0890) is an open access international journal aims to provide a medium for the academic community to publish the latest research results in all fields of civil engineering and architecture. The journal is published biannually, in March and September, by Petra Christian University, Surabaya INDONESIA. The journal welcomes contributions in the form of original research articles, case and technical reports, review articles, and extended abstracts.
Articles 143 Documents
Penerapan Pendekatan Bioklimatik dari Kenneth Yeang terhadap Alternatif Desain Hotel di Kota Bekasi Kevin Christianto; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 3 No. 1 (2021): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v3i1.11145

Abstract

Pertumbuhan masyarakat yang meningkat tinggidapat terlihat dari perkembangan kota yang semakin berkembang. Dengan peningkatan penduduk yang tinggi dan lahan yang terbatas maka solusi yang terbaik untuk mengatasi kebutuhan bagi tempat tinggal adalah dengan cara membangun secara vertikal, termasuk fasilitas hotel.  Artikel ini mengusulkan desain hotel dengan aplikasi konsep bioklimatik dari Kenneth Yeang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah simulasi yaitu menggunakan replikasi objek dan pengaturan dunia nyata. Efek pesatnya perkembangan bangunan di kota Bekasi mengakibatkan penghijauan semakin berkurang. Serta kurang memperhatikan faktor alam ke dalam bangunan terutama pada bangunan vertikal. Sehingga desain pada hotel ini sangat memperhatikan alam dengan memasukan alam kedalam desain bangunan. Serta hasil penelitian ini untuk mengingatkan kepada arsitek agar memperhatikan iklim sebagai respon bangunan vertikal terhadap lingkungan. Keywords: Hunian Vertikal, Hotel, Bioklimatik.
Studi Alternatif Desain Tatanan Koridor Apartemen Melalui Aspek Environment Pada Konsep Human Well-Being Rudy Putra Setyantara; Maria Imaculata Hidayatun; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 3 No. 1 (2021): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v3i1.11125

Abstract

Isu pertumbuhan penduduk yang pesat, menjadikan perubahan sistem hunian horizontal menjadi vertikal. Namun dengan perubahan tersebut apakah dapat sesuai dan menunjang kualitas hidup penghuninya, sama dengan hunian horizontal. Perubahan hunian menyebabkan mengakibatkan perbedaan kebiasaan pada hunian horizontal yang belum dapat ditinggalkan. Hal tersebut terlihat dalam sebuah apartemen utamanya pada bagian koridor, yang sering digunakan untuk berkegiatan sepertitempat bermain anak-anak karena ruang unit tidak cukup ruang bermain, ataupun menjadi ruang berbincang dengan sesama pengguna unit. Hal tersebut tidak sesuai dengan fungsi koridor yang diperuntukkan hanya untuk ruang sirkulasi. Adanya hal tersebut ruang koridor harus di perbaiki dengan menyesuaikan kebutuhan pengguna, sehingga dapat mendukung aktivitas yang tinggal di dalamnya. Oleh karena itu melalui dimensi environment pada konsep human well-being menjadikan koridor mampu untuk mendukung aktivitas pengguna yang masih dalam tahap transisi dari hunian horizontal ke hunian vertikal.
Kajian Pendekatan Tactile Regionalisme dalam Arsitektur Osing Stephanus Wirawan Dharmatanna; Maria Imaculata Hidayatun
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 3 No. 1 (2021): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v3i1.11038

Abstract

Regionalisme dalam arsitektur merupakan cara menampilkan kembali gaya arsitektur kedaerahan ke dalam bangunan masa kini. Suku Osing adalah penduduk asli Banyuwangi atau juga di sebut sebagai Laros (akronim dari pada Lare Osing) atau Wong Blambangan merupakan penduduk mayoritas di beberapa kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Saat ini di Kabupaten Banyuwangi banyak bangunan yang didesain dengan menampilkan kembali ciri kedaerahannya beberapa di antaranya Aula Politeknik Banuwangi, Bandara Blimbingsari dan Hotel Sahid Osing yang dapat terlihat pada penggunaan elemen arsitektur masa lampau (AML) yaitu arsitektur osing. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan melihat secara langsung Aula Politeknik Banuwangi, Bandara Blimbing Sari dan Hotel Sahid Osing. Tujuan penelitain ini adalah mengetahui elemen arsitektur yang mempengaruhi Aula Politeknik Banyuwangi, Bandara Blimbingsari dan Hotel Sahid Osing sebagai regionalisme arsitektur. Hasil dari penelitian ini adalah tactile sangat dapat di rasakan pada semua elemen terutama pada elemen atap dan langit - langit yang merupakan reinterpretasi, modifikasi dan inovai dari arsitektur rumah Osing.
Lateral Soil Movement Due to Installation of a Single Pile using Jack-in Method Dewi Hindra Wijaya
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 3 No. 1 (2021): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v1i2.8537

Abstract

Lateral movement of soil due to the installation of a single pile using jack-in method was studied. The piles considered in this study were 15 piles of the diameter 800 mm. The lateral soil movement was predicted using Plaxis 2D, which incorporated cavity expansion theory as prescribed displacement. The results were compared to the recorded data from the field and those determined using several formulas. The comparison shows that the lateral movement of soil due to the installation of a single pile can be closely estimated using Plaxis 2D that employed a linear prescribed displacement of 0.42r at the pile head and zero at the pile tip. Lateral displacement of soil predicted using Plaxis 2D agrees well with data measured from the field both at the ground surface and along the depth of piles.
INDOOR ENVIRONMENTAL QUALITY EFFECT ANALYSIS IN GREEN AND NON-GREEN OFFICE BUILDING TO STAFF’S PERFORMANCE AND SATISFACTION IN SURABAYA Elvina Shanggrama Wijaya; Jimmy Priatman; Jani Rahardjo
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i1.14042

Abstract

The energy efficiency in an office building can decrease the company’s operational cost. Even so, the operational cost for staff is still larger than the cost for energy. It is important to reassure that the impact given by the building’s indoor environmental quality (IEQ) is positive to staff. This research focusses on two office building in Surabaya, one of them is designed using the green principles and calculations, and the other is not. The building’s IEQ aspects being inspected includes indoor air quality, thermal, lighting, acoustics and layout. A questionnaire survey was held to obtain the reaction from the full time staff regarding the building’s IEQ performance, their satisfaction to it and their self-assessed performance. There are IEQ aspects that affects staff’s performance and satisfaction significantly. The IEQ mean score differs significantly in green and non-green building, but the mean difference in satisfaction and performance were found not significant.
STUDI METAFORA MAKNA DAN EKSPRESI PADA MEDIA SOSIAL GENERASI Z KE DALAM RUANG ARSITEKTUR Cindy Fiolita Graciela; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i1.11959

Abstract

Generasi Z hidup dikelilingi teknologi termasuk internet. Kehidupan mereka tidak pernah lepas dari media sosial utamanya dalam bersosialisasi, bekerja, belajar dan mencari hiburan. Desainer dalam mendesain ruang untuk generasi Z, perlu mempelajari media sosial sebagai media utama kehidupan sosial mereka. Artikel ini berdasarkan penelitian studi metafora dari Broadbent untuk mentransformasikan makna dan ekspresi yang ada di media sosial menjadi ruang arsitektur. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif melalui studi literatur dan kuesioner untuk memahami makna ruang. Hasil dari penelitian ini menghasilkan ruang arsitektur media sosial yang dibagi menjadi 3 yaitu ruang arsitektur keceriaan, ruang arsitektur publik, dan ruang arsitektur interaksi, yang kesemuanya terkait dengan makna dari media sosial yang dipakai oleh generasi Z.
MICROALGAE AS A SUSTAINABLE FACADE FOR OCCUPANTS’ HEALTH: A REVIEW Livia Hariyanto; Lilianny Sigit Arifin; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i1.11901

Abstract

Facade as a sustainable strategy can provide energy-efficient solutions. Some designers' knowledge of the sustainable paradigm is incomplete, resulting in façade components that are harmful to occupants' health. The development of facade microalgae can be a sustainable facade solution. The purpose of this study is to examine the microalgae façade with the parameters of Strategies for Sustainable Architecture: Health by Paola Sassi through an analysis of the space comfort and the materials used. The research method is qualitative with a descriptive type of research from previous research articles and journals that discuss the microalgae facade. The results showed that the microalgae facade provides optimal quality of space comfort with materials that decrease pollution. According to the findings, microalgae facades as a sustainable strategy for occupant health and the environment. The microalgae facade as green technology is not only for building performance but also for the health of building occupants.
CORRIDOR AS A SUSTAINABLE SOCIAL SPACE IN HIGH-RISE RESIDENTIAL BUILDING Yuli Kalson Sagala; Rully Damayanti; Rony Gunawan Sunaryo
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i1.11273

Abstract

The rapid population growth and limited land on earth make high-rise residential buildings, especially in urban areas, inevitable. However, from several studies and analyses, many of these vertical living did not / have not fulfilled social sustainability aspects, which are essential aspects of the three spheres of sustainability concepts, namely social sustainability, economic sustainability, and environmental sustainability. Therefore this study will emphasize creating sustainable social space in high-rise residential buildings but will focus more on Corridor.Corridor as a definite area and always exist in high-rise residential building, have a high frequency always to be used and passed by residents as the main circulation path from and to the unit of residence. Therefore Corridor has great potential to influence the lives and way of life of the residents. Therefore, if we as architects can propose a design intervention by including consideration of the rules of the social space parameters, the Corridor can be an ideal sustainable social space that is needed and can be positively beneficial for residents, so that in the long run, it can help achieve Sustainable Architecture.
PERCEPTUAL STUDY OF PLASTIC WASTE BRICKS FOR SHARIA APARTMENT IN INDONESIA Muhammad Mutammam Musthofa; Rully Damayanti
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 1 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i1.11187

Abstract

Bricks from plastic waste have the potential to become the wall material for apartment units because they are lightweight and have an interlock system that makes it easy to dismantle and reuse. Sharia Apartments in Indonesia exist because of the market potential for the majority of Muslims who are interested in a halal lifestyle. This article identifies Muslim perceptions of the application of bricks from plastic waste to sharia apartment residential units. The perception is carried out by comparing three plastic waste brick product companies. The method used is through questionnaires and interviews based on regional demographics. It was found that brick of plastic waste can be received positively by Muslim respondents, but its use is limited to particular spaces to avoid negative perceptions.
PERBANDINGAN KENYAMANAN TERMAL DALAM RUANGAN KAMAR HOTEL MENGGUNAKAN SISTEM WALL MOUNTED SPLIT AIR CONDITIONING DAN FLOOR AIR CONDITIONING, STUDI KASUS : QUBIKA HOTEL, JAKARTA Selyna Chintya; Danny Santoso Mintorogo; Agus Dwi Hariyanto
Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture Vol. 4 No. 2 (2022): Advances in Civil Engineering and Sustainable Architecture
Publisher : Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/acesa.v4i2.12948

Abstract

Penggunaan AC di dalam ruangan kamar hotel berfungsi untuk mengatasi kondisi temperatur udara tinggi dengan kecepatan angin rendah yang seringkali membuat penghuni di dalam ruangan kamar hotel menjadi tidak nyaman. Dengan karakteristik kontainer yang bersifat non aristektural kemudian dialih fungsikan menjadi arsitektural, maka penting untuk penerapan sistem air conditioning yang tepat pada hotel kontainer, sehingga akan membantu meningkatkan kenyamanan termal bagi penghuninya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kenyamanan termal dalam ruangan kamar hotel menggunakan sistem sistem wall mounted split air conditioning dan floor air conditioning (FAC) untuk mendapatkan kenyamanan termal terbaik. Perbandingan akan dilakukan berdasarkan nilai Air Diffusion Performance Index (ADPI) yang diperoleh dengan menggunakan simulasi CFD. Hasil penelitian ini menunjukkan ruangan yang menggunkan sistem floor air conditioning (FAC) mencapai kenyamanan termal lebih baik dibandingkan ruangan kamar hotel yang menggunakan sistem wall mounted split air conditioning.

Page 9 of 15 | Total Record : 143