cover
Contact Name
Yonce Melyanus Killa
Contact Email
yonce@unkriswina.ac.id
Phone
+6285239055401
Journal Mail Official
jts@unkriswina.ac.id
Editorial Address
Jalan R. Suprapto No. 35, Waingapu, Prailiu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur., Indonesia
Location
Kab. sumba timur,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
SANDALWOOD JOURNAL OF AGRIBUSINESS AND AGROTECHNOLOGY (SJAA)
ISSN : -     EISSN : 30251818     DOI : https://doi.org/10.58300/jts.v1i1
Core Subject : Agriculture,
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology (SJAA) menitikberatkan perhatian pada pengembangan keilmuan di bidang pertanian dalam arti luas yang mencakup budidaya tanaman, tanah dan lahan pertanian, hama dan penyakit tumbuhan, teknologi pascapanen, agribisnis, sosial ekonomi pertanian, dan pengembangan teknologi pertanian.
Articles 46 Documents
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Jagung Di Desa Tamma Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur Wadang, Arista Rambu; Retang, Elfis Umbu Katongu; Mbana, Febyningsi Rambu Ladu
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, pengeluaran, dan ketahanan pangan rumah tangga petani jagung di Desa Tamma Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur. Pemilihan Desa Tamma dilakukan secara sengaja dengan pertimbangan jumlah penduduk desa tersebut yang terus meningkat dengan keadaan lahan yang kurang produktif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisis data untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani dengan menggunakanan pendekatan pangsa pengeluaran pangan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh petani jagung di Desa Tamma dengan jumlah 418 orang. Penetapan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan metode Slovin, dan hasil perhitungan menetapkan bahwa jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 81 orang. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan kepada para petani jagung di Desa Tamma dijelaskan bahwa rata-rata pendapatan sebesar Rp 3.059.259/bulan. Rata-rata total pengeluaran sebesar Rp 1.510.432/bulan, dengan rata-rata pengeluaran pangan sebesar Rp 892.284/bulan, dan rata-rata pengeluaran non pangan sebesar Rp. 618.148/bulan. Dalam pemenuhan kebutuhan dalam keluarga, umumnya rumah tangga petani jagung di Desa Tamma melakukan beberapa pekerjaan sampingan. Tingkat ketahanan pangan rumah tangga petani jagung di Desa Tamma Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur adalah sebesar 59,07% dengan kategori tahan pangan.
Analisis Perilaku Petani Dalam Budidaya Kopi Di Desa Okawacu Kecamatan Katikutana Selatan Kabupaten Sumba Tengah Rambu, Enjelina R; Retang, Elfis Umbu Katongu; Mbana, Febyningsi Rambu Ladu
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.659

Abstract

Tujuan penilitian untuk mengetahui perilaku petani dalam budidaya kopi di Desa Okawacu Kecamatan Katikutana Selatan Kabupaten Sumba Tengah. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli - Agustus 2023 berlokasi di Desa Okawacu Kecamatan Katikutana Selatan Kabupaten Sumba Tengah. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh petani di Desa Okawacu dengan jumlah 894 orang. Penetapan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan metode Slovin dan hasil perhitungan menetapkan bahwa jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 90 orang. Dalam mengukur perilaku petani dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilan digunakan metode deskriptif kuantitatif (Skala Likert). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petani di Desa Okawacu memiliki tingkat pengetahuan yang baik dengan skor pencapaian 80,48%, tingkat sikap yang sangat baik dengan skor pencapaian 83,77% dan tingkat keterampilan yang sangat baik dengan skor pencapaian 81,38% dalam membudidaya kopi.
Analisis Pemasaran Ayam Pedaging (Broiler) Di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur Ramadhan, Jayusman; Saragih, Elsa Christin
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, margin pemasaran dan efisiensi dari saluran pemasaran ayam pedaging. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 25 sampel peternak, 2 sampel pedagang besar, dan 4 sampel pedagang pengecer di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Untuk mengetahui pola saluran pemasaran dan lembaga-lembaga yang terlibat pada pemasaran ayam pedaging di Kecamatan Kota Waingapu, dilakukan analisis deskriptif. Kemudian dilakukan analisis untuk mengetahui margin pemasaran dan efisiensi pemasaran dari setiap saluran pemasaran. Hasil analisis saluran pemasaran menggambarkan bahwa terdapat 4 saluran pemasaran ayam pedaging di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur. Saluran pemasaran I: peternak – konsumen akhir. Saluran pemasaran II: peternak – pedagang pengecer – konsumen akhir. Saluran pemasaran III: peternak – pedagang besar – konsumen akhir. Saluran pemasaran IV: peternak – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen akhir. Margin pemasaran dari saluran pemasaran I adalah Rp 0/Kg. Margin pemasaran dari saluran pemasaran II adalah Rp 11.980/Kg. Margin pemasaran dari saluran pemasaran III adalah Rp 9.024/Kg. Margin pemasaran dari saluran pemasaran IV adalah Rp 14.024/Kg. Saluran pemasaran I, II, dan III berada pada kategori efisien dengan nilai persentase margin berada diantara 0 – 33%, sedangkan saluran pemasaran IV berada pada kategori kurang efisien dengan nilai persentase margin berada diantara 34 – 67%.
Pengaruh Dosis Poc Top G2 Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sorgum (Sorgum bicolor L. Moench) Nduang, Anton Ndana; Nganji, Marten Umbu; Ndapamuri, Melycorianda Hubi
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.675

Abstract

Sorghum is a cereal plant that is very useful, including the seeds can produce flour as a substitute for wheat, the stems produce sap which can be used as sugar and used as animal feed. Sorghum also has considerable potential to be developed in Indonesia because sorghum plants are able to adapt to marginal land because they are tolerant of less fertile soil or critical soil, sorghum plants are relatively resistant to pests and disease. This research aims to determine the response of vegetative growth of sorghum plants to doses of TOP G2 liquid organic fertilizer. This research was conducted at the Wira Wacana Christian University Field Laboratory, Sumba in July – September 2023. This research used 5 treatments with 4 replications. The results of this research were that giving Top G2 liquid organic fertilizer (POC) had a real effect on plant height, giving Top G2 POC on the number of leaves had a real effect, giving Top G2 POC on leaf area had no real effect, giving Top G2 POC on diameter. stems did not have a real effect on stem diameter, giving POC Top G2 on flowering time did not have a real effect on flowering time. The best recommended dosage is in treatment P4=8 ml Poc Top G2+ 992 ml water/plant.
Respon Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L) Terhadap Pemupukan Pupuk Kandang Dan Pupuk Hijau Ngara, Ardan Panda; Killa, Yonce Melyanus; Kapoe, Suryani K.K.L
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.682

Abstract

Tanaman Jagung (Zea Mays L.) yaitu tanaman alternatif pangan pengganti padi yang mempunyai kandungan gizi dan karbohidrat yang tinggi. Jagung manis dalam peningkatan membutuhkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan akan unsur haranya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan pupuk hijau terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan. P0 : Kontrol (Tanpa perlakuan); P1 : pupuk kandang 2,5 ton/ha (22,68 g/polibag); P2 : pupuk kandang 5 ton/ha (45,37 g/polibag); P3 : pupuk kandang 7,5 ton/ha (68,6 g/polibag); P4 : pupuk hijau 2,5 ton/ha (22,68 g/polibag); P5 : pupuk hijau 5 ton/ha (45,37 g/polibag); P6 : pupuk hijau 7,5 Ton/ha (68,6 g/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk terbaik yang mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun yaitu P6 (pupuk Hijau kerinyuh 7.5 Ton/ha) sedangkan pemberian pupuk yang menghasilkan diameter tongkol, panjang tongkol dan berat tongkol jagung terbaik yaitu P3 (pupuk kandang sapi 7.5 Ton/ha).
Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Anyaman Lidi Nipah (Studi Kasus: Kelompok Bungong Chirih) Di Desa Matang Gleum Kecamatan Peureulak Kabupaten Aceh Timur Aflan, Muhammad; ., Supristiwendi; Basriwijaya, Kiagus M. Zain
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.695

Abstract

The objectives of this study are to identify internal and external factors for the development of the Lidi Nipah Woven Handicraft business in the Bungong Chirih group and analyze the business development strategy of Lidi Nipah Woven Crafts in the Bungong Chirih group. This research was conducted in Matang Gleum Village, Peureulak District, East Aceh Regency. The method used is a case study. The sample in this study was the business owner of the Bungong Chirih group. Respondents in this study were identified from 5 key figures. The analysis methods used are SWOT and QSPM. The results showed that alternative strategies that can be applied in developing a business based on the SWOT matrix get 8 alternative strategies, namely there are two SO Strategies, two ST Strategies, two WO Strategies, and two WT Strategies. Meanwhile, the priority strategy that can be applied in developing the Lidi Nipah Woven handicraft business in the Bungong Chirih Group in Matang Gleum Village, Peureulak District, East Aceh Regency based on QSPM analysis, results were obtained utilizing good product quality and continuing to produce products according to consumer demand in order to continue to be able to lead the market and enter the regional market, Maximizing internet media as a promotional medium and as a marketing medium so that products can be more widely known and reached.
Pengaruh Pemberian Jenis Mulsa Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sorgum Varietas Super 1 Kareri, Ondri Rambu; Nganji, Marten Umbu; Ndapamuri, Melycorianda Hubi
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.718

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) merupakan tanaman serealia yang dikembangkan di Indonesia karena mampu tumbuh di lahan kering. Masalah mendasar dalam pengembangan tanaman sorgum ialah kurangnya pengetahuan dalam penerapan teknologi petani dalam budidaya tanaman sorgum dan kondisi saat ini juga ketersediaan beras semakin berkurang, maka perlu pengembangan kembali tanaman sorgum sebagai komoditas pangan alternatif dan sorgum juga sangat cocok di wilayah Sumba Timur karena di kenal sebagai musim kemarau panjang dari pada musim penghujan yang sedikit sehingga menyebabkan suhu udara semakin tinggi sehingga penguapan dari badan tanah meningkat sehingga tanaman sorgum mengalami kekurangan air akibat dari tinggi penguapan (evaporasi) tersebut . Oleh karena itu, dilakukan modifikasi lahan untuk menjaga kelembapan tanah, menahan laju penguapan dan kadar air tanah melalui penggunaan mulsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis mulsa terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman sorgum (sorghum bicolor L. Moench). Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 kali ulangan. hasil penelitian, menunjukkan bahwa pemberian mulsa dapat meningkatkan pertumbuhan, jumlah daun, Panjang daun dan diameter batang, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Perlakuan terbaik yang direkomendasikan yaitu mulsa jerami padi.
Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sorgum Lokal Watar Hammu Miting Walla: PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM LOKAL WATAR HAMMU MITING WALLA Yina, Aryo Umbu Lapu Rongga; Lewu, Lusia Danga; Kapoe, Suryani K.K.L
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.720

Abstract

Sorgum merupakan tanaman serelia penting selain jagung yang sampai saat ini masih diusahakan secara terbatas. Sumba Timur merupakan salah satu yang memiliki sorgum lokal, salah satunya watar hammu miting walla. Namun dalam praktek budidayanya, petani belum memperhatikan jarak tanam yang tepat sehingga sorgum lokal ini belum memberikan hasil yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan pengaturan jarak tanam. Hasil penelitian diperoleh jarak tanam 25 cm x 25 cm memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman hingga pengukuran 8 MST dengan nilai 135,88, panjang daun daun 60,75. Pada diameter batang (14,81cm), berat biji /tanaman (31,25) diperoleh pada perlakuan 70cm x 50cm. Sedangkan untuk jumlah daun 9,50, berat/1000 biji 22,38 dan jumlah biji/malai 1.150,13 diperoleh pada perlakuan jarak tanam 50 cm x 25cm.
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sorgum Lokal Watar Hammu Rara Tadda Nangkewa, Fredi Jamu; Lewu, Lusia Danga; Kapoe, Suryani K.K.L
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.723

Abstract

Sorgum merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang memiliki potensi besar dikembangkan di Indonesia karena mempunyai daerah adaptasi yang luas. Sorgum cukup toleran terhadap kekeringan, sehingga lahan yang kurang produktif atau lahan yang tidak bisa digarap dapat ditanami sorgum. Dari segi produksi, Indonesia masih tergolong kecil dibandingkan produksi sorgum di Amerikat Serikat, India dan beberapa negara lainnya. Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi sorgum melalui perluasan lahan. Metode digunakan dalam penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap (RAL) perlakukan menggunakan dosis kotoran sapi berbeda. Hasil dari penelitian diperoleh perlakuan 7 kg/petak memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman sampai dengan 8 MST dengan nilai 156,44 cm, perlakuan jumlah daun 10,13 helai, perlakuan berat 1000 biji 27,56 g, dan perlakuan berat per malai 28,75. Pupuk kandang sapi memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman diperoleh diperlakuan P3 25 ton/ha=5 kg/petak hingga pengukuran 8 MST dengan nilai 156,44 cm, pada perlakuan jumlah daun diperoleh perlakuan P3 25 ton/ha=5 kg/petak dan P4 35 ton/ha=7 kg/petak memberikan hasil pada jumlah daun hingga pengukuran 8 MST dengan nilai 10,13 helai, perlakuan berat 1000 biji perlakuan P4 35 ton/ha=7 kg/petak memberikan hasil pada berat 1000 biji dengan nilai 27,56 g dan berat per malai perlakuan P4 35 ton/ha=7 kg/petak memberikan hasil pada berat per malai dengan nilai 28,75 g.
Identifikasi Jenis Dan Dominansi Gulma Pada Tanaman Pertanian Hortikultura Di Kelurahan Malumbi Kale, Christine Setiawaty; Killa, Yonce Melyanus; Ndapamuri, Melycorianda Hubi
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v2i1.725

Abstract

Hortikultura merupakan cabang pertanian yang berurusan dengan budidaya intensif tanaman yang di ajukan untuk bahan pangan manusia. Seiring dengan adanya kegiatan budidaya tanaman hortikultura yang dilakukan, petani memiliki kendala dalam memperoleh hasil yang maksimal. Salah satu permasalahan yang terjadi pada lahan budidaya tanaman hortikultura yaitu adanya perebutan unsur hara di tanah. Perebutan unsur hara terjadi akibat adanya pertumbuhan gulma di sekitar tanaman budidaya yang menyebabkan kerugian baik secara kuantitas maupun kualitas karena adanya kompetisi dan alelopati. Identifikasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis spesies gulma yang tumbuh dan jenis spesies gulma yang dominan tumbuh pada lahan budidaya tanaman hortikultura di Kelurahan Malumbi. Penelitian dilakukan di lahan tanaman hortikultura Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini akan berlangsung pada bulan Januari 2024. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis dan dominansi gulma pada lahan tanaman hortikultura Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Pengambilan sampel di lakukan di 16 titik pada 4 lokasi yang berbeda yang di tentukan dengan metode purposive sampling dengan ukuran 1x1 meter. Hasil identifikasi jenis gulma secara umum terdapat 9 jenis gulma yaitu Euphorbia hirta, portulaca oleracea, Digitaria sanguinalis, Paspalum conjugatum, Mentha aquatica, Euphorbia hererophylla L, Cyperus iria, Eriochloa procera, Phyllanthus niruri. Berdasarkan perhitungan nilai penting yang di peroleh 3 Jenis gulma dengan nilai tertinggi yaitu Paspalum conjugatum(34,37), Euphorbia hirta (32,92%), Euphorbia hererophylla L (32,33%). Sedangkan gulma dengan presentase kerapatan relatif terendah adalah Digitaria sanguinalis (7,57%).