Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN PETANI DESA UMBU PABAL SELATAN DALAM PEMBUATAN PUPUK BOKASHI MELALUI IMPLEMENTASI MBKM Hana, Maya R.; Maranda, Adelita P.; Nduang, Antonius Nd.; Pekuwali, Erin; Jawang, Uska Peku; Tana, Kawawu M.; Killa, Yonce Melyanus
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi Wina Edisi Desember 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3045.205 KB) | DOI: 10.58300/abdiwina.v2i2.295

Abstract

Program membangun desa dalam kebijakan MBKM salah satu tujuannya yaitu membantu desa dalam meningkatkan sumber daya manusia. Masyarakat petani Desa Umbu Pabal Selatan, masih terbatas informasi dalam pemanfaatan bahan lokal untuk bahan pupuk organic. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu penyuluhan dan praktik langsung, serta metode analisis data dengan menggunakan pre test dan post tes. Hasil yang diperoleh bahwa petani sangat antusias dalam pembelajaran maupun praktik langsung. Berdasarkan hasil pre test dan post test bahwa terjadinya peningkatan pengetahuan petani mengenai pembuatan pupuk bokashi berbahan dasar (kotoran ternak kerbau daun gamal, daun kirinyuh, jerami padi) meningkat dari 50 % menjadi menjadi 95 %.
Pelatihan Dan Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Hortikultura Di PPA IO-664 Eben Haezer Mauhau Ndapamuri, Melycorianda Hubi; Killa, Yonce Melyanus; Jawang, Uska Peku; Nganji, Marten Umbu; Lewu, Lusia Danga; Wadu, Junaedin; Ratu, Edmilson Umbu; Ina, Putriani Tamu
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2023): Abdi Wina Edisi Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/abdiwina.v3i2.722

Abstract

Pelatihan dan Bimbingan Teknis Budidaya Tanaman Hortikultura merupakan bentuk pengabdian dan kerja sama antara Program Studi Agroteknologi dan Agribisnis Universitas Kristen Wira Wacana Sumba bersama PPA IO-664 Eben Haezer Mauhau. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih dan membimbing orang tua anak dan anak PPA dalam meningkatkan pengetahuan sistem budidaya tanaman hortikultura, dengan harapan ilmu yang didapatkan dapat membantu memperbaiki perekonomian keluarga. Pelatihan dan Bimbingan Teknis dilaksanakan pada September – Desember 2022. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis adalah prinsip pembelajaran orang dewasa. Berdasarkan hasil observasi selama pelatihan dan bimbingan teknis, peserta sangat antusias dan menerapkan hasil belajarnya dengan baik sehingga tujuan dari kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari produk yang dihasilkan serta media promosi online yang dilakukan juga memberikan dampak yang positif pada hasil penjualan.
RESPON PADI GOGO (Oryza sativa L.) TERHADAP APLIKASI BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK KANDANG SAPI Killa, Yonce Melyanus; Jawang, Uska Peku
Jurnal Agro Indragiri Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3087

Abstract

Upland rice is one type of local rice that is still cultivated and has the potential to be developed. However, its productivity is still low, so it is necessary to add nutrients to increase its productivity. This research was conducted with the aim of looking at the response of upland rice to the application of rice husk biochar and cow manure. The tools and materials used in this study were: polybag, inceptisol soil, rice husk biochar, cow manure, camera, upland rice seed label paper, and stationery. This study used a completely randomized design with 5 treatments and 4 replications. The treatments in this study were BP0: control (without biochar and manure), BP1: biochar 5 t ha-1 + manure 5 t ha-1; BP2: biochar 10 t ha-1 + manure 5 t ha-1, BP3: biochar 5 t ha-1 + manure 10 t ha-1, BP4: biochar 10 t ha-1 + manure 10 t ha-1. The results of this study were that the application of rice husk biochar 10 t ha-1 + manure 5 t ha-1 gave the highest effect on plant growth which included plant height, number of leaves and number of tillers of rice plants.
PENGARUH BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DI KECAMATAN WULA WAIJELU KABUPATEN SUMBA TIMUR Teul, Matias Umbu; Killa, Yonce Melyanus; Ndapamuri, Melycorianda Hubi
Jurnal Agro Indragiri Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v10i1.3103

Abstract

The availability of nutrients in the soil is also very important whether the soil conditions are low, medium or high. It is important to know the chemical properties of the soil, because they can be used as a basis for determining the type and dose of fertilizer. This research was conducted to determine the effect of land use on the chemical properties of soil in the Wula Waijelu subdistrict, East Sumba Regency. This research was conducted from December 2023 to January 2024. The methods used in this research were survey methods and laboratory analysis. Determining the sampling location was carried out using the purposive sampling method (done deliberately by looking at land use at the research location). The parameters observed were P-total, K-total, base saturation (KB), cation exchange capacity (CEC), pH, C-organic. The results of the research show that land use (rice fields, plantations/gardens, moors/farms and shrubs) does not have a real influence on soil chemical properties such as total P, total K, KB, CEC, pH and C-organic in Wulla Waijelu sub-district, Regency East Sumba. The shrub land use type gave the highest values for P-total (39.44 ppm), K-total (0.73 me/100 g), base saturation (KB) (75.04%). Cation exchange capacity (CEC) with the highest value in field land use, pH in neutral and alkaline conditions while C-organic with the highest value in paddy field use
Peningkatan Pengetahuan Anggota Kelompok Tani Mitra Tani Desa Paranda Kecamatan Wula Waijelu Dalam Pembuatan Pestisida Organik Berbasis Kearifan Lokal Killa, Yonce Melyanus; Ndapamuri, Melycorianda Hubi; Jawang, Uska Peku; Nganji, Marten Umbu; Lewu, Lusia Danga; Kapoe, Suryani KKL; Duang, Antonius Ndana; Kita, Yakobus
BERBAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat | May 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/berbakti.v1i1.2228

Abstract

The Mitra Tani Farmer Group is a farmer group in Paranda Village, Wula Waijelu District, East Sumba Regency. Agricultural activities carried out often have problems with plant pests (OPT). The existence of problems regarding OPT can be controlled by using pesticides, one of which is vegetable pesticides. The results of the community service activities showed that the members of the Mitra Tani farmer group finally learned about some local ingredients that could be used as organic pesticides. Local materials that can be used as organic pesticides include gamal leaves, tai kabala leaves (kirinyuh/ Chromolaena odorata L.), anona leaves, neem leaves, papaya leaves, yam iwi (gadung tuber), and soursop leaves. The members are also active in community service and learning activities and play an active role in making organic pesticides.
Kajian sifat kimia dan fisika tanah pada beberapa penggunaan lahan di desa Laimeta, kecamatan Kambata Mapambuhang, kabupaten Sumba Timur Kilimandang, Ebenheizer Umbu; Killa, Yonce Melyanus; Jawang, Uska Peku
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12, No 1 (2024): AGRILAND: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v12i1.9334

Abstract

Penggunaan lahan yang beragam di suatu wilayah dapat mempengaruhi sifat fisik dan kimia tanah yang ada di daerah tersebut. Berbagai tipe penggunaan lahan seperti sawah tadah hujan, kebun, ladang, semak belukar serta padang memiliki dampak yang berbeda terhadap karakteristik tanah. Penelitian dilakukan di Desa Laimeta Kecamatan Kambata Mapambuhang, Kabupaten Sumba Timur. Waktu pelaksanaan pada bulan Januari-Maret tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dan analisis sampel laboratorium. Penentuan lokasi pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive. Parameter penelitian meliputi pH tanah, Bahan organik, Kapasitas Tukar Kation (KTK), Tekstur Tanah, Permeabilitas, dan Porositas. Sampel tanah yang telah diambil di setiap titik dikering anginkan dan dianalisis di Laboratorium Terpadu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Data hasil penelitian kemudian dideskripsikan hasil dan dipaparkan atau disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat kimia tanah seperti nilai pH di lokasi penelitian dalam kategori Netral dengan kriteria bahan organik tanah mulai dari rendah, sedang tinggi sangat tinggi. Nilai kapasitas tukar kation (KTK) dalam kategori rendah hingga sangat tinggi. Sedangkan sifat fisika tanah seperti tekstur tanah memiliki kelas tekstur lempung berpasir dan liat berpasir. Permeabilitas termasuk dalam kriteria lambat dan cepat, sedangkan porositas tanah semua dalam kriteria sangat porous.
Respon Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L) Terhadap Pemupukan Pupuk Kandang Dan Pupuk Hijau Ngara, Ardan Panda; Killa, Yonce Melyanus; Kapoe, Suryani K.K.L
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi November 2023 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v1i2.682

Abstract

Tanaman Jagung (Zea Mays L.) yaitu tanaman alternatif pangan pengganti padi yang mempunyai kandungan gizi dan karbohidrat yang tinggi. Jagung manis dalam peningkatan membutuhkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan akan unsur haranya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan pupuk hijau terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan. P0 : Kontrol (Tanpa perlakuan); P1 : pupuk kandang 2,5 ton/ha (22,68 g/polibag); P2 : pupuk kandang 5 ton/ha (45,37 g/polibag); P3 : pupuk kandang 7,5 ton/ha (68,6 g/polibag); P4 : pupuk hijau 2,5 ton/ha (22,68 g/polibag); P5 : pupuk hijau 5 ton/ha (45,37 g/polibag); P6 : pupuk hijau 7,5 Ton/ha (68,6 g/polibag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk terbaik yang mempengaruhi tinggi tanaman dan jumlah daun yaitu P6 (pupuk Hijau kerinyuh 7.5 Ton/ha) sedangkan pemberian pupuk yang menghasilkan diameter tongkol, panjang tongkol dan berat tongkol jagung terbaik yaitu P3 (pupuk kandang sapi 7.5 Ton/ha).
Identifikasi Jenis Dan Dominansi Gulma Pada Tanaman Pertanian Hortikultura Di Kelurahan Malumbi Kale, Christine Setiawaty; Killa, Yonce Melyanus; Ndapamuri, Melycorianda Hubi
Sandalwood Journal Of Agribusiness And Agrotechnology Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Mei 2024 (SJAA)
Publisher : Prodi Agroteknologi dan Agribisnis - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/sjaa.v2i1.725

Abstract

Hortikultura merupakan cabang pertanian yang berurusan dengan budidaya intensif tanaman yang di ajukan untuk bahan pangan manusia. Seiring dengan adanya kegiatan budidaya tanaman hortikultura yang dilakukan, petani memiliki kendala dalam memperoleh hasil yang maksimal. Salah satu permasalahan yang terjadi pada lahan budidaya tanaman hortikultura yaitu adanya perebutan unsur hara di tanah. Perebutan unsur hara terjadi akibat adanya pertumbuhan gulma di sekitar tanaman budidaya yang menyebabkan kerugian baik secara kuantitas maupun kualitas karena adanya kompetisi dan alelopati. Identifikasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis spesies gulma yang tumbuh dan jenis spesies gulma yang dominan tumbuh pada lahan budidaya tanaman hortikultura di Kelurahan Malumbi. Penelitian dilakukan di lahan tanaman hortikultura Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini akan berlangsung pada bulan Januari 2024. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis dan dominansi gulma pada lahan tanaman hortikultura Kelurahan Malumbi, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur. Pengambilan sampel di lakukan di 16 titik pada 4 lokasi yang berbeda yang di tentukan dengan metode purposive sampling dengan ukuran 1x1 meter. Hasil identifikasi jenis gulma secara umum terdapat 9 jenis gulma yaitu Euphorbia hirta, portulaca oleracea, Digitaria sanguinalis, Paspalum conjugatum, Mentha aquatica, Euphorbia hererophylla L, Cyperus iria, Eriochloa procera, Phyllanthus niruri. Berdasarkan perhitungan nilai penting yang di peroleh 3 Jenis gulma dengan nilai tertinggi yaitu Paspalum conjugatum(34,37), Euphorbia hirta (32,92%), Euphorbia hererophylla L (32,33%). Sedangkan gulma dengan presentase kerapatan relatif terendah adalah Digitaria sanguinalis (7,57%).
PENGARUH APLIKASI BIOCHAR SEKAM PADI TERHADAP RESPON PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN PEPAYA (Carica papaya L.) Lili, Anus Nggala; Killa, Yonce Melyanus; Lewu, Lusia Danga
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 1 (2024): Jurnal Agroteksos April 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i1.764

Abstract

Media tanam merupakan tempat bertumbuhnya tanaman. Media tanam yang baik mampu menunjang tanaman dari segi unsur hara maupun ketersediaan airnya. Salah satu potensi untuk meningkatkan unsur hara dan ketersediaan air yaitu menggunakan media tanam dengan campuran biochar sekam padi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit tanaman pepaya (Carica papaya L.) terhadap kombinasi biochar sekam padi sebagai media tanam. Penelitian dilaksanakan di laboratorium kebun pertanian Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Desa Kuta, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur pada bulan September hingga Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu: P0 sebagai kontrol, P1 yaitu Kombinasi 90% MTT dan 10% BSP, P2 yaitu pemberian Kombinasi 80% MTT dan 20% BSP, P3 yaitu pemberianKombinasi 70% MTT dan 30% BSP P4 yaitu pemberian Kombinasi 60% MTT dan 40% BSP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian biochar arang sekam memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan bibit pepaya seperti tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan diameter batang. Rata-rata pertumbuhan bibit papaya tertinggi terjadi pada perlakuan P4 yang merupakan kombinasi 60% media tanam tanah dan 40% biochar arang sekam.
Efektivitas Pestisida Nabati Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta Indica) Dan Srikaya (Annona Squamosa Linn) Untuk Mengendalikan Hama Belalang Kembara (Locusta Migratiria Minilensis Mayen) Killa, Yonce Melyanus; Maranda, Adelita P; Hana, Maya Rambu
Jurnal Agro Wiralodra Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Agro Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agrowiralodra.v6i1.83

Abstract

Belalang kembara (Locusta migratoria manilensis Meyen) (Orthoptera:Acrididae) adalah salah satu hama penting dan selalu merusak tanaman budidaya di pulau sumba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pestisida nabati ekstrak daun mimba dan daun srikaya terhadap mortalitas dan penurunan aktivitas makan dari hama belalang kembara. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan ekstrak daun mimba dan daun srikaya yaitu Kontrol dengan 100% air, DM25% dengan 25 ml ekstrak daun mimba + 75 ml air, DM50% dengan 50 ml ekstrak daun mimba + 50 ml air, DS25% dengan 25 ml ekstrak daun srikaya + 75 ml air dan DS50% dengan 50 ml ekstrak daun srikaya + 50 ml air. Variabel pengamatan dari penelitian ini adalah motalitas hama dan penurunan aktivitas makan serangga. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pestisida nabati daun mimba efekti dan efisien terhadap mortalitas hama belalang kembara dengan 95% dan memiliki daya penurunan aktivitas makan sebesar 80% dengan bobot daun jagung yang tersisa 9 gram.