cover
Contact Name
Epi Supriyani Siregar
Contact Email
episyufriani@gmail.com
Phone
+6281934200505
Journal Mail Official
upmiproceeding@gmail.com
Editorial Address
Jl. Teladan No.15B Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
UPMI Proceeding Series Journal
ISSN : 00000000     EISSN : 29880157     DOI : 10.55751/ups
UPMI Proceeding Series merupakan Publikasi Ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan pada bidang berbagai ilmu (Multidisiplin ilmu) yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Ruang Lingkup: Ilmu Manajemen Ilmu Hukum Ilmu Administrasi Negara Ilmu Pertanian Ilmu Pendidikan & Keguruan Teknik Ilmu Komputer Ilmu Kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 340 Documents
Motivation for Someone to Like K-Pop and Become a Fan K pop: Motivasi Seseorang Menyukai K-Pop Dan Menjadi Penggemar K-Pop Seniman Giawa, Seniman Giawa
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu gelombang korea yang paling diminati adalah Musik K-Pop (Korean Pop), yakni jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Dengan adanya KPop ini maka terbentuklah suatu kelompok penggemar. Biasanya penggemar tidak hanya mencintai musik nya saja, tetapi mereka juga akan mencintai idol dari K-Pop tersebut, sehingga adanya dorongan/motivasi dari dalam diri untuk mencapai sesuatu terkait mencintai idolanya yang menciptakan perilaku-perilaku tidak biasanya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan motivasi seseorang dalam menyukai K-Pop dan menjadi penggemar K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan data untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai motivasi penggemar K-Pop. Ada 2 informan yang menjadi narasumber untuk memberikan informasi. penelitian menunjukkan bahwa penampilan fisik idol, keunikan genre musik, dan pengaruh positif terhadap mood dan semangat merupakan faktor utama yang memotivasi seseorang menjadi penggemar K-Pop. Selain itu, komunitas online dan media baru memainkan peran penting dalam mendukung interaksi penggemar dengan idol mereka. Namun, terdapat juga dampak negatif seperti pengeluaran yang besar untuk membeli merchandise dan sensitivitas terhadap kritik. Kesimpulannya, pemahaman mengenai motivasi penggemar K-Pop dapat memberikan wawasan berharga bagi industri hiburan dan manajemen artis dalam menarik dan mempertahankan basis penggemar mereka.
The Influence of Color and Packaging Design on Purchasing Decisions on Emina Cosmetic Products: Pengaruh Warna dan Desain Kemasan Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Emina Kosmetik Aisyah Harahap, Siti Aisyah Harahap; Elanda, Yochi
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara desain dan warna kemasan produk pada keputusan konsumen untuk membeli produk Emina Kosmetik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, di mana angket dibagikan kepada 30 pelanggan Emina. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain dan warna kemasan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan konsumen untuk membeli produk Emina Cosmetic. Perusahaan diharapkan untuk lebih teliti dalam mengembangkan desain kemasan dan komponennya yang penting.
Analysis of the Effect of Implementing Good Corporate Governance in Preparing Corporate Social Responsibility Budgets: Analisa Pengaruh Penerapan Good Coorporate Governance Dalam Penyusunan Anggaran Coorporate Social Responsibility Siti Nurfatimah , Siti Nurfatimah
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coorporate social responsibility ialah suatu komitmen perusahaan dalam menciptakan suatu perubahan didalam ruang lingkup sosial yang positif. Dewasa ini, suatu perusahaan harus menerapkan serta mempertimbangkan manajemennya yang berkenaan dengan segala stakeholder. Dibutuhkannya penerapan good coorporate gevornance atau GCG yang dimana dalam hal ini GCG adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Pihak-pihak utama dalam tata kelola perusahaan adalah pemegang saham, manajemen, dan dewan direksi. Pemangku kepentingan lainnya termasuk karyawan, pemasok, pelanggan, bank dan kreditor lain, regulator, lingkungan, serta masyarakat luas. O leh karena itu, CSR sudah mulai masuk kedalam anggaran di beberapa perusahaan yang dimana bertujuan anggaran dana tersebut dapat membantu dan menciptakan perubahan yang baik bagi sekitar terkhususnya sosial. Penelitian ini, diperuntukkan guna melihat seberapa besar pengaruh GCG dalam komitnya suatu CSR yang dianggarkan oleh suatu perusahaan.
The Role of Village Government in Empowering Village Communities Through Poverty Alleviation Programs (Case Study at the Lae Nuaha Village Office): Peran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Program Pengentasan Kemiskinan (Studi Kasus Di Kantor Desa Lae Nuaha ) Risky Syahpitri, Della Risky Syahpitri
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lae Nuaha Kecamatan Siempat Nempu Hulu sebagian besar tergolong masyarakat kurang mampu atau masyarakat miskin. Dimana, hal ini dilihat dari rendahnya kualitas pendidikan yang di sebabkan oleh ketidakmampuan biaya untuk melanjutkan pendidikan tingkat tinggi, masih meningkatnya jumlah pengangguran karena kurangnya lowongan pekerjaan, adanya keterbatasan terhadap sumber-sumber pendanaan dan masih rendahnya kapasitas serta produktifitas usaha, serta masih rendahnya akses pelayanan kesehatan. Peran strategis pemerintah desa dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan mereka dalam program-program pemberdayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemberdayaan dalam perekonomian khususnya usaha mikro dimana pemerintah desa belum memperhatikan usaha ini, kendala utamanya adalah karena usaha tersebut tidak terdaftar di kantor desa dan belum berjalan konsisten sehingga pemerintah belum mampu menyediakannya. Peneliti menyarankan agar peran yang belum dilaksanakan harus dipenuhi oleh pemerintah desa.
PRODUCT MARKETING STRATEGY AND CONCEPT OF CONSUMER BEHAVIOR IN USING BEAD BAGS IN HAMPARAN PERAK DISTRICT, DELI SERDANG DISTRICT: STRATEGI PEMASARAN PRODUK DAN KONSEP PERILAKU KONSUMEN DALAM MENGGUNAKAN TAS BERBAHAN MANIK-MANIK DI KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG Puspita Sari, Dessy; Elanda, Yochi
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk tas berbahan manik-manik menjadi salah satu produk unggulan dari Kecamatan Hamparan Perak. Pemasaran pada produk tas berbahan manik-manik masih disekitar Kecamatan Hamparan Perak dengan sistem pemasaran yang masih sederhana dan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran produk tas berbahan manik-manik di Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Perilaku konsumen pada dasarnya merupakan aktifitas fisik maupun mental para konsumen akhir maupun konsumen bisnis yang meliputi aktifitas dapat mengkonsumsi dan menghentikan pemakaian produk, jasa, ide dan atau pengalaman tertentu. Perilaku konsumen dalam produk tas berbahan manik-manik sangat tingggi peminatnya. Manik adalah benda indah. Setiap butirnya merupakan karya seni kecil. Manik banyak di manfaatkan oleh masyarakat umum sebagai perhiasan atau aksesoris, manik digunakan di semua kalangan baik orang tua,anak-anak maupun remaja. Strategi W-O yaitu menambah jaringan pemasaran, mengoptimalkan bagian pemasaran, mencari bahan pengganti dan mengadakan pelatihan. Strategi S-T yaitu terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, promosi dengan memanfaatkan internet. Strategi W-T yaitu cepat dan tanggap apabila terjadi kendala, terus meningkatkan hubungan internal dan eksternal usaha produk kerajinan manik-manik agar mengungguli persaingan dengan produk sejenis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil dari penelitian ini bahwa strategi pemasaran, perilaku konsumen dalam produk tas berbahan manik-manik sangat tingggi peminatnya. Dengan menggunakan strategi pemasaran dan analisis pasar.
IMPACT OF ELECTRONIC PROMOTION IN INCREASING SALES OF HOUSEWARE PRODUCTS AT PT. ETERNAL MUSTIKA ALTIC HOUSEWARE MEDAN: DAMPAK ELECTRONIC PROMOTION DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK HOUSEWARE DI PT. MUSTIKA ABADI ALTIC HOUSEWARE MEDAN Natalius Hulu, Natalius Hulu
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Electronic Promotion (E-Promosi) terhadap penjualan produk houseware di PT. Mustika Abadi Altic Houseware Medan. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, perusahaan telah mengadopsi strategi E-Promosi untuk meningkatkan penjualan. Namun, data internal perusahaan menunjukkan bahwa penjualan produk houseware tidak mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan cenderung menurun dari tahun ke tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi berganda. Data dikumpulkan dari hasil survei dan diolah menggunakan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Promosi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penjualan produk houseware. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,434, yang berarti 43,4% variasi dalam penjualan produk houseware dapat dijelaskan oleh variabel E-Promosi. Selain itu, hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa nilai t hitung untuk E-Promosi adalah 6.071, dengan nilai signifikansi 0.000, yang menunjukkan bahwa E-Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penjualan produk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi E-Promosi yang diterapkan PT. Mustika Abadi Altic Houseware Medan memiliki peran penting dalam meningkatkan penjualan produk houseware. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya optimalisasi lebih lanjut terhadap strategi E-Promosi yang lebih terarah dan efektif untuk meningkatkan kinerja penjualan perusahaan.
STUDY OF CAUSES OF DELAYS IN PROJECT IMPLEMENTATION BUILDING CONSTRUCTION IN GUNUNGSITOLI CITY: KAJIAN PENYEBAB KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PROYEK KONSTUKSI GEDUNG DI KOTA GUNUNGSITOLI Oktoriuszai, Oktoriuszai
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Konstruksi merupakan salah satu bentuk kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan sumber daya tertentu, untuk mencapai hasil dalam bentuk bangunan atau infrastruktur.Proyek konstruksi melibatkan kontraktor, pemilik proyek, konsultan perencana dan konsultan pengawas yang saling terkait dalam sebuah perjanjian kerja yang disebut kontrak.Keberhasilan suatu proyek konstruksi ditentukan dari kesesuaian waktu, biaya dan mutu yang ditetapkan dalam dokumen kontrak. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstruksi menurut kontraktor, pemilik proyek dan konsultas pengawas. Dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada kontraktor, pemilik dan konsultan pengawas, hasil yang diperoleh diolah menggunakan analisa mean dan varian.Dari hasil tersebut, dapat diketahui bahwa faktor penyebab keterlambatan pelaksanaan proyek konstrusi menurut kontraktor adalah faktor ketersediaan tenaga kerja, sedangkan menurut pemilik dan konsultan pengawas adalah faktor mobilisasi material.
DEVELOPMENT OF THE LOCAL LILY PARFUME BRAND MSME INDUSTRY: PERKEMBANGAN INDUSTRI UMKM BRAND LOKAL LILY PARFUME Nursah Putri, Lili
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam industri parfum lokal. Lily Parfum, salah satu pelaku UMKM di sektor ini, telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong pertumbuhan Lily Parfum, serta tantangan yang dihadapi dalam menghadapi persaingan pasar. Berdasarkan analisis data primer dan sekunder, ditemukan bahwa inovasi produk, pemasaran digital, serta keberhasilan dalam membangun merek lokal menjadi kunci utama dalam kesuksesan Lily Parfum. Namun, UMKM ini juga menghadapi tantangan terkait dengan akses permodalan, distribusi, dan adaptasi terhadap perubahan preferensi konsumen. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi yang berfokus pada peningkatan kualitas produk, diversifikasi pasar, dan penguatan jaringan distribusi dapat meningkatkan daya saing Lily Parfum di pasar domestik maupun internasional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan tentang dinamika industri parfum lokal serta kontribusinya terhadap perekonomian daerah. Temuan penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi bagi pengembangan lebih lanjut UMKM dalam industry.
THE INFLUENCE OF CLIMATE ON THE GROWTH OF SWEET PLANTS (Brassica juncea L.): PENGARUH IKLIM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI MANIS (Brassica juncea L.) Khairani Harahap, Khofifa
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman sayuran harus dibudidayakan dengan optimal agar diperoleh hasil yang maksimal, termasuk tanaman sawi. Di wilayah tropis seperti indonesia, pertumbuhan tanaman sayuran dipengaruhi oleh beberapa faktor iklim seperti suhu, cahaya, kelembaban udara, dan curah hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh iklim terhadap pertumbuhan tanaman sawi manis (Brassica juncea L). Iklim merupakan salah satu faktor lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman, terutama dalam hal suhu, kelembapan, curah hujan, dan intensitas cahaya. Model penelitian secara deskriptif kualitatif melalui pengamatan visual di lapangan selama periode pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu yang optimal berdampak positif pada pertumbuhan sawi manis. Sebaliknya, kondisi iklim ekstrem seperti suhu yang terlalu tinggi atau rendah, serta curah hujan yang berlebihan, dapat menghambat pertumbuhan dan mengurangi kualitas hasil panen. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pemilihan waktu tanam yang tepat serta penerapan teknik budidaya yang dapat menyesuaikan dengan kondisi iklim setempat untuk memaksimalkan hasil produksi sawi manis.
COMMUNITY PARTICIPATION IN DECISION MAKING TO BUILD EFFECTIVE GOVERNANCE IN DIHENE'ASI VILLAGE: PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MEMBANGUN TATA KELOLA YANG EFEKTIF DI DESA DIHENE'ASI Zalukhu, Mediana
UPMI Proceeding Series Vol. 2 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : LPPM UPMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan aspek penting dalam pengambilan keputusan di tingkat desa, terutama dalam konteks Desa Dihene'asi. Keterlibatan aktif warga dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan tidak hanya meningkatkan legitimasi dan keberlanjutan inisiatif, tetapi juga mendorong transparansi, akuntabilitas, dan rasa memiliki. Masyarakat yang terlibat merasa dihargai, sehingga berkontribusi lebih dalam pembangunan. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman dan akses informasi masih ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melibatkan wawancara, diskusi kelompok, dan observasi, untuk memahami dinamika partisipasi masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa meskipun ada hambatan, kesadaran akan pentingnya partisipasi semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat serta upaya peningkatan kapasitas, diharapkan partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan, menghasilkan kebijakan yang lebih relevan dan berkelanjutan. Ini mengukuhkan posisi masyarakat sebagai subjek pembangunan, berkontribusi pada tata kelola yang lebih efektif dan peningkatan kesejahteraan di desa.