cover
Contact Name
Benni Setiawan
Contact Email
bennisetiawan@uny.ac.id
Phone
+6281578968008
Journal Mail Official
ilkom@uny.ac.id
Editorial Address
Department Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dań Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : ""     EISSN : 2988344X     DOI : https://doi.org/10.21831/
Core Subject : Education,
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is academic journal, free of charge. Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is an interdisciplinary journal that welcomes contributions coming from and speaking to the many disciplines and approaches that meet at the crossroads that is Communication Studies.
Articles 292 Documents
ANALISIS RESEPSI KHALAYAK TERHADAP BRAND IMAGE TOYOTA DALAM WEB SERIES ‘NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI’ Musthofi Hevina Lorga; Chatia Hastasari
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i2.16843

Abstract

AbstrakPenelitian ini berujuan untuk mengetahui resepsi dalam diri khalayak dan untuk mengidentifikasi posisi pemaknaan khalayak terhadap Brand Image Toyota dalam web series “Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi.  Subjek penelitian adalah mahasiwa sebagai penonton web series NKCTHI. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Data divalidasi dengan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan teknik analisis deduktif dengan metode analisis resepsi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resepsi yang ditimbulkan oleh khalayak dalam memahami makna pesan dapat berbeda-beda tergantung pada tingkat intensitas penggunaan produk, pengalaman yang pernah dirasakan serta  pengetahuan yang dimiliki, sehingga tidak semua khalayak akan menerima pesan secara penuh. Web series sebagai media rebranding dan promosi produk hanya diterima dan berlaku bagi khalayak yang tidak familiar terhadap brand Toyota. Sedangkan, bagi khalayak yang sudah aware dan familiar dengan brand Toyota, penayangan produk didalam web series akan menarik jika terdapat tayangan detail tentang produk dari brand Toyota.Kata kunci: Analisis resepsi, Toyota, brand image, web series. AbstractThis study aimed to find out about the audience’s reception and  identify the audience’s meaning position toward Toyota Brand Image in the web series "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini". This study used the qualitative descriptive approach with a fenomenologi’s method. The subject’s research were the students as a viewer. The data collected through an Interview and study documentation. For the validity used the source’s triangulation. The data were analyzed by deductive technique with reception analysis method. The results of this research were receptions generated by people who understanding the meaning of messages can vary depend on the intensity used of products, the experience and the knowledge possessed, so that not all people will received the message fully. The web series as a rebranding and promotion products accepted and applies only by the audience that are not familiar with the brand Toyota. For the audience that has been aware with the brand Toyota, shows the details of the product became interesting things to packed and shown to them.Keywords : analysis reception, Toyota, brand image, web series.
PENERAPAN STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN YK.WKND.GIGS SEBAGAI MEDIA MUSIK ONLINE DI YOGYAKARTA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGIKLAN Andhika Haryo Putro Laksono; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i2.16838

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penerapan marketing mix (4P) oleh Yk.Wknd.Gigs dalam menyusun strategi komunikasi pemasarannya dalam meningkatkan jumlah pengiklan serta mengetahui kelebihan Yk.WKnd.Gigs dibanding media musik online lain di Yogyakarta.Penelitian ini mengggunakan konsep bauran pemasaran (4P). Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data wawancara pada Komisaris Utama dan General Manager Yk.Wknd.Gigs. Keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles Huberman yang meliputi, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sesuai dengan langkah-langkah strategi komunikasi pemasaran yang menunjukkan, a) Produk (Product) yaitu menawarkan publikasi acara, pembuatan acara, paket publikasi (tour radio, aktivasi promosi, dll), dan kolaborasi pembuatan acara,  b) Price (Harga) yaitu berupa diskon atau potongan harga dan memberikan data engagement dari Yk.Wknd.Gigs agar uang yang dikeluarkan oleh pengiklan tidak sia-sia, c) Place (Tempat) atau saluran distribusi yaitu saluran distribusi Yk.Wknd.Gigs untuk meningkatkan jumlah pengiklan adalah dengan approaching lewat DM di Instagram, whatsapp, dan e-mail.  Selain itu, Yk.Wknd.Gigs juga memperkenalkan Yk.Wknd.Gigs kepada orang-orang yang potensial untuk menjadi calon pengiklan jika datang ke sebuah acara yang berkaitan dengan musik. Namun, mereka juga mengkurasi target sasaran pengiklannya dengan menghindari pengiklan yang memiliki konten musik atau acara yang berisikan dangdut, d) Promosi (Promotion) yaitu Bentuk promosi yang digunakan ialah promosi lewat mulut ke mulut dan penwaran kepada calon pengiklan lewat online yaitu direct message instagram, e-mail, dan whatsapp. Sedangkan untuk kelebihan Yk.Wknd.Gigs sebagai media musik online adalah memberikan berita yang up to date, mendukung musisi/pembuat acara independen, dan tidak memberitakan atau mempromosikan musik dangdut tapi lebih ke genre pop, folk, dan rock.AbstractThe purpose of this study is to describe the application of marketing mix (4P) by Yk.Wknd.Gigs in compiling marketing communication strategies in increasing the number of advertisers and knowing the strengths of Yk.WKnd.Gigs compared to other online music media in Yogyakarta. This research uses the concept of marketing mix (4P ). The approach used is a descriptive qualitative approach with interview data sources on the President Commissioner and General Manager Yk.Wknd.Gigs. The validity of the data of this study uses source triangulation techniques. Data analysis uses the Miles Huberman model which includes, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study are in accordance with the steps of the marketing communication strategy which shows, a) Product (Product), namely offering event publications, event creation, publication packages (radio tours, promotional activations, etc.), and collaborative event creation, b) Price ) i.e. in the form of discounts or discounts and provide engagement data from Yk.Wknd.Gigs so that the money spent by advertisers is not in vain, c) Place or distribution channel, namely the distribution channel Yk.Wknd.Gigs to increase the number of advertisers is by approaching via DM on Instagram, whatsapp, and e-mail. In addition, Yk.Wknd.Gigs also introduces Yk.Wknd.Gigs to people who have the potential to become potential advertisers when they come to a music-related event. However, they also curate the advertiser's target by avoiding advertisers who have music content or events that contain dangdut, d) Promotion, which is a form of promotion used is word of mouth promotion and offers to prospective advertisers via online, namely direct message instagram, e-mail, and whatsapp. Whereas the strengths of Yk.Wknd.Gigs as an online music media are providing up-to-date news, supporting independent musicians / event makers, and not preaching or promoting dangdut music but more in the genre of pop, folk, and rock 
REPRESENTASI NASIONALISME DALAM SERIAL FOTO JURNALISTIK “SELAMATKAN MERAH PUTIH” (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) Galang Agni Asmara Rakasiwi; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i2.15809

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis isi foto jurnalitstik “Selamatkan Merah Putih” yang merepresentasikan sikap nasionalisme saat terjadinya konflik Gafatar di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah serial foto jurnalistik “Selamatkan Merah Putih” karya Jessica Helena Wuysang. Teknik analisis data menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang meliputi konsep denotasi, konotasi, dan mitos. Dengan mengetahui tanda-tanda visual yang ada dalam serial foto jurnalistik “Selamatkan Merah Putih”, dapat mengungkapkan pesan dan makna foto tersebut sebagai representasi nasionalisme. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa representasi nasionalisme ditandai oleh subjek dan peristiwa yang ada dalam foto tersebut. Simbol-simbol dalam foto tersebut berupa adanya bendera merah putih, anggota Polisi Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia, serta sikap saling tolong-menolong warga saat terjadinya konflik. Tanda-tanda visual tersebut didasari oleh sikap nasionalisme Indonesia yang berasal dari Pancasila, menegaskan bahwa negara hadir ditengah adanya konflik dan sikap gotong-royong sebagai pemersatu bangsa. Sehingga serial foto jurnalistik “Selamatkan Merah Putih” mempunyai makna yang lebih dalam mengenai masih adanya representasi nasionalisme saat terjadinya konflik didalam negara.Kata kunci: semiotika, foto jurnalistik, selamatkan merah putih
Strategi komunikasi PT. PLN (Persero) UID S2JB dalam program CSR dengan mitra binaan Rumah Madu Hutan Jambi Mawadah Dias Nita; Ulfah Hidayati
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i1.19250

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (PLN UID S2JB) dalam program corporate social responsibility (CSR) dengan mitra binaan Rumah Madu Hutan Jambi dan mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan program CSR dengan mitra binaan Rumah Madu Hutan Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini ditentukan dengan metode purposive sampling, sehingga informan yang di dapatkan adalah asisten manajer dan analyst tanggung jawab social perusahaan PT UID S2JB. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentas, dengan Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber serta Teknik analisis data menggunakan model Miles and Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, strategi komunikasi PLN UIB 2JB dalam program CSR yang dilakukan dengan mitra binaan terdiri dari tahapan penelitian, perencanaan, pelaksanaan, pengukuran dan pelaporan. Tahap penelitian meliputi 1) menentukan komunikator, 2) menentukan target sasaran, 3) memilih saluran komunikasi, media dan pesan, 4) menentukan tujuan, 5) merancang roadmap. Tahap pelaksanaan meliputi pelaksanaan kegiatan dan pelaksanaan komunikasi.  Tahap pengukuran meliputi evaluasi internal dan eksternal. Tahap pelaporan meliputi pelaporan pertanggungjawaban yang dilakukan 2-3 bulan sekali dan pelaporan kualitatif yang dilakukan 1 tahun sekali. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor pendukung pada program ini adalah target sasaran (local hero) dan komunikator yang tepat dan berkompeten. Sedangkan faktor penghambat pada program ini adalah pandemi covid-19, sulitnya menyederhanakan bahasa perusahaan, kebingungan saat melakukan pelaporan dan faktor penghambat skala besar lain seperti isu geopolitik, persaingan pasar internasional dan ketidakpercayaan masyarakat global terhadap produk Asia.Kata kunci : Strategi Komunikasi, CSR, PLN UID S2JB, Rumah Madu Hutan Jambi. AbstractThis research aims to determine the communication strategy of PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi and Bengkulu (PLN UID S2JB) in the corporate social responsibility (CSR) program with fostered partners Rumah Madu Hutan Jambi and knowing the supporting factors and inhibiting factors for the implementation of the CSR program with foster partners Rumah Madu Hutan Jambi. This study used descriptive qualitative method. The informants in this study were determined using a purposive sampling method, so that the informants obtained were assistant managers and corporate social responsibility analysts at PLN UID S2JB. Methods of data collection using interviews and documents, with data validity techniques using source triangulation and data analysis techniques using the Miles and Hubberman models. The results of this study indicate that the PLN UIB 2JB communication strategy in the CSR program carried out with foster partners Rumah Madu Hutan Jambi consists of the stages of research, planning, implementation, measurement, and reporting. The research phase includes 1) determining communicators, 2) determining targets, 3) selecting communication channels, media, and messages, 4) determining objectives, 5) compiling a roadmap. The implementation phase includes the implementation of activities and the implementation of communication. The measurement stages include internal and external evaluations. The reporting stages include accountability reporting which is done every 2-3 months and qualitative reporting which is done once a year. The results of the study also show that the supporting factors in this program are the targets (local hero) as well as appropriate and competent communicators. While the inhibiting factors in this program are the covid-19 pandemic, the difficulty of being dominated by corporate language, confusion when reporting and other large-scale inhibiting factors such as geopolitical issues, international market competition and global public distrust of Asian products.Keywords : Communication Strategy, CSR, PLN UID S2JB, Rumah Madu Hutan Jambi
Pola komunikasi interpersonal pelatih dan atlet tunarungu-wicara cabang olahraga atletik di NPCI Jawa Barat Violine Intan Puspita; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i1.19251

Abstract

Abstrak            Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan pola komunikasi interpersonal serta pesan verbal dan non verbal dalam komunikasi yang dilakukan oleh pelatih dan atlet tunarungu wicara pada cabang olahraga atletik di NPCI Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang bersifat postpositivisme. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan sumber primer pelatih atlet tunarungu-wicara di NPCI Jawa Barat. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi kegiatan latihan atlet dan wawancara pelatih atlet tunarungu-wicara di NPCI Jawa Barat. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan analisis data dilakukan dengan model Miles dan Hubermen. Hasil penelitian ini mengungkapkan pola komunikasi interpersonal yang digunakan oleh pelatih dengan atlet tunarungu-wicara cabang olahraga atletik di NPCI Jawa Barat adalah pola komunikasi primer dan komunikasi sekunder, sedangkan pesan yang digunakan adalah kombinasi komunikasi nonverbal dan verbal. Pola komunikasi interpersonal pelatih dengan atlet tunarungu-wicara cabang olahraga atletik di NPCI Jawa Barat dapat dikatakan efektif karena telah memenuhi lima hukum komunikasi interpersonal yang efektif yang meliputi REACH (respect, empathy, audible, clarity, dan humble).Kata kunci : Pola Komunikasi, Komunikasi Interpersonal, Tunarungu Abstract            This research was conducted to describe patterns of interpersonal communication as well as verbal and non-verbal messages in communication carried out by trainers and athletes with hearing impairment in athletics at NPCI West Java. This research is a research with a qualitative approach with a descriptive method that is postpositivism. The sampling technique used was purposive sampling with the primary source being deaf-mute athlete trainers at NPCI West Java. The data collection method used was observation of athlete training activities and interviews of deaf-speech athlete trainers at NPCI West Java. Data validity was tested by source triangulation and data analysis was performed using the Miles and Hubermen models. The results of this study reveal that the pattern of interpersonal communication used by coaches with deaf-speech-deaf athletes in athletics at the West Java NPCI is a pattern of primary communication and secondary communication, while the message used is a combination of nonverbal and verbal communication. The pattern of interpersonal communication between coaches and deaf-speech athletes in athletics at the West Java NPCI can be said to be effective because it fulfills the five laws of effective interpersonal communication which include REACH (respect, empathy, audible, clarity, and humble).Keywords : Patterns of Communication, Interpersonal Communication, Deaf
REPRESENTASI NASIONALISME DI DAERAH PERBATASAN DALAM FILM “TANAH SURGA...KATANYA” Vixki Zenarta Eka Putri; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i1.15798

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui bagaimana film “Tanah Surga...Katanya” dapat merepresentasikan nasionalisme di daerah perbatasan, mengetahui simbol atau tanda yang menunjukkan ketimpangan kesejahteraan yang dapat dijadikan indikator rasa nasionalisme dalam film “Tanah Surga...Katanya”. Penelitian ini merupakan penelitian tekstual  kualitatif menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Objek penelitian ini adalah adegan dalam film “Tanah surga Katanya” yang mewakili representasi nasionalisme di daerah perbatasan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nasionalisme di daerah perbatasan bagi warga daerah perbatasan adalah sebuah perjuangan dan loyalitas yang terepresentasi dari pengalaman, pendidikan, dan perhatian pemerintah. Nasionalisme tersebut dapat ditularkan melalui hubungan interpersonal. Simbol yang menunjukkan ketimpangan kesejahteraan di daerah perbatasan dalam film tersebut adalah sekolah, kesehatan, jalan, dan transportasi (infrastruktur fisik).
Strategi komunikasi halal Wedding Organizer dalam membangun Brand Identity terhadap gen m Mahasin, Hanif Fawwaz; Setiawan, Benni
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v7i1.21040

Abstract

 Penelitian ini bertujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan strategi komunikasi Halal Wedding Organizer dalam membangun Brand Identity terhadap generasi muslim modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data utama diperoleh dari hasil wawancara kepada owner, crew freelance, dan client Halal Wedding Organizer. Peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian dengan alat pedoman observasi, wawancara serta dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Analisis menggunakan prosedur milik Miles Huberman, yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membangun Brand Identity terdapat 4 tahapan, yaitu: (1) Analisis pasar, dengan bersegmentasi kepada masyarakat muslim modern; (2) Dalam membangun brand melalui product dan corporate yang senada dengan nilai keislaman ; (3) Membangun identitas melalui visual dengan peci, jilbab, henna; (4) Didukung oleh elemen identity approach, yaitu adanya adzan dan sholat; (5) Termanifestasikan dalam organizational identity/culture yakni symbols audio dengan backsound islam dan control systems yang melarang crew untuk merokok.This research aims to find out and describe the communication strategy of Halal Wedding Organizer in building brand identity for the modern Muslim generation. This research uses a qualitative approach with a descriptive type of research. The main data was obtained from interviews with owners, freelance crew, and clients of Halal Wedding Organizer. Researchers act as research instruments with observational guides, interviews and documentation. The validity of the data is tested by triangulation of sources. The analysis uses Miles Huberman's proprietary procedures: collection, reduction, presentation and conclusion. The results showed that in building Brand Identity, there are 4 stages, namely: (1) Market analysis, by segmenting the modern Muslim community; (2) building a brand through products and corporations that are in line with Islamic values; (3) Building identity through visuals with peci, jilbab, henna; (4) Supported by identity approach elements, namely the presence of adzan and prayer; (5) Manifested in organisational identity/culture, namely audio symbols with Islamic background and control systems that prohibit crew from smoking. 
AKTIVITAS MEDIA RELATIONS BIDANG HUMAS POLDA D.I. YOGYAKARTA DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF Alfi Yuni Astuti; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i4.16351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1)aktivitas media relations Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta dalam membangun citra positif  2) faktor pendukung dan penghambat aktivitas media relations yang dilaksanakan Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan; 1) arti penting media relations bagi Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta adalah a)sebagai sarana untuk pubikasi informasi ke khalayak luas; b) sebagai transparasi kegiatan kepada masyarakat; c) sebagai sarana penghubung antara kepolisian, media dan masyarakat; d) sebagai sarana pembelajaran dalam pengelolaan informasi; 2) Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta melaksanakan aktivitas media relations antara lain konferensi pers, press briefing, press release, press luncheon, press tour, wawancara pers dan media visit; 3) Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta meningkatkan citra positif melalui media relations dengan langkah memproduksi konten positif.Konten positif tersebut berupa prestasi yang diraih anggota Polda D.I. Yogyakarta dan berbagai kegiatan yang diadakan Polda D.I. Yogyakarta untuk masyarakat. 4) Faktor pendukung aktivitas media relations yang diadakan meliputi a) perencanaan yang baik b) komunikasi yang baik c) materi. Sedangkan faktor penghambat aktivitas media relations mencakup a) miss komunikasi b) anggaran dana c) terbatasnya slot pemberitaan pada media cetak dan elektronik d)  tuntutan berita online yang cepat terkadang menghasilkan berita yang kurang akurat. Kata kunci: media relations, Bidhumas Polda D.I. Yogyakarta, citra positif
Strategi Government Public Relations (GPR) Pemda DIY dalam mengelola informasi publik pasca pandemi covid-19 Ilham Hilal Ramadhan; Eko Prasetyo Nugroho Saputro
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i2.20948

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana strategi dan kendala Humas Pemda DIY dalam mengelola informasi publik pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Data penelitian ini menggunakan sumber data primer yaitu wawancara dan diperkuat dengan data sekunder melalui dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi Humas Pemda DIY dalam mengelola informasi publik pasca pandemi Covid-19 yaitu dengan 1) pendefinisian masalah yaitu Humas Pemda DIY mengidentifikasi sebuah  isu atau permasalahan melalui tim analis yang bertugas menganalisis isu atau permasalahan yang perlu ditindaklanjuti, 2) perencanaan program yaitu Humas Pemda DIY berkoordinasi dengan Subbag Protokol Setda DIY untuk melihat jadwal agenda terbaru pimpinan yang kemudian mempersiapkan tim peliputan yang terdiri dari reporter, videografer, dan fotografer, 3) aksi dan komunikasi (implementasi) yaitu Humas Pemda DIY melakukan peliputan secara langsung dan mengoptimalkan pemanfaatan media online dan media mainstream sebagai sarana penyebaran informasi, dan 4) evaluasi yaitu mekanisme evaluasi Humas Pemda DIY ini belum mempunyai standar evaluasi yang baik dalam mengelola aktivitas kehumasan khususnya dalam hal pengelolaan informasi publik. Kendala yang dihadapi oleh Humas Pemda DIY yaitu ada kendala internal dan eksternal. Kendala internal meliputi  sarana dan prasarana yang kurang serta minimnya tenaga kerja. Kendala eksternal yaitu adanya lima isu permasalahan yang terus berulang setiap tahun di DIY.Kata kunci : Strategi, Humas Pemerintah, Informasi Publik Abstract            This study aims to look at the DIY Regional Government Public Relations strategies and constraints in managing public information after the Covid-19 pandemic. This research uses descriptive qualitative method. Data collection methods include interviews and documentation. The validity of the data was checked using source triangulation techniques. Data analysis techniques use the Miles and Huberman models. The research data uses primary data sources, namely interviews and is strengthened by secondary data through documentation. The results of this study indicate that the DIY Regional Government Public Relations strategy in managing public information after pandemic Covid-19 is by 1) defining the problem, namely DIY Regional Government Public Relations identifying an issue or problem through a team of analysts tasked with analyzing issues or problems that need to be followed up, 2) program planning, namely DIY Regional Government Public Relations coordinating with the DIY Regional Secretariat Protocol Subdivision to see the latest leadership agenda schedule which then prepares a reporting team consisting of reporters, videographers, and photographers, 3) action and communication (implementation), namely the DIY Local Government Public Relations carries out live coverage and optimizes the use of online media and media mainstream as a means of dissemination of information, and 4) evaluation, namely the evaluation mechanism for Public Relations of the DIY Regional Government does not yet have good evaluation standards in managing public relations activities. The obstacles faced by the Public Relations of the DIY Regional Government are internal and external constraints. Internal constraints include inadequate facilities and infrastructure and a lack of manpower. External constraints is the existence of five issues that continue to recur every year in DIY.Keywords : Strategy, Government Public Relations, Public Information
Analisis resepsi khalayak pada pemberitaan kasus kekerasan Novia Widyasari di kumparan.com Savira Indah Rahmadanti; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v6i4.20982

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resepsi atau pemaknaan dalam diri khalayak terhadap kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com dan untuk mengidentifikasi posisi pemaknaan khalayak terhadap kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis reseptif. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi partisipasi untuk pengumpulan datanya dan dilakukan terhadap khalayak pembaca kasus kekerasan seksual Novia Widyasari di Kumparan.com. Informan dalam penelitian ini berjumlah enam orang yang merupakan mahasiswa yang tersebar di universitas di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk menguji keabsahan datanya, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Resepsi khalayak terhadap berita akan diklasifikasikan dengan menggunakan teori resepsi milik Stuart Hall yang terbagi atas khalayak posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Penelitian ini membuktikan bahwa latar belakang pengetahuan (frame of knowledge) dan kebiasaan dalam bermedia memengaruhi bagaimana khalayak dalam meresepsi pesan. Sehingga interpretasi khalayak terhadap ke-3 topik terkait berita kasus kekerasan seksual Novia Widyasari, yaitu keputusan Novia Widyasari dalam mengakhiri hidupnya, labelisasi korban terhadap Novia, dan putusan hukum Bripda Randy menjadi bervariasi. Interpretasi tersebut pada akhirnya diklasifikasi menggunakan 3 posisi penonton menurut teori resepsi Hall, yaitu dominant, negotiated, and opposition position. Meskipun khalayak berada di posisi yang sama dari klasifikasi Hall, tetapi perspektif yang dijadikan acuan dapat berbeda. Hal tersebut bergantung pada latar belakang pengetahuan, pengalaman, dan latar belakang sosial.Kata kunci : Analisis Resepsi, Kekerasan, Novia Widyasari Abstract            This study aims to determine the reception or meaning in the audience towards the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com and to identify the position of audience meaning towards the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com. The approach taken in this study is a qualitative approach with receptive analysis methods. This study used the method of observation and participation observation for data collection and was conducted on the audience of readers of the Novia Widyasari sexual violence case in Kumparan.com. The informants in this study amounted to six people who were students spread across universities in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. To test the validity of the data, this study used source triangulation. Audience reception to news will be classified using Stuart Hall's reception theory which is divided into audiences of dominant positions, negotiation, and opposition. This research proves that background knowledge (frame of knowledge) and media habits affect how audiences perceive messages. So that the audience's interpretation of the 3 topics related to the news of the Novia Widyasari sexual violence case, namely Novia Widyasari's decision to end her life, the labeling of the victim against Novia, and Bripda Randy's legal verdict varies. The interpretation is ultimately classified using 3 audience positions according to Hal l reception theory, namely dominant, negotiated, and opposition position. Although audiences are in the same position of Hall's classification, the perspectives used as references can differ. It depends on background knowledge, experience, and social background.Keywords : Reception Analysis, Violence, Novia Widyasari

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 4 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 4 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 3 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 3 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 4 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 4 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi More Issue